
Kejadian saat Jing Yang muncul lebih cepat dari Kung Taoji membuat para pendekar yang berada dibangku penonton terkejut, terlebih begitu banyak pendekar dari Sekte Menara Biru membunuh penonton yang duduk didekat mereka.
Jing Yang hanya melepaskan satu tebasan yang membuat tubuh Bao Xinruo mundur beberapa langkah kebelakang. Tak lama Kung Taoji datang dan melepaskan pukulan bertenaga yang mengarah pada Bao Xinruo.
Setelah mendaratkan pukulan pada tubuh Bao Xinruo, segera Kung Taoji menarik Pedang Bunga Persik dan melepaskan satu tebasan yang dipenuhi energi pedang pada Bao Xinruo, tetapi tebasan pedang itu ditepis Patriark Sekte Menara Biru.
“Aku tidak menyangka orang yang berkhianat adalah satu satu orang kepercayaanku. Dan kau, orang dari Kekaisaran Ma. Apa yang telah kalian lakukan pada Sekte Menara Biru?!” Seketika Kung Taoji memainkan pedangnya dengan lincah dan melakukan pertukaran serangan hebat dengan Patriark Sekte Menara Biru yang bernama Shuang Ciu.
“Sekte Menara Biru telah berakhir ditangan Lentera Iblis Tunggal. Resiko karena telah menutup diri dari dunia persilatan selama puluhan tahun dan mereka harus siap menerima akibatnya.” Shuang Ciu dengan ekspresi tenang terus menyambut serangan dari Kung Taoji.
Tak lama keduanya melepaskan tebasan pedang yang dipenuhi tenaga dalam, seketika tengah lapangan arena pertandingan hancur berkeping-keping.
Jing Yang mendekap tubuh Xue Bingyue sebelum menggendongnya dan terbang dengan kecepatan tinggi menjauh dari stadion. Namun diudara Jing Yang sudah dihadang oleh Peng Ouyang dari Sekte Menara Biru, sementara dibawah Bao Xinruo sedang bergegas menyusulnya.
Kurang lebih Jing Yang telah mengetahui dunia persilatan Kekaisaran Yin setelah mendengarkan penjelasan Xue Rong. Sekarang sekte terbesar di Kekaisaran Yin disusupi pendekar dari Lentera Iblis Tunggal yang merupakan sekte terbesar di Kekaisaran Ma.
Sekte Menara Biru yang merupakan sekte tertutup atau bisa dibilang Sekte Menara Biru telah menutup diri dari dunia persilatan Kekaisaran Yin telah musnah, dan Lentera Iblis Tunggal yang sekarang menguasainya.
Sekarang di Puncak Persik, Sekte Menara Biru muncul untuk melemahkan kekuatan tempur dunia persilatan Kekaisaran Yin. Orang yang menjadi pemimpin dari rencana ini adalah Shuang Ciu yang merupakan salah satu orang yang akan dipromosikan menjadi Tetua Lentera Iblis Tunggal jika berhasil membinasakan Puncak Persik.
Rencana yang telah disiapkan Shuang Ciu sangat matang, bahkan Wu Taofan terlibat dengan dirinya dan mau diajak bekerjasama. Hanya saja Shuang Ciu menyadari jika untuk membunuh Kung Taoji dan memusnahkan Puncak Persik perlu kekuatan yang besar.
Seratus bom yang diberikan Bangsa Trost menjadi langkah awal untuk memusnahkan Puncak Persik. Bagaimanapun jarak Benua Dataran Tengah dan benua yang lainnya terpaut jauh, sehingga banyak misteri tentang dunia yang belum terungkap.
__ADS_1
Saat Shuang Ciu bersiul dan melepaskan aura pembunuh berjumlah besar, seratus pendekar bertopeng Iblis hitam langsung bergerak dengan agresif menyerang Tian Taohua dan pendekar dari Puncak Persik.
Kung Taoji melebar matanya sesaat karena menyadari jika Puncak Persik sedang mengalami pergejolakan hebat. Selain itu distadion masih ada Yin Ruo dan Yin Feng.
‘Walau aku sudah mempercayai seseorang, tetapi selalu berakhir dengan pengkhianatan...’ Kung Taoji memejamkan matanya sebelum mengolah pernapasan. Seketika aura yang terpancar dalam tubuh Kung Taoji terasa berbeda, terlebih Pedang Bunga Persik memancarkan cahaya berwarna ungu.
Shuang Ciu menyeringai tajam, “Walau kita sama-sama telah mencapai pendekar roh, tetapi kekuatanku lebih dari dirimu.”
“Kita tidak akan tahu sebelum mencobanya, selain itu aku bukan hanya menjabat sebagai Patriark Puncak Persik. Aku memiliki tanggung jawab lain untuk melindungi Kekaisaran Yin ini.” Kung Taoji tersenyum sebelum menghilang dari 🐼 Shuang Ciu.
