SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip - 12 Acara Syukuran


__ADS_3

[Status]


[Nama : Yosep Firmansyah


Umur : 19 tahun


Skill : Dokter lv max. Direktur lv max. Paranormal lv 1. Pialang saham lv max


Property : Sawah 10 hektar]


[Level majikan : menengah (19.000.000/1.000.000.000).]


[Saldo : 4.036.644.000]


[Level konversi pemula setiap kali berkedip di hargai 50 rupiah]


[Cara menaikan level dengan menghabiskan uang. Semakin tinggi level semakin tinggi nilai konversi]


"Ternyata setiap memberi uang/sedekah dengan ikhlas pada orang lain punya hadiah 1 milyar ya. Aku akan berinvestasi di usaha catering bu Mala, agar bisnisnya cepat berkembang. Ini juga baru tanggal 1 bulan februari, jadi deadline tanggal 28, aku harus bergerak cepat," batin Yosep.


"Bu saya izin pamit pulang, sudah mau maghrib. pesanan catering saya di hantar jam 8 ya bu besok. Minta nomor telepon ibu ya! Oh ya bu saya ingin berbicara dengan ibu besok sekitar jam satu siang, saya ingin memberi ibu modal usaha dan bantuan agar catering ibu berkembang pesat usahanya. Menurut ibu bagaimana?" tanya Yosep.


"Terima kasih banyak nak Yosep, nanti kita bicarakan besok. Sekali lagi terima kasih banyak!" Mala memegang tangan Yosep dan memberikan kartu nama Zahra Catering.


"Ibu, Zahra saya pamit pulang ya." Yosep bersalaman dengan Bu Mala lalu Zahra, lalu pulang ke rumahnya.


"Zahra! menurut Zahra bagaimana apakah kita menerima modal dari nak Yosep, sepertinya bunda lihat kamu menyukainya ya?" goda Mala.


"Ah Bunda suka menggodaku, terima saja bun. Lagipula bunda juga pesanannya lagi banyak tapi bunda kekurangan modal. " balas Zahra. "Aku juga dipecat bu dari pekerjaan sebagai SPG Koyota, nanti aku akan bantu-bantu ibu promosi catering ibu. Maafin Zahra ya bu ngrepotin ibu lagi."

__ADS_1


"Tidak sayang. Zahra tidak merepotkan ibu kok," ucap Mala lalu memeluk Zahra anak kesayangannya itu.


Jarak gubuk Yosep ke rumah Zahra cukup dekat hanya 30 menit. "Mi! cateringnya sudah Yos pesan, besok nanti di hantarkan ke rumah jam 8 pagi. Besok kita persiapkan ya mi!" ucap Yosep.


"Ya yos. Tapi tetangga pada datang tidak ya Yos?. Kalau tidak datang kan mubazir makanannya," tanya Dawi sangsi.


"Tenang saja mi, pasti datang. Kalau yang datang sedikit atau tidak pada datang, aku akan ke rumah tetangga untuk membagi-bagikan makanannya sendiri mi, jadi mimi tidak usah khawatir. Niat kita syukuran untuk bisa berbagi," Jawab Yosep.


"Ya yos, maaf kalau mimi khawatir. Yosep kan tahu kondisi tetangga pada gak suka sama kita."


"Tenang saja mi! Biarkan saja para tetangga memperlakukan seperti ini suatu saat mereka aku yakin pasti berubah. Ya sudah mi aku masuk kamar dahulu, banyak yang harus aku kerjakan," ucap Yosep.


"Ya yos!"


Yosep masuk ke kamarnya, lalu membuka laptopnya untuk membuat perencanaan usaha mengelola sawah 10 hektar dan juga perencanaan promosi Zahra Catering. Yosep mulai membuat draft anggaran pembelian traktor bajak, traktor panen, pupuk dan biaya pembayaran orang untuk menanam bibit padi.


