
Orang pertama yang Lan Susu maksud adalah Zhang Sue dan kedua adalah Chang Ruyun. Zhang Sue merupakan istri dari Zhang Di sekaligus ibu dari Yun Zhang, selain namanya terkenal di seluruh Jiyangma, Zhang Sue mengalami hal yang kurang lebih sama seperti Hua Minha.
Hal yang ingin Lan Susu lakukan bersama Jing Yang adalah menyadarkan Zhang Sue jika selama ini dirinya telah ditipu oleh Ren Xin dan prajurit Kekaisaran Ma.
“Selama ini Zhang Sue diperkosa namun wanita itu diberikan wewenang khusus yaitu memerintahkan kota ini bersama Ren Xin. Aku juga sudah mengetahui Perompak Tombak Naga. Hanya saja aku tidak begitu mengenal sosok yang memanipulasi Ren Xing, yang kuingat dia adalah orang dari luar Jiyangma.” Lan Susu berkata sambil menatap Jing Yang lurus.
“Bukankah Ren Xing dan Ren Xin ini kakak beradik? Mengapa salah satu dari mereka menaruh dendam?” Jing Yang bertanya karena menurutnya tindakan Topeng Tombak Naga atau Rem Xing ini sangat aneh.
Lan Susu menghela nafas, “Aku hanya mendengar saja dan tidak melihat kejadian secara langsung. Aku sendiri tidak mengetahuinya, tetapi aku rasa semua ini ada hubungannya dengan Zhang Sue.”
“Zhang Sue...” Jing Yang bergumam sebelum bertanya, “Apa Zhang Di ada di Jiyangma?”
“Dia adalah Jendral Besar Kekaisaran Ma. Apa kau pikir dia akan berada di Jiyangma? Tentu saja tidak.” Lan Susu menggelengkan kepalanya sambil memegang cangkir teh hangat.
Setelah meminum teh hangat Lan Susu mengatakan kepada Jing Yang jika cara tercepat untuk menguasai Kekaisaran Jiang dan mendapatkan kepercayaan masyarakat adalah dengan menikahi orang-orang yang paling berpengaruh dalam masyarakat.
“Kau terlalu muda, tetapi jika dimasa depan kau tertarik dengan seorang janda, tidak maksudku istri orang mungkin saja seluruh rakyat Jiyangma akan mendukungmu jika kau menikahi Zhang Sue.” Lan Susu tertawa cekikikan setelah mengatakan itu. Gadis ini sama sekali tidak menunjukkan ketertarikan kepada Jing Yang.
“Hmmm...” Jing Yang justru menanggapinya dengan santai seperti orang yang sedang berpikir.
Lan Susu mengernyitkan keningnya, “Kenapa kau memasang ekspresi serius? Aku hanya bercanda.” Lan Susu menggelengkan kepalanya karena berpikir Jing Yang mengikuti sarannya. Namun siapa sangka Jing Yang justru mempertimbangkan sarannya.
“Aku akan mempertimbangkannya. Kita tidak tahu apa yang terjadi dimasa depan, tetapi aku akan mempertimbangkan saranmu ini.” Lan Susu dan Xue Bingyue sama-sama tersedak mendengar ucapan Jing Yang.
‘Apa dia serius?’ Lan Susu menatap tajam Jing Yang.
‘Janda? Apa Yangyang mengikuti saran orang ini?’ Xue Bingyue menatap rumit Lan Susu karena gadis itu seolah-olah menjerumuskan Jing Yang.
“Orang pertama adalah Zhang Sue dan yang kedua adalah Chang Ruyun, gadis itu sudah bertemu denganmu bukan? Dia adalah gadis yang dikawal Juan Fu dan Yun Zhang. Dia adalah tunangan Ren Xin sekaligus putri dari Chang Lizi.” Jelas Lan Susu.
Lan Susu memberitahu Jing Yang jika Chang Lizi merupakan petinggi pasukan khusus Kekaisaran Ma yang berada di Kota Jiyangma. Selain akrab dengan Yun Jun, Chang Lizi juga satu-satunya orang yang mengetahui Yun Jun menghamili Zhang Sue beberapa tahun yang lalu.
