Dragon Warrior Pair

Dragon Warrior Pair
DWP 237 - Badan Dewi Pengobatan


__ADS_3

Xue Bingyue menenangkan Jing Yang yang terlihat marah, sedangkan Shen Mi memanggil Yao Lin dan Yao Lan untuk memberitahu keduanya jika Menara Harta Naga kedatangan Jing Yang.


Yao Lan sengaja dipanggil Jing Yang karena menurutnya wanita itu mengetahui keberadaan Ye Xiaoya. Namun saat ditanya, Yao Lin tidak mengetahui apapun tentang keberadaan Ye Xiaoya.


“Yang Mulia, aku tidak mengetahui keberadaan Gurumu itu. Selain itu, aku tidak pernah keluar dari ruangan ini selama setahun bahkan aku tidak pernah tahu informasi tentang dunia luar.” Yao Lin sendiri sedang fokus membuat pil pemulih tenaga dalam dan aura untuk membantu aliansi sekte aliran putih dan netral yang bernama Lentera Naga Fajar.


“Bibi Yao, maaf karena aku mengira dirimu mengetahui keberadaan Senior Xiaoya.” Jing Yang menghela nafas karena dirinya larut dalam emosi sesaat.


“Yang Mulia, apa benar dirimu akan melakukan pertempuran dengan Pulau Iblis Tengkorak?” Yao Lan bertanya secara tiba-tiba. Jing Yang menoleh ke arah Yao Lan dan menjawab.


“Ya, aku memang berniat akan melakukan pertempuran melawan Pulau Iblis Tengkorak.”


Yao Lan mendekati Jing Yang dan menatap dengan seksama wajah Jing Yang sebelum menghela nafas panjang.


“Lanlan, apa itu sikap yang pantas kau tunjukkan pada Yang Mulia Kaisar Jing?!” Yao Lin menegur tindakan putri semata wayangnya.


“Ibu, maafkan aku, tetapi aku rasa Yang Mulia memiliki penawar untuk racun di tubuh Senior Lihua dan dua pendekar Istana Bunga Persik.” Penjelasan Yao Lan membuat Jing Yang mengerutkan keningnya.


“Yang benar, Lanlan? Ini menjadi mudah!” Yao Lin terlihat antusias.


Jing Yang menatap Yao Lan curiga. Menurutnya Yao Lan memiliki sesuatu yang istimewa karena dapat mengendus bau badannya dan mengetahui aura tubuhnya bahkan Tubuh Raja Neraka miliknya.


“Maaf, aku harus pergi.” Jing Yang tidak ingin terlibat sesuatu yang merepotkan. Saat Yao Lin dan Yao Lan hendak mengejarnya, Shen Mi menahan keduanya dan memberi teguran.


“Bibi Yao, anakmu itu sungguh menakutkan. Bagaimana dia bisa mengetahui kondisi tubuhku?” Jing Yang menatap Yao Lin, kemudian mengalihkan pandangannya menatap Yao Lan.


“Yang Mulia, bukan bermaksud lancang, tetapi ucapanmu itu menyakitiku sebagai seorang perempuan!” Yao Lan menatap sengit Jing Yang dan tidak terima jika dirinya dibilang menakutkan.


Yao Lin menengahi, “Lanlan, Yang Mulia tidak bermaksud menghinamu. Dia pasti terkejut karena kau dapat mengetahui kondisi tubuhnya!”


Yao Lan mengernyitkan keningnya untuk sesaat sebelum memejamkan matanya dan menghela nafas panjang, “Yang Mulia, maafkan aku karena kelancanganku. Jika perkataanku membuat anda tersinggung, anda bisa menghukumku.”


Yao Lan mengerti Jing Yang tidak menyukai sikap formal seperti ini. Pemuda itu bahkan mengerutkan keningnya saat dirinya menyebutnya dengan sebutan Yang Mulia.

__ADS_1


“Yueyue, Shen Mi, kita pergi.” Jing Yang mengajak Xue Bingyue dan Shen Mi pergi meninggalkan Menara Harta Naga.


