Akhsan Dan Ikhsann

Akhsan Dan Ikhsann
107.Tiada hasil


__ADS_3

Dengan satu mobil Akhsan dan Ikhsan beserta istri mereka menempuh jarak yang sangat jauh. Hanya berbekal peta harta karun dari Aisyah mereka pergi untuk ke tempat itu mencari kebenaran akan isi dari peta peninggalan.


Mobil semakin memasuki area hutan dan juga sangat sepi. jauh dari pemukiman penduduk apalagi jalan raya. " bang, kita nggak nyasar kan.? tanya Ikhsan matanya terus melihat sekeliling dari kaca.


" Seperti nya sih tidak " jawab Akhsan ragu. membuat mereka bertiga ternganga karena Akhsan hanya menjawab sepertinya berarti dia juga tidak yakin. " ya semoga saja tidak nyasar " sambung Akhsan lesu.


Hampir setengah hari namun mereka belum sampai juga di tempat yang pertama yang mereka tuju. tempat yang terdapat lingkaran hijau, ya karena hijau berarti itu yang lebih aman kan dan mungkin Aisyah dan Shelvia ada di sana.


" tapi,? mana mungkin mereka ada di tempat seperti ini, apa yang mereka lakukan? Fatma pun bingung, melihat sekeliling juga.


" entahlah Fatma, mungkin mereka berdua mau main petak umpet dengan kita " jawab Kairi.


" Hahaha,, petak umpet.!! mereka bukan lagi bocah Kak, " tawa Fatma keras lalu beralih menatap Akhsan dan Ikhsan yang berada di depan " atau mungkin,? mereka mau lari dari Mas Ikhsan dan bang Akhsan, apa kalian sedang ada masalah sebelum nya? tuduh Fatma.


Akhsan dan Ikhsan mendelik seketika, tuduhan Fatma benar-benar membuat mereka berdua terasa ter dzolimi, " Fatma, udah deh lebih baik kamu diam atau tidur saja itu lebih baik daripada kamu mulai ngoceh nggak berpikir terlebih dahulu " ucapan Ikhsan dengan sontak membuat Fatma mengerucut sebal.


"Fatma bukan burung,! jadi nggak bisa ngoceh. lagian Fatma kan hanya ngomong apa adanya mungkin kan kalian berdua ada kesalahan yang membuat Aisyah dan Shelvia marah dan kabur dari kita semua, semoga saja mereka nggak di makan harimau di tempat seperti ini "


" nggak usah aneh-aneh deh kalau bicara. lagian Harimau nya akan pusing kalau makan mereka, daging merah pahit nggak enak. yang ada harimau nya keracunan lagi" jawab Akhsan ikut bicara.


" emangnya daging mereka bersianida,! Kau ini Bang sama-sama mulut lemes kayak Fatma. " saut Ikhsan gak terima.


" lah,, kenapa bawa-bawa Fatma, " kesal Fatma dan berakhir menutup wajah nya dengan jaket menyembunyikan kekesalan nya.


" Jangan nangis,!


" siapa juga yang nangis,? Fatma ngantuk, " Jawab Fatma acuh dan langsung terdiam setelah itu.


Satu jam berlalu akhirnya mereka sampai juga di tempat tujuan. Kairi dan Fatma tertidur pulas membuat Akhsan dan Ikhsan harus membangunkan mereka meskipun tak tega sebenarnya.

__ADS_1


Dengan cukup sabar dan pelan Akhsan dan Ikhsan membangunkan istri mereka masing-masing. seandainya mereka tidak ikut mungkin Akhsan dan Ikhsan akan lebih cepat dan leluasa untuk mencari keberadaan Aisyah dan Shelvia tapi apa mau di kata Fatma dan Kairi terus merengek minta ikut.


Fatma terlebih dahulu menggeliat matanya perlahan-lahan terbuka di sambut senyuman Ikhsan yang begitu manis " Mas, ini udah pagi ya? tanya Fatma membuat Ikhsan tersenyum sepertinya Fatma melupakan kalau mereka tengah berada di tengah-tengah hutan.


Ikhsan mencapit hidung Fatma dan menggoyangkan nya hingga kepala Fatma ikut serta, " bukan pagi lagi sayang, tapi ini sudah siang " jawab Ikhsan.


Fatma tersentak dan cepat-cepat duduk dengan tegak, yang pasti dengan mata yang langsung membulat sempurna " Mas kok nggak bangunin Fatma sih. jadi Fatma nggak sholat subuh dong, terus Fatma juga terlambat dong ke sekolah nya. Mas kenapa nggak bangunin Fatma sih " protes Fatma tak sadar.


Kehebohan Fatma membuat semuanya tertawa termasuk Kairi yang baru saja membuka mata dan terus membuka mata nya lebih jelas lagi.