Alasan mengapa Zhang Di menipu Zhang Sue karena hubungan terlarang Yun Jun dengan Zhang Sue. Bisa dibilang Yun Jun yang saat itu merupakan seorang pendekar mata-mata dari Kekaisaran Ma berhasil membuat Zhang Sue terpincut padanya.
Zhang Di menjadi seorang pendekar dan Jendral Besar Kekaisaran Ma karena trauma akan pengkhianatan yang dilakukan Zhang Sue padanya.
Mendengar cerita ini Jing Yang berekspresi kosong, “Kakak Susu, bisa beritahu mengapa Zhang Sue berkhianat?”
Lan Susu menyeringai dan memberi isyarat kepada Jing Yang agar duduk bersebelahan dengannya.
“Apa kau ingin mengetahuinya?” Lan Susu tersenyum semakin lebar saat Jing Yang menganggukkan kepalanya.
Xue Bingyue bisa mendengar apa yang Lan Susu bisikkan kepada Jing Yang. Xue Bingyue tertawa dalam hati karena melihat ekspresi Lan Susu yang mengejek dirinya karena Jing Yang duduk disebelahnya.
Tangan Lan Susu mulai usil dan menyentuh lutut Jing Yang sambil mendekatkan kepalanya ke telinga Jing Yang.
“Alasan mengapa Zhang Sue tergoda dengan Yun Jun karena pusaka milik Yun Jun lebih besar dari Zhang Di. Kau harus memiliki pusaka yang besar jika tidak ingin-” Mata Lan Susu melebar dan suara ludah tertelan terdengar. Lan Susu berhenti berbisik saat telapak tangan kanannya meremas milik Jing Yang.
__ADS_1
“Apa yang kau lakukan, Kakak Susu?!” Jing Yang tersentak kaget dan berdiri.
“Aku-” Wajah Lan Susu merah padam dan pandangan matanya tak lepas dari celana panjang hitam Jing Yang, ‘Besar sekali... Dia ini bocah bukan? Sebenarnya dia tumbuh di Istana atau hutan?’
Jika Lan Susu mengetahui bagaimana Jing Yang tumbuh diasuh oleh Roh Sang Hitam tentu dia akan menyadari bagaimana keperkasaan Jing Yang yang melebihi manusia biasa.
“Dasar mesum!” Xue Bingyue menunjukkan tatapan permusuhan yang luar biasa kepada Lan Susu.
“Siapa yang kau sebut mesum?!” Lan Susu juga menunjukkan tatapan permusuhan pada Xue Bingyue.
‘Apa yang sebenarnya dia pikirkan? Dia perempuan cabul?’ Jing Yang menatap jijik Lan Susu dan menjaga jarak.
Lan Susu yang menyadari tatapan Jing Yang membuka mulutnya ingin mengatakan sesuatu tetapi suaranya terbenam dan tidak mau keluar.
‘Sial, aku berniat menertawakannya, justru aku dibuat terkesima.’ Lan Susu rumit menatap Jing Yang. Dia menelan kata-katanya sendiri saat menyadari betapa sempurnanya Jing Yang dimatanya.
Dengan usia muda Jing Yang sudah mengukir namanya sebagai pendekar aliran putih dan netral terkuat di Kekaisaran Jiang sekaligus menjadi seorang Kaisar Jiang. Selain itu Jing Yang memiliki paras tampan dan sikap polos lembut yang membuat perempuan jatuh cinta dengan sendirinya.
Bahkan Lan Susu yang berniat mengerjai Jing Yang justru merasa dikerjai. Dimata Lan Susu Jing Yang bertambah sempurna jika telah menginjak usia tujuh belas tahun lebih dan dia membayangkan keperkasaan Jing Yang saat ini juga.
‘Sialan, bocah ini bahkan akan membuat Zhang Sue berpaling padanya jika telah dewasa.’ Akhirnya Lan Susu menertawakan dirinya sendiri.
