
Yosep turun ke lantai 7, kali ini hantunya adalah siluman ular. Banyak desisan terdengar di setiap penjuru ruangan, "rupanya banyak juga kerajaan jin balang yang dikirim mereka. Hampir semua jenis jin balang ada semua termasuk setan belek," gumam Yosep dengan tersenyum ramah, tak ada pancaran ketakutan dari sorot mata jiwanya.
Raga Yosep sudah ia lindungi dan bentengi di lantai sembilan. "Siluman disini cukup kuat, jurus trisula sambhu!" Yosep mengeluarkan trisula lalu melemparnya ke kumpulan siluman ular yang merasakan kehadiran Yosep.
"Duar ...!" suara ledakan kali ini lebih keras dari suara ledakan di lantai sembilan. Gedung rumah sakit sedikit bergetar, Santo bersama para karyawan yang sudah datang bergidik ngeri. "Pak big bos memang gila berani masuk sendirian kesana," ujar Dokter Roki kepala dokter cabang Surabaya.
Para siluman terluka parah dan hilang dari pandangan, "rasakan kau blorok!" teriak Yosep lalu melempar lagi senjata trisula sambhu.
"Boom ...!" ratu nyi blorok terlempar keluar gedung pada dimensi astral, ia terluka sangat parah. Lantai tujuh yang sudah bersih dari semua siluman, Yosep langsung netralkan energi negatif yang tersisa lalu membentenginya dengan jurus chakram visnu.
"Sepertinya semakin ke bawah, semakin tinggi pula ilmu para jin balang itu. Tapi jangan harap," Yosep melewati lantai 7 ke lantai 6 dengan menembus lantainya dan benar saja di lantai 6 pasukan siluman harimau sudah menunggunya.
Yosep menerawang siapa orang yang mengirimnya, ternyata persatuan dukun jawa timur, ada ribuan dukun dibawahi mbah Kewod. "Tega sekali orang yang menyewa dukun-dukun itu, lebih baik aku akan melawan mbah Kewod itu biar akar permasalahan ini cepat selesai," gumam Yosep.
Jiwa Yosep terbang keluar dari gedung rumah sakit, menuju pertapaan mbah Kewod di gunung semeru. Mbah Kewod menyadari kedatangan Yosep, lalu berujar melalui telepati, "selamat datang murid mahaguru janggut putih, aku pastikan kau akan menyusulnya ke alam baka!"
"Jangan harap! Selama saya masih hidup kau yang akan kukirim ke alam baka!" teriak Yosep melesatkan jurus mahadewa nagapasa. Sebuah panah api melesat ke arah gunung semeru dengan sangat cepat.
"Tidak mungkin! Darimana anak muda ini mendapatkan kitab nawadewanata. Setahu mahaguru janggut putih tidak semua menurunkan ilmu itu padanya," teriak mbah Kewod dengan membulatkan mata.
"Boom ...!" gua yang menjadi pertapaan mbah Kewod meledak. Tubuh mbah kewod langsung hangus terbakar dan tewas seketika, muncul jiwa Mantili, murid wanita nomor satu mbah Kewod. "Guru ...! teriak Mantili yang sudah mengumpulkan jiwa para dukun sejawa timur untuk berkumpul di gua pertapaan mbah Kewod.
Sebelumnya Mantili mengumpulkan mereka untuk menghabisi Yosep yang telah mengusik gedung rumah sakit. Mereka di suruh Jatmiko pemilik rumah sakit cipta sakurata untuk meneror rumah sakit Budi Asih.
__ADS_1
"Kalian semua akan saya habisi manusia durjana!" teriak Yosep yang melayang di atas gua pertapaan mbah Kewod.
"Kamu yang akan kami habisi cecunguk!" balas Mantili dengan berteriak.
"Jurus bajra isvara!"
Yosep mengeluarkan ribuan rantai hitam legam dari telapak tangannya untuk mengikat semua ribuan jiwa para dukun.
"Lepaskan kami, lepaskan!" para dukun yang terikat rantai bajra isvara meronta-ronta karena mereka tidak bisa bergerak. Mantili juga termasuk yang terikat rantai.
