Dragon Warrior Pair

Dragon Warrior Pair
DWP 98 : Kota Shendu


__ADS_3

Kota Shendu adalah kota besar di Kekaisaran Jiang yang berbatasan langsung dengan Kekaisaran Qing. Infrastruktur di Kota Shendu hampir sama dengan Kota Shendong. Yang menjadi Walikota Kota Shendu adalah anggota dari Keluarga Shen.


Situasi di Kota Shendu tampak damai dan banyak penduduk asli Kekaisaran Jiang dan minoritas Kekaisaran Qing hidup berdampingan. Kedatangan Jing Yang dan Ye Xiaoya yang membawa tahanan menarik perhatian semua orang di Kota Shendu. Bukan itu saja, rumor identitas Jing Yang sebagai pewaris tahta Kekaisaran Jiang juga telah menyebar cepat hingga ke ujung perbatasan, Kota Shendu.


Salah satu pria paruh baya dari Keluarga Shen yang menjadi tahanan hampir selama dua tahun menuntun jalan menuju kediaman Walikota Kota Shendu.


Ketika rombongan Jing Yang sampai di gerbang kediaman, Panglima Shen Ho datang menjemput dengan beberapa orang. Terlihat disana ada Walikota Kota Shendu yang bernama Shen Yunxuan dan istrinya yang berasal dari keluarga bangsawan di Kekaisaran Qing.


Pria paruh baya yang diselamatkan Jing Yang bernama Shen Duan. Identitas Shen Duan sendiri adalah adik dari Shen Yunxuan. Mereka masih dalam bagian Keluarga Shen.


Jing Yang dalam perjalanan mengamati situasi damai di Kota Shendu. Penduduk Kekaisaran Qing diterima dengan baik di Kota Shendu karena Yuan Xia bersedia menikah dengan Shen Yunxuan sebagai gantinya.


“Tuan Muda Jing Yang, perkenalkan saya adalah Walikota Kota Shendu bernama Shen Yunxuan, dan ini istri saya yang bernama Yuan Xia. Selama datang di kota perbatasan. Dan sekali lagi, izinkan saya menyambut kedatangan anda.” Shen Yunxuan dan Yuan Xia membungkuk pada Jing Yang.


Beberapa tahanan baru mengetahui identitas Jing Yang. Mereka semua terkejut karena anak dari Jiang Lian menjadi seorang pendekar.


“Paman Yunxuan, Bibi Xia. Perkenalkan namaku Jing Yang.” Dengan sopan Jing Yang juga memberi hormat pada Shen Yunxuan.


Kemudian Shen Yunxuan mengajak Jing Yang bersama para tahanan masuk ke dalam kediaman. Kedatangan Jing Yang membuat heboh penduduk kota.


Panglima Shen Ho dan beberapa prajurit menertibkan penduduk yang mencoba menerobos karena melihat keramahan Jing Yang dalam menatap.


‘Sejak kapan Tuan Muda Jing Yang memiliki kharisma seperti ini. Jika diingat kembali, dia semakin berwibawa walau tidak banyak bicara.’ Pikir Panglima Shen Ho.


Beberapa kaum bangsawan dan pedagang kaya menginap di rumah kosong yang ada di kediaman. Halaman depan kediaman Walikota Shen Yunxuan sangat luas, bahkan rumah yang menjadi tempat menginap para tahanan sepadan dengan sebuah penginapan.

__ADS_1


Bukan hanya Panglima Shen Ho dan pasukan militernya yang datang jauh-jauh ke Kota Shendu setelah mendengar desas-desus tidak menyenangkan. Beberapa hari yang lalu Asosiasi Pedang Hati telah mengirim beberapa pendekar untuk memastikan keamanan di Kota Shendu karena ada rumor jika aliran hitam sedang melakukan pergerakan di kota perbatasan.


Ketua Sekte Bukit Angin yang bernama Feng Jian datang bersama Ketua Sekte Lembah Air, Shui Xu dan Sekte Pedang Langit Yan Wu. Mereka datang dengan puluhan pendekar. Beberapa diantaranya adalah pendekar muda seperti Feng Xian, Shui Jun, Chen Lai dan Yan Lin. Diantara keempat pendekar muda, hanya Yan Lin yang seorang pendekar perempuan.


Jing Yang dan Ye Xiaoya tidak langsung membahas masalah yang baru saja menimpa mereka saat di Lembah Sunyi. Keduanya mengikuti pelayan yang mengantar mereka menuju kamar terpisah. Mereka beristirahat sejenak, ketika hari menjelang sore barulah mereka berdua begegas untuk mandi.


Jing Yang dan Ye Xiaoya mandi di kamar mandi masing-masing. Selesai mandi, Jing Yang menaruh kedua pedangnya ke dalam Cincin Dewa dan memakai pakaian biasa karena berniat makan bersama Keluarga Walikota Shen Yunxuan.


Hidangan yang disajikan pelayan kediaman Walikota Shen Yunxuan adalah sayuran dan daging. Makanan berkualitas tinggi karena penduduk membuka lahan dan banyak yang memilih menjadi petani serta membuka peternakan.


