Dragon Warrior Pair

Dragon Warrior Pair
DWP 109 : Pasangan Pendekar Pedang IV


__ADS_3

“Gelombang Raja!”


Bersamaan dengan Ye Xiaoya yang mengeluarkan teknik pedangnya, Ling Shan juga menggunakan segenap kekuatannya menahan tebasan tajam Ye Xiaoya.


Pukulan tangan Ling Shan mampu menahan tebasan tajam Ye Xiaoya. Benturan kedua teknik itu mengakibatkan hembusan angin yang kencang.


“Kau tidak akan mengalahkanku dengan dua pedang tumpul itu!” Ling Shan dengan sombongnya menunjuk dua pedang Ye Xiaoya.


Ye Xiaoya hanya tersenyum dan mengayunkan pedangnya dengan cepat. Bahkan sekarang kecepatan tebasannya tidak dapat diikuti Ling Shan.


Kelima jari Ling Shan terjatuh ke tanah. Wajah Ling Shan memucat sesaat, namun setelah kelima jarinya beregenerasi sekejap wajahnya dipenuhi tawa.


“Jika iblis maka itu mengerikan. Tetapi jika manusia yang memiliki kemampuan seperti itu, bagiku terlihat sangat menjijikkan!”


Raut wajah Ling Shan murka setelah mendengar perkataan Ye Xiaoya. Sejak awal Ye Xiaoya memang berniat memancing kemarahan Ling Shan agar lebih mudah dalam membunuhnya.


Pergerakan Ling Shan semakin cepat dan agresif, namun Ye Xiaoya dapat melihatnya dengan jelas dibandingkan saat Ling Shan bersikap tenang.


Ye Xiaoya sengaja menjauh dari kota dan menuju lereng yang penuh bebatuan di bawah bukit. Jing Yang juga menuju kesana dengan terus memancing Xiang Qi agar terus mengejarnya.


Pendekar yang bertarung di atas bukit menjauh. Baik dari pihak Asosiasi Pedang Hati ataupun Menara Pilar Hitam dan pembunuh Organisasi Air Dosa.


Saat sudah berada di tempat yang penuh bebatuan. Jing Yang dan Ye Xiaoya melakukan serangan kerjasama untuk memisahkan Xiang Qi dan Ling Shan.


Beruntung Xiang Qi hanya mementingkan dirinya sendiri dan tidak peduli dengan keadaan Ling Shan.


“Menjauh dari kota sekalipun kalian tidak akan menang melawan kami!” Ling Shan tersenyum menyeringai sambil melepaskan aura tubuhnya membentuk seratus pedang dari aura.

__ADS_1


Ye Xiaoya juga melakukan hal yang sama dengan Ling Shan, “Ilmu Seribu Pedang milikku jauh lebih kuat darimu!” Sekitar sepuluh pedang terbentuk dan melayang di udara, sekejap berubah jumlahnya menjadi seratus, dan mencapai seribu.


Ling Shan mengayunkan tangannya, seketika seratus pedang yang terbentuk dari aura melesat ke arah Ye Xiaoya.


“Terkadang untuk menang, kita harus bekerjasama...” Ye Xiaoya membalas tindakan Ling Shan dengan mengayunkan tangannya.


“Sepertinya kau terlalu percaya diri menghadapi kami.” Jing Yang tersenyum ketika melihat Xiang Qi mengamati mereka.


Ketika seribu pedang aura Ye Xiaoya berbenturan dengan seratus pedang aura Ling Shan, Jing Yang melepaskan kekuatan gravitasi dari Yue Wang dan memusatkannya pada tubuh Ling Shan.


Ledakan terjadi ketika seribu pedang aura Ye Xiaoya menghancurkan seratus pedang aura milik Ling Shan. Ratusan pedang aura yang tersisa melesat cepat ke arah Ling Shan.


“Apa ini?!” Ling Shan tidak dapat menggerakkan tubuhnya.


“Biar aku perlihatkan padamu bagaimana kekuatan gravitasi yang kau sebut sebagai sampah!” Jing Yang menyarungkan Pedang Dewa Naga dan menarik Pedang Gravitasi.