"Bertobatlah atau rantai ini akan mengirim jiwa kalian ke alam baka!" teriak Yosep.
"Tidak akan!" tolak Mantili.
"Boom ...!" trisula menghantam tanah, semua jiwa dukun memekik keras. Semua raga para dukun yang kosong termasuk Mantili, yang tanpa jiwa langsung memuntahkan banyak darah langsung tewas seketika.
"Sayang sekali wanita cantik sepertimu jadi dukun dan malah mati sia-sia. Padahal kalau bertobat kamu bisa menjadi wanita yang lebih baik," gumam Yosep menarik ribuan rantai bajra isvara kembali ke tangannya.
40 Jimat yang ada pada gedung terbang ke arah Yosep karena sudah takluk. Yosep meletakan semua jimat itu pada gua, lalu menggunakan jurus tendangan mahesora dupa untuk membakar gua.
"Boom ...!" semua jimat terbakar, jiwa Yosep terbang kembali ke gedung dengan melesat cepat dan masuk kembali ke raganya. Keringat deras mengucur dari seluruh tubuh Yosep hingga membuatnya basah karena keringat.
"Hah ... hah ...hah ... ternyata lelah juga," ujar Yosep dengan nafas terengah-engah. Yosep menuruni setiap lantai rumah sakit dan memasang benteng chakram visnu. Lalu sampai ke lantai dasar dan memanggil Santo yang terlihat sedang mondar-mandir di halaman parkir.
__ADS_1
"Pak santo!" panggil Yosep. "Kemarilah dan bawa 20 dus air mineral le koral ke sini!"
Santo dan seluruh karyawan dengn total 100 orang terdiri dokter, suster dan perangkat rumah sakit lainnya masuk ke dalak rumah sakit dengan membawa 20 dus air mineral le koral.
20 dus air le koral di taruh di depan Yosep. Air mineral itu dibacakan doa-doa oleh Yosep, "silahkan air ini tumpahkan ke seluruh sudut ruangan setiap lantaci, sisanya bapak-dan ibu gunakan untuk mengepel lantai!" titah Yosep. "Hari ini kita bersih-bersih saja. Dan sebagai rasa syukur setelah selesai ne
"Siap pak big bos!"
Mereka semua mengambil satu persatu air le mineral dan menuangkan pada setiap sudut ruangan gedung. Yosep ikut membantu di lantai satu dengan mengepel lantai, karyawan yang melihatnya menjatuhkan rahangnya, bagaimana tidak melihat big bos mengepel lantai.
"Benar-benar pak big bos sejati dan bertangan dingin," batin Roki. Setelah selesai pembersihan lantai, Yosep keluar mencari makanan dengan mobilnya sambil menunggu semua karyawan selesai.
Yosep naik mobil, matanya berkeliling mencari restoran atau rumah makan untuk makan karyawan. Yosep masuk restoran yang menyediakan hampir semua menu makanan, baik ayam bakar, rendang, bakso dan olahan mie serta lain-lain.
Namanya restorannya Mlakurana, Yosep berhenti memarkirkan mobilnya di halaman parkir restoran lalu ke meja kasir. Kalau Yosep di Indramayu mungkin ia akan memesan catering di kafe.
"Permisi nona, saya mau memesan nasi tumpeng untuk syukuran, 150 catering dengan menu mewah dan 50 ayam bakar bekakak, untuk sekarang,!" pinta Yosep.
"Bisa pak, silahkan melakukan transaksi dahulu," sahut kasir wanita bernama Ani.
"Baik nona, kira-kira bisa dikirimkan jam berapa? Dan bisa dikirim tidak ke gedung rumah sakit Budi Asih Technology?" tanya Yosep.
"Bisa pak. Kami akan memproses secepat mungkin. Jika sudah selesai kami bisa menghantarkan langsung ke alamat yang bapak katakan. Silahkan tulis alamatnya disini," pinta Ani.
__ADS_1
"Ayam bekakak bakar 50 persatuannya 100.000 total 5 juta. Nasi tumpeng lengkap 500.000, catering menu mewah per box 50.000 totalnya 7.500.000. Jadi total semuanya 13 juta," imbuh Ani dengan raut muka tersenyum.