Akhsan Dan Ikhsann

Akhsan Dan Ikhsann
169.Sabar Bos, ini ujian


__ADS_3

_________


Happy Reading...


Jangan lupa jejak jejak.. Gift atau Vote juga boleh..


Semoga selalu suka 😘😘😘


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


_____________


Akhsan dan Ikhsan tengah duduk di ruang tengah dengan termenung, keduanya begitu kompak dalam diam nya. Hanya otak mereka saja yang terus bekerja memikirkan siapa yang telah melakukan kejahatan butuh pada keluarga nya dan membuat Opa mereka kehilangan nyawanya.


" Bang, Kata Rico kita harus hati-hati dan waspada. Dan katanya yang terjadi sekarang ini masih belum akhir. " ucap Ikhsan dengan pelan mencoba menjelaskan apa yang di katakan Rico padanya tadi. " Apa Rico mengetahui sesuatu ya? Kata-kata anak itu selalu saja penuh dengan teka-teki dan kita juga tak bisa langsung mengerti begitu saja." imbuh Ikhsan bingung.


Akhsan terdiam, menerka-nerka dan mencoba memahami dari apa yang Ikhsan jelaskan padanya. Bahkan Akhsan juga berfikir demikian, Jika Rico mengetahui sesuatu yang sama sekali tidak mereka ketahui. Tapi masalahnya mereka tak ingin terlalu dalam berurusan dengan Rico apalagi Rayyan juga telah melarang, melarang semua anggota keluarga nya untuk tidak berhubungan dengan Rico.


" untuk saat ini kita belum bisa melakukan apapun, Dek. Tapi entah untuk besok. Kejadian tadi pasti akan membuat Papa semakin sensitif, apalagi kalau sampai Papa mengetahui kalau kita menemui Rico, Papa pasti akan marah besar. "jawab Akhsan.


" iya juga sih" ucap Ikhsan membenarkan.


" Mungkin sekarang yang harus kita lakukan adalah mencari tau orang yang telah membunuh Opa, dan kita harus membalas nya. Mereka tak bisa di biarkan begitu saja, aku yakin mereka akan tetap mengincar satu persatu dari keluarga kita. " ucap Akhsan.


Ikhsan manggut-manggut mengerti sekaligus merasa heran, Akhsan yang selalu meminta Ikhsan untuk pikir-pikir dulu sebelum bertindak sekarang malah Akhsan yang berinisiatif untuk membalas perbuatan itu.


" kita akan membalas nya, Bang." jawab Ikhsan.


🌾🌾🌾🌾🌾


Dalam waktu yang singkat pelaku yang telah menusuk Fahmi sudah terendus oleh Akhsan dan juga Ikhsan. Belum juga genap dua puluh empat jam, namun dalangnya sudah di ketahui.


Akhsan dan Ikhsan sangat geram mengetahui kebenaran itu, orang itu tak habis-habis nya mencoba untuk mencelakai satu persatu keluarga mereka. Dari mereka berdua yang di hadang oleh beberapa orang dan juga mereka yang sering sekali memanipulasi data perusahaan Akhsan dan juga Ikhsan. Bahkan mereka juga melakukan kejahatan kepada istri Akhsan atau Ikhsan.


Semua tak bisa di biarkan begitu saja. Jika terus dibiarkan mereka akan terus melakukan hal-hal yang akan membahayakan semua keluarga nya, Sudah cukup Fahmi yang menjadi korban mereka dan sekarang tidak lagi, mereka berdua harus menghentikan pergerakan mereka yang tak tau kapan mereka akan kembali bergerak lagi.


Ternyata apa yang di lakukan Ikhsan kemarin tidak membuat mereka menyerah begitu saja, dan sekarang mereka semakin buas bahkan kelakuan mereka sudah sangat menakutkan, karena harus bertaruh nyawa.


Kebangkrutan perusahaan mereka yang di lakukan oleh Ikhsan kemarin itulah yang mungkin memicu kemarahan mereka, dan berujung pembalasan seperti sekarang.Atau memang ada hal lain yang membuat mereka melakukan itu pada keluarga mereka berdua.

__ADS_1


Sekali lagi Akhsan dan Ikhsan membuat perusahaan mereka dalam masalah, dan sekarang yang dilakukan oleh Si kembar bukan lah hal-hal yang hanya sebuah gertakan saja melainkan mereka benar-benar ingin menghancurkan perusahaan mereka itu.


Dengan di bantu oleh Arlan, Akhsan dan Ikhsan menjalankan rencana mereka. Jika semua tidak bisa di hentikan dengan baik-baik mereka punya cara untuk menghancurkan lawan dengan cara yang tak biasa.


Rasa kehilangan yang juga dirasakan oleh Marco membuat Marco juga ingin membantu mereka dan berpartisipasi langsung dengan pembalasan mereka.


Dengan bantuan dari Marco rencana pun pas, akan mudah film lakukan karena Marco tau betul dengan semua kelemahan lawan.


Harus ini mereka berempat tengah berkumpul bersama, membicarakan apa yang akan mereka lakukan, dan saling membagi tugas dari masing-masing termasuk Marco dan juga Arlan.


