SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip 305


__ADS_3

"Lebih baik setelah aku menemukan vaksinnya, aku akan hancurkan markas organisasi Tenshin ke akar-akarnya. Membuat repot hidupku saja, kampret!" gumam Yosep menyeringai kesal.


***


Tiga hari kemudian.


Yosep keluar laboratorium dan sudah menemukan obat penangkal untuk Bionex, ia rela tak menemui anaknya, meneliti siang malam demi menyadarkan semua petinggi negara yang terinfeksi Bionex.


Kunci untuk menyembuhkan orang yang terinfeksi bionex adalah pil nawadewanata yang sudah diekstraksi menjadi cairan dan ditambahkan 1 tetes darah dewa dari Yosep. 1 tetes darah ini mampu mencukupi 3 milyar dosis. Karena begitu dikombinasikan dengan cairan nawadewanata, darah itu membuat sel-sel klon penyusun DNA Yosep.


Yosep sampai di ruangan persalinan sementara, tapi menemukan Rany, Ryuna dan dua baby A. "Kemana mereka ya? Sudah berapa lama juga saya di dalam laboratorium?" gumam Yosep lalu keluar dari dalam kamar.


"Nyari baby A bos?" tanya Chris yang melihat Yosep kebingungan.


"Ya Chris, kemana mereka?"


"Di paviliun dekat pantai, sedang menjemur dua baby A. Ngomong-ngomong apa sih rahasianya bos, punya anak tampan-tampan seperti itu?"


"Mau tahu? Ada mantranya, mau?"


"Ya bos, mau bos. Aku juga mau segera menikah, rencananya sama Mahalini, hehehehe. Tapi itu juga mau ungkapan cinta bos, hehehe," jawab Chris cengengesan.


"Ini mantranya ya, tapi jangan bilang siapa-siapa ya," bisik Yosep yang sengaja mengerjai Chris. "Was wis weus, mong sega mong sambel pengene bokong sing kandel, ditarik mregel, gel, gel."


"Ok bos, siap. Nanti saya praktekan, tapi minta duit bos buat lamar Mahalini, hehehehe." Chris menggaruk pipinya yang tidak gatal, lalu menyodorkan tangannya.


"Kamu itu, ya sudah nanti saya transfer 500 juta. Tapi ingat pergunakan dengan baik uang itu, dan tunaikan tugasmu dengan baik!" Yose mengambil smartphone miliknya lalu mentransfer uang ke nomor rekening Chris. "Sudah saya transfer!"


"Ok terima kasih bos, bye!" Chris pun pergi meninggalkan Yosep mencari Mahalini sambil merapal mantra yang diberikan Yosep. "Was wis weus, mong sega mong sambel pengene bokong sing kandel, ditarik mregel, gel, gel."


***

__ADS_1


Di reruntuhan situs gunung padang.


"Bagus, energi negatif yang manusia keluarkan terus mengisi makam nawadewanata di dalam tubuh bocah otak dungu itu. Penyebaran Bionex harus terus disebar agar semua manusia terus berperang dan aku Bayanaka san dewa kegelapan akan diuntungkan, hahaha." Bayanaka tertawa jahat dan terbahak-bahak.


"Maaf yang mulia!" Salah satu ajudan Dokter Yadna yang sudah terpengaruh Bayanaka melapor dengan berlutut satu kaki, menyilangkan tangan kiri ke dada kana dan menundukan wajah. "Jendral Atmojoyo ingin bertemu dengan yang mulia."


"Suruh masuk!" seru Bayanaka.


"Baik, yang mulia!" sahut Ajudan.


Jendral Atmojoyo masuk tenda Bayanaka, "Salam bos besar!" Jendral Atmojoyo menyilangkan tangan kiri ke dada kanan dan menundukan wajah. "Mohon maaf bos besar, kita tidak berhasil membunuh keluarga Yosep di pulau Komodo, 25% pasukan kita hancur!"


"Apa?!" Bayanaka berteriak matanya membulat, lalu mendekati Jendral Atmojoyo dan mencekiknya. "Dasar tidak becus! Aku akan membunuhmu, besebah!"


"Ja-jangan bos besar! Aku menemukan sesuatu yang penting dari dokumen penting yang ditinggalkan oleh Dokter Yadna," kata Jendral Atmojoyo dengan raut muka pucat pasi dan nada terbata-bata.


