Fake Love

Fake Love
Part 3


__ADS_3

Gue ngelamun bayangin muka tuh cowok tadi sampai suara bariton ngagetin gue.


"Angela Putri Mahardika?" Tanya pria baru baya di depan gue.


"Ehh, Assalamualaikum pak. Iya saya Angel" Ucap gue sambil menyalami tangan pria paru baya tadi.


"Waalaikumsalam, Ayok masuk ke ruangan saya" Ucap pria paru baya itu dan ternyata dia adalah kepala sekolahnya, Namanya adalah pak Bayu.


"Ehh, iya pak" Ucap gue sambil mengikuti pak Bayu.


Setelah saya duduk di depan pak Bayu dia kemudian mengatakan bahwa gue di masukin ke kelas 11 IPA 1.


"Angel, semua data kamu udah di urus sama Ayah kamu jadi kamu saya tempatkan di kelas 11 IPA 1. Kamu langsung ke kelas aja yah" Ucap pak Bayu.


"Iya pak, kalau begitu saya permisi dulu Assalamualaikum" Ucap gue sambil menyalami tangan Pak Bayu.


"Waalaikumsalam" Ucap Pak Bayu.


"Kelas 11 IPA 1 di mana yah" Gue menelusuri setiap kelas yang ada di sini sampai akhirnya gue gak sengaja melihat tuh cowok sama temannya berjalan di koridor depan gue. Gue jalan terus, pas kita agak dekatan tanpa di sengaja kita baku tatap lagi, gue cuma nunduk terus lanjutin jalan gue menyusuri setiap koridor supaya sampe di kelas gue.


Gue nanya ke cewek yang kebetulan lewat di depan gue karena gue mulai capek nyari kelas gue.


"Hy maaf, gue boleh nanya gak?" Tanya gue ke cewek itu.


"Ehh iya, Nanya Apa yah?" Tanya nya balik.


"Kelas 11 IPA 1 dimana yah?" Tanya gue sambil senyum.


"Ohh lo anak baru yah?" Tanya nya lagi.


"Ehh iyya" Balas gue canggung.


"Ohh yaudah, kita barengan aja lagian kita sekelas loh" Ucapnya sambil tersenyum.


"Ehh Ayok" Ucap gue senyum.


"Kenalin nama gue Disya Annindya" Ucapnya sambil ngulurin tangan.


"Gue Angela Putri M" ucap gue membalas uluran tangannya.


Tok tok tok


"Masuk!!" ucap seorang guru di dalam kelas.


"Assalamualaikum" Ucap kami barengan.


"Waalaikumsalam" Jawab siswa serentak.


"Angela Putri?" Tanya guru itu.


"Ehh iyya Bu" Ucap gue sambil senyum.


"*Masya Allah senyumnya manis"


"Cecant oii"


"Minta Wa Nya dong"


"Ihh sok cantik banget sih"


"Populasi cecant meningkat*"


Begitulah bisik bisik siswa di dalam kelas.


"Yaudah kamu perkenalkan diri kamu yah" Ucap guru itu.


"Hy teman teman, kenalin nama gue Angela Putri M. Gue pindahan dari SMA Melati, gue minta kerja samanya ya" Ucap gue sambil tersenyum.


"*Angel cantik banget sih"


"Senyumannya bikin diabetes"


"duduk sama abang yah"

__ADS_1


"Bacot loh*!"


"Udah anak anak, Angel kamu duduk di dekat Disya yah" Ucap ibu guru tadi.


"Iya bu" Ucap gue menghampiri Disya.


"Hy Ngel, kita sebangku" Ucap Disya sambil senyum.


"Ehh iyya" Ucap gue tersenyum canggung.


"Oke anak anak buka halaman....."


Kring kring kring


Bel istirahat berbunyi membuat semua siswa di kelas pada riuh.


"Yaudah anak anak, kita lanjutkan minggu depan"


Ucap guru Bahasa indonesia yang ternyata bernama Bu Maya.


"Iyaa Buuu" Ucap siswa siswi Heboh.


"Kantin Yuk Ngel" Ucap Disya ke Gue.


"Ehh Iyya" Ucap gue sambil berdiri.


"Ngel nanti gue kenalin teman teman gue ke lo" Ucap Disya Antusias.


"Hmm"


Di perjalanan gue ngobrol sama Disya banyak hal, mulai dari sekolah gue yang dulu, alasan gue pindah, sampai pembicaraan yang unfaedah.


Gak sengaja gue liat lagi tuh cowok, gue penasaran banget Siapa namanya dan dia kelas berapa. Gue pengen nanyain ke Disya tapi gue gak mau dia salah paham, entar dia kira gue naksir lagi padahal sebenarnya gue memang udah kagum sama dia.


"Ehh Sya kantin nya di mana?" Tanya gue ke Disya karena dari tadi kita cuma jalan terus.


"Kita ke kelas teman teman aku dulu yah, kelasnya ada di ujung koridor ini" Ucap Disya narik tangan gue.


"Ehh Amel, Renata Sama Bella ada di dalam gak?" Tanya Disya ke Cewek yang barusan keluar dari kelas.


"Ngel ayok masuk" Ucap Disya ke gue.


"Hmm"


"Renata Bella" Teriak Disya pada kedua cewek yang sedang duduk di bangkunya.


