
Di dalam mobil lamborghini Veneno sambil menyetir Yosep menelepon Prasmana dengan nomor kode hawai.
Prasmana kaget tiba-tiba smartphone miliknya ada yang menelepon tapi bukan kode indonesia.
Prasmana mengangkat teleponnya dan Yosep dengan suara penyamaran mister nine berbicata bahasa inggris.
"Halo tuan Prasmana, kamu berani sekali mengirimkan orangmu untuk membunuhku. Saya sudah menemukan lokasi rumahmu, lokasi dan kode sandi ruangan rahasiamu yang menyimpan salah artefak bedawang sangaresi batu mustika semesta. Besok aku akan mengambilnya dengan membeli darimu atau dengan paksaan!" Ancam Yosep.
Prasmana terdiam matanya membelalak dan mengerutkan kening. "Jangan bercanda anda!mana mungkin anda tahu. Hanya ada dua orang saja yang tahu tentang lokasi dan kode sandi ruangan itu. Apakah kamu berbohong? Kamu tak akan bisa bodoh!" Kata Prasmana dengan raut muka marah.
"Saya tahu lokasi batu mustika semesta berada di bawah tanah sekolah SMKN 1 lelea, ada 30 penjaga disana kode sandinya xxxxx. Pintu masuk menuju ruangan rahasia ada dibalik lemari kepala sekolah. Dan saya pun tahu lokasi pedang ksatria nusantara dan kode sandinya xxxxxx lokasinya ada di pulau komodo, 15 kilometer utara dari pantai Karangsong. Ada dua puluh orang yang berjaga disana." Jelas Yosep.
"Deg!" Suara jantung Prasmana dengan mata membelalak. "Tidak mungkin dia tahu lokasinya, ini gawat!" Batin Prasmana.
Dalam hal ini Yosep tidak melibatkan polisi karena hampir semua keluarga Rakuti menduduki jabatan di kepolisian Indramayu termasuk Siska. Jika Yosep melaporkannya pada polisi maka informasinya pasti bocor.
Yosep meminta kontak Rany memberikan kontak tuan Atmojo. Yosep juga meminta kontak Prasmana dan Raksa dari Setyo.
"Kenapa kamu diam, benarkan ucapanku?" Kata Yosep dengan raut muka menyeringai licik. "Pokoknya kau mau menyerahkan atau tidak aku yang akan mengambilnya paksa. Aku beri waktu 9 jam dari sekarang." Yosep lalu mematikan telephone.
"Sial! Sial! Sial! Dia berani mengancamku! Perketat penjagaan tambahkan orang untuk menjaga ruangan rahasia!" Teriak Prasmana sambil memukul meja. "Kumpulkan orang kita akan merampas pedang ksatria nusantara milik Rakuti."
"Siap tuan!" Kaya kapten Bodyguard bernama Shakti.
Yosep mau mengadu domba antara Rakuti dan Samandha, jadi Yosep juga menelepon serta mengancam Raksa. Yosep juga memberikan lokasi dan kode sandi batu mustika semesta pada Raksa.
__ADS_1
"Jo dalam keadan mode jiwa, aku bisa mengambil dan menggerakan benda tidak?" Ya aku tahu bayar 500.000 kan?"
[Tidak majikan, sekarang bayarannya 5.000.000 karena majikan sudah naik ke level tinggi]
"Hmm, system kampret doyam duit. Ya sudah ambil 5 juta!" Batin Yosep sambil mendengus kesal.
[Terima kasih majikan sangat murah hati. 5.000.000 telah dipotong dari saldo rekening majikan. Jawabannya bisa karena majikan mempunyai level paranormal sudah maksimal, untuk mengikat benda dalam mode jiwa majikan bisa menggunakan jurus bajra isvara]
"Bagus jo, tak sia-sia juga aku bertanya. Terima kasih jo!" Batin Yosep.
[Sama-sama majikanku yang kaya ayam sayur]
[Majikan ayam sayur]
[Majikan ayam sayur]
[Majikan ayam sayur]
[Majikan ayam sayur]
Tak terasa Yosep sudah sampai di depan pintu utama VJC, Yosep menyapa security dengan membuka jendela mobilnya lalu menuju rumahnya VJC 01.
Di dalam rumah Dawi sudah tidur di kamarnya, Yosep masuk ke kamarnya dan meletakan kartu atm dan kode pin berisi uang 1 milyar. Yosep tak mau mengganggu tidur ibunya, Yosep masuk ke kamar dengan mengendap-ngendap.
