Istri Kedua Tercinta

Istri Kedua Tercinta
Keluarga Besarnya


__ADS_3

NTR:Hai Kak, kasih bintang 5 kak, jangan lupa like, komen dan vote yach... Selamat membaca kak.


******


Mark melihat adegan dimana antara putrinya dengan Rara saling menghibur dan menyayangi. Baginya keindahan ini jauh lebih berarti di bandingkan apapun termasuk setiap musuhnya yang mencoba menghancurkan keluarganya saat ini. Apalagi Rendi dan orang-orang sekelilingnya adalah keluarganya yang sangat berarti dan berharga. Di bandingkan apapun apalagi menyangkut kebagaiaan mereka.


Mark menutup pintu kamar putrinya dan pergi meninggalkan kamar tersebut dan berjalan menijggalkan kamarnya dengan pakaian formalnya Mark bertemu dengan Rendi yang mengenakan kemeja warna putih dan jas hitamnya berjalan bersama dengan putra putrinya dan Rendi tersenyum tipis saat melihat Markpun berjalan menghampirinya dengan senyum tipis dan datarnya.

__ADS_1


Rendi merangkul pundak Mark sahabat pertamanya di dunia jalanannya. Mereka berdua adalah sepassng pria dingin dan tampan di sepanjng srjarah yang tanpa perdebatan. Satu sama lain selalu mendukung keputusan keduanya hingga membuat iri siapapun yang melihat kedekatan keduanya. Rayn berjalan di belakang Rendi dan Mark bersama Amira yang kini sudah cantik dengan gaun warna peachnya yang senada dengan ibunya Rara. Amira tampak cantik dan manis dengan penutup kepala yang simple namun anggun. Ia mengikuti kakak dan ayahnya.


Namun Amira terdiam melihat ke arah berlawanan melihat ibunya Rara berjalan bersama dengan Naura. Amira tersenyum dan berjalan setengah berlari menghampiri ibunya. Namun ia sedikit hampir terjatuh. Namun Rara menngkap putrinya dengan cepat. Rara merangkul putri kesayangannya dengan lembut dan mencium gemas pada Ammira.


"Hmm, putri Mama ini sangat aktif ya, lain kali jangan sampai terjatuh sayang," ucap Rara mencium pipi Amira dengan lembut dan gemas pada putrinya.


Maka dari itu Rara selalu penting dan berharga di mata siapapun. Sifat yang Rara tanamkan pada putra putrinya dengan kelembutan dan konsistennya.

__ADS_1


Ia tersenyum dan berjalan dengan bergandengan tangan dengan kedua putrinya. Naura di sebelah kiri dan Amira di sebelah kanan memegang tangan Rara.


Rendi tersenyum melihat istrinya dan putrinya bahkan clon menantunya kelak sangat berhubungan baik dan erat. Ia melihat kedatangan istrinya dan mempersilahkannya untuk berjalan di depan para pria dan berjalan menuruni tangga beriringan. Mereka tampak indah di pandang ketika menuruni tangga beriringan dengan wanita yang sangat cantik dan putri-putrinya dan di belakangnya pria-pria tampan mengikutinya.


Ya ampun ... mereka manis sekali! Aku bahkan tidak menyadari jija pria datar itu, si kutub utaraterlihat tampan dan juga berwibawa berada di sekeliling pria tampan lainnya. Uuuuunnh aku suka, eeh, batin Alea terkekeh dan berteriak.


Alea terkekeh ketika ia mengingat gumaman hatinya. Membicarakan pria pria tampan yang kini sudah berjalan dan menuruni tangga mengahmpiri podium dimana sudah ramai para tamu undangan dari kalangan elit. Alea hanya duduk di kursi depan meja makanan menikmati setiap inci makanan yang ada di hadapannya. Ia mengenakan gaun warna biru muda selutut. Juga memperlihatkan sedikit pundak di bagian belakangnya. Ia menikmati makanan yang ada di piringnya.

__ADS_1


__ADS_2