
"Chris kamu pulang dahulu! Bilang sama nona-nona muda, kalau saya ada urusan penting, paling lambat esok hari saya pulang," ucap Yosep.
"Baik, pak big bos!" Chris menunduk hormat lalu meninggalkan Yosep dengan membawa mobil Roll Royce Phantom.
"Mari tuan Yosep!" Myke menuntun Yosep berjalan kaki ke sebuah restoran dan club di gang sempit. Kondisinya memang masih agak siang tapi cukup ramai di resto and club bernama Spritz resto and club.
Yosep dan Myke duduk dimeja yang berada di sudut club. "Tuan Yosep mau pesan apa? Biar saya yang traktir," Myke memberikan buku menu.
"Jangan panggil tuan, tuan Myke. Panggil saja Yosep, biar saya saja yang traktir, sayang kalau uang saya didiamkan nanti tambah beranak, hehehe." Yosep menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Bro Yosep ini seorang investor dan pebisnis ya, tapi masih muda sudah sukses, sungguh hebat bro!" Myke mengacungkan jempol.
"Ya begitulah tuan Myke. Ngomong-ngomong anda suka bertarung di arena bawah tanah?" tanya Yosep.
"Ya, karena itu adalah mata pencaharian utamaku, bro Yosep. Dan itu juga yang membuatku bangkrut," Myke menundukan wajahnya dan menahan cairan bening di sudut kelopak matanya. "Alice, maafkan papah nak!"
"Sudah tak usah sedih. Saya akan bantu tuan Myke. Memangnya tuan Myke hutang berapa sama tuan Don Telo?" Yosep mengelus pundak Myke.
"500.000 poundsterling. Aku sudah kalah 10 kali pertandingan melawan jagoan tuan Don telo, awalnya menang namun setelahnya aku kalah berturut-turut sembilan kali. Dan bunganya 50.000 poundsterling," Myke menyeka cairan bening di sudut kelopak matanya.
"Berjanjilah untuk berhenti setelah ini. Jika butuh pekerjaan datanglah padaku, saya butuh orang kepercayaan di Inggris. Karena saya akan membuka beberapa usaha disini dan di mulai dari London," ucap Yosep.
Inggris adalah negara potensial, Yosep sebisa mungkin meminimalisir peperangan terjadi dengan USF. Setidaknya Yosep membidik Inggris untuk bernegosiasi agar bisa masuk ke New Uni Eropa, sebagai batu pijakan Yosep di Eropa.
Seandainya Yosep berseteru dengan semua negara Uni Eropa, Yosep masih punya markas besar di Inggris dan masih bisa mengendalikan semua perekonomian Uni Eropa dari Inggris.
"Tapi ekonomi Inggris sekarang lagi turun, semenjak adanya bahan bakar XNP, harga bahan bakar minyak naik. Pemerintah Inggris sudah tidak mampu lagi memberikan subsidi, hampir semua kendaran di Inggris diganti dengan sepeda atau mobil listrik," Myke menepuk jidatnya sendiri. "Benar-benar sulit sekarang hidup di London."
"Kenapa tidak beralih ke XNP? Lebih irit, sangat murah dan juga untuk baterainya bisa diisi ulang dengan mudah. Semua negara Asia dan Afrika sudah menggunakan XNP mungkin ada beberapa negara asia yang berafiliasi dengan USF, masih menolak dan mempertahankan menggunakan minyak fosil. Padahal minyaj fosil kegunaanya sudah dirubah untuk pengobatan, kosmetik dan juga pembangunan," tanya Yosep.
__ADS_1
"Entahlah, itu urusan pemerintah. Orang kecil sepertiku mana bisa merubahnya bro Yosep. Kalau aku boleh memilih tentu yang lebih mudah, dan tidak membebani rakyat maupun negara itu sendiri," jawab Myke.
