SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP
System Kekayaan Berkedip 304


__ADS_3

Swush!


Boom!


Dua siluet laser berwarna merah kebiruan melesat cepat dan menyatu, semua unit tempur yang berada di jalurnya habisa tak tersisa, hancur luruh menjadi debu. "Mantap!" Jayus mengacungkan jempol pada Tarung yang terbang melayang di sampingnya.


"Ayo! Bro ayah Jayus, kita ngopi-ngopi!" balas Tarung melalui sambungan radio. "Biarkan saja, Bro Raiden dan Bro ayah Kenshin mengurusi pasukan-pasukan lucknut itu!"


"Bionex membuatku bermusuhan dengan negara tercintaku, apa sebenarny tujuan Bayanaka si sial, kampret, kunyuk, otak dungu, sambal belacan, kadas kurap, dan muka badak bercula tiga itu?" gumam Yosep, lalu melesat ke arah barat membantu Raiden dan kenshin.


"Mode evolution, twin raiser armor!" bushido armor yang dipakai oleh Kenshin berubah menjadi twin raiser armor dengan dua pedang panjang besar. "Serang!"


Slash!


Slash!


Slash!


Raiden menebas satu persatu pesawat jet K-boromok, total ada lima pesawat jet yang berhasil dijatuhkan oleh Raiden dalam sekali tebasan menggunakan katana saber. Meskipun bushido armor tidak mempunyai roket pendorong untuk terbang, tapi Raiden memggunakam armornya dengan sangat baik di udara, langkahnya seperti memijak angin.


Slash!


Slash!


Slash!


Kenshin terbang melesat ke arah kapal induk pasukan UAA, kekuatan militer UAA saat ini adalah terkuat pertama di dunia dengan alutsista yang canggih meskipun tanpa dukungan teknologi Ochobot City. Tiga kapal induk dan satu pesawat induk yang membawa puluhan ribu drone terbang di atas pulau komodo, menurunkan 1000 jet drone.

__ADS_1


Shua!


Shua!


Shua!


"Benar-benar menjengkelkan!" Yosep menyeringai geram melihat banyak unit tempur bantuan datang, seolah-olah Yosep adalah buronan yang berbahaya bagi negara kesatuan republik Indonesia. Tarung, Kokoci, Albert, Jayus, dan Yosep, segera melesat ke bagian barat pulau. "Kita buktikan Yoo and Ra family bukan kaleng-kaleng! Serang! Ledakan gelombang udara!"


Swush!


Boom!


Yosep menebas secara vertikal dari atas ke bawah, muncul siluet dinding setinggi 200 meter dan lebar 10 meter, berwarna merah kehitaman serta memanjang hingga 10 km. Laut terbelah dua, semua kapal perang, helikopter, kapal induk, dan pesawat jet milik pasukan UAA lenyap seketika terkena tebasan tingkat dewa. Tebasannya kali ini lebih besar dari tebasan ke pasukan aliansi USF.


"Mundur! Semua unit mundur! Sudah banyak korban berjatuhan, kita salah memilih lawan!" titah Komandan Slamet melalui sambungan radio.


Jet drone yang baru keluar dari pesawat induk, kembali masuk ke dalam hanggar pesawat induk. Puluhan pesawat jet K-Boromok 22, SU-35, dan F-15 eagle juga kembali ke hanggar pesawat.


"Ya sayang, neng juga terhibur, pacaran malam ini sangat romanti di tepi pantai ada kembang apinya!" timpal penduduk wanita yang berpacaran dengan penduduk laki-lako disebelahnya.


Yosep menonaktifkan formasi pelindung binatang suci, "Nonaktif!" kubah pelindung hilang sementara.


Albert, Kokoci, Tarung, Raiden, Jayus, dan Kenshin turun perlahan ke mansion, setibanya di depan mansion, mereka menonaktifkan armor mereka. Semua pasukan yang berada di mansion masih siap siaga, warga sipil yang menjadi asisten rumah tangga di pulau Komodo sangat ketakutan dan masuk rumah mereka masing-masing.


"Eaaaa! Eaaaa! Eaaaa!" bayi dari dalam kandungan Rany keluar, disusul bayi Ryuna. Perbedaan waktu mereka terpaut 5 detik. "Eaaaa! Eaaaa! Eaaaa!"