“Kaisar Yang, maafkan mereka. Kau bisa menghukum diriku karena kelalaianku.” Kali ini ucapan Shen Mi membuat Jing Yang mendecakkan lidahnya.


“Shen Mi, hentikan. Aku tidak akan menghukum siapapun. Walaupun aku seorang Kaisar Jiang sekarang, aku tetaplah Jing Yang.” Sambil mengatakan itu, Jing Yang memperhatikan para pengunjung Menara Harta Naga yang terkejut dengan sikapnya.


“Yang Mulia, ada yang ingin aku bicarakan denganmu. Ini mengenai kondisi tubuh anakku.” Yao Lin membungkuk sambil berharap Jing Yang akan mendengarkan perkataannya.


Jing Yang sendiri penasaran dengan kondisi tubuh Yao Lan karena gadis itu dapat mengetahui kondisi tubuhnya hanya dengan mencium bau badannya. Bagi Jing Yang itu terlalu mengerikan, bukan hanya dirinya saja yang diendus, Xue Bingyue dan Shen Mi tidak lepas dari penciuman Yao Lan.


‘Untuk Nona Muda Shen, aku sudah mengetahuinya. Dia adalah pemilik Badan Perawan Suci, sedangkan kekasih hati Yang Mulia Jing ini sangat langka kondisi tubuhnya, dia adalah pemilik Tubuh Yin.’ Dengan ekspresi santainya, Yao Lan tersenyum tipis sesaat sebelum memperhatikan Jing Yang.


‘Aku harap Bibi Yao berniat memberitahu lokasi Senior Xiayoa...’ Jing Yang mengepalkan tangannya, dia mengira Yao Lin sengaja tidak ingin memberitahu Ye Xiaoya padanya walaupun wanita itu memang tidak mengetahuinya.


Setelah itu Shen Mi memberikan sebuah ruangan khusus kepada Jing Yang, Yao Lan dan Yao Lin untuk berbincang. Ruangan itu merupakan ruangan yang biasa digunakan Yao Lan untuk mengumpulkan pil-pil buatan Yao Lin yang telah jadi dan bukan pil eksperimen yang gagal.


“Jadi apa yang ingin kau bicarakan denganku, Bibi Yao?” Jing Yang duduk dihadapan Yao Lan dan Yao Lin sambil menatap tajam keduanya.


“Yang Mulia-”


Yao Lin tersenyum, “Aku mengeri. Kalau begitu aku akan memanggilmu Yang‘er.” Lalu Yao Lin menceritakan kepada Jing Yang tentang kondisi tubuh Yao Lan.


Menurut Yao Lin, anak semata wayangnya itu memiliki kondisi tubuh khusus yakni Badan Dewi Pengobatan. Alasan terbesar Yao Lin membawa pergi Yao Lan ke Benua Dataran Tengah karena mengetahui kondisi tubuh anaknya.


Pemilik Badan Dewi Pengobatan adalah harta berharga bagi pendekar diluar Benua Dataran Tengah. Jika orang-orang mengetahui keistimewaan Badan Dewi Pengobatan, maka sudah pasti mereka akan memperebutkan Yao Lan.


Keistimewaan Badan Dewi Pengobatan adalah memberi kekuatan pada sosok pria yang melakukan hubungan badan dengan pemilik Badan Dewi Pengobatan. Selain meningkatkan jumlah lingkaran tenaga dalam serta aura tubuh, Badan Dewi Pengobatan memberi keuntungan besar pada lawan jenisnya.


Jing Yang menelan ludah mendengar itu. Pandangan matanya tiba-tiba menatap Yao Lan. Keduanya saling menatap satu sama lain sebelum akhirnya Yao Lan memukul meja.


“Ibu, kenapa kau memberitahu dia?!” Yao Lan tersulut emosi.


Yao Lin menggaruk kepalanya dan tersenyum, “Sebenarnya Ibu penasaran bagaimana jika pemilik Tubuh Raja Neraka dan Badan Dewi Pengobatan melakukan hubungan badan. Jadi Ibu pikir sudah saatnya bagimu untuk mengabdi padanya, Lanlan.”

