SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
SKB 364


__ADS_3

"Seni 9 bintang: Macan Kumbang Langit memang luar biasa. Mudah sekali kalau begini berkultivasi ganda," batin Feng Xin tersenyum licik.


BOOM!


An Yue berhasil menerobos dan Dantiannya bertambah 10 danau dengan luas 2 km.


Tubuhnya mengeluarkan asap yang berdesis yang menghalangi pandangan. Feng Xin langsung berdiri untuk meninggalkan An Yue karena harus kembali ke rumah Lin Hua untuk melihat keadaan mereka.


Namun, tangannya ditarik oleh An Yue yang sudah mengkonsolidasikan pondasi kultivasinya secara cepat, "Tunggu, jangan pergi. Bisakah aku ikut bersamamu?"


"Apakah kau tidak takut jika aku disisi Pangeran An Lin?" Pernyataan Feng Xin ini membuat An Yue melebarkan mata.


"Jadi kamu?!"


"Ya, aku akan menyerang kerajaan dan merebut tahta raja yang seharusnya milik An Lin dan jangan katakan dia pangeran sampah. Aku sudah menyembuhkan Dantiannya yang cacat," tegas Feng Xin penuh dengan kesombongan.


"Pilihan berat jika aku harus memilih antara keluargaku dan adikku. Aku juga sama sekali tidak tahu jelas masalah pangeran mahkota sebenarnya, karena ayah Raja memberikan hak pangeran mahkota pada kakak pertama yakni pangeran An Zue," batin An Yue menghela nafas panjang dengan tatapan sendu.


"Aku tak peduli keputusanmu apa. Tapi aku harus meminta ongkos darimu atas penyerapan Qi, suka atau tidak suka, aku akan mengambilnya sekarang."


Feng Xin langsung mencium bibir An Yue, walau hatinya sedikit menolak, tapi bibir dan lidahnya menunjukan kebalikannya.


An Yue sangat menikmati layanan prima Feng Xin dan tanpa disadarinya melucuti pakaian pasukan tentara kerajaan yang dipakainya satu persatu.


An Yue memejamkan mata menikmati ciuman Feng Xin.


"Feng Xin bukan hanya pemuda yang kuat tapi sangat pandai memanjakan wanita " batin An Yue merasakan kenikmatan melayang di langit surgawi.


Feng Xin meremas lembut bagian lembah surgawi milik An Yue yang bersih dan sangat terawat, bahkan terkesan harum.


Feng Xin melakukan permintaan An Yue untuk meremas bagian lembah surgawinya dengan cukup keras dan An Yue melengking nikmat.


Lengkingannya sangat keras dan bisa terdengar dalam radius 20 meter. Untung saja ini dalam hutan, tanpa ada siapapun orang yang dapat mendengarnya.


Feng segera melucuti pakaiannya dan dengan buas menciptakan tanda cinta dari leher jenjang An Yue menurun perlahan hingga ke belahan gunung kembar.


Disedotnya kedua biji jagung merah muda tersebut bergantian dan membuat An Yue mendesis sambil mengeluarkan cairan surgawi.

__ADS_1


"Kamu membuatku sangat ingin merasakannya, rasakan ini."


Feng Xin mengelus-elus tongkat besi miliknya dan disentuh-sentuhkan ke ujung bibir lembah surgawi dan membuat An Yue menggigit bibirnya dengan melenguh nikmat.


Feng Xin tidak menggubris permintaan An Yue malah terus memainkan terong XXXL miliknya di bibir lembah surgawi An Yue.


Lembah Surgawi An Yue bertambah basah, ia keluar yang ketiga kalinya dan tubuhnya lemas.


Wajahnya yang lemas dan imut justru membuat Feng Xin semakin beringas.


Tongkat besi tersebut sudah sangat perkasa dan dimasukan paksa hingga cairan merah mengalir deras disertai pekikan nikmat beserta air mata yang mengalir di kedua pipi An Yue.


"Maafkan aku ayah dan ibu. Mahkotaku aku serahkan pada orang yang aku cintai, walau dia adalah musuh kerajaan," batin An Yue sedikit sesal dan sedih.


