
Yosep memakai jas hitam dan celana hitam dengan dalaman kemeja putih serta dasi hitam. Yosep meminta Ziva untuk mencarikan topeng dengan motif buto ijo. Yosep selesai membuat video yang sudah diedit background belakangnya seperti di hawai.
Dalam video tersebut Yosep mengumumkan kalau ia sudah membeli dua artefak dari Jayus dan Setyo senilai 100 triliun per artefak. Yosep mengaku sebagai Mister Nine pemilik peta artefak bedawang sangaresi, yang akan membeli kesembilan artefak dengan harga yang sangat tinggi.
Yosep meminjam laptop Setyo dan meretas seluruh saluran televisi nasional, kanal yousube, dan seluruh radio nasional dengan menggunakan alamat hawai.
"Apa yang kau lakukan nak?" Tanya Jayus dengan raut muka penasaran.
"Coba ayah Setyo nyalakan TV. Kita akan memulai aksinya." Kata Yosep.
Sementara itu di mansion Rakuti, Raksa Rakuti sedang melihat TV miliknya tiba-tiba dikejutkan dengan video Yosep alias mister nine. Raksa menelepon Prasmana, "Raksa bagaimana ini. Artefak itu sudah berpindah ke luar negeri!"
"Aku rasa belum itu cuma pancingan saja supaya kita tidak mengincar Jayus dan Setyo." Balas Prasmana.
"Bodoh kau Prasmana, orangku sudah memastikan alamat yang dikirim video tersebut dari hawai!" Kata Raksa dengan nada kesal.
"Baik kita akan sambung lagi aku akan menyuruh orangku untuk menerawang mister nine ini berada dimana? Nanti aku telepon lagi." Kata Prasmana lalu mematikan teleponya.
Di kediamana mansion Prasmana.
"Sial kau Jayus dan Setyo, berani-beraninya dia menjual artefak itu ke orang lain. Aku akan membuatmu menderita seumur hidup!" Kata Prasmana lalu menggebrak meja.
"Brak!" Suara meja digebrak oleh Prasmana. "Dukun Caskiman segera terawang mister nine itu, dia ada dimana kita akan memburunya. Bila perlu kirim prewangan yang kuat untuk membunuhnya."
"Baik tuan!" Kata Dukun Caskiman lalu mulai menyalakan kemenyan dan komat kamit membaca mantra. Dukun Caskiman memejamkan mata untuk menerawang keberadaan mister nine, ia menggunakan ajian raga sukma. Jiwa Caskiman keluar dari raganya untuk mencari mister nine.
Di kediaman mansion Wijaya, Yosep sudah menyadari jika keluarga Rakuti dan Keluarga Samandha akan menerawangnya. "Ayah kita kedatangan tamu, aku akan bersemedi untuk menghalau mereka. Tolong jaga tubuhku!"
"Barjo pelajari kitab ajian nawadewata!" Seru Yosep dalam batinnya.
[Baik majikan. Untuk mempelajari kitab ajian nawadewanata secara instan membutuhkan biaya 5 milyar. Majikan mau membayarnya?]
[Ya/Tidak]
"Ya pelajari jo!" Batin yosep.
__ADS_1
[System akan memulai penyelarasan kitab ajian nawadewanata dalam 3...2...1...]
[0%]
[20%]
[40%]
[60%]
[80%]
[100%]
[Proses transfer pemahaman secara instan berhasil]
[Selamat majikan telah mengupgrade skill otot kuat level 1 menjadi skill otot super level 1]
[Selamat majikan telah mengupgrade skill paranormal level 2 menjadi skill paranormal level max]
[skill otot super level 1 : kekuatan tubuh majikan setara 100 orang dan anti benda tajam]
[Skill paranormal level max : majikan mampu melihat masa depan dan masa lalu. Majikan bisa melakukan raga sukma. Kemampuan majikan menangkal sihir ditingkatkan, sihir jenis apapun tidak mempan pada majikan. Majikan juga bisa membuat benteng anti sihir dan mampu menyerang balik pengirim]
"Kitab ajian nawadewanata memang hebat, kini sempurnalah ilmu yang telah diturunkan oleh eyang guru. Dengan kesaktianku yang tak tertandingi aku akan melindungi semua orang yang aku cintai!" Batin Yosep.
Yosep bersemedi di jaga Anto, pasukan Hanoka dan Pancawijaya. Mansion Wijaya dijaga ketat, keadaanya sungguh mencekam. Jiwa Yosep keluar dari raganya dan langsung melesat cepat menuju jiwa Caskiman yang sedang terbang.
"Hai bro apa kabar?" Sapa jiwa Yosep yang memakai topeng buto ijo pada Caskiman.
"Sial kau mister nine. Gara-gara kau aku jadi repot begini. Tapi kau malah mengantarkan nyawamu sendiri padaku. Aku akan mengurung jiwamu dan membuatmu gila!" Teriak Caskiman.