Selesai makan bersama, Jing Yang mengetahui jika Shen Yunxuan adalah seorang pria yang sangat mencintai penduduknya, hingga lupa caranya mencintai seorang wanita. Setahun yang lalu, hutan perbatasan kedatangan penduduk Kekaisaran Qing dalam jumlah banyak.


Saat itu Shen Yunxuan tidak bersedia menampung mereka, tetapi setelah melihat kecantikan Yuan Xia pada pandangan pertama, Shen Yunxuan langsung jatuh cinta dan memberikan syarat yang sebenarnya sangat tidak adil bagi Yuan Xia.


Tetapi setelah keduanya menikah dan menjalin hubungan selama tiga bulan, benih-benih cinta dalam hati Yuan Xia mulai tumbuh dan akhirnya dia juga mencintai Shen Yunxuan walau awalnya dia terpaksa melakukan pernikahan demi orang-orang dari Kekaisaran Qing.


“Tidak mungkin! Identitas Kepala Keluarga Gu adalah...” Panglima Shen Ho memijat keningnya dan menarik napas dalam beberapa kali.


“Menara Pilar Hitam tidak bisa diremehkan, mereka mempunyai dua pendekar bumi. Jika Menara Pilar Hitam menyerang Kota Shendu, maka penduduk akan dalam bahaya.” Shen Yunxuan yang tadi berwajah ceria langsung memucat wajahnya.


“Suamiku, tetapi mengapa mereka berniat menyerang Kota Shendu?” Yuan Xia bertanya pada Shen Yunxuan.


“Aku juga tidak mengetahuinya, Xia‘er.” Jawab Shen Yunxuan penuh kebingungan.


Jing Yang melihat reaksi Shen Yunxuan cukup mengejutkannya. Ternyata pria yang menjabat menjadi Walikota Kota Shendu sangat mengkhawatirkan kondisi penduduk kota.

__ADS_1


“Di balik kertas ini...” Jing Yang membalik kertas yang barusan dia perlihatkan pada Panglima Shen Ho, Shen Yunxuan dan Yuan Xia.


“Rencana penyerangan...” Shen Yunxuan terperanjat kaget.


“Ya, rencana mereka telah bocor. Aku dan Guru Xiaoya membuat masalah di markas mereka. Tidak kusangka akan menemukan petunjuk seperti ini...” Jing Yang menatap Panglima Shen Ho yang langsung memasang wajah serius.


Wajar saja karena setelah mendengar, Jing Yang dan Ye Xiaoya mencari masalah dengan Menara Pilar Hitam, maka ada kemungkinan besar keduanya telah menghabisi sebagian anggota Menara Pilar Hitam.


Ye Xiaoya yang sedang memakan daging kambing hanya mendengarkan pembicaraan Jing Yang. Setelah menyantap daging terakhir, barulah dia angkat bicara.


“Dari informasi yang telah kami kumpulkan. Menara Pilar Hitam dan Bangsawan Gu berniat menguasai Hutan Emas milik Keluarga Lu. Jika mereka mengincar kekayaan yang melimpah, mengapa harus menyerang Kota Shendu dan bukan Kota Cunfei?” Ye Xiaoya berpendapat jika ada kekayaan alam tersembunyi di Kota Shendu.


Setelah bertanya kepada Shen Yunxuan dan Panglima Shen Ho, keduanya justru tidak mengetahui jika ada kekayaan alam yang tersembunyi di Kota Shendu.


“Bangsawan Gu mengira bisa melemahkan bangsawan lain karena kebanyakan pendekar tidak ingin terlibat masalah politik.” Ye Xiaoya menambahkan.


Jika Bangsawan Gu mengira Kota Shendu hanya memiliki kekuatan tempur dari Panglima Shen Ho maka salah besar, karena mereka secara tidak sadar telah berurusan dengan Jing Yang dan Ye Xiaoya.


Kehadiran Jing Yang dan Ye Xiaoya bukan termasuk dalam rencana Bangsawan Gu dan Menara Pilar Hitam, sehingga Ye Xiaoya berniat membiarkan Bangsawan Gu dan Menara Pilar Hitam datang sesuai rencana yang tertulis di kertas.


“Lagipula di kota ini ada pendekar dari Asosiasi Pedang Hati. Untuk saat ini, kita hanya perlu menyelamatkan Kepala Keluarga Lu yang disandera...” Ye Xiaoya mendesah pelan karena merasa masalah Bangsawan Gu adalah hal yang paling dia benci di dunia.


“Yang menjadi pertanyaan, apakah Kepala Keluarga Lu yang disandera berada di Kota Gufei atau di kota lain?” Jing Yang memejamkan matanya cukup lama, sebelum dia membukanya bersamaan dengan pintu kediaman yang terbuka.


“Untuk masalah itu sudah tidak perlu. Kepala Keluarga Lu berada disini.” Pria berumur yang merupakan tahanan menghampiri meja makan walau dihadang penjaga.

__ADS_1


“Kakek ini...” Jing Yang mengingat ketika membebaskan tahanan, ada pria yang menangis ketika melihat ruangan yang penuh dengan tumpukan jasad perempuan.


“Aku Lu Han belum mengucapkan terimakasih kepada kalian berdua yang telah menyelamatkanku...” Pria itu memperkenalkan dirinya sebelum menceritakan apa yang terjadi pada dirinya, istrinya dan semua keluarganya.


__ADS_2