Yosep melihat smartphonenya, ada pesan dari Rany di aplikasi Mangap. Untuk Yosep datang besok ke rumah sakit pukul 09.00 WIB, tapi Yosep membalas tidak bisa karena mau syukuran besok jam 8. Rany membalas lagi untuk mengirim share lokasi gubuk Yosep, karena Rany dan Pak Jayus mau hadir di syukuran keluarga Yosep. Yosep mengiyakan saja dan mengirim lokasi gubuknya lalu mengakhiri pesan pada Rany.


Kemudian Yosep memulai membuat desain akun media sosial Raimubook dan fanspage Zahra Catering Official serta mengisi uang ke dalam raimubook kredit untuk mengiklankan fanspage Zahra Catering Official. "Tinggal masukan foto dan menu cateringnya besok! Besok aku tinggal buat satu akun lagi di akun media sosial Batagram, hoaaam!" Yosep menguap dan sangat kelelahan sampai akhirnya tertidur di meja depan laptopnya.


[Status]


[Nama : Yosep Firmansyah


Umur : 19 tahun


Skill : Dokter lv max. Direktur lv max. Paranormal lv 1. Pialang saham lv max


Property : Sawah 10 hektar]

__ADS_1


[Level majikan : menengah (19.000.000/1.000.000.000).]


[Majikan berkedip sebanyak 28.800 kali selama 24 jam mendapatkan uang dari berkedip Rp.1.440.000. Uang sudah ditransfer ke nomor rekening majikan]


[Saldo : 4.038.084.000]


[Level konversi pemula setiap kali berkedip di hargai 50 rupiah]


[Cara menaikan level dengan menghabiskan uang. Semakin tinggi level semakin tinggi nilai konversi]


[Selamat berjuang menghabiskan uang majikan].


"Banyak juga pendapatan uang kemarin. Dari pendapatan berkedip juga cukup banyak karena konversi naik dari Rp.10 ke Rp.50. 3 milyar di dapat dari misi tersembunyi bersedekah ke 3 orang. Uang 4 milyar ini aku akan bagi, 1 milyar untuk modal produksi sawah, 500 juta modal investasi ke Zahra Catering dan 1 milyar untuk investasi di pasar modal, masih sisa 1.5 milyar lebih. Mungkin 500 juta untuk anggaran sedekah dan sisanya sebagai uang darurat," gumam Yosep dalam batinnya.


Yosep langsung bergegas mengundang tetangga untuk menghadiri syukurannya yang akan di adakan jam 8.30. Semua persiapan sudah selesai, Zahra Catering sudah mengantarkan 100 nasi box pesanan Yosep ke gubuk Yosep. Zahra dan bu Mala sendiri yang menghantarkan sekalian ikut mendoakan syukuran keluarga Yosep.


Rany dan Pak Jayus ditemani bodyguard mereka membawa 5 mobil, Rany dengan Mercedes bens CLK 500, Pak Jayus dengan Roll Royce phantom, dan para Bodyguard membawa 3 mobil Koyota Alphard.


Depan gubuk Yosep begitu ramai, sampai-sampai Yosep dan Dawi bingung serta agak malu di datangi orang terkaya nomor 1 di Indramayu cuma duduk beralaskan tikar. Acara syukurannya pun berjalan khidmat tanpa halangan sedikitpun.


"Pak Jayus, Rany, Zahra, dan Bu mala serta para tamu terhormat yang datang. Saya memohon maaf jika tempatnya kurang berkenan," ucap Yosep dengan nada canggung.


"Tidak apa-apa nak Yosep!" balas Pak Jayus dengan tersenyum.


"Ya nak tidak apa-apa kok!" ucap Bu mala.


"Silahkan hidangannya dinikmati bapak, ibu sekalian!" ucap Dawi menyodorkan tangan untuk mempersilahkan.


Semua tetangga menikmati makanan yang dihidangkan oleh Dawi dan Yosep dengan lahapnya. Sesekali mata Yosep melirik ke arah Rany, memperhatikan kecantikan Rany yang membuat Yosep mabuk kepayang.

__ADS_1


"Ehem, ehem," Jayus berdehem keras. "Cie yang lagi kasmaran."


Tatapan Yosep langsung menunduk begitu mendengar godaan Jayus, "Maaf pak jika anak saya Yosep berlaku tidak sopan sama nak Rany," ucap Dawi.


__ADS_2