SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip -84 Burungku Belum Masuk Sarang


__ADS_3

Yosep sudah menghubungi Albert untuk berangkat malam ini dan mengirimkan lokasi pada Albert melalui chat pada nomor mangap. Albert menyetujui untuk mengirim jet pribadi yang akan melandas di bandara Kertajati Majalengka dan Yosep nanti akan di jemput di cafe oleh tim yang sudah di kirimkan oleh Albert.


Pukul 20.00 WIB Helikopter tiba di cafe Raimu CRC. Yosep sudah lega meninggalkan kafe karena semua bisnisnya berjalan auto pilot. Omset kafe hari ini saja sudah tembus 697.565.000, Vanya juga sangat membantu. Semua urusan dokumen mengenai pembuatan kartu atm untuk karyawan baru sudah selesai, hari senin pihak bank abc akan mengirimkan kartu atm ke kantor Raimu CRC.


Vanya juga mengirimkan persyaratan pada Sudaryawan untuk mendirikan PT. Raimu Farm dan menyetorkan uang modal sebesar 200 juta yang Zahra gelontorkan.


Bu Sarmila juga sudah mengirimkan 100 ton pupuk untuk Pratama herbal Farm. PT. JAL juga sudah mendapatkan tambahan arman 20 unit mobil dan sudah beroperasi seperti semula.


Mala, Dawi, dan Trio ZZR menghantarkan Yosep ke helikopter yang dikirim oleh Albert. Helikopter itu turun di atas gedung kantor Raimu CRC yang mempunyai helipad. Yosep berpamitan dengan memeluk Dawi lalu mencium punggung tangannya dan punggung tangan Mala.


Yosep juga memeluk satu persatu calon istrinya dan mencium keningnya satu persatu juga.


Lalu Yosep masuk ke dalam helikopter dan terbang tinggi menuju bandara Kertajati. "Mas janji kembali!" Teriak Rany sambil melambai-lambaikan tangannya.


Yosep hanya diam dengan raut muka datar setelah 20 menit helikopter melandas di bandara Kertajati. Yosep dijaga beberapa tim bodyguard yang dikirim Albert lalu berpindah dari helikopter ke jet pribadi.


"Maaf tuan dalam perjalanan rahasia ini, tuan harus di tutup matanya dan silahkan beristirahat! Nanti kami akan bangunkan tuan jika sudah sampai." Ujar wanita paruh baya dengan belahan dada terbuka memakai blazer merah marun dan rok setinggi lutut berwarn merah marun juga.


Pria berjas hitam dengan badan kekar setinggi 198 cm berkepala botak dengan raut muka seperti pak raden, mengikatkan penutup mata pada Yosep dan lama-lama membuat Yosep tertidur pulas.


4 jam kemudian pesawat mengudara di atas segitiga bermuda, pesawat itu seperti tertarik gravitasi dengan perlahan turun. Dari bawah pesawat muncul portal yang cukup besar yang mampu menampung 10 pesawat jet pribadi masuk ke dalam portal.


Pesawat jet pribadi masuk ke dalam portal, di dalam portal ada sebuah kota yang sangat futuristik seperti wakanda di film black panther. pesawat masuk markas militer dan melandaskan roda pesawatnya di hanggar seperti hanggar kapal induk markas militer. "Tuan, kita sudah sampai!" Ujar pria botak membangunkan dengan perlahan Yosep dan membuka penutup matanya.

__ADS_1


Yosep mengucek matanya, "mari tuan saya hantar!" Ujar Pria Botak bernama Greed yang berjalan di depan Yosep dan Stella yang berjalan di belakang Yosep diikuti 10 orang bodyguard berbadan kekar serta besar hampir sama tingginya dengan Greed.


Suasana sangat tegang tak ada satu pun yang berani berbicara dengan candaan, hanya ada diam dan tatapan mata yang serius serta raut muka yang datar.


"Hai bro Yosep, welcome to Ochobot City! Perkenalkan saya Albert. Seorang yang masa mudanya tak pernah padam." Ujar Albert seorang pria tua yang berambut putih dan memakai tongkat dengan setelan jas detektif.