Jing Yang berpindah dan duduk disebelah Xue Bingyue sambil berbisik pelan, “Yueyue, dia gila.”
Xue Bingyue setuju dan menganggukkan kepalanya, “Dia memang perempuan gila. Aku saja belum pernah menyentuhnya walaupun dulu pernah melihatnya. Tetapi perempuan gila ini benar-benar membuatku tidak terima."
“Eh?” Jing Yang terkejut mendengar ucapan Xue Bingyue, wajahnya memerah begitu juga dengan Xue Bingyue yang merasa malu karena tidak bisa menahan perasaan cemburunya.
Lan Susu memiliki sifat yang sangat berbanding terbalik dengan Lan Hai dan itu membuat Xue Bingyue kesal. Xue Bingyue menatap tajam Lan Susu dan memeluk lengan kanan Jing Yang.
“Kau! Aku tidak menyerahkan Yangyang padamu!” Xue Bingyue menatap sengit Lan Susu dan mengeluarkan intimidasi yang seolah-olah memberi isyarat bahwa Jing Yang adalah miliknya.
Lan Susu tidak takut dengan intimidasi Xue Bingyue dan berpindah dengan cepat lalu memeluk lengan kiri Jing Yang dengan begitu erat.
“Yueyue yang manis, kau cantik tetapi milikku lebih besar dari milikmu. Kau tidak akan mampu mengalahkan diriku yang telah tumbuh dan berusia sembilan belas tahun.” Lan Susu dengan sengaja menempelkan lengan kiri Jing Yang pada belahan dadanya.
Dengan manja Lan Susu melipatkan salah satu kakinya yang jenjang menambah kesan keseksiannya lalu mengecup pipi Jing Yang secara berani, “Bagaimana? Apa kau menyukainya?”
Mulut Xue Bingyue terbuka lebar, “Perempuan gila!” Teriakan Xue Bingyue membuat Jing Yang memejamkan matanya. Jing Yang tidak menyangka dalam sekejap dirinya terjebak dalam situasi aneh seperti ini.
Xue Bingyue ikut menempelkan lengan kanan Jing Yang pada dadanya yang dalam masa pertumbuhan. Melihat itu Lan Susu tersenyum lebar.
“Apa kau ingin bersaing denganku?” Lan Susu semakin senang menjahili Xue Bingyue saat melihat Xue Bingyue mengecup pipi kanan Jing Yang.
“Siapa takut.” Xue Bingyue terpancing provokasi Lan Susu.
“Cukup.” Jing Yang menggerakkan lengannya dan semakin tertekan ke belahan dada Xue Bingyue ataupun Lan Susu.
__ADS_1
“Ah.” Lan Susu memerah wajahnya dan langsung memalingkan wajahnya, “Kau sangat agresif.”
“Hah?” Jing Yang berdiri dan mendecakkan lidahnya.
‘Kenapa aku bertindak sejauh ini? Aku berniat menjahili gadis kecil ini tetapi bocah ini menang banyak.’ Lan Susu heran karena selama ini dirinya jarang berinteraksi dengan orang lain selain Lan Hai.
Tetapi dia tidak menyangka jika dirinya akan banyak bicara saat bersama Jing Yang dan Xue Bingyue. Lebih bodohnya Lan Susu baru menyadari jika dirinya telah membuat Jing Yang menjadi lelaki paling beruntung karena Jing Yang adalah lelaki pertama yang mendapatkan kecupan bibirnya sekaligus merasakan cengkeraman telapak tangannya dan belahan dadanya.
“Aku sudah mengerti garis besarnya mengenai Zhang Sue. Sekarang Chang Ruyun, aku penasaran mengapa orang ini bisa membuatku memiliki alasan untuk memulai pertempuran?” Jing Yang tanpa basa-basi menatap tajam Lan Susu membuat wajah Lan Susu merah padam.
Jing Yang keheranan sementara Xue Bingyue terlihat kesal. Lan Hai yang melihat tingkah putri semata wayangnya menggelengkan kepalanya.