" Kenapa di ketawain.? Fatma cengo melihat mereka bertiga bergantian. " kenapa Kak Kairi dan Bang Akhsan di sini. ini kan kamar Fatma dan Mas Ikhsan "


" Fatma, lihatlah yang benar. kita ada dimana? tanya Ikhsan meminta Fatma melihat ke luar mobil supaya lebih jelas keberadaan mereka. Sudah lihat "?


" loh kita kenapa di hutan? Fatma turun dari mobil perlahan matanya terus menatap sekeliling yang hanya ada pepohonan yang besar dan semak belukar.


"Plakk..!! Ikhsan menepuk jidat nya sendiri, " kamu lupa atau kamu lagi ngigau? tanya Ikhsan.


" sembarangan,,!! Jawab Ikhsan kesal, nggak akan mungkin itu terjadi selama Ikhsan dan Fatma belum menginginkan nya toh Fatma belum lulus juga. mungkin beda kalau Fatma sudah lulus pasti itu akan menjadi kebahagiaan. " abang aja belum, Ikhsan mah nunggu giliran setelah Abang " jawab Ikhsan.


" besok, lagi usaha tiap hari, lagi gas pol terus, hahaha,,!! tawa Akhsan.


Kairi hanya bisa geleng-geleng kepala mendengarkan gurauan Akhsan dengan Adiknya.


Mereka terus berjalan menuju letak utama, semua mencari-cari setelah sampai, tapi seperti nya mereka hanya di kibulin oi Aisyah karena tak ada apapun di sana " Apa-apaan nih.! kenapa tak ada apapun di sini.? apa kita hanya di kerjain Aisyah lagi ? kesal Ikhsan.


" Tau " Akhsan menjentikkan bahunya tak tau tapi jika di amati memang tak ad apapun di sana, mungkin kah lagi-lagi Aisyah hanya mempermainkan mereka " seperti nya kira kena prank dari Aisyah deh. "


"seperti nya" jawab Ikhsan yakin,

__ADS_1


Mereka hanya tak sadar saja sih sebenarnya, ada sebuah jalan rahasia di depan mereka. dan itu akan membawa mereka ke ruang bawah tanah, tempat dimana sebenarnya Aisyah membangun Markas rahasia yang ia bangun dengan Shelvia.


Dan benar kenapa lingkaran hijau itu menunjukkan ke sana karena itu adalah tempat teraman dari semuanya, dan lingkaran merah itu adalah zona yang paling bahaya dari semua tempat.


" terus di mana keberadaan lingkaran merah ini Bang? tanya Ikhsan menunjuk gambar yang ia bawa.


" Seperti nya ini terletak di kota deh,? tapi kenpP kurang jelas ya, maksudnya ini akan sedikit susah, karena tempat nya yang tak jelas " jawab Akhsan.


" apa kita akan ke sana hari ini juga, bang? tanya Ikhsan menoleh sejenak kemudian arah Kairi dan Fatma yang terus melihat-lihat tempat itu.


" nggak mungkin sekarang, Ikhsan. sampai rumah kita pasti malam, dan mereka pasti lelah. kita tak boleh egois dan membiarkan mereka kelelahan nanti nya kan. " jawab Akhsan.


Mereka berwajah kecewa setelah tak menemukan hasil yang mereka inginkan. mereka harus kembali pulang dan lagi-lagi dengan tangan kosong.


" Mas, besok Fatma ikut lagi ya? ucap Fatma yang begitu senang bisa mendapatkan dua kesenangan sekaligus, satu untuk mencari Aisyah dan dua bisa sambil jalan-jalan juga.


" nggak Fatma, kamu dan Kak Kairi tidak ikut besok kalian harus istirahat, " jawab Ikhsan dan Akhsan hanya mengangguk.


" Iya Fatma, Kairi. kalian besok nggak boleh ikut," saut Akhsan.


" yah.." wajah keduanya lesu tak semangat mereka hanya mau membantu saja tapi seperti nya itu tidak akan mungkin untuk besok. " beneran nggak boleh ya? sambung Kairi.


" iya sayang "Jawab Akhsan.


" kenapa ku masih penasaran ya sama tempat tadi.? tapi kenapa tidak ada apapun di sana? tapi tetap saja aku yakin ada sesuatu deh. aku harus mencari tau besok" batin Akhsan.


" aku harus menyuruh orang untuk kembali ke tempat tadi. tak mungkin itu hanya sebuah permainan Aisyah saja, Aisyah tidak mungkin mengetahui tempat seperti itu kalau tidak ada apapun, " batin Ikhsan. "


Pencarian yang melelahkan tapi gak ada hasil apapun yang ia dapatkan. semua mereka tinggalkan demi semua ini tapi nyatanya semua nihil tak ada apapun yang mereka bawa pulang, apalagi Aisyah dan Shelvia.

__ADS_1


🌾🌾🌾🌾🌾


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


__ADS_2