"Aaaaaaaa!" Yosep menjatuhkan rahangnya melihat Albert yang sudah tua tapi gayanya seperti anak muda sangat lemah gemulai seperti guru guy.


"Oh, kamu terpesona dengan ketampanan anak muda ini, hahahaha! Sungguh masa muda yang menjanjikan, hahahaha!" Ujar Albert sambil tertawa lalu tersenyum seperti guru guy hingga giginya yang nampak berkilau.


"Dasar tua-tua keladi!" Batin Yosep dengan raut muka kesal.


"Mari kita menuju kantor Ochobot Technology!" Ajak Albert. Yosep tak menyangka di telepon suaranya Albert sangat berwibawa, berkharisma dan mendominasi kenyataanya malah sebaliknya.


Mereka tak ada bedanya seperti robot tapi gerak-geriknya seperti manusia asli yang membuat Yosep bingung dan tak bisa membedakan fisik mereka. "Apa bro Yosep penasaran dengan warga di Ochobot City ini? Pastilah pasti donk!" Ujar Albert dengan gaya lemah gemulai.


"Ya tuan Albert! disini sangat futuristik dan jauh berbeda dengan dunia luar zaman saat ini. Saya merasa sangat penasaran." Jawab Yosep dengan raut muka tersenyum.


"Baik tapi ada satu syarat, jika bro Yosep bisa mengalahkan prajurit elitku yang bernama Raiden. Saya akan memberikan informasi dan hadiah menarik, bagaimana?" Tantang Albert. "Saya tahu tuan Yosep ahli beladiri.


Albertb menjentikan jari lalu muncul layar hologram yang menampilkan Yosep bertarung dengan preman, para bodyguard keluarga Rakuti dan Samandha serta Yosep bertarung dengan organisasi Z-Sabtu.


Membuat Yosep tercengang. "Darimana tuan Albert mendapatkan semua informasi tentang saya?" Tanya Yosep karena tidak percaya bisa mendapatkan video dirinya dari angle kamera yang sangat dekat seperti adegan film action. Di tambah sewaktu pertarungan Yosep dengan organisasi Z-Zabtu tak ada satu pun cctv yang berada di markas dan di luar markas karena berada di dalam hutan tebu.

__ADS_1


"Itu tidak penting. Semua informasi tentang tuan Yosep ada pada kami, bahkan tuan Yosep yang pernah meretas system Ochobot Technology pun kami tahu. Kami sudah lama mengawas tuan Yosep." Ujar Albert dengan menyeringai licik.


[Telolet]


[Misi : Kalahkan Raiden


Hadiah : Mobil Veneno Roadster akan diupgrade ke system R4 yang bisa terbang.


Hukuman : Majikan akan kehilangan system.


Batas waktu : -


[Misi tidak bisa di tolak dan automatis di terima]


[Selamat menjalankan misi dan semoga berhasil]


"Misi terpicu, firasatku mengatakan hal ini cukup buruk. Saya juga tidak tahu informasi tentang Raiden, ditambah semua teknologi disini sangat maju, semua penduduknya juga manusia cyborg." Batin Yosep.


"Baiklah tuan Albert saya terima. Tapi apa konsekuensinya jika saya kalah?" Tanya Yosep dengan raut muka murung, karena kali ini ia tak yakin dengan kemampuannya sendiri melawan Raiden meskipun ia punya skill otot super level 2 serta kitab ajian nawadewanata.


"Bro Yosep akan kehilangan ingatan dan keberadaan bro Yosep akan dihilangkan dari semua data di bumi." Jawab Albert sambil terus berjalan menuju kantor Ochobot Technology


"Gluk!" Yosep menelan salivanya. "Sudah kuduga firasatku benar. "Mak tolong! Mana burungku belum masuk sarang sialan!" Batin Yosep dengan keringat dingin mengucur di tengkuk lehernya.

__ADS_1


__ADS_2