
NTR:Hai Kak, kasih bintang 5 kak, jangan lupa like, komen dan vote yach... Selamat membaca kak.
Rendy terdiam juga mengangkat sebelah alisnya ia tahu betul bahwa istrinya memang selalu tidak mau ditinggalkan jauh olehnya. Akan tetapi Rendy semakin khawatir ketika menyentuh tangan Rara yang terasa hangat dan membuatnya khawatir. Karena tidak bisa keluar Rendi pada akhirnya duduk di tepi ranjang bersama istrinya di tidur di pangkuannya di atas paha Rendy.
Saat Rendy mencoba untuk merogoh sakunya melakukan panggilan telepon kepada rumah sakit, agar segera mengirimkan dokter ke rumahnya. Namun saat Rendy mencoba untuk melakukan panggilan telepon, tiba-tiba pintu kamar Rendi diketuk dan terbuka. Ternyata Ken masuk dengan seorang dokter wanita dibelakangnya. Rendi tersenyum tipis ketika tahu akan Ken untuk membawa Dokter di saat seperti ini.
"Tuan, saya membawa dokter untuk memeriksa Nona," ucap Ken mempersilahkan dokter wanita menghampiri Rendi dan Rara yang tertidur di pangkuan Rendi.
Ya ampun... tampan sekali tuan Anggara ini! Sangat tampan dari dugaanku yang selama ini terdengar. batin dokter wanita itu.
"Apa saya sudah bisa memeriksa Nyonya Tuan?" tanya dokter itu.
Rendi tidak menjawabnya. Ia hanya membiarkan dokter tersebut untuk memeriksa istrinya yang sedang terbaring di pangkuannya. Saat dokter wanita itu menyentuh dahi Rara lalu memeriksa lengan Rara. Ia mengerutkkan dahinya.
__ADS_1
"Apa ada yang Nyonya hirup?" tanya dokter itu.
"Yah, dia tadi menghirup parfum yang menyengat," jawab Ken.
Dokter itu terdiam dan mengangguk menanggapi ucapan Ken dan memberikan suntikan nutrisi kepada Rara. Dengan perlahan dokter itu menyuntikan nutrisinya dengan sedikit hati-hati.
Setelah itu, dokter wanita yang ada di hadapan Rendi. Kini berdiri kembali dan melihat ke arah Ken.
Ken mengangguk dan mempersilahkan dokter itu untuk sesegera mungkin keluar. Ia mengangguk dan tersenyum tipis lalu berpamitan kepada Rendi dan Rara.
"Semoga Anda baik-baik saja Nyonya," pamit dokter wanita itu.
Rendy hanya acuh, namun Rara mengangguk dan tersenyum ramah menjawab salam dari dokter yang sudah mengobatinya titik Setelah dokter dan Ken keluar dari kamarnya Rara menggeliat di pangkuan suaminya kan memeluk erat Rendy dengan manja. Rendy tersenyum tipis saat melihat tingkah manja istrinya yang kini berada di pangkuannya.
__ADS_1
Bagi Rendy kehamilan kali ini adalah sebuah berkah yang sangat besar baginya, karena istrinya Rara sama sekali tidak mau ia tinggalkan kemanapun Rendy pergi.
******
Setelah melihat ibunya dibawa oleh ayahnya, untuk naik ke atas kamar Rayn mengerutkan dahinya, ketika melihat seorang wanita berkata hal buruk kepada ibu tercintanya itu. Dia mengingat dengan jelas wajah wanita yang sudah berani menghina kepada ibunya. Saat Rayn mencoba untuk berjalan, sebuah tangan mencegah dirinya.
Tangan seorang pria yang cukup tampan memegang tangan Rayn.
Rayan mengerutkan dahinya, lalu melihat ke arah Adam. Yang mencegahnya untuk melakukan hal yang tidak dikehendaki.
Adam menggelengkan kepalanya tanda ia mencegah tuan mudanya itu, untuk melakukan hal-hal yang akan merugikan dirinya. Rayn mengangguk lalu dia kembali duduk di samping adiknya Amira yang sedang memakan cake rasa strawberry kesukaannya.
Lain dengan reaksi Rayn dan yang lainnya, Naura tampak geram ketika melihat wanita yang bernama daerah itu berani menghina tante kesayangannya. Naura mengambil handphonenya lalu mengotak-atik dan menyebar luaskan penampilan dan keburukan seorang gadis yang bernama Dera di sosial media. Jika hanya untuk menghancurkan reputasi wanita itu. Naura adalah seorang hacker yang sudah handal dan tahu dunia teknologi.
__ADS_1