
Yamada sudah menyerahkan artefak warisan klan Tokugawa pada Yosep, sebagai balas budi dan tanda kesetiaan. Yosep sudah memiliki 5 artefak bedawang sangaresi yaitu tungku Wijayanaga, pedang ksatria nusantara, mustika bola semesta, dan mahkota kurusetra. Kini ia mendapatkan tongkat dewa kera, entah masih tersisa 4 artefak bedawang sangaresi lagi yang harus Yosep kumpulkan untuk menyeimbangkan dunia disamping membangun kerajaan bisnisnya.
Pesawat M-jet sampai di kediaman klan Himura, Yosep, Kenshin, dan Sasaki diteleprtasikan oleh Raiden lalu kembali lagi ke dalam pesawat M-jet untuk menjemput Albert di pesawat induk Tramatron.
Ryuna sudah menunggu ketiga orang yang sangat dicintainya dengan perasaan khawatir, Yosep berjalan menuju pintu utama aula lalu disambut oleh Ryuna dengan pelukan mesra.
"Mas kamu sudah pulang!" ujar Ryuna yang langsung memeluk erat Yosep.
"Hei anak manis! Ayahmu ini tidak kamu sambut?" ledek Kenshin.
"Maaf ayah. Kakak dan ayah tidak apa-apa?" ujar Ryuna yang sudah melepaskan pelukan Yosep dan berbalik memeluk Kenshin dengan erat.
"Tidak apa-apa adiku, meski kakak terluka adik ipar telah menyembuhkan kakak. Lihatlah wajah dan tubuh kakak bertambah tampan, nanti kakak juga akan mencari jodoh, hehehe ...," jawab Sasaki sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal dengan tertawa.
"Ayah juga tidak apa-apa. Una kamu memang hebat memilih calon suami, Abu Jagal yang hebat itu saja berhasil ia tumbangkan, memang mantap!" ujar Kenshin sambil mengacungkan jempol ke arah Yosep.
"Ah, ayah mertua biasa saja. Ya bagaimana lagi, jika tidak ditangkap kasihan banyak warga yang terzalimi," balas Yosep dengan raut muka tersenyum.
"Ngomong-ngomong sore ini aku mau pulang bersama paman Albert ke Indonesia. Ryuna akan tinggal dahulu disini, kasihan kalau Ryuna ikut mas, ayah dan kak Sasaki juga kan masih kangen. Nanti satu minggu sebelum menikah mas akan jemput dibandara Kertajati, ok!" ujar Yosep.
"Tapi mas ...!" ujar Ryuna terpotong.
"Sudah tenang saja, mas akan rencanakan semuanya biar kita bisa menikah bulan depan. Nanti mas akan percepat persiapannya, ya! Ryuna tenang saja disini dan bantu ayah serta kak Sasaki mengurung bisnis, sekarang klan Himura sudah menjadi klan terkaya di negara Jepang," pinta Yosep.
__ADS_1
"Baik mas. Oh ya Ryuna juga sudah membeli banyak oleh-oleh untuk ibu di Indonesia dan semuanya. Lihatlah!" tunjuk Ryuna pada oleh-oleh yang sudah menumpuk tinggi.
Yosep menepuk jidatnya, "aduh saya sampai lupa membeli oleh-oleh untuk Ziva, Rany, Zahra, ibu mertua dan ayah mertua serta mimi," ujar Yosep. "Makasih sayang."
Yosep bersiap untuk pulang dibantu Hatori dan Ryuna, Yosep membungkus oleh-oleh miliknya lalu memasukan ke dalam mobil Lambhorgini di belakang kemudi. Albert juga sudah sampai di mansion klan Himura bersama Raiden, Tarung, dan Kokoci yang mau liburan ke Bali.
Mereka bertiga memakai pakaian yang sederhana, ketiganya sangat tampan. Kokoci memakai kaos bertuliskan I love you dan celana pendek hitam selutut. Raiden memakai kemeja putih dan celana katun hitam, tanpa topeng Raiden sangat tampan dengan rambut pirang keputihan. Tarung juga sangat tampan memakai jeans biru dan kaos merah bertuliskan love, i need you.