Yosep sebelum ke rumah Ziva, sudah menelepon manajer bank ABC kantor pusat Indramayu untuk membuatkan nomor rekening dengan setoran pertama 1 milyar. Sambil menuju rumah Ziva Yosep mengambil dahulu kartu atm untuk ibunya yang sudah jadi di kantor bank abc pusat.
__ADS_1
Yosep mencium kening Dawi lalu menarik selimut untuk menutupi seluruh tubuh Dawi, lalu keluar dari kamar Dawi menuju kamarnya sendiri. Yosep masuk kamarnya dan mengunci kamarnya, Yosep membuat tulisan formasi sedulur papat limo pancer agar tubuhnya aman meskipun jiwanya keluar dari raganya.
Yosep berencana mencuri artefak pedang ksatria nusantara dan batu mustika semesta. Yosep bersila dan mulai bersemedi beberapa saat kemudian jiwa Yosep keluar dari raganya dan terbang menuju Smk Negeri 1 Lelea.
Yosep sampai di atas Smk N 1 Lelea, semua informasi yang Yosep dapatkan dari dukun Caskiman, sebelum membunuhnya Yosep melihat isi kepala Caskiman untuk mencari informasi mengenai letak pusaka itu. "Rupanya ada pagar ghaib juga yang dipasang tapi bukan masalah." Yosep menempelkan telapak tangannya pada pagar ghaib berwarna merah transparan.
"Prang!" Suara pagar ghaib pecah seperti kaca, muncul banyak prewangan mulai dari buto ijo, genderuwo, wewe gombel, dan leak.
Yosep merapal qulhu derga agung dan menembakan pancaran sinar berwarna merah dari telapak tangannya.
"Duar!" Suara pancaran sinar mengenai semua prewangan dan langsung hilang menjadi debu. Yosep masuk ke ruang kepala sekolah. Bagaimana pun juga Yosep pernah sekolah disini jadi ia tahu seluk beluk ruangannya.
Banyak pagar ghaib yang dipasang di ruangan bawah tanah semakin dalam semakin kuat tapi bagi Yosep bukan apa-apa. Semua pagar ghaib berhasil ditembus, akhirnya Yosep sampai di ruangan utama yang terdapat batu mustika semesta.
Batu berwarna berukuran bola baseball dengan gambar 7 bintang di dalam bulatan batu mustika. Dari luar ruangan terdengar suara tembakan dan senjata tajam beradu.
"Pasti keluarga Rakuti sudah bergerak dan ingin mencuri juga batu mustika semesta ini, aku harus cepat mengambilnya, jurus bajra isvara!" Yosep mengeluarkan rantai dari tangannya untuk mengikat bola mustika semesta dan memasukannya pada inventory.
"Saatnya pergi, bye-bye!" Jiwa Yosep terbang melayang menembus tembok ruangan. Lalu terbang melesat menuju pulau komodo. Pasukan Rakuti berhasil masuk ke ruangan penyimpanan bola mustika tapi bola mustika sudah tidak ada lagi di tempat penyimpanannya.
"Sial kau Prasmana! Pasti dia telah memindahkannya ke mansionnya! Sial!" Raksa menembakan senjata M14 membabi buta dengan kesal dan marah.
"Dor! Dor! Dor!" Suara tembakan M14 yang ditembakan oleh Raksa, ruang penyimpanan hancur dan berantakan. "Mari kita pulang!" Teriak Raksa dengan raut muka geram dan marah wajahnya sudah merah, semerah cabe merah besar.
Jiwa Yosep sampai di atas pulau komodo. "Rupanya ada pagar ghaib formasi empat penjuru disini, cukup merepotkan. Asma khidir lantang!" Jiwa Yosep berpecah diri menjadi empat kembaran diri termasuk jiwa Yosep yang asli. "Bergerak ke arah empat penjuru. Hancurkan pagarnya!" Seru Yosep.
__ADS_1
Ketiga kembaran diri Yosep menuju tiga penjuru yang lain, lalu bersamaan menghancurkan formasi empat penjuru berwarna biru transparan.
"Prang!" Suara formasi empat penjuru pecah. "Sudah kubilang mungkin bagi paranormal abal-abal ini susah, tapi bagiku tak masalah. Kembali!" Seru Yosep sambil mengibaskan tangannya.