
“Kau tahu kenapa banyak pendekar suci, pendekar agung dan pendekar bumi bermunculan di aliran hitam?” Xiang Qi melepaskan aura pembunuh bersamaan dengan hawa panas dari auranya yang berwarna merah.
Jing Yang menahan tekanan aura yang dilepaskan Xiang Qi menggunakan Aura Raja Naga.
“Pil misterius yang kalian telan adalah Pil Darah Iblis. Tidak ada hal baik ketika manusia memilih jalan pintas dan menyerahkan jiwanya pada sosok makhluk mengerikan itu...” Ye Xiaoya menatap Xiang Qi dengan tatapan berbeda.
Jing Yang menyadari jika Ye Xiaoya pernah menceritakan padanya tentang Ras Iblis yang menjajah suatu negeri di Benua Bintang Timur.
“Sepertinya kau pernah melihat sosok iblis yang sesungguhnya? Aku sendiri tidak ingin mempercayainya, tetapi cepat atau lambat kami akan membuka jalan untuknya dan memulai Era Kekacauan...” Xiang Qi menyeringai dan tertawa, “Aku rela mengorbankan sepuluh bahkan seratus orang untuk menelan Pil Darah Iblis, agar aku mendapatkan khasiatnya.”
Ketika Xiang Qi mengatakan hal tersebut. Wajah Ling Shan memucat. Memang benar Pil Darah Iblis memiliki kekuatan yang dahsyat, namun dampak dari kekuatan itu kebanyakan berakhir pada kelumpuhan bahkan kematian.
Xiang Qi menceritakan singkat jika Mao Gang secara sukarela memberikan Pil Darah Iblis pada aliansinya hanya karena satu alasan. Mao Gang berniat menciptakan pasukan terkuat dengan manusia yang dapat menerima darah iblis.
Tingkatan keberhasilan untuk mendapatkan kekuatan dari khasiat Pil Darah Iblis sangat kecil. Jika sepuluh pendekar suci menelan satu Pil Darah Iblis, maka hanya satu yang dapat menerima kekuatannya.
“Alasan mengapa beliau datang sendiri ke Istana Sembilan Naga hanya ingin melihat kemampuan Kumis Naga Sheng Long. Cepat atau lambat, Pulau Iblis Tengkorak akan menguasai puncak dunia persilatan Kekaisaran Jiang dan Benua Dataran Tengah!”
Xiang Qi tertawa keras ketika melihat raut wajah Ye Xiaoya dan Jing Yang berubah.
Ye Xiaoya melebarkan auranya sebelum tubuhnya memancarkan sinar berwarna merah muda, “Yang‘er, jika yang dikatakannya benar. Maka orang ini mempunyai kekuatan iblis berkat Pil Darah Iblis. Gunakan seluruh kekuatanmu untuk membunuhnya walau nyawa sebagai taruhanmu!”
Jing Yang terkejut mendengar perkataan Ye Xiaoya. Wanita yang memiliki paras seperti gadis tujuh belasan tahun itu terlihat begitu serius. Sangat jarang Jing Yang melihat Ye Xiaoya memasang wajah yang teramat serius.
“Saudara Ling. Cobalah telan Pil Darah Iblis. Maka kau akan mendapatkan kekuatan yang besar. Anggotaku sudah menggila karena tidak dapat mengendalikan kekuatannya. Seharusnya kau yang setingkat denganku dapat mengendalikan kekuatan itu.” Xiang Qi menatap dingin Ling Shan yang memucat wajahnya.
“Tenang saja, jika kau dapat mengendalikan kemampuan itu. Maka kau bisa menjadi bagian Pulau Iblis Tengkorak. Alasanku datang kemari karena beliau merasa Xu Hu berpotensi mengendalikan kekuatan iblis, tetapi dia justru mati dengan cara yang sangat mengenaskan...
“Jika kau beruntung, maka kau bisa ikut dalam misi Pulau Iblis Tengkorak yang sebenarnya...”
__ADS_1
Ling Shan tertarik bergabung dengan Pulau Iblis Tengkorak. Bisa dibilang menjadi bagian penting Pulau Iblis Tengkorak adalah impian pendekar aliran hitam.
Melihat Ling Shan nampak antusias sekaligus ragu-ragu, Xiang Qi menggelengkan kepalanya sebelum melompat ke udara. Dalam satu kali tarikan napasnya, dia menghembuskan api yang membara ke arah Jing Yang dan Ye Xiaoya.
Jing Yang membalas hembusan api dengan tebasan pedangnya. Tak lama dia melompat ke udara mengikuti Xiang Qi lalu disusul Ye Xiaoya.
Xiang Qi tersenyum melihat kemampuan Jing Yang yang dimatanya sangat menggiurkan. Sekejap dia melepaskan tenaga dalam berjumlah besar, “Tunjukkan padaku jika kau anak dari Pendekar Naga Langit, Jing Tian!”
Jing Yang menatap Xiang Qi dengan seksama ketika tubuhnya dipenuhi api yang membara. Hampir bersamaan dengan Xiang Qi yang mulai menunjukkan kekuatannya, Jing Yang juga menggunakan kekuatan dari Zirah Naga Api.
Dalam sepersekian detik keduanya langsung melesat dan bertukar serangan. Jing Yang mengandalkan kemampuan berpedangnya, sementara Xiang Qi hanya menggunakan tangan kosong melawan tebasan tajam pedang Jing Yang.