___
___
___
Malam hari pukul 21.00 waktu Inggris. Yosep dan Myke sudah masuk ke dalam arena yang cukup besar, banyak penonton yang berkerumun. Arena pertarunganya dikelilingi besi.
"Tuan Don Telo, malam ini aku tidak ikut bertarung. Aku masih belum pulih dari cedera tangan kananku yang patah, tapi tenang saja, bro Yosep yang akan menggantikannya," pinta Myke.
"Cih, baiklah. Tapi ingat hutangmu harus dibayar kalau tidak Alice akan aku jual. Malam ini malam penentuan. Kalau kau dan jagoanmu kalah, Alice dan rumahmu akan aku sita, tapi kalau kau menang hutangmu dikurangi 50.000 poundsterling," decih Don Telo.
"Aku bertaruh 10 juta poundsterling!" Yosep memberikan kartu atm SVIP miliknya. "Jika kau menang tentu saja uang itu jadi milikmu dan aku tambah 20 juta lagi, tapi jika aku menang tentu saja uang, Alice dan hutang tuan Myke harus lunas, bagaimana?" tantang Yosep.
"Deal! Asal kau mampu bertahan dari semua jagoan yang aku siapkan. Pertarungannya battle royal yang bertahan sampai akhir dia yang menang. Peserta ada 100 orang," jawab Don Telo.
"Mati kau!" salah satu peserta bernama Jack sedang menyerang pria gendut dengan bat baseball.
Buak!
Pria gendut terkena pelipisnya, dan terjungkal ke permukaan arena. Yosep berjalan ke arah Jack, melihat Yosep berjalan ke arahnya Jack langsung melompat dan menghantamkan bat baseball ke kepala Yosep.
Bang!
Krak!
Bat baseball patah menjadi dua, Yosep memukul perut Jack dan membuatnya terpental menabrak pembatas ring besi, hampir saja ring besi itu jebol. Yosep mengelus hidungnya, dan melambaikan jari jemarinya ke arah para peserta di arena. "Ayo siapa lagi, mana nyali kalian!"
__ADS_1
Yosep dikepung 10 orang pria kekar, lima orang membawa bat baseball dan lima orang membawa tongkat besi. lima orang pembawa bat baseball mengepung di belakang Yosep dan menghantamkan bat baseball bersamaan.
Krak!
Krak!
Yosep menangkis dengan lengannya, 5 bat baseball patah. Yosep memukul perut mereka sangat cepat, dan membuat mereka berlima terpental, salah satunya menjebol ring besi.
Bang!
Bang!
Buak!
Lima orang menghantamkan tongkat besi ke kepala, badan, perut dan punggung Yosep. Tongkat besi itu melengkung, Yoseo menendang 180 derajat hingga membuat lima pria kekar itu berputar di udara sesaat dan terjatuh ke permukaan arena.
"Pertarungan yang membosankan!" Yoseo menyeringai kesal dan dalam sekejap 30 peserta tumbang oleh kegarangan Yosep.
Bang!
Bang!
Bang!
"Aaaargh!" peserta memekik keras bahkan ada yang menjerit. "Manusia macam apa dia? Kekuatanya sangat luar biasa!"
"Turunkan senjata berbahaya!" bisik Don Telo pada Joaquin tangan kana Don Telo.
Pintu ring arena dibuka, anak buah Don Telo menaruh kotak besar berisi senjata tajam, mulai dari pedang, katana, kapak, hingga bat baseball berduri dan masih banyak senjata tajam yang lain. "Habisi dia, yang bisa menghabisinya aku beri bonus 100.000 poundsterling," teriak Don Telo.
__ADS_1
Target para peserta berubah, bukan lagi baku hantam dengan peserta lain dan mempertahankan diri hingga akhir tapi Yosep. Para peserta mengambil senjata tajam di dalam kotak besar, satu persatu. 59 peserta menyeringa jahat dan mulai mengepung Yosep. Mereka bersiap mengeroyok Yosep tanpa memperdulikan peserta lain.