SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
SKB 313


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Alam Nirwana, kediaman klan Wong.


Seorang pria berjanggut hitam lurus panjang sedang mengelus-elus janggutnya dan sesekali menyesap teh hijau di cangkir dengan ekspresi tenang, "Hmm ... mantap jiwa."


Namun, ekspresinya berubah setelah itu dengan mata membelalak dan membanting cangkir, "Sialan! Siapa yang berani membunuh keponakanku?" teriak Wong Zhu, patriark klan Wong di seluruh alam bawah, menengah, atas dan Surgawi.


Tingkat kultivasinya sendiri berada di fase Heaven Nine God awal.


Akibat amarah Wong Zhu, Istana Wong Xin bergetar hebat. Tentu saja membuat semua anggota keluarga klan Wong panik dan ketakutan. Pasalnya sudah puluhan ribuan tahun mereka mendiami Istana Wong Xin, belum pernah terjadi hal yang seheboh ini.


Wong Zhu menarik nafas dalam-dalam untuk menurunkan tensinya, jika diteruskan Istana Wong Xin bisa menjadi debu.


Token emas klan Wong hanya Wong Zhu sebagai Patriark klan Wong dan para leluhur, serta tetua klan Wong yang dapat merasakannya.


7 tetua klan Wong tiba-tiba hadir dan menunduk hormat pada Wong Zhu, "Kami segera menerima perintah dari patriark."


"Temukan bayi itu, temukan orang yang membunuh keluarga keponakanku Wong Kam Fung. Selama ini keponakanku hidup terlalu menderita membawa artefak kristal naga darah, balaskan dendamnya!" titah Wong Zhu dengan manik mata seperti mata elang dan aura yang terlalu mendominasi.


"Baik, Patriark!" 7 tetua klan Wong menunduk hormat lalu hilang dari pandangan Wong Zhu.


"Fung, kamu terlalu membebankan diri menjaga kristal naga darah demi menjaga semua anggota klan tidak terkena kutukannya. Pengorbananmu sangat besar Fung, aku berjanji akan merawat anak angkatmu dengan baik." Wong Zhu menundukan wajah dan menyeka air matanya.


Kemudian melanjutkan, "Bahkan Patriark sepertiku pun tak berani menanggung beban kutukan naga darah. Aku memang pengecut."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Air Terjun Han Ku.


DUAR!

__ADS_1


Air terjun memuncrat akibat gelombang kejut yang dikeluarkan salah satu pria dengan penutup mata di mata kirinya dan hanya mempunyai satu tangan.


"Sialan! Siapa yang berani mengusik pertapaanku?" Pria bernama Hun Dun dan merupakan satu dari empat kaisar iblis yang disegel di pegunungan Jin Meng.


Puncak pegunungan Jin Meng yang selalu bersalju, berdiri sebuah istana yang bernama Istana Waifu.


Istana Waifu tersebut merupakan tempat empat kaisar iblis bernama Hun Dun, Tao Tie, Qiong Qi, dan Tao Wu.


Keempat kaisar iblis yang 1000 tahun lalu mengacau alam surgawi dan berhasil di segel oleh Absolut God.


Kekuatan mereka di segel hanya di fase Emperor King awal, karena formasi 4 pedang binatang suci yang dipasang pada pegunungan Jin Meng. Formasi pedang empat binatang suci tersebut, bisa menyegel fase Absolut God tahap menengah.


Empat kaisar iblis dahulunya memiliki level di fase Absolut God menengah, makanya mereka berani menantang Ling Tian sang Absolut God puncak.


Tetap saja mereka berempat tak dapat mengalahkannya dan disegel kekuatannya hanya sampai tahap Emperor King di pegunungan Jin Meng.


Tapi, Absolut God masih berbelas kasihan memberikan mereka Istana Waifu untuk tempat tinggal.


Empat formasi berupa pedang binatang suci itu dimiliki empat kaisar yaitu Kaisar Yuan Shao di Han, Kaisar Liu Bei di Shu, Kaisar Sun Quan di Wu, dan Kaisar Cao Cao di Wei.


Tetap saja, keempat kaisar iblis ini tidak bisa keluar dari wilayah Pegunungan Jin Meng. Untuk bisa merebutnya mereka perlu orang luar yang bisa merebut keempat pedang suci. Untuk menghancurkan formasi empat pedang suci.