Yosep yang mendengar suara tangisan bayi berlari cepat ke arah kamar persalinan sementara. "Anakku lahir! Anakku lahir! Sang kaisar dewa rich, akhirnya punya anak! Woooy anaku lahir! Naga ini memang hebat bukan hanya tegak, panjang dan kuat tapi juga bisa menghasilkan!" Yosep berteriak kegirangan di dalam mansion, sampai satu mansion ikut heboh.

__ADS_1


Bletak!


"Berisik! Oraa!" Albert, Kenshin, dan Jayus serentak memukul Yosep.


"Maaf! Ayah, maaf! Hehehe. Maklum anak pertama, hehehehe!" Yosep menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal, lalu masuk ke kamar bersalin. Yosep menatap lekat kedua bayinya, dan cairan bening di sudut kelopak matanya mengalir. "Anaku, akhirnya kalian lahir juga! Ayah janji akan melindungi kalian dan kedua bunda kalian. Maafkan jika kalian mempunyai dua bunda, semata-mata ayah menyayangi kedua bunda kalian."


"Mas! Mas!" Panggil Ryuna dan Rany lirih serentak, Yosep langsung menengok serta menghampiri mereka. Raut wajah mereka sumringah dan sangat bahagia, bisa melahirkan buah cinta mereka bertiga.


Yosep menghampiri mereka berdua, Dokter Sista sudah merapikan semua pekerjaannya, bayi Akira dan bayi Agito sudah ditaruh pada tempat bayi masing-masing. Yosep mengelus rambut Rany dan Ryuna bergantian lalu mencium kening mereka bergantian. '"Mas janji akan melindungi kalian dan anak-anak kita," kata Yosep sambil menyeka air matanya. "Kalian tidurlah, mas yang akan jaga."


"Saya harus memikirkan untuk menyembuhkan semua orang yang terkena Bionex. Secepatnya saya harus melakukan penelitian di pulau ini!"


"Ya mas, tolong jaga anak kita!" lirih Rany dan Ryuna serentak.


"Ya, kalian tidurlah!" Yosep mencium bibir Rany dan Ryuna bergantian. "Ajian jagat saksana!"


Yosep mentransfer energi hawa murni untuk memulihkan stamina, dan energi mereka berdua pasca melahirkan. Yosep kembali mengaktifkan formasi binatang suci untuk menjaga pulau Komodo dari orang asing dan membuat kabut untuk menutupi pulau Komodo.


Yosep memunculkan sepuluh kembaran dirinya untuk menjaga Rany, Ryuna, Akira dan Agito di ruang persalinan sementara. Semua orang kelelahan dan tertidur pulas, Yosep keluar kamar melihat Dawi masih belum mengantuk. "Yos, bagaimana Rany dan Ryuna? Apakah kedua bayimu baik-baik saja?" tanya Dawi khawatir.


"Tenang saja mi, semua baik-baik saja. Mimi tidur di dalam saja sambil tolong jagain Rany, Ryuna, Akira dan Agito ya mi, hehehe. Yos ada urusan sebentar di laboratorium pulau Komodo, tolong ya mi!" pinta Yosep sambil memeluk Dawi dan mencium pipinya.


"Yos, kamu sudah besar dan tak terasa kamu sudah punya anak. Mimi sekarang sudah punya cucu, semoga kehidupan bahagia ini, tidak ada lagi yang merusaknya."


"Tim throne army perempuan, berjagalah bergantian di dalam ruangan! Dan tim throne army laki-laki berjagalah di depan pintu persalinan ini!" titah Yosep dengan sorot mata yang tajam.


"Siap, pak big bos!" balas tim throne army serentak dan bersikap hormat tentara.

__ADS_1


Yosep langsung berlari cepat ke arah laboratorium untuk memulai pekerjaannya menemukan penangkal Bionex yang sudah diproduksi massal oleh Bayanaka.


"Lebih baik setelah aku menemukan vaksinnya, aku akan hancurkan markas organisasi Tenshin ke akar-akarnya. Membuat repot hidupku saja, kampret!" gumam Yosep menyeringai kesal.


__ADS_2