Dragon Warrior Pair

Dragon Warrior Pair
DWP 49 : Menuju Istana Sembilan Naga


__ADS_3

Dalam waktu sepuluh hari sebelum empat pendekar muda dikirim ke Turnamen Sembilan Naga yang diselenggarakan oleh Istana Sembilan Naga. Jing Yang mengisi waktu luang dengan berlatih.


Setelah melihat Ye Xiaoya dapat mengajari Jing Yang dengan baik. Roh Sang Hitam memutuskan untuk mengamati Jing Yang dari kejauhan sampai permintaan Ye Xiaoya yang menyuruh Jing Yang untuk Menembus Tradisi terpenuhi.


Jing Yang berlatih di bawah arahan Ye Xiaoya. Dari gerakan dasar dalam seni berpedang dan jurus-jurus dasar diajarkan oleh Ye Xiaoya kepada Jing Yang. Semuanya dia pelajari secara perlahan.


Permainan pedang milik Yue Wang, dia kombinasikan dengan permainan pedang yang diajarkan Ye Xiaoya. Hasil dari pengembangan latihan itu, membuat Jing Yang memiliki banyak serangan dan pola gerakan yang bervariasi.


Jing Yang tidak hanya berlatih di bawah arahan Ye Xiaoya. Terkadang Tujuh Peri Bunga datang dengan sendirinya menawarkan diri untuk melatih Jing Yang. Beberapa gerakan tambahan membuat Jing Yang mempelajari beberapa ilmu yang diajarkan oleh Murong Liuyu, Fan Liwei dan Chi Rong.


Ketiga Tetua Istana Bunga Persik itu selalu mengajari Jing Yang ketika pemuda itu sedang beristirahat. Sementara empat tetua yang lainnya mengajari Mei Hua, Qiu Mei dan Qiao Xi.


Murong Liuyu, Fan Liwei dan Chi Rong hanya mengajarkan Jing Yang tentang beberapa gerakan dasar. Gerakan yang diajarkan mereka bertiga hampir sama dengan yang diajarkan Ye Xiaoya.


Jing Yang membagikan Permata Iblis miliknya pada ketiga gadis muda yang sedang bermeditasi bersamanya. Jing Yang mengingat penjelasan Ye Xiaoya tentang tahap dalam pembentukan tulang.


Tahap Pembentukan Tulang terbagi atas lima bagian, pertama, Tulang Besi, Tulang Baja, Tulang Perunggu, Tulang Perak dan Tulang Emas. Kedua, Tulang Serigala Besi, Tulang Serigala Baja, Tulang Serigala Perunggu, Tulang Serigala Perak dan Tulang Serigala Emas. Ketiga, Tulang Harimau Besi, Tulang Harimau Baja, Tulang Harimau Perunggu, Tulang Harimau Perak dan Tulang Harimau Emas. Keempat, Tulang Singa Besi, Tulang Singa Baja, Tulang Singa Perunggu, Tulang Singa Perak dan Tulang Singa Emas. Kelima, Tulang Bintang Muda, Tulang Binatang Berwarna, Tulang Bintang Tua, Tulang Bintang Langit dan Tulang Bintang Semesta.


Di dunia ini juga ada beberapa orang yang terlahir dengan tubuh yang spesial. Contohnya orang yang memiliki Nadi Es, Nadi Api, Nadi Angin, Nadi Bumi dan Nadi Petir. Bahkan ada beberapa manusia yang terlahir dengan tubuh unik.


Saat ini Jing Yang memiliki Tulang Singa Besi. Sedangkan sekarang dirinya sedang berlatih untuk membuka gerbang pertama yaitu gerbang pembukaan.


Dengan arahan Ye Xiaoya akhirnya Jing Yang dapat membuka gerbang pertama yakni gerbang pembukaan dalam kurun waktu tiga hari. Dia masih memiliki waktu tujuh hari untuk membuka gerbang kedua.

__ADS_1


Berkat pertolongan Roh Sang Hitam yang melatihnya secara langsung. Jing Yang memiliki Tubuh Dewi Naga Hitam yang membuat fisiknya lebih kuat. Hanya saja Jing Yang masih membutuhkan kekuatan yang lebih besar untuk menguasainya.


Tahap pembentukan dasar Jing Yang telah matang, hanya saja Jing Yang memasuki tahap pendekar suci tanpa sadar sehingga masih banyak celah atau kekurangan yang perlu ditutupi.


Ye Xiaoya memberi waktu tujuh hari untuk Jing Yang agar membuka gerbang kedua yakni gerbang penyembuhan.


Ketiga gadis muda yang sedang dilatih Murong Liuyu dan Chi Rong adalah pendekar muda yang sangat berbakat di Kekaisaran Jiang. Karena mereka tumbuh dengan sangat baik di Istana Bunga Persik.


Mei Hua dan Qiu Mei telah mencapai pendekar ahli di usia mereka yang masih lima belas tahun. Sedangkan Qiao Xi adalah gadis paling jenius diantara Mei Hua dan Qiu Mei karena dia telah mencapai pendekar raja di usianya yang masih berumur lima belas tahun.


Tentu pencapaian Mei Hua, Qiu Mei dan Qiao Xi tidak seperti Jing Yang. Tetapi mereka bertiga cukup dikenal namanya diantara pendekar generasi muda yang ada di Kekaisaran Jiang.


