
"Mas sudah satu minggu kamu belum juga pulang. Kami kangen kamu mas." Rany duduk termenung menghadap ke utara di taman atas rumah Yosep yang kedua.
Ziva, Zahra, dan Ryuna mengurusi bisnis Yosep yang lain. Setiap hari Rany selalu cepat dalam mengurus bisnis Yosep, dan pulang lebih awal.
Diantara keempat istri Yosep, Rany lebih cekatan dalam mengurus bisnis dan inventasi yang Yosep jalankan. Rany sangat berpengalaman, apalagi Yosep sering mengajarinya tentang bisnis dan investasi, baik itu investasi saham maupun aset crypto.
"Mas cepat pulang mas. Gejolak China dengan Ochobot City semakin melebar, banyak rakyat yang disengsarakan." Rany duduk termenung tangisnya pecah, Rany tidak menyukai peperangan karena hanya membawa ke dalam kesengsaraan dan penderitaan.
***
Di alam bawah sadar Yosep.
Yosep berlutut satu kaki dan mencium punggung tangan mahaguru Resi janggut putih dan juga Empu Culuk kakek buyut Yosep.
"Maafkan kakek buyut, cucuku. Kamu harus menanggung takdir yang berat peninggalan kakek buyutmu ini." Empu Culuk mengelus janggutnya yang panjang.
"Maksud kakek buyut? Aku tak paham?" Yosep mendongakan kepala, raut mukanya penasaran.
"Setelah kaisar Wijaya Kusuma menguasai seluruh nusantara dan mengumpulkan tujuh penjaga binatang suci. Kakek buyut diberi titah oleh kaisar membuat 9 artefak bedawang sangaresi beserta tempatnya makam dewanata."
"Kitab ajian nawadewanata adalah warisan dari ibu angkat kaisar Wijaya Kusuma bernama Shintadewi Puntadewa. Kakek buyut mewariskan 11 artefak bedawang sangaresi pada anak kakek buyut bernama Jatmiko Jayantaka dan terus diwariskan generasi ke generasi. Dan kamu adalah reinkarnasi dari kaisar Wijaya Kusuma pemilik 10 artefak bedawang sangaresi."
"Kamu harus menanggung beban membuat dunia aman dan mengumpulkan semua artefak lalu masukan ke dalam makam dewanata. Kamu adalah cucuku, sekaligus reinkarnasi yang mulia kaisar Wijaya Kusuma."
"Dan kakek juga memberikan batu bertuah di tanah kakek buyut wariskan generasi ke generasi. Kamu harus mengumpulkan 11 artefak itu secepatnya lalu membuang ke tempat siapapun orang tak menemukannya." jelas Empu Culuk membuat Yosep paham bahwa dirinya bukan keturunan orang biasa.
__ADS_1
"Maksud kakek buyut sistem?" tanya Yosep.
"Ya bisa dibilang begitu, mungkin zaman sekarang menyebutnya seperti itu. Zaman dulu menyebutnya batu bertuah, hehehehe," jawa Empu Culuk tertawa ringan.
"Lalu mahaguru juga kakek buyutku juga?" tanya Yosep.
"Ya tentu donk. Aku ini sudah lama mengawasimu, sebelum kamu mengalami kecelakaan terjun ke jurang," jawab Mahaguru Janggut Putih.
"Kembalilah cucuku! Tuntaskan tugasmu untuk mengumpulkan semua artefak bedawang sangaresi. Semua artefak yang telah kamu kumpulkan telah eyang netralkan kekuatannya," titah Empu Culuk menyentilkan jarinya ke dahi Yosep.
"Terima kasih kakek buyut. Saya izin pamit!" Jiwa Yosep terbang melayang melewati lorong hitam lalu lorong putih dan kembali ke raganya yang bersemedi dibawah guyuran air terjun.
Yosep melayang perlahan ke arah pusara makam mahaguru Janggut Putih dan mengambil semua artefak lalu menyimpannya ke dalam inventori sistem.
"Tugasku sekarang lebih berat, menjaga perdamaian dunia, mengumpulkan artefak dan juga bikin anak, hehehehe." Yosep tertawa ringan.
"Lebih baik aku kabur!" Yosep masuk dalam pusaran angin untuk pulang ke rumahnya kembali.
***
Di wilayah udara negara China.
