Fake Love

Fake Love
Part 1


__ADS_3

tok tok tok


"Angel sayang, kamu udah siap belum? Kita harus berangkat sekarang karena pesawat yang akan kita tumpangi penerbangannya di majuin" Ucap Bunda di balik pintu.


"Iya bun, Angel udah siap kok" Ucap gue sambil menggeret koper koper gue.


"Sini Bunda bantuin" Ucap bunda sambil mengambil alih koper gue.


"Bunda, kok penerbangannya di majuin sih" Tanya gue bingung.


"Cuaca nanti siang tidak memungkinkan, makanya penerbangannya di majuin" Jawab bunda.


"Kalian udah siap" Tanya Ayah dengan suara baritonnya.


"Udah!" Jawab kita serentak.


"Yaudah, barang barang kalian di masukin ke mobil yah entar di bantu sama supir. Ayah mau ambil dokumen dulu" Ucap Ayah sambil berlalu ke ruang kerjanya.


Setelah semua barang di masukin ke mobil, kita semua berangkat ke bandara. Sepanjang perjalanan gue sama bang Ian aduh mulut, Ayah sama bunda cuman geleng geleng kepala menyaksikan perdebatan kami berdua.


"Bun, kapan Angel masuk sekolah?" Tanya gue ke bunda.


"Kamu udah bisa masuk besok sayang, semua keperluan kamu udah di urus sama ayah jauh jauh hari sebelum kita rencana mau pindah" ucap bunda menjelaskan.


"Angel masuk Di Sekolah mana Bun?" Tanya gue lagi.


"SMA Pelita sayang, Besok kamu bareng abang ke sekolah yah" Ucap bunda lagi.


"Emang Kampus Bang Ian ngelewatin sekolah Angel, Bun?" Tanya gue lagi.


"Iya little girl" Kali ini bang Ian yang nyahut.


"Lusa kamu boleh pake mobil kok, itu besok cuma antisipati siapa tau kamu kesasar" Ucap Ayah sambil ngelirik di kaca mobil.


"Iya Ayah" Ucap gue sambil senyum.


Sesampainya di bandara kita langsung persiapan take off. Masih Ada waktu 15 menit sebelum pesawat take off.


"Disampaikan Kepada seluruh penumpang tujuan jakarta agar kiranya memasuki pesawat karena sebentar lagi pesawat akan take off"


"Ayo kita berangkat" Ucap Ayah.


"Good bye Bandung, See you next time" Ucap gue sambil menatap sendu ke sekeliling.


setelah kurang lebih 2 jam akhirnya pesawat mendarat sempurna di bandara soekarno-Hatta.


"Kaliam berdua duluan aja yah, Ayah sama bunda ada urusan dulu" Ucap Ayah ke gue sama Bang Ian.


"Loh yah, kita kan gak tau rumah baru kita di mana" Tanya gue bingung.


"Tenang aja sayang, abang tau kok" ucap bunda sambil mengelus pucuk kepala gue.


"Kok bisa!!" Tanya gue gak percaya.


"Iya Little Girl, abang tau kok" Ucap Abang sambil mengacak rambut gue gemes.


"Yaudah, Ayah sama bunda berangkat dulu ya. kalian berdua hati hati" Suara Bariton itu mengintrupsi kami.

__ADS_1


"Ay ay Captain" Ucap gue sambil hormat.


Setelah itu gue dan Bang Ian pergi ke rumah baru gue. Sesampainya di sana gue berdecak kagum.


"Serius ini rumah kita Bang" Tanya gue dengan mata berbinar.


"Iya lah" jawab abang gue cuek.


Wow ini jauh lebih besar daripada rumah gue sebelumnya, bahkan rumah ini sangat mirip dengan mansion. Halamannya sangat luas dan terdapat beberapa tanaman hias di sana.


"Yaudah yok masuk" Ucap Abang sambil ninggalin gue.


"Lah bang barang barang kita gimana?" Tanya gue bingung karena barang barang kita masih ada di dalam mobil.


"Entar di bawa sama sopir" Ucap Abang.


Ketika masuk ke dalam rumah, gue tidak henti hentinya berdecak kagum karena desain dan interior rumah ini benar benar cantik.