Kembali ke Hun Dun yang mengedarkan pandangan dengan kesadaran ilahi yang sudah terbatas. Setelah turun tingkatan, hanya bisa melihat persepsi pandangan radius 200 meter.


"Tunggu! Ada bayi dengan kristal darah naga rupanya." Hun Dun sesaat matanya melebar, satu detik kemudian menyeringai. Lalu hilang dari tempatnya berdiri.


Bayi Feng Xin dibiarkan saja oleh pembunuh dari Asosiasi Kalajengking Merah, setelah membunuh Zhu Zhi.


Kedua pembunuh itu telah lenyap dari tempat kejadian perkara. Tapi Hun Dun telah mengetahui mereka dari persepsi dan jejak energi Qi mereka.


Hun Dun tidak bisa mengejar mereka, karena kedua pembunuh bayaran Asosiasi Kalajengking Merah. Sudah masuk ke dalam wilayah kekaisaran Han dan batas dari formasi empat pedang suci.

__ADS_1


Hun Dun membuka jubah hitamnya, ia muncul di samping Feng Xin untuk membungkus tubuhnya karena kain yang membungkusnya itu sudah basah. Nampak bayi mungil itu kedinginan, ada rasa kasihan Hun Dun pada Zhu Zhi yang sudah tewas dengan perut bersimbah darah.


"Maafkan aku. Aku berjanji padamu untuk menjaga anak ini. Aku Kaisar iblis Hun Dun tidak akan mengingkari janjinya." Hun Dun mengambil bayi mungil itu.


Lalu menggendong Feng Xin dengan tangan kiri dan mengeluarkan api ilahi berwarna merah darah untuk membakar mayat Zhu Zhi.


Hun Dun memutar badan dan berjalan di atas air untuk masuk ke dalam formasi transisi yang berada di tengah danau air terjun.


Tubuh wanita cantik itu terbakar perlahan oleh api ilahi merah darah dan menjadikannya debu.


Hun Dun sudah masuk ke dalam formasi transisi yang menuju Istana Waifu, dan sudah berpindah tempat ke bagian depan istana.


Sesaat kemudian, 7 tetua klan Wong muncul dari formasi transisi berwarna merah darah milik klan Wong.


Formasi transisi klan Wong hanya bekerja selama 1 jam dan bisa membawa ke alam manapun. Tapi resikonya, jika telah melewati batas waktu maka tidak bisa di aktifkan lagi, harus menunggu klan Wong alam atas yang mengaktifkannya.


"Fung!" Tetua Wong Cai memeluk mayat Wong Kam Fung dengan menumpahkan banyak air mata.


6 Tetua yang lain juga berlutut lemas mengelilingi Wong Cai yang memeluk mayat Wong Kam Fung tambah erat.


"Kami semua berjanji akan mencari orang yang telah membunuhmu dan Zhu Zhi." Wong Cai menyeka air matanya, kemudian mengepalkan tangan.


"Tetua Wong Cai, pelakunya adalah Asosiasi Kalajengking merah. Aku merasakan Qi khusus milik mereka dan hanya dimiliki oleh mereka yaitu aura hitam. Aura Qi ini sama yang dimiliki oleh orang yang telah membuat cacat Wong Xin Ting dengan menghancurkan Dantian-nya, 100 tahun lalu." Tetua Wong Bing akhirnya buka suara.


"Kita kembali dahulu ke alam atas. Formasi ini punya batas waktu. Jika melebihi batas waktu kita akan terjebak disini selamanya, apalagi daerah ini ...." Bulu kuduk Wong Cai langsung meremang mengingat empat kaisar iblis yang menguasai Istana Waifu.


"Ya, lebih baik kita pergi. Daerah ini memang tempat .... Ah, sudahlah. Lebih baik kita pergi daripada tak selamat." Tetua Wong Wu mengajak tetua yang lain untuk segera meninggalkan Pegunungan Jin Meng.


Di alam surgawi yaitu alam yang lebih tinggi dari alam atas atau alam nirwana. Walau sudah disegel kekuatan mereka, empat kaisar iblis tetap menjadi momok menakutkan di seluruh alam.


Bagaimana tidak, berani menantang Ling Tian yang sudah berada di fase Absolut God puncak dan membuatnya terluka cukup parah.

__ADS_1


__ADS_2