Jing Yang memusatkan auranya pada Yue Wang, Roh Pedang yang terlihat genit itu berdeham ketika Jing Yang dan dirinya berbagi pikiran yang sama.


Wajah Jing Yang memerah, ‘Jangan lakukan hal yang memalukan, Kakak Yue Wang! Beraninya mengintip pikiran seseorang!” Kesal Jing Yang.


Yue Wang hanya tertawa sebelum menyatukan kedua tangannya dan melepaskan kekuatannya.


Ye Xiaoya berdiri di belakang Jing Yang ketika bebatuan besar yang ada di lereng terangkat ke langit. Fenomena yang sedang terjadi ini membuat Ling Shan memucat wajahnya karena dia tidak menyangka kekuatan gravitasi yang dilepaskan Jing Yang sebesar ini.


Xiang Qi dapat menjauh dan meninggalkan Ling Shan yang tidak dapat bergerak, “Tetapi dia belum menguasai pedang itu. Teknik ini pasti akan melemahkannya.”


“Teknik Pedang Gravitasi ~ Amarah Bumi!”

__ADS_1


Seketika bebatuan yang bentuknya besar itu jatuh dari ketinggian dengan kecepatan tinggi menghantam tubuh Ling Shan. Pertempuran di bukit terhenti sesaat karena ada beberapa bebatuan yang jatuh tepat di atas bukit.


Ye Xiaoya tersenyum, “Jadi ini kemampuan Yue Wang, Roh Pedang Gravitasi...”


Jing Yang juga tidak menyangka kemampuan gravitasi akan bisa digunakan dengan cara seperti ini.


“Giliranmu, Guru Xiaoya.” Jing Yang merasakan dampak dari kekuatannya. Dia sadar dirinya sudah melebihi batas menggunakan Segel Tanda Mata Naga yang telah bangkit.


“Bing Wang! Membekulah!” Ye Xiaoya memusatkan auranya pada Pedang Es sebelum menancapkan pedangnya ke tanah.


“Kristal Es!” Bebatuan yang hancur dan tanah-tanah yang berlubang membeku. Tubuh Ling Shan yang bersimbah darah juga ikut membeku ketika seluruh daerah disekitar lereng bukit membeku.


“Badanku?” Ling Shan terkejut ketika setengah bagian tubuhnya hancur, namun dirinya masih hidup.


Ye Xiaoya dengan kecepatan tinggi meleset ke arah Ling Shan sebelum memotong kepala pria yang tubuhnya dalam keadaan membeku itu.


Xiang Qi memberikan tepuk tangan pada keduanya yang telah membunuh Ling Shan. Kerjasama yang dilakukan Jing Yang dan Ye Xiaoya merupakan hal yang baru dilihat Xiang Qi.


Walau sudah mengarungi dunia persilatan selama puluhan tahun. Baru kali ini Xiang Qi melihat pendekar yang sangat serasi, “Mungkin aku bisa memanggil kalian pasangan pendekar pedang.”


Ye Xiaoya menatap tajam Xiang Qi yang mengeluarkan Pil Darah Iblis dari jubahnya.


“Aku akan menunjukkan kekuatan dari Jurus Darah Iblis yang sesungguhnya pada kalian karena telah membunuh tiga pendekar bumi yang menyedihkan itu.” Setelah berkata demikian, Xiang Qi menelan Pil Darah Iblis.


Dengan senyuman yang menyeringai. Wujud Xiang Qi nampak berbeda dari Xu Hu dan Ling Shan.


Aura hitam pekat menyebar ke segala arah, dan perlahan-lahan menyelimuti tubuh Xiang Qi. Rambut Xiang Qi memanjang dan berubah menjadi warna merah sama seperti tubuhnya. Sementara kedua bola matanya berubah total menjadi berwarna hitam sepenuhnya.

__ADS_1


“Terakhir kali aku menggunakan ini saat perebutan posisi Tetua dan Petinggi Pulau Iblis Tengkorak...”


Tatapan mata Xiang Qi benar-benar menusuk. Jing Yang dan Ye Xiaoya sama-sama merapatkan giginya bersamaan karena merasakan aura yang sangat mencekam dalam tubuh Xiang Qi.


__ADS_2