Saat ini Mei Hua dan Qiu Mei memiliki Tulang Serigala Baja. Sedangkan Qiao Xi memiliki Tulang Serigala Emas. Mereka bertiga berlatih untuk mendalami seni pedang di bawah arahan Murong Liuyu dan Chi Rong.


Tanpa terasa Jing Yang telah berlatih selama tujuh hari dibawah bimbingan Ye Xiaoya dan sesekali Murong Liuyu, Fan Liwei dan Chi Rong juga mengajarinya.


Ye Xiaoya menjelaskan pada Jing Yang tentang kata-kata yang pernah dia ucapkan kepada Jing Yang.


“Menembus Tradisi...” Jing Yang menggumam pelan ketika mendengar Ye Xiaoya menyinggung perkataan tersebut.


“Menembus Tradisi. Aku ingin kau dapat memecahkan sejarah yang belum ada di Kekaisaran Jiang. Dahulu aku dididik oleh guruku untuk menjadi seorang pendekar yang memiliki mental baja dan menjadi seorang pemenang. Lampaui batasmu dan ukir namamu dalam sejarah yang belum pernah ada sebelumnya. Itulah Menembus Tradisi.” Ye Xiaoya berkata dengan senyuman indah yang menyungging di wajahnya, “Yang‘er, jika kau mempunyai mental para pemenang. Maka kau harus memenangkan Turnamen Sembilan Naga. Ingat, jika kau kalah. Maka hubungan kita berakhir. Aku tidak butuh murid seorang pecundang.”


Ye Xiaoya menepuk pundak Jing Yang dan mencengkeramnya sangat erat. Jing Yang merasakan sentuhan hangat Ye Xiaoya yang memiliki harapan padanya.

__ADS_1


“Terimakasih, Guru. Murid pasti akan Menembus Tradisi. Apapun yang terjadi!” Jing Yang memberi hormat kepada Ye Xiaoya sebelum meminta restu pada Yi Yue.


Hari ini Jing Yang akan meninggalkan Istana Bunga Persik dan pergi melakukan perjalanan menuju Istana Sembilan Naga. Sehingga Jing Yang ingin meminta restu pada Yi Yue agar dirinya diberi keselamatan tanpa halangan suatu apapun hingga sampai ke tempat tujuan.


“Yang‘er, hati-hati di jalan. Nenek akan mendoakan yang terbaik untukmu...” Ye Yue mengecup kening Jing Yang dan mengelus rambutnya.


“Nenek Yi. Terimakasih atas doanya. Kalau begitu, aku pergi dulu...” Jing Yang membungkuk dan meninggalkan Yi Yue yang mengantarnya ke gerbang depan Istana Bunga Persik.


Seluruh Tetua Istana Bunga Persik berada di gerbang bersama Tetua Xue Lihua dan Tetua Xue Liwen. Dari Tujuh Peri Bunga yang merupakan Tetua Istana Bunga Persik termasuk Murong Qiaomi, hanya satu orang yang mencapai tingkatan yang sama dengan Murong Qiaomi. Orang yang mencapai pendekar bumi selain Murong Qiaomi adalah Tao Qiaoli.


Lima Tetua Istana Bunga Persik yang lainnya baru mencapai pendekar agung. Sedangkan Xue Lihua dan Xue Liwen dari Pulau Salju Rembulan baru mencapai pendekar suci.


Murong Qiaomi mengajak Murong Liuyu, Chi Rong dan Hua Ying untuk ikut menemaninya berkunjung ke Istana Sembilan Naga. Sedangkan sisanya seperti Tao Qiaoli, Fan Liwei dan Fan Ziwei menjaga kediaman Istana Bunga Persik agar tetap aman bersama Tetua Xue Liwen dan Xue Lihua yang berasal dari Pulau Salju Rembulan.


Pendekar muda yang semuanya adalah perempuan berbaris dengan rapi di sepanjang jalan menuju gerbang. Mereka semua mengantar kepergian Murong Qiaomi, Murong Liuyu, Hua Ying, Chi Rong, Mei Hua, Qiu Mei dan Qiao Xi yang hendak melakukan perjalanan menuju Istana Sembilan Naga.


“Tetua Qiaoli. Aku serahkan keamanan Istana Bunga Persik padamu.” Ucap Murong Qiaomi pada Tao Qiaoli. Keduanya berbincang sebelum Tao Qiaoli memberi hormat kepada Murong Qiaomi.


“Selamat melakukan perjalanan, Ketua Qiaomi. Semoga rencana kita semua berhasil. Aku pastikan Istana Bunga Persik akan aman sampai kau kembali nanti.” Ujar Tao Qiaoli sambil memberi hormat pada Murong Qiaomi.


Memang Murong Qiaomi mengkhawatirkan jika Gunung Pedang Tunggal dan Istana Naga Api akan melakukan pergerakan untuk menyerang Istana Bunga Persik. Sehingga itu membuatnya khawatir, tetapi saat ini Murong Qiaomi yakin jika pendekar dari Gunung Pedang Tunggal dan Istana Naga Api akan mengikuti Turnamen Sembilan Naga sama seperti yang Istana Bunga Persik lakukan.


Jing Yang berdiri menatap Istana Bunga Persik dari luar sebelum berjalan menyusul Mei Hua, Qiu Mei dan Qiao Xi. Akhirnya perjalanan Jing Yang menuju Istana Sembilan Naga untuk mengikuti Turnamen Sembilan Naga dimulai.

__ADS_1


Sebuah perjalanan baru yang akan menjadi pengalaman yang tidak pernah Jing Yang bayangkan sebelumnya.


__ADS_2