Tapi rasa cintanya pada Feng Xin lebih kuat dan mampu menguatkannya walau harus dicoret dari anggota keluarga kerajaan.


Feng Xin terus melajukan cepat perseneling terong XXXL miliknya ke tahap maksimal dan tedengar suara racaun dari mulut An Yue yang tidak jelas.


Kedua pahanya menindih paha Feng Xin sambil membenamkan kepala Feng Xin di belahan gunung kembarnya yang sudah mencuat tegak.


Tubuh wanita seksi dan sintal itu ambruk dipelukan Feng Xin, bibir pemuda itu ia daratkan ke dahi An Yue yang begitu mulus.


"Maaf, aku adalah orang yang selalu membuat pilihan sulit bagi seorang wanita dan kamu akan mengetahuinya. Namun jika kamu hamil aku takan bertanggung jawab kecuali aku sudah menyelesaikan misiku," bisik Feng Xin ditelinga kanan An Yue.


Rasa sedih dan getir ia rasakan di dalam hatinya. Bagaimana tidak, Feng Xin tidak mau bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukan padanya.


Feng Xin melepaskan pelukannya ke pinggang An Yue dan berdiri bangkit.


BOOM! BOOM!


Terdengar suara ledakan dari dalam Dantian An Yue dan menandakan ia telah naik level ke fase Golden Core bintang 8.


Ia bersemedi dalam keadaan tanpa sehelai benang untuk menguatkan pondasi kultivasinya dan Feng Xin segera memakai artefak rubah putih, lalu melesat meninggalkan An Yue seorang diri di hutan Han Ku.


Laki-laki yang kejam Feng Xin, tega meninggalkan wanita yang mencintainya seorang diri di dalam hutan tanpa menoleh sedikit pun.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...Restoran Hao Ling....


Pasukan yang dipimpin oleh Jendral Zuo Ci dari empat kerajaan dan satu pasukan kekaisaran Han mengepung wilayah restoran Hao Ling.


Setelah Raja An Wue mengirimkan pesan pada Kaisar Yuan Shao, bahwa mantan Jendral Jia Xu, Feng Xin dan Yuan Shi berada di restoran Hao Ling.


"Jia Xu bedebah, keluarlah hadapi aku!Jangan jadi pengecut!" teriak Jendral Zuo Ci berapi-api.


Jia Xu bimbang, jika ia keluar maka pasukan kerajaan akan menyergap Jia Ling, Yuan Shi, An Lin, Meng Qi dan Meng Yi dari belakang restoran Hao Ling.


Dari persepsi kesadaran ilahi miliknya, ia melihat semua pasukan telah mengepung wilayah restoran Hao Ling.


"Pilihan yang sulit, pasukan kekaisaran dan pasukan kerajaan semuanya dipilih dari pasukan elit di fase Ensoulment bintang, dua dan tiga," gumam Jia Xu mengelus dagunya.


BRAK!


An Lin keluar dari kamarnya dengan menendang pintu kamarnya, "Biar aku guru besar yang urus!"


"Ouh, bagus pangeran An Lin. Murid sialan itu memang bisa diandalkan, aku serahkan disini padamu."


Setelah mengatakan hal tersebut, Jia Xu masuk ke dalam formasi transisi.


"Nyonya guru, izinkan aku memberi hormat pada kalian."


An Lin berlutut ke arah Meng Qi, Meng Yi dan Yuan Shi yang sedang panik di lorong lantai di depan kamar mereka.


Lalu meninju telapak tangannya dan menunduk hormat beberapa kali.


Meng Qi, Meng Yi dan Yuan Shi hanya saling menatap bergantian dengan tatapan bingung," Nyonya guru?!"


"Iya, bukankah ketiga nona-nona ini adalah kekasih guruku Feng Xin dan termasuk tuan putri Yuan ---"


BOOOM!


Pasukan elit kerajaan Nanzong berhasil masuk lewat atap paviliun penginan Hao Ling dan ada 20 anggota.


"Lebih baik kalian menyerah, atau kami takan segan!" ancam salah satu pasukan elit kerajaan Nanzong bernama Gin Mu.

__ADS_1


__ADS_2