"Ehh Disya, Lo bawa siapa Sya" Tanya cewek yang bernama Bella.


"Ohh kenalin Ini Angel dia murid baru di kelas gue" Balas Disya sambil gandeng tangan gue.


"Angel"


"Bella"


"Renata"


"Yaudah yok ke kantin" Ucap Disya


"Ayok" Ucap kita serentak.


Pas keluar kelas gue gak sengaja nabrak cowok yang mau masuk ke kelas.


"Ehh Maaf" Ucap gue sambil mendongak. Shit Cowok itu, ternyata dia sekelas Sama Bella dan Renata.


"Hmm" Balasnya sambil lanjutin langkahnya.


"Ehh Sya gue mau nanya dong" Ucap gue memecah keheningan.


"Apaan? Tanya Disya Sambil natap gue.


"Kalian kok bisa beda kelas" Tanya gue, mereka bertiga kompak natap gue.


"peraturan di sekolah ini, setiap penaikan kelas maka kita bakalan di rolling. Dulu kita bertiga sekelas tapi pas naik kelas 11 kita pisah deh. Kita sebenrnya gak mau ke pisah tapi yah peraturan tetap peraturan. Kami bertiga sahabatan sejak Mos dulu, makanya walaupun sekarang beda kelas persahabatan kita tetap terjalin" Jawab Disya panjang Lebar.

__ADS_1


"Sahabat sama teman mah beda Ngel" Kini Renata ikut nimbrung.


"Iya Ngel, kita memang punya banyak teman tapi kalau sahabat mah cuma kita kita" Ucap Bella sambil nyengir.


"Iyaa dongg" Ucap ketiganya bareng kemudian mereka tertawa bersama. Gue jadi rindu sama sahabat gue.


"Kalian benar" Ucap gue sambil tersenyum miris.


"Sabar yah Ngel, lo pasti kangen kan sama sahabat lo tapi sekarang lo sahabat kita" Ucap Disya sambil tersenyum lebar.


"Hehee iya" Ucap gue sambil tersenyum manis. Mereka Asyik kok di ajak temenan. Mulai hari ini gue punya sahabat baru tapi sahabat lama gue gak akan pernah gue lupain.


Sesampainya di kantin ada banyak tatapan Bahkan bisikan yang mengarah ke kita.


"*Personil mereka nambah satu"


"Kok gue baru liat tuh cewek yah"


"Ihh Sok cantik"


"Cantikan Juga kita"


"Cewek cantik nambah guys"


"Buset tuh cewek bening amat dah"


"Saingan Maura Nambah tuh*"


Begitulah bisikan bisikan yang terdengar kektika kita memasuki kantin sekolah.


"Udah gak usah di pikirin" Bisik Bella ke Gue.


"Ehh Iya" Ucap gue sambil senyum.


"Yaudah lo berdua duduk yah, gue sama Bella pesan dulu. Kalian mau apa?" Tanya Renata.


"Gue Bakso sama Jus jeruk" Ucap gue.


"Samain aja sama punya nya Angel" Ucap Disya sambil ngeluarin ponselnya.


Gue natap ke sekeliling kantin dan gak sengaja gue liat lagi tuh cowok di pintu masuk kantin, dia juga natap ke arah gue dan tatapan kita bertemu kembali. Gue buru buru ngalihin pandangan gue.


"Angel minta Wa lo dong" Ucap Disya Nyodorin ponselnya ke gue.


Gue ambil tuh hp terus gue ketik nomor gue. tiba tiba Gue di kagetin oleh pekikan Bella yang melengking.


"Heh Leon lo kalau jalan pake mata dong" teriak Bella dengan suara cempreng nya.


"Dimana mana jalan tuh pake kaki Bell Bell" Ucap cowok di samping Dia sambil senyum jahil ke Bella.


"Apaan Sih Lo Aldo" Ucap Bella kesal.


Gue dan Disya menghampiri Bella yang lagi adu mulut sama temannya Cowok itu.


"Lo kenapa Bel?" Tanya Disya bingung.


Semua yang di sana natap ke arah gue dan Disya termasuk tuh cowok bahkan kita sempat baku tatap lagi tapi gue cepat cepat ngalihin pandangan gue.


"Tuh si Leon jalan gak pake mata, main nyenggol aja tuh kan Seragam gue kena jus" Ucap Bella sambil nunjuk Leon? Ohh namanya Leon.


"Di mana mana jalan itu pake kaki ****" Ucap Leon sambil ninggalin kita.


"Tuh kan, kalau jalan pake kaki bukan pake mata Bella Sayang" Ucap cowok yang bernama Aldo sambil ngedipin matanya ke Bella.


"Idihh Najis" Ucap Bella sambil mukul lengan Aldo keras.


"Aduh sakit Sayang" Ucap Aldo sambil ngejar Si Leon.


"Udah Bel, Ayok kita kembali ke Meja" Ajak gue ke Bella.


"Gue kesal banget sama tuh curut, gak di kelas gak di kantin ngeselinnya gak ilang" Ucap Bella kesal sambil menghentakkan kakinya.


"Ada ada aja deh" Ucap gue sambil geleng geleng.

__ADS_1


~Skip


__ADS_2