"Silahkan saja kalau bisa!" Kata Yosep sambil melambai-lambaikan tangannya untuk memprovokasi Caskiman.
Caskiman terprovokasi langsung menerjang Yosep dengan cepat dan menghantamkan pukulan namun berhasil di tepis oleh Yosep. Jiwa mereka berdua beradu pukulan dan tendangan di udara. "Aku tidak bisa menggunakan jurus gada brahma dalam mode jiwa seperti ini. Aku belum pernah mempelajari seluruh jurus ajian nawadewanata yang eyang guru ajarkan." Batin Yosep yang masih terus bertarunh dengan Caskiman.
__ADS_1
Yosep berhasil menendang perut Caskiman dan membuatnya terpentap di udara. "Sial, Leak keluarlah! Buto Ijo keluarlah! Genderuwo keluarlah! mati kau mister bodoh! Hahahaha." Seru Caskiman memanggil siluman peliharaanya lalu tertawa terbahak-bahak.
Genderuwo, Buto ijo, dan Leak mengepung Yosep. Mereka bertiga langsung menerjang dengan cakar mereka, Yosep memejamkan mata membaca khowatim al-hasyr.
"Panas! panas! panas!" Teriak mereka bertiga dan langsung berubah menjadi debu. Tubuh Asli Caskiman memuntahkan banyak darah, telinga dan hidungnya juga mengeluarkan banyak darah.
"Aku akan membuatmu menemui malaikat Izrail kali ini, jurus bajra iswara." Yosep mengarahkan kedua telapak tangannya ke arah Caskiman muncul rantai dengan ujung bilah tombak dan mengejar Caskiman yang langsung terbang untuk kabur. Rantai berwarna emas itu mengikat Caskiman dengan sangat kuat.
"Lepaskan! Lepaskan! Ampuni aku! Ampuni aku!" Teriak Caskiman sambil meronta-ronta.
"Katanya tadi mau membunuhku, sekarang minta ampun. Kau ini dukun gajebo, jurus Nagapasa!" Yosep mengeluarkan siluet busur panah berwarna emas lalu menarik busurnya dan muncul anak panah dengan ujung anak panah berbentuk naga besukih. "Asta la vista baby!" Yosep langsung melepaskan anak panah ke arah Caskiman dan meledak ketika mengenai jiwa Caskiman.
"Duar!" Suara anak panah mengenai jiwa Caskiman. "Duar!" Suara baskom air dan tempat kemenyan di depan Caskiman meledak dan Caskiman tewas seketika.
Jiwa Yosep segera melesat terbang kembali ke raganya yang berada di mansion Wijaya. Yosep membuka matanya dan tersenyum lebar, sesekali tertawa dengan menutup mulutnya.
"Bos bagaimana? Aman?" Tanya Anto dengan raut penasaran..
"Ih! Kepo!" Jawab Yosep. "Tenang saja aman. Saya juga sudah mengetahui lokasi dua artefak lainnya. Pedang Ksatria Nusantara berada di ruangan rahasia keluarga Rakuti dan Batu Mustika Semesta ada di ruangan rahasia keluarga Samandha. Saya akan mengancam mereka besok dengan diriku yang lain menjadi mister nine. Paman Wirya dan paman Kinan besok ikut aku ke mansion Rakuti dan mansion Samandha."
"Siap tuan muda!" Kata Wirya kapten pancawijaya dan Kinan kapten hanoka serentak.
"Untuk malam ini tenang saja. Insyaa Allah aman, aku sudah memasang pelindung yang super hebat di mansion Wijaya." Kata Yosep.
"Nak Yosep lalu ayah bagaimana rumahnya?" Tanya Jayus. "Ayah masih khawatir."
"Ya mas Rany juga takut!" Tambah Rany.
"Ayah dan Rany bawa ini! Tenang saja mansion ayah juga sudah aku amankan." Kata Yosep sambil memberikan dua cincin bertuliskan al hasyr. "Aku pulang dulu, esok hari temui aku di kantor Wijaya Shield jam 08.00!"
"Siap tuan muda!" Kata Kinan dan Wirya.
Yosep pun pergi meninggalkan mansion Wijaya mengendarai Lamborghini Veneno miliknya untuk langsung pulang ke VJC 01.
"Untung saja ya Jayus kita punya calon menantu serbaguna. Kalau tidak Amsyong kita!" Kata Setyo.
__ADS_1
"Ya benar Setyo. Aku tak menyangka jika nak Yosep memang seorang multitalenta dan sangat jenius, cocok dinamakan menantu serbaguna. Lagian di zaman sekarang masih saja ada praktek perdukunan semacam ini. Jangan-jangan kekayaan Rakuti dan Samandha hasil dari pesugihan dukun!" Kata Jayus.