"Baiklah, katakan!" Bayanaka melepas cengkraman tangannya pada leher Jendral Atmojoyo. "Kalau informasinya tidak membuatku senang, aku akan membunuhmu sekarang!"


***


Yosep sedang menggendong kedua bayinya, dan menjemurnya di terik sinar matahari pagi. Setelah jadi dewa, Yosep tidak ngantuk sama sekali meskipun ia sudah tidak tidur 3 hari 3 malam.


"Maafkan ayah ya sayang, ayah harus pergi lagi. Semua ini demi kedamaiam dunia," kata Yosep sambil mencium Akira dan Agito.


Ryuna dan Rany yang sudah sehat bugar, menghidangkan makanan di meja makan paviliun dekat pantai. "Ini mas, makanannya makan yang banyak. Kami mengerti, jika kita dunia seperti ini terus, maka kita akan terisolasi dari dunia luar selamanya," kata Rany.


"Ya sayang, mas tidak bisa membiarkan dunia dalam kekacauan. Mas harus bertindak meskipun nyawa mas jadi taruhan, ini demi masa depan kita dan anak kita!" tegas Yosep.


Akira dan Agito pun digendong oleh Rany serta Ryuna, sedangkan Yosep makan dengan lahapnya. Yosep juga tidak khawatir jika harus pergi lama, karena sudah ada yang menjaga di tambah pulau Komodo dipasang pelindung dan kabut ajian gendam permoda juga ajian sirep megananda.


Yosep sudah menandai semua orang yang bisa masuk, dan keluar dari pulau Komodo. Yosep mencium Agito, Akira, Ryuna dan Rany, lalu berteleportasi ke istana kepresidenan Indonesia. Target Yosep pertama adalah menyembuhkan presiden Nakowi yang terinfeksi Bionex.

__ADS_1


Cwuszh!


Banyak pasukan paspamres berlalu lalang di depan istana, dan dalam istana, terutama depan pintu ruangan presiden Nakowi. Yosep menyelinap menggunakan ajian malih rupa tingkat pamungkas, yang bisa berkamuflase menjadi apapun.


Buak!


Buak!


Yosep memukul dua penjaga, dan langsung berteleportasi dalam keadaan tubuh transparan, masuk ke dalam ruangan presiden Nakowi. Yosep diam sementara memperhatikan presiden Nakowi yang sedang mengurus banyak dokumen.


Jleb!


Yosep mendekati presiden Nakowi dan menancapkan jarum suntik yang sudah diisi cairan vaksin Bionex bernama Otokowok. "Aaaakh!" pekik Presiden Nakowi, aura hitam dari kepalanya keluar, lalu terduduk pingsan di kursinya.


Secepat kilat Yosep membungkam empat ajudan yang berada di dalam ruangan presiden Nakowi dengan menyemburkan jurus jarum angin, ke leher mereka agar pingsan.


Shua!


Ceb!


Ceb!


"Ajian jagat saksana!" Yosep menempelkan telapak tangan kanannya ke tengkuk presiden Nakowi. "Ombyang jambe, jumbe, jambe, fuah!"


Setelah Yosep menyembur dengan sedikit air yang ia teguk, dari cangkir di meja kerja presiden Nakowi, mata presiden Nakowi perlahan terbuka dan mendapati Yosep sudah berada disampingnya. "A-ku dimana ini, mas Yosep?" tanya presiden Nakowi yang sedikit linglung, karena efek Bionex.


"Di istana bapak presiden. Semua menteri dan pejabat tinggi negara terinfeksi virus aneh bernama Bionex yang disebarkan oleh seseorang. Efeknya hilang ingatan, mudah marah dan suka berkonflik atau berperang," jelas Yosep.


"Pantas saja, setelah saya diculik dan dibawa ke suatu tempat, kesadaranku hilang. Yang saya ingat tempat itu seperti sebuah markas militer, dengan tower tinggi dan besar. Dari wilayahnya seperti di gurun tapi penuh tebing," kata Presiden Nakowi sambil memijat keningnya.


"Terima kasih bapak presiden. Ini vaksin Otokowok, vaksin yang bisa menyembuhkan virus Bionex. Saya akan memproduksinya secara masal, tapi pak presiden bantu saya, suntikan pada para ajudan yang sudah terinfeksi. Virus ini akan menyebar tanpa kontak fisik, jarak penyebaran radius 10 meter." Yosep memberikan pistol injeksi dan 10 botol vaksin Otokowok. "1 botol bisa untuk 100 orang."

__ADS_1


__ADS_2