Sepertinya persahabatan mereka bertiga benar-benar telah kembali sekarang, persaudaraan pun kembali terjaring dengan begitu baik.


" benarkah itu yang harus aku lakukan , Akhsan? " tanya Marco menekankan.


Tugas yang sangat mudah untuk Marco, tugasnya hanya untuk memancing lawan untuk menyerang terlebih dahulu, jadi mereka tidak akan di per salahkan kemudian hari.


Akhsan mengangguk cepat," untuk sementara hanya itu yang bisa kamu lakukan, Marco. Karena hanya kamu yang bisa melakukan itu. Untuk melanjutkan nya akan aku beritahu lagi. " jawab Akhsan.


"baiklah " jawab Marco pasrah.


Akhsan juga memberitahu pada Marco, mungkin sebenarnya bukan hanya keluarga Akhsan saja yang menjadi incaran mereka, tapi juga keluarga Marco. Seandainya mereka tau kalau Joe adalah tangan kanan Tasya dulu mungkin mereka juga akan menyerang Joe. Syukurnya karena mereka belum mengetahui akan hal itu, kalau Opa dari Marco adalah orang yang mereka cari juga.


Marco sedikit terkejut mendengar penjelasan dari Akhsan, dia tak menyangka kalau Opa nya juga mungkin akan menjadi sasaran mereka. Sasaran sebagai pembalasan dendam yang belum juga berujung hingga sekarang.


" aku akan lebih hati-hati, aku pasti akan menjaga Opa dengan segenap kekuatan ku. Bagaimanapun juga Opa harus tetap di rumah sekarang dan tak akan mungkin aku biarkan pergi apalagi pergi seorang diri, tidak akan " ucap Marco begitu khawatir.


" kita akan menjaga keluarga kita bersama-sama, Marco " Ikhsan menyentuh bahu Marco dengan pelan memberikan senyuman tulus pada sahabat nya yang kini telah kembali lagi.


Marco membalas senyum dari Ikhsan, Marco sangat beruntung memiliki teman sekaligus sahabat seperti Akhsan dan juga Ikhsan. " Terima kasih, Ikhsan. aku sangat beruntung memiliki kalian. Mungkin aku dulu terlalu bodoh sampai-sampai aku bisa terhasut oleh kata-kata manis oleh mereka, sekali lagi makasih " ucap Marco.


" tenang, kita kan Best friend. " jawab Ikhsan dengan sangat girang kali ini.


" mulai sekarang kita adalah saudara dan akan selalu menjadi saudara. Iya kan Bang? " Ikhsan menoleh ke arah Akhsan yang seketika mengangguk dengan cepat dan berhiaskan senyum yang tulus. " tuh! jadi sekarang kamu harus renang " imbuh Ikhsan.


" Terima kasih "


" sampai kapan kau akan selalu mengatakan terima kasih, Lama-lama telinga ku error gara-gara itu. " gurau Ikhsan.


" bukanya emang sudah eror, bahkan bukan hanya telinga mu saja tapi semuanya sudah eror ketularan oleh istrimu" celetuk Akhsan.

__ADS_1


" kok jadi bawa-bawa istri segala! " protes Ikhsan dengan keras.


" Oh... nggak terima ya? "


" ya enggak lah! ;"


" hahaha... kalian ini, masih saja selalu bertengkar udah besar lagi, apalagi udah mau jadi bapak " ucap Marco tak habis pikir.


" itu kalian berdua, belum untuk ku. Aku masih harus puasa lama " jawab Ikhsan.


" masa??! "


" iya lah!! "


" kalau masalah itu, puasa juga nggak? "


" itu apa? "


" halah jangan sok pura-pura linglung gitu deh, lagian mana ada laki-laki yang sanggup puasa di hadapan wanita, apalagi istri nya sendiri lagi. Pastilah akan langsung nubruk begitu saja kalau lagi pengen. Iya nggak?? " tanya Marco.


" Bodo!! "


" Mana mungkin dia tahan puasa, Marco. dia bahkan lebih perkasa di banding kita, hanya saja selalu ada hansip yang menjadi penjaga di saat mereka sedang bermadu kasih, Hahaha...!! " ledek Akhsan.


" maksudnya penjaga? " tanya Marco cengo namun beberapa detik kemudian Marco juga ikut tertawa terbahak-bahak setelah paham aapa yang di katakan oleh Akhsan " astaga, Ikhsan.. Hahaha..... "


" saya bilangin ya, Ikhsan. Bermadu kasih itu tidak enak kalau ada penjaga, coba aja rasakan saat penjaga itu kamu usir pasti akan lebih plong dan sangat nikmat " bisik Marco.


" dasar pada nggak waras!! " Ikhsan beranjak dengan kesal berjalan keluar dari ruangan itu meninggalkan Akhsan dan Marco yang terus menertawakannya.


Bahkan Arlan yang sedari tadi diam, dia juga ikut tersenyum tipis tanpa suara. "sabar Bos, ini ujian " batin Arlan.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


Maaf ya.. beberapa hari nggak bisa Up...


dan terima kasih sudah selalu menunggu..

__ADS_1


I Love You so much...


😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2