Mereka bertiga sedang mengharapkan benar-benar dengan yang namanya jodoh. Setelah puluhan tahun berjibaku dengan misi, mereka ingin mempunyai pasangan.
"Ayah! Aku meminjam mobil Koyota Alphard milik paman untuk mengantarkan mereka ke bandara international Tokyo, mereka akan berlibur ke Bali," pinta Yosep.
"Apakah kamu tidak capek menantu, kan ada paman Hatori, biar saja dia yang mengantarkannya," sanggah Kenshin.
"Ya sudah hati-hati di jalan!" seru Kenshin.
Albert menunggu di mansion klan Himura, "loh memangnya kita mau pulang ke Indonesia naik apa kalau tidak naik pesawat?" tanya Albert.
"Tenang saja paman, kita akan naik mobil miliku untuk pulang sambil berpetualang. Lebih baik paman beristirahat saja dahulu di kamarku. Nanti kita akan berangkat pukul 16.30 dari sini," jawab Yosep.
"Baik," balas singkat Albert yang langsung diajak makan oleh Kenshin, sedangkan Sasaki dan Ryuna menononton televisi di ruang khusus hiburan.
Yosep dan trio WD Army menuju tempat parkir mobil lalu masuk ke mobil Koyota Alphard serta menaikinya, Yosep di depan menyetir tapi ditolak Raiden. "Bos biar saya saja yang menyetir," pinta Kokoci.
__ADS_1
"Sudah tak apa. Belum pernah kan disetiri oleh bos kalian, hehehe ...," canda Yosep lalu mulai melajukan mobilnya, pintu gerbang utama mansion klan Himura dibukakan oleh penjaga.
Yosep langsung menuju ke arah bandara international Tokyo sambil berpikir, "Saya juga harus memberikan mereka uang untuk jajan nanti di Bali. Nanti aku akan tarik uang di ATM. Bank abc juga sudah bisa di akses di selurh Asia," pikir Yosep.
Yosep menyetir mobil sangat cepat, membuat mereka bertiga oleng. "Gila bos ini, dia itu pembalap profesional kali ya!" gerutu Raiden dalam batinnya.
30 menit kemudian mereka sampai di bandara international tokyo untuk keberangkatan luar negeri di terminal 3. Yosep mencari ATM bank Abc untuk menarik uang, ternyata ada kantor cabang bank abc di bandara International Tokyo. Yosep yang hanya memakai kaos oblong, sandal jepit dan celana training ditertawakan nasabah lain.
"Hahaha ... orang udik ke bandara," ejek beberapa nasabah yang sedang mengantri untuk menarik uang 100.000 yen.
Yosep tidak menggubrisnya dan langsung masuk ke ruang VVIP khusus pengambilan nasabah VVIP. Begitu melihat Yosep pegawai bank langsung gemetar, karena foto besar Yosep terpampang jelas di meja makan pegawai di dalam dan bertuliskan dibawahnya big boss. Bank Abc tidak mau mengulang peristiwa serupa jadi mereka menaruh foto Yosep disemua cabang bank Abc seluruh Asia.
"Pak big bos!" ujar pegawai bank membungkuk hormat. "ada yang bisa dibantu?"
Yosep menggaruk belakang kepalanya dan bingung, "big bos?" pikir Yosep dengan raut muka bingung.
"Pak big bos!" panggil pegawai bank laki-laki yang melayani Yosep, karena Yosep tidak menjawab.
"Oh ya maaf. Begini bisakah menarik uang 1,2 milyar rupiah? Saya harus memberikan uang ke saudara saya sekarang!" pinta Yosep.
"Bisa tuan saya sudah menghubungi manajer bank lewat pesan, dan manajer bank menyetujuinya. Tunggu sebentar tuan kami akan segera menyiapkannya," jawab pegawai bank. Yosep menunggu diruang tunggu VVIP.
10 menit kemudian pegawai bank menghantarkan koper berisi uang 1.2 milyar ke Yosep. "Terima kasih pak!" ujar Yosep sambil membungkuk hormat.
__ADS_1
"Sama-sama pak big bos, senang melayani anda!" balas pegawai bank membungkuk hormat juga.