Dragon Warrior Pair

Dragon Warrior Pair
DWP 213 - Teka-Teki Tubuh Roh Dewi


__ADS_3

Sebuah aura mematikan yang pekat menyelimuti tubuh Jing Yang. Aura itu terlihat begitu pekat selama beberapa menit sebelum akhirnya menghilang.


Jing Yang mengolah aura pembunuh menjadi Aura Raja Naga dan sebagian menjadi Aura Raja Neraka. Kejadian ini membuat nafas, Murong Qiaomi, Fan Ziwei, Chi Rong dan Tao Qiaoli naik turun tidak percaya.


Jing Yang melenyapkan tubuh para pendekar yang dia bunuh setelah Bai Xianlin mengambil pusaka dan beberapa pil berharga milik para pendekar tersebut. Api hitam menyebat selama beberapa menit sebelum menghilang sepenuhnya.


“Api hitam memang sangat mematikan tetapi menggunakan ini butuh tenaga dalam yang besar...” Jing Yang bergumam pelan sambil menatap api hitam ditelapak tangannya.


Xue Bingyue mendekati Jing Yang dan tersenyum tipis, “Aura Raja Naga. Yangyang, apa kau sudah berbicara dengan Gurumu? Akhir-akhir ini aku tidak dapat berbicara dengan Guruku, jadi kupikir kau bisa berbicara dengan Gurumu. Belakangan ini banyak kejadian yang besar bermunculan, aku harap aku bisa berbicara dengan Guru.”


Jing Yang menatap Xue Bingyue dan menanggapi, “Yueyue, Guruku dan Gurumu, mereka berdua tidak bisa kita temui karena saat itu aku...”


Cukup sulit Jing Yang mengatakan jika dirinya mengantisipasi kematian Xue Bingyue dengan kemampuan Roh Sang Hitam dan Roh Sang Putih saat pertempuran di Puncak Persik.

__ADS_1


Xue Bingyue melebar matanya, sedikit dia memahami maksud kata-kata Jing Yang yang tertahan. Sebelum dirinya bertanya lebih jauh lagi, Jing Yang menceritakan alasan tentang Roh Sang Putih yang mempercayakan Xue Bingyue padanya, karena bagaimanapun takdir Xue Bingyue sudah terikat benang merah dengannya.


“Yueyue, kita berdua sama. Aku akan melengkapimu dan kau melengkapiku. Mungkin kau berpikir jika dirimu lebih lemah dariku, tetapi kau tidak menyadari jika dirimu lebih dari yang kau perkirakan.” Jing Yang tidak ingin Xue Bingyue merasa bersalah atas kepergian Roh Sang Putih dan Roh Sang Hitam.


Walaupun sebenarnya Roh Sang Putih dan Roh Sang Hitam tidak benar-benar menghilang, melainkan bersemayam dalam tubuh Jing Yang. Bahkan Jing Yang tidak menyadari maksud tersembunyi Roh Sang Hitam dan Roh Sang Putih.


Roh Sang Hitam menyadari bahwa Jing Yang akan berubah seiring berjalannya waktu. Bakat dan kemampuannya sangat mengerikan dengan Raja Neraka yang bersemayam dalam dirinya ditambah dengan ingatan Roh Sang Merah dan Roh Sang Biru membuat Jing Yang semakin berkembang pesat.


Tidak ada kebahagiaan. Sama halnya dengan Ye Xiaoya yang tidak akan pernah merasakan kebahagiaan selain dengan pemilik Tubuh Raja Neraka. Bahkan sekalipun Ye Xiaoya memiliki seorang kekasih dan dia menaruh hati pada kekasihnya, maka sang kekasih akan mati.


Seolah-olah masa depan dan cinta Ye Xiaoya hanya untuk pemilik Tubuh Ratu Neraka. Sementara pemilik Tubuh Raja Neraka memiliki takdir yang berbeda, kebanyakan dari mereka memiliki perasaan kuat pada satu wanita, namun kutukan Raja Neraka selalu sama yaitu untuk membuat pemilik Tubuh Roh Dewi terpikat padanya.


Tubuh Roh Dewi adalah kunci untuk menguasai seluruh kekuatan Raja Neraka serta kebangkitan Raja Neraka mengusai tubuh manusia yang terkena kutukannya.

__ADS_1


Roh Sang Hitam dan Roh Sang Putih berniat menemui Raja Neraka dialam bawah sadar Jing Yang. Butuh waktu lama bagi keduanya untuk menerobos masuk kealam bawah sadar Jing Yang yang lain.


Dialam bawah sadar Jing Yang, Roh Sang Hitam melihat kegelapan yang menatap balik dirinya. Sementara Roh Sang Putih memperhatikan kegelapan itu dan berulang kali menghela nafas panjang.


“Hitam, apa kau yakin bisa meyakinkan Raja Neraka jika bocah manusia ini adalah anak yang ditakdirkan?” Roh Sang Putih bertanya.


Roh Sang Hitam terdiam lama sebelum menjawab, “Ya, Jing Yang adalah manusia yang telah melakukan perjanjian denganku. Aku rasa dia telah melakukan perjanjian dengan Raja Neraka karena kutukan kematian berbentuk rantai dijantungnya sudah terlihat.”


“Tubuh Roh Dewi ya? Sepertinya takdir mempermainkannya. Jadi apa yang akan kau lakukan, hitam? Apa kau gelisah dengan perasaanmu dan ingin menemui Raja Neraka?” Roh Sang Putih sendiri tertarik pada masa depan Jing Yang. Terlebih pemuda itu memiliki tekad dan keteguhan hati melindungi Xue Bingyue.


“Putih, apa kau tidak sadar dirimu ini sudah terlibat?! Aku ingin melihat anak manusia itu bahagia dengan anak manusiamu.” Roh Sang Hitam menghela nafas panjang sebelum menjentikkan jarinya membuka sebuah gerbang besar yang dipenuhi rantai berwarna hitam.


Roh Sang Putih tertawa pelan, “Setelan penantian panjang kita. Akhirnya menuntun kita semua pada takdir yang tidak terduga ini, benar bukan Raja Neraka?” Roh Sang Putih menatap Raja Neraka yang berwujud api didalam sebuah ruangan yang gelap.

__ADS_1


__ADS_2