Hawa keberadaan Kung Taoji benar-benar telah menghilang, namun tak lama Shuang Ciu melebar matanya saat merasakan aura mencekam dari arah samping.
Beruntung Shuang Ciu dapat menangkis tebasan pedang Kung Taoji. Namun tubuh Shuang Ciu terpental jauh ke belakang, dan akhirnya Shuang Ciu memilih terbang menuju permukiman Puncak Persik karena bagaimanapun Kung Taoji tidak dapat bertarung dengan kemampuannya yang seperti biasa jika berada dekat dengan penduduk biasa.
Ledakan keras ketika tebasan pedang Shuang Ciu dari kejauhan membunuh penduduk tak bersalah membuat Kung Taoji semakin geram.
Tidak butuh waktu lama bagi Kung Taoji untuk mempersingkat jaraknya dengan Shuang Ciu. Selang beberapa detik keduanya sudah bertukar serangan dengan hebat. Tetapi Kung Taoji terlihat hanya menangkis dan menahan setiap tebasan pedang Shuang Ciu yang mengarah ke permukiman penduduk.
Saat Kung Taoji dan Shuang Ciu bertarung, Jing Yang sudah berada dibangku penonton yang dipenuhi pertempuran antara pendekar dari Kekaisaran Yin dan penyusup dari Lentera Iblis Tunggal yang menyamar menjadi anggota pendekar Sekte Menara Biru.
Xue Rong sudah membawa Xue Que ketempat Jing Yang membawa Xue Bingyue. Jing Yang memperhatikan sekelilingnya, dan dia menyadari jika Lentera Iblis Tunggal mengincar Xue Bingyue dan Xue Rong, namun Jing Yang baru menyadari jika Lentera Iblis Tunggal berniat menghancurkan Puncak Persik saat digelarnya Turnamen Pendekar Muda.
Jing Yang mendecakkan lidahnya melihat situasi ini, terlebih diatas terlihat Bao Xinruo dan Peng Ouyang telah mendekat.
__ADS_1
“Aura Zirah Naga ~ Zirah Naga Petir!” Mulut Jing Yang mendesis sebelum menghadang dua orang yang mengejarnya. Kedua pendekar bumi yang menyamar menjadi pendekar muda dari Sekte Menara Biru itu merupakan ayah dari Bao Fai dan Peng Ergou.
Tebasan pedang Jing Yang begitu cepat, bahkan pergerakan Bao Xinruo dan Peng Ouyang terhenti karena serangan dadakan dari Jing Yang.
“Amarah Pedang Petir ~ Auman Halilintar!”
Serangan Jing Yang membuat tubuh Bao Xinruo terpental jauh ke atas, sementara Peng Ouyang berhasil menghalaunya tetapi dua tebasan pedang Jing Yang benar-benar membuatnya harus mengeluarkan tenaga dalam yang besar untuk menahannya.
Jing Yang melihat Xue Rong yang menyadari bahwa Bao Xinruo berniat melakukan serangan kepada Jing Yang, segera Xue Rong memusatkan tenaga dalam pada kakinya dan terbang dengan kecepatan tinggi sambil melepaskan dua tapak tangan menahan tebasan pedang tajam Bao Xinruo.
“Apa kau yakin meninggalkan dua pendekar muda cantik itu dibawah?” Bao Xinruo melihat bentuk tubuh Xue Rong dengan seksama lalu bersiul keras, “Ini akan menjadi akhir dari Puncak Persik dan ini akan menjadi kemenangan kami jika dapat membawamu dan muridmu yang bernama Xue Bingyue.”
“Mereka berdua dapat mengatasi lawannya dengan mudah dan aku mempercayai kemampuan mereka.” Xue Rong memutarkan tubuhnya cepat dan melepaskan hawa dingin yang membekukan pedang Bao Xinruo.
Dibawah terlihat Xue Bingyue dan Xue Que berhadapan dengan para pendekar dari Lentera Iblis Tunggal yang memakai jubah Sekte Menara Biru.
Xue Bingyue dan Xue Que dapat mengatasi lawannya, selain itu banyak pendekar muda yang membantu mereka salah satunya Xiao Fang dan murid Kung Taoji yang lainnya bernama Lin Hua.
Pertempuran ini bisa dikatakan sebagai gejolak pertempuran paling bersejarah di dunia persilatan Kekaisaran Yin. Dan ini akan menjadi penyebab kerjasama antar dua kekaisaran yakni, Kekaisaran Jiang dan Kekaisaran Yin.
Negeri jauh diseberang sana yang berhasil menemukan Benua Dataran Tengah setelah melakukan ekspedisi besar-besaran, merupakan sumber kekacauan yang memiliki ambisi mengacaukan dunia persilatan.
Bangsa Trost, dari kejadian gejolak yang sedang terjadi ini mereka adalah penyebabnya.
__ADS_1