"Lebay amat lo Dek, barusan apa liat rumah kek gini" Ucap Bang Ian sambil noyor kepala gue.


"Aelah bang, gue itu benar benar kagum. Gak lebay tau!!" Ucap gue kesal sambil ninggalin bang Ian. Gue memilih ke kamar daripada harus ladenin Bang Ian yang dengan santainya ngatain gue lebay, Dasar abang Laknat.


"Huftt Capek banget" Ucap gue sambil membanting tubuh lelah gue di kasur king size milik gue.


mungkin karena efek kecapean, gue akhirnya tertidur tanpa mengganti baju terlebih dahulu.


Tidur nyenyak gue ke usik karena usapan lembut di kepala gue.


"Eh bunda" Ucap gue bangun sambil mengucek mata gue pelan.


"Angel ketiduran, bun" Ucap gue sambil nyengir memperlihatkan deretan gigi gue.


"Yaudah sayang, kamu mandi gih. Ini udah sore loh" Ucap bunda sambil nyium pipi gue


"Iya bunda ku sayang" Ucap gue sambil meluk bunda dengan manja.


"Bunda turun yah sayang" Ucap bunda sambil berlalu ninggalin gue di kamar.


"Setelah bunda keluar gue akhirnya ke kamar mandi, gerah banget deh"


30 menit kemudian gue keluar dengan pakaian santai yang biasa gue pakai di rumah, Hotpans dan baju kebesaran...


"Ella Apa kabar yah?" Ucap gue sambil membuka ponsel.


Ada banyak notif chat yang masuk, tapi gue abaikan. Gue lebih memilih membuka room chat gue dengan Gabriella.


"Nih Bocah nyepam gue" Ucap gue terkekeh ketika melihat ada banyak chat masuk dari Gabriella.


Gabriella Taik


"Angel"


"Woi"


"lo udah sampe belum"


"Sepi tau gak ada lo"

__ADS_1


"masa tadi Ngel, Si BuSuk ngasih tugas banyak banget mana tuh tugas di kumpulnya besok lagi. Lo tau kan kalau gue itu malas banget nulis apalagi segitu panjangnya"


"Gak asik banget tuh guru"


"Btw, tdi lo di cariin sama teman teman sama guru juga"


"Gue sih jawabnya kalau lo itu pindah, mereka bilang gak sempat ngucapin salam perpisahan ke lo"


"Mereka titip salam ke lo"


"ih Angel lo mana sih"


Angela cantik


"Gue udah sampai kok Ell"


"Hahaha"


"lo tau sendiri kan kebiasan Bu Sukma, jadi lo gak usah ngedumel juga kali"


"Yaudah titip salam balik buat mereka"


Ada ada saja nih si Gabriella, Marah marah gegara di kasih tugas banyak sama bu Sukma. Lah tugas pelajar memang ka buat belajar, jadi wajarlah kalau di kasih tugas.


Gabriella Taik


"Tapi gak segitu banyak nya juga kali"


"Entar tangan gue patah kalau gitu terus"


Angela Cantik


"Yaudah sabar aja yah beib😚"


"Gue bantu dengan doa kok😂"


Gabriella Cantik


"Dasar lo Taik😑"


Gak lama setelah itu gue turun ke bawa, gue dekatin bunda yang lagi masak.


"Bun, Ayah sama bang Ian mana?" Tanya gue sambil meluk Bunda.


"Ayah lagi di kantor sayang, kalau abang katanya lagi ada urusan" Ucap bunda sambil melanjutkan masakannya.


"Bunda masak apa nih?" Ucap gue sambil menyembul di balik punggung bunda.


"Masak Ayam goreng sayang, tumis kangkung, tempe goreng, ikan goreng sama sayur bening" Ucap bunda sambil membolak balikkan Ayam gorengnya.


"Angel bantuin yah bun" Ucap gue sambil mengambil alih spatulanya.


Yaudah sayang kamu lanjutin goreng ayamnya yah, bunda mau lanjutin cuci sayur dulu.


"Ay ay captain" Ucap gue sambil hormat ke bunda.


~Skip

__ADS_1


__ADS_2