"Komandan Kupat lebih baik kita mundur dan sudahi peperangan ini. China juga sudah porak poranda, presiden Nyot Suzu juga sudah menyerah setelah jatuh korban 1 juta tentara dari pihak Cina." Laksamana Tarung melayang dan membuka topeng armornya, sambil menyesap cerutu Kuba kesukaannya.
"Ya kita mundur!" Komandan Kupat menganggukan kepala. "Semua pasukan mundur!"
__ADS_1
60 unit pasukan armor terbang ke arah markas militer cabang benua Asia di Yokohama Jepang. Semua rakyat China menangis melihat negaranya hancur luluh lantak meskipun tak separah Singapura.
"Oh tuhan! Kami meminta keadilan. Berikanlah jawaban siapa yang salah dan siapa yang benar?" ucap warga perempuan China meratapi rumahnya hancur luluh lantak.
Aliansi USF pun tidak ada satu pun negara yang membantu. Uni Asian berlapang dada membantu mengirimkan bantuan logisitik, meskipun China sangat keras memusuhi Uni Asian, tapi atas nama kemanusiaan presiden Nakowi memerintahkan pada seluruh anggota negara Uni Asian untuk bahu membahu membantu warga China.
Kadang hidup itu tak semanis gula jawa, mau membantu pihak yang menyakiti kita dan memaafkannya meskipun rasanya lebih pahit dari daun brotowali.
Yosep mengirimkan ribuan pesawat hercules berisi logistik makanan, pakaian, dan juga alat medis melalui kapal induk Tromotron. Sama halnya ketika Yosep menaklukan Singapura, Yosep juga memberikan bantuan serta kompensasi pada warga Singapura yang terdampak perang.
Devi juga sudah sembuh dalam 3 hari ia sudah menetralisir bekas radiasi partikel H2O yang masih tersisa dan membersihkannya dengan Drone Cypher tipe 7 yang dibuat oleh Yosep khusus.
Devi memimpin 10.000 orang lebih membangun negara New Singapura dengan menggerakan drone cypher tipe 1 khusus pembangunan. Infrastuktur jalan, tol, jalur KRL, jalur bus Railink, lalur MRT, lalur LRT, Bandara, pelabuhan dan juga jalur Flying car sudah Devi selesaikan dalam waktu 4 hari.
Tim Devi sedang membangun pusat tata negara dengan gaya futuristik sesuai desain Yosep tapi tetap ramah terhadap lingkungan. Seperti banyaknya pepohonan yang ditanam pada setiap jalan kota yang dilewati. Tentu penanaman pohonnya juga menggunakan pupuk alkimia untuk mempercepat pertumbuhan pohon.
Yosep berada di rumahnya yang kedua. "Mas kamu sudah ...," ucap Rany terpotong.
"Sudah, mas sudah mengirimkan bantuan. Ini juga kesalahan mas, kalau mas tidak pergi, tentu perang ini tidak akan berkecamuk di negara China." Yosep menaruh jari telunjuknya di bibir Rany.
"Tapi mas, mereka mengirim tentara black army untuk membunuh mas. Ryuna sudah menyelidikinya dan itu benar, presiden Nyot Suzu yang mengirimnya," jelas Rany.
"Ya mas paham. Tapi semua masalah tidak harus diselesaikan dengan peperangan bukan? Masih banyak 1000 cara untuk menyelesaikannya." Yosep memegang kedua bahu Rany untuk menenangkannya agar mau mengerti dan tidak berpikir seperti Ryuna.
"Tapi kalau mas waktu itu terbunuh, ada banyak orang yang akan menangis dan pasti balas dendam demi kematian mas. Termasuk kami berempat akan menjadi janda kembang karena belum mempunyai anak dari mas." Rany memeluk Yosep sangat erat, ia merasa tak ingin kehilangan Yosep.
__ADS_1
"Sudahlah, wong mas gak mati. Lihat sekarang sehat walafiat bukan? Mas ingin menciptakan dunia yang minim konflik dan bisa saling mengerti, jika ada masalah kita selesaian dengan kepala dingin. Bukan dengan uang apalagi senjata, dan sekarang lihat hasilnya, semua hancur tak tersisa, rakyat juga menderita. Apa itu yang kamu inginkan?" Yosep mengelus lembut Rambut Rany.