SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip 210


__ADS_3

Satu minggu kemudian London, Inggris.


Yosep sedang berlibur bersama keempat istrinya, sekaligus dua hari lagi bertemu dengan para pemimpin USF untuk negosiasi.


Yosep sedang berada di salah satu gym di London, ia ingin berlatih dengan beban yang lebih berat meskipun yang paling berat adalah beban hidup. Banyak pria kekar yang sedang latihan di gym, ada pula yang sedang berlatih tandi4ng boxing.


Yosep mengangkat beban dari yang paling kecil 2.5 kg tambah lagi 5 kg sampai 25 kg. Kalau ditanya kemana keempat istrinya, ya tentu saja namanya perempuan punya kebiasaan untuk shoping.


Mereka pergi tanpa bodyguard, karena Yosep sudah melatih mereka bertarung, menggunakan senjata dan latihan berat lainnya. Meminimalisir jika ada yang berbuat jahat pads mereka berempat bisa membela diri.


"Hahahaha, cupu angkat beban kaya beban wanita saja. Padahal wanita disebelah sana lebih berat angkat bebannya daripada laki-laki itu." Pria botak melirik sinis ke arah Yosep lalu melirik ke arah wanita berbadan sawo matang yang hanya memakai tank top dan celana pendek sepaha.


Yosep paham mereka merendahkannya, dan tak menghiraukannya, tatapan matanya datar malah terkesan dingin. Banyak pria-pria kekar menatap Yosep sinis, karena hanya mengangkat beban-beban yang ringan.


"Hai pria cupu! JIka ingin ototnya seperti otot kami, jangan angkat bebannya seperti beban wanita. Tapi seperti ini!" Pria kekar botak mengangkat beban 50 kg dan memperlihatkan otot-otot kekarnya.


"Ya!" Yosep membalas singkat, raut wajahnya dingin.


"Hei cupu! Kamu mendengarkanku apa tidak sih? Lebih baik kau pergi saja sana, jangan ngegym disini!" bentak pria botak yang memang ingin cari gara-gara dengan Yosep.


"Sudah hajar saja Bred, laki-laki ceking dan cupu seperti dia paling kena satu pukulanmu langsung pingsan," cibir Stan teman Bred.


Yosep menurunkan besi barbelnya perlahan lalu mengelap peluh dilehernya dengan handuk kecil. "Alah sok gaya, kalau cupu mah cupu saja!" cibir Greed yang sedang latih tanding boxing dengan temannya Friz.


Yosep bangkit dan berjalan perlahan ke arah 10 samsak yang berjejer rapi. Yosep memulai pemanasan memukul pelan samsak pertama. "Yah, pukulannya segitu doang. Ini lihat pukulanku!" Bred mengikuti Yosep dan memukul samsak yang ketiga sampai samsaknya naik ke atas.

__ADS_1


Lama-kelamaan membuat Yosep risih, "Hai bro! Jika kau ingin melawanku akan saya ladeni. Kalau kau bisa memukulku sampai terpundur satu langkah, saya akan memberikanmu uang satu juta poundsterling." Yosep menjentikan jari memanggil anak buahnya lalu bodyguard bernama Chris memberikan koper hitam berisi uang satu juta poundsterling.


"Pak bog bos kasih saja mereka pelajaran berharga, pffft!" Bisik Chris sambil tertawa tapi mulutnys dibekap telapak tangan kanannya.


Yosep membalas hanya tersenyum lebar pada Chris, "Hai pak botak. Ayo cepat pukul saya sudah siap nih! Jangan kalian anggap badan saya kecil tak mampu mengangkat beban yang berat. Lihatlah!" Yosep memukul 10 samsak satu persatu samsak dan membutnya jebol semua.


Buak!


Yosep mengangkat beban 100 kg demgan satu tangan lalu membantingnya ke tanah, semua orang yang berada di gym menjatuhkan rahangnya.


"Alah cuma segitu saja, ayo cepat naik ring dan kita mulai lombanya. Ingat! Jangan menyesal kalau kau kehilangan uang satu juta poundsterling, hehehe." Greed dari atas melambaikan tangan untuk memprovokasi Yosep.