__ADS_1


“Hah?!” Yao Lan selalu bersabar menghadapi kecerobohan dan tingkah laku Yao Lin yang seenaknya. Ibunya itu sangat gila akan bidang pengobatan dan gemar melakukan eksperimen, tetapi kali ini sikap Yao Lin kelewatan batas.


“Tunggu!” Jing Yang mengerutkan keningnya tidak percaya. Pembicaraan Yao Lin saja sudah membuatnya menelan ludah berulang kali karena dirinya bingung harus menanggapi apa.


“Ibu, aku sudah memutuskan tidak akan menikah! Karena bagaimanapun juga aku akan mengurus Ibu!” Yao Lan mengepalkan kedua tangannya, pandangan matanya menajam kearah Jing Yang.


“Bagaimana Yang‘er? Aku mendengar dari Tuan Shen Liu jika dirimu akan menjadi Shen Mi sebagai selirmu dimasa depan? Aku sebagai Ibu dari Yao Lan menawarkan dia untuk menjadi selirmu.” Sungguh gila perkataan Yao Lin.


“Menawarkan? Dia bukan barang, Bibi Yao...” Jing Yang menanggapi dengan tenang.


“Ibu, apa kau tidak mendengarku?” Yao Lan menatap sengit Yao Lin karena Ibunya itu terlihat tidak peduli dengan protes darinya.


Yao Lin menatap Yao Lan sambil menghela nafas panjang, “Lanlan, Ibu ingin kau menikah dengan pria yang bertanggung jawab dan dapat melindungimu serta menyayangimu dengan tulus. Ibu melihat itu dari Yang‘er. Kalian berdua memang belum mengenal, namun tenang saja karena Ibu yakin Yang‘er dan kamu akan saling mengenal satu sama lain.”


Jing Yang tiba-tiba memijat keningnya, ‘Sial, aku tidak tahu harus berkata apa?’ Jing Yang hanya bisa menghela nafas dan menggelengkan kepalanya.


Sementara itu Yao Lan tidak lagi memproses melainkan memperhatikan Jing Yang dengan seksama.


‘Kaisar yang satu ini sama sekali tidak menarik dimataku. Dia hanyalah bocah berkemampuan tinggi.’ Yao Lan menggerutu dan memalingkan wajahnya saat Jing Yang melihat dirinya.


“Bagaimana jawabanmu, Yang‘er?” Yao Lin tersenyum lebar mempertanyakan perasaan Jing Yang sebagai lelaki.


Setelah mendengar keistimewaan Badan Dewi Pengobatan tentu saja Jing Yang akan tergoda walaupun dia hanyalah bocah berusia tiga belas tahun.


Namun jawaban Jing Yang mengejutkan, “Bibi Yao, sama seperti Kakak Lan yang tidak tertarik padaku. Aku juga tidak tertarik padanya. Itu jawaban yang bisa kuberikan padamu.’


“Hei!” Yao Lin menatap tajam Jing Yang karena merasa dirinya ditolak mentah-mentah oleh orang yang lebih muda darinya. Untuk seorang gadis, tubuh dan penampilan Yao Lan tidak kalah dengan Shen Mi bahkan Yao Lan unggul dibeberapa bagian namun sangat disayangkan dihadapan Jing Yang semua keunggulan itu tidak berarti.


Setelah mendengar jawaban Jing Yang, akhirnya obrolan mereka bertiga selesai. Jing Yang berjalan menuju sebuah ruangan pribadi milik Shen Mi yang sekarang sedang digunakan Xue Bingyue dan Shen Mi berbincang.


Yao Lan menatap kepergian Jing Yang dan mengepalkan tangannya, ‘Kenapa aku merasa kesal?!’ Yao Lan bingung akan perasaan yang tiba-tiba muncul dibenaknya. Seharusnya Yao Lan tidak peduli akan perkataan Jing Yang, namun justru sebaliknya dia merasakan sakit sekaligus debaran saat mengingat ucapan Jing Yang.


“Padahal aku ingin mempunyai cucu dari Tubuh Raja Neraka dan Badan Dewi Pengobatan..."

__ADS_1


Yao Lan semakin kesal mendengar gumaman Yao Lin mengenai keinginan gila Ibunya itu.


__ADS_2