Ye Xiaoya yang melihat Jing Yang mampu mengontrol Tanda Mata Naga hanya tersenyum. Dalam hatinya dia merasa gundah, semakin lama bersama Jing Yang, dia menyadari jika Jing Yang memiliki banyak kesamaan dengan dirinya.
“Nona, apakah kau tidak membantu muridmu itu?” Saat Ye Xiaoya mengamati Jing Yang bertarung, Ling Shan sudah berada dibelakangnya.
Gerakan Ye Xiaoya sangat agresif membuat Ling Shan merasa ngeri. Bagaimana bisa seorang wanita secantik Ye Xiaoya memainkan pedangnya dengan begitu brutal. Itulah yang ada di pikiran Ling Shan.
Dalam waktu singkat Ye Xiaoya dan Ling Shan sudah bertukar belasan jurus. Sulit bagi Ling Shan untuk mengikuti kecepatan tebasan Ye Xiaoya dan memberikan serangan balasan.
“Jika wanita secantik dirimu sekasar ini maka tidak ada pria yang tertarik padamu.” Ling Shan mencoba melihat dengan baik tebasan pedang Ye Xiaoya yang lincah dan tajam, namun sangat sulit untuk mengikuti kelincahan Ye Xiaoya dalam memainkan pedangnya.
Jika bukan karena bantuan sumber daya dan kolam air panas yang diberikan Pulau Iblis Tengkorak dan Bulan Purnama Merah, maka Ling Shan hanya akan mencapai pendekar suci sepuluh tahun lalu.
Saat ini Ling Shan menyadari perbedaan kemampuan pendekar bumi yang sesungguhnya dan pendekar bumi yang mendapatkan kekuatan dengan cara instan.
Pertarungan di udara tidak berlangsung lama ketika Ye Xiaoya mendapati Jing Yang terkena pukulan api tepat diperutnya.
Xiang Qi dan Ling Shan mendarat, sementara Jing Yang dan Ye Xiaoya saling berpandangan.
__ADS_1
“Guru Xiaoya, pertarungan satu lawan satu, kita tidak bisa memenangkannya. Tetapi lain ceritanya dengan pertarungan kerjasama antara kita berdua.” Jing Yang menyeka darah yang keluar di ujung mulutnya.
Mendengar perkataan manis Jing Yang, Ye Xiaoya memukul pelan punggung Jing Yang, “Sejak kapan kau menjadi seperti ini? Ini pertaruhan tetapi kita harus mencobanya...”
Ye Xiaoya segera memusatkan auranya pada seluruh tubuhnya, “Zirah Dewi Malam!” Seketika gaun berwarna merah muda yang dikenakannya dipenuhi aura berwarna hitam pekat.
Xiang Qi tersenyum melihatnya, “Zirah tak kasat mata? Menarik, aku penasaran apakah pukulanku ini dapat menembus perutmu!”
Ling Shan yang melihat Jing Yang dan Ye Xiaoya melepaskan aura yang besar dan mencekam, langsung mengambil Pil Darah Iblis dari sakunya.
Xiang Qi melirik Ling Shan yang menelannya tanpa ragu-ragu, “Bagus, Saudara Ling. Perlihatkan padaku jika kau dapat menggunakan seluruh khasiat dari Pil Darah Iblis!”
Berbeda dengan Xu Hu yang tubuhnya menjadi berwarna merah darah, wujud Ling Shan lebih mengerikan karena sekujur tubuhnya berwarna merah darah dengan taring di giginya.
“Tidak salah lagi. Jadi Ras Iblis juga sudah mencapai benua ini. Tidak ada tempat untukku agar hidup dengan aman di dunia ini...” Ye Xiaoya tersenyum kecut ketika melihat perubahan wujud Ling Shan.
Jing Yang semakin penasaran dengan perkataan Ye Xiaoya. Namun sayang, wanita disampingnya menutup masa lalunya dan tidak mau berbagi cerita dengannya. Dia juga sebisa mungkin bersikap dewasa agar Ye Xiaoya bisa berbagi beban dengannya, tetapi di mata wanita itu dirinya hanya seorang bocah polos berumur dua belas tahun.
Ketika tubuh Ling Shan semakin kekar dan rambutnya semakin memanjang, tubuhnya menghilang dari pandangan Jing Yang dan Ye Xiaoya.
“Jurus Pedang Dewa Naga ~ Naga Petir Membasmi Iblis!”
“Tarian Peri Bunga ~ Keindahan Bunga Persik Di Tanah Tandus!”
Jing Yang dan Ye Xiaoya serempak bergerak bersamaan melepaskan satu tebasan yang dipenuh energi pedang, namun Ling Shan dapat menghentikannya hanya dengan dua tangan.
“Senior Xiang, kekuatan ini sangat luar biasa. Apakah ini Jurus Darah Iblis yang sesungguhnya?” Ling Shan menyeringai lebar dan tertawa.
“Entahlah, aku tidak tahu secara keseluruhan karena aku bukan bagian petinggi Pulau Iblis Tengkorak. Tetapi kemampuanmu itu mendekati Jurus Darah Iblis yang sesungguhnya!” Jawab Xiang Qi sambil melesat cepat memberikan puluhan pukulan pada Jing Yang dan Ye Xiaoya yang sedang ditahan Ling Shan.
__ADS_1