"Ok siapa takut, tapi kalau kalian yang kalah. Saya minta tangan kalian untuk saya patahkan, bagaimana?" Yosep menaik-turunkan alisnya dengan cepat dan berjalan masuk ke dalam ring.


"Ok siapa takut!" Greed menatap sinis Yosep yang sedang masuk ring. "Botak, kau coba pukul si cupu ini dan beri dia pelajaran!"


Bang!


Brak!


Bred memukul perut Yosep malah dirinya terpental keluar arena dan menabrak alat-alat gym. "Hahahaha, dasar bodoh mau melawan bosku sang manusia super, hanya orang goblog yang mau melakukannya." Chris tertaws terpingkal-pingkal sambil memegangi perutnya.


"Ayo siapa lagi mau coba!" Yosep menarik-narik jari ditangan kanannya ke bagian dalam untuk memprovokasi semua pria kekar di dalam gym.


Ada 30 pria kekar yang berada di dalam gym, semuanya ikut mencoba memukul badan Yosep satu persatu, dan hasilnya dapat dipastikan semua terpental ke berbagai arah.

__ADS_1


Bang!


Bang!


"Hai rambut ijuk, sekarang giliranku. Kalau kau bisa menahan satu pukulanku, aku berikan uang 5 juta poundsterling." Yosep menunjuk Greed yang berambut mohawk. "Bukannya kau yang ingin menjajal pria cupu ini."


"Oke!" Greed mengangkat kedua tangannya berpose ala binaragawan dengan otot-otot yang kekar, lalu menepuk-nepuk perut dan dadanya. "Ayo!"


Bang!"


Swush!


Brak!


Greed berhasil dipukul Yosep dan terpental keluar dari arena, Greed memegangi perutnya yang sangat sakit dan memuntahkan banyak darah, "Guhak! Pukulan macam apa ini! Sangat menyakitkan." Greed meringis kesakitan.


"Chris ayo, disini payah semua, ngakunya jagoan tapi ya ayam semua! Cih!" Mata Yosep berkeliling dengan tatapan sinis, menatap semua pria kekar yang terkapar di permukaan lantai antai gym sambil meringis kesakitan.


Yosep keluar dari gym bersama Chris, baru sampau di luar pintu masuk gym, Yosep dihentikan seorang pria paruh baya, memakai jubah hitam, bertopi mafia hitam, dan berkacamata hitam sambil menyesap cerutu kuba. "Tunggu anak muda! Aku ingin meminta bantuanmu, aku akan memberikan apapun, bila perlu menjadi budakmu. Asal kamu mau menggantikanku untuk mengikuti pertarungan bawah tanah. Aku mohon putriku diculik dan dijadikan jaminan atas semua hutang-hutangku dimasa lalu." Pria paruh baya berlutut di depan Yosep.


"Apa yang bisa aku bantu tuan? Bangunlah! Saya tak paham dengan permintaan tuan. Saya Yosep ini saudara saya Chris." Yosep tersenyum memperkenalkan Chris dengan menunjuk menggunakan jempol kanannya. "Senang berkenalan dengan tuan?"


"Saya Myke, Myke Kelin." Myke menjabat tangan Yosep untuk berkenalan. "Apa tuan Yosep mau membantu menggantikanku bertarung malam nanti di pertarungan bawah tanah London? Aku mohon tuan, kalau aku tidak bertarung, putriku akan dibawa oleh tuan Don Telo sebagai jaminan atas hutang-hutangku, karena aku sering kalah bertarung dengan para jagoannya di pertarungan bawah tanah," jelas Myke.


Yosep mengelus dagunya, "Baik! Aku akan membantu tuan Myke. Tapi jika saya kalah, saya tidak bertanggung jawab terhadap putri tuan Myke oke?!" Yosep menyeringai licik.

__ADS_1


"Anda pasti menang tuan, aku jamin. Aku melihat anda seorang petarung yang handal, kalau anda menang aku rela jadi bawahan tuan." Myke menunduk hormat.


__ADS_2