‘Sepertinya beberapa tahun lagi aku akan mempunyai menantu seorang kaisar.’ Lan Hai justru larut dalam khayalannya.
“Ren Xing jatuh cinta pada Chang Ruyun, tetapi Chang Lizi selaku ayah Chang Ruyun menjodohkan Chang Ruyun dengan Ren Xin. Walau Chang Lizi adalah petinggi pasukan khusus Kekaisaran Ma, tetapi dia adalah orang yang paling baik diantara yang lainnya.”
Lan Susu menjelaskan jika Chang Lizi orang yang tidak pernah menekan penduduk Jiyangma. Alasan Chang Lizi menjodohkan Chang Ruyun dengan Ren Xin karena Chang Lizi mengira Ren Xin adalah pria yang baik karena pernah menolong Chang Ruyun.
Ren Xin sendiri berniat akan menjadikan Chang Ruyun sebagai budak ranjangnya. Mengetahui ini, Ren Xing yang terbakar api cemburu akhirnya membentuk Perompak Tombak Naga dan ingin membunuh Ren Xin.
Selain perseteruan kedua saudara, ternyata Lan Susu sudah memata-matai satu orang lagi yakni Yun Jun. Lan Susu mengatakan kepada Jing Yang jika Yun Jun memiliki keterkaitan pada Chang Ruyun dan berniat melumpuhkannya Chang Lizi sebelum memperkosa Chang Ruyun.
“Jika kau dapat memberitahu kebenaran tentang Zhang Di pada Zhang Sue sekaligus mencegah tindakan Yun Jun pada Chang Ruyun, maka kau akan mendapatkan kepercayaan Zhang Sue berserta penduduk Jiyangma serta mendapatkan kepercayaan Chang Lizi dan tubuh gadisnya. Dalam perjalananmu ke satu kota, dirimu mendapatkan dua perempuan, ini menguntungkan bukan?” Lan Susu tersenyum lebar setelah selesai menjelaskan.
“Su‘er, jangan mengajari hal yang aneh kepada Kaisar Jiang kecil kita ini!” Lan Hai menegur Lan Susu karena anak gadisnya itu sudah terlalu jauh menggoda Jing Yang.
Jing Yang sendiri terkejut karena dibalik ucapan Lan Susu yang menjerumus, tetapi rencananya sangat matang bahkan sangat menguntungkan dirinya.
“Baiklah, aku akan-”
“Tunggu sebentar.”
Saat Jing Yang hendak menjawab, Lan Susu memotong perkataannya sambil memasang ekspresi begitu serius.
“Apa lagi?” Jing Yang menatap Lan Susu.
“Mulai hari ini aku ingin menjadi telingamu.” Lan Susu tidak membohongi perasaannya karena dirinya tertarik kepada Jing Yang. Entah karena keperkasaan Jing Yang yang dia cengkeram dengan telapak tangannya atau ketampanan Jing Yang.
“Aku mengira kau ingin menjadi kekasih hati Yangyang. Tetapi kau ingin menjadi telinganya. Apa maksudnya coba?” Xue Bingyue ketus menanggapi.
Lan Susu memasang ekspresi manis, “Aku ingin mengabdikan diriku pada Kaisar Jiang. Aku ingin menjadi telinganya yang mendengar setiap informasi dan memberitahukan pada Kaisar Kecil yang tampan ini.”
Jing Yang sendiri tertarik dengan kemampuan Lan Susu, dia menganggukkan kepalanya setuju dengan permintaan Lan Susu.
“Baiklah, mulai sekarang kau adalah telingaku.”
Bagi Lan Susu ucapan Jing Yang adalah sebuah pengakuan yang membuat jantungnya berdetak kencang.
__ADS_1
Lan Hai dengan ekspresi kosong membatin, ‘Yang benar saja? Apa ini karena Su‘er tidak pernah keluar rumah dan berbicara dengan orang lain? Daripada itu, kharisma aneh bocah ini membuat anak gadisku jatuh cinta padanya.’
Hari itu juga Lan Susu menjadi bagian penting dalam pemerintahan Kekaisaran Jiang dan hidup Jing Yang.