Akhsan Dan Ikhsann

Akhsan Dan Ikhsann
143.Kembalinya Aisyah dan Shelvia


__ADS_3

Malam sudah begitu larut sudah tak ada tanda-tanda kehidupan lagi di sana. hari yang biasanya ramai akan anak-anak dan pengurus pesantren kali ini nampak begitu sepi.


Teng....


Waktu menandakan pukul 12 malam.


Dor... dor.... dor...


pyaar... pyaar... pyaar....


Berbagai macam petasan dan kembang api terlihat begitu apik terbang ke langit, menghiasi indahnya malam yang kian syahdu.


Semua penghuni satu persatu keluar dari dalam kamar masing-masing, mereka terkejut dengan suara yang keras Seakan-akan di atas kepala mereka.


" ada apa ini..?


" iya..


" siapa yang melakukan ini..?


Berbagai pertanyaan keluar dari mulut semua orang. mereka begitu bingung siapa pelaku utama yang melakukan ini.


" siapa sih yang menyalakan petasan dan kembang api di tengah malam begini.? " gerutu Rayyan.


" tau,,? " jawab Keisha acuh.


Sementara dua pasang suami istri yang baru keluar terlihat bingung. ini bukan kejutan dari mereka, lalu?.


" Fatma, kamu nggak salah undang orang di tengah malam gini kan.?" tanya Ikhsan.


Fatma menggeleng dengan cepat.


" tidak. Fatma nggak salah kok Mas. cius deh. "


jawab Fatma mengangkat tangannya dan membentuk huruf V.


" Mas siapa yang melakukan ini? " tanya Kairi yang juga sangat bingung.


" entah lah, kita harus cari tau. Ayo Ikhsan. " Ajak Akhsan.


Tasya dan juga Fahmi pun juga bingung. sebenarnya ada acara apa hingga malam-malam begini menyalakan kembang api. " semoga saja ini bukan dari orang yang berniat buruk pada keluarga kita ya, Abi. " ucap Tasya.


" iya Bunda " jawab Fahmi singkat.


Airin yang berdiri di paling ujung dia begitu bahagia, dia tau benar ini kejutan dari siapa.


" di mana tuh anak. pengen aku tarik telinganya kuat-kuat " serunya begitu girang.


" anak siapa Ma.? " tanya David bingung.


Airin menoleh dengan wajah yang kian berbinar. senyum nya terus terurai begitu manis. " Papa akan tau sebentar lagi. anak siapa yang yang harus kita tarik telinganya " jawab Airin tak sabaran.


" Astaghfirullah,, siapa sih yang mengganggu orang tidur dulu tengah malam begini.?. Astaghfirullahalazim,, padahal aku harus istirahat karena besok harus berangkat pagi-pagi " Seru Faisal sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal sama sekali.


Semua orang begitu bingung. mereka terus mengamati ke semua penjuru namun tak ada satu pun yang datang.


" mungkin hanya orang iseng saja. semuanya kembali masuk,! dan kembalilah istirahat.! " seru Rayyan dengan melambai-lambaikan tangan nya, menyuruh semua orang kembali masuk.


Airin masih gak bergeming dari tempat nya. dia masih menunggu kedatangan anak tunggal nya. " awas saja kalau kamu bohongin Mama. Mama akan temukan kamu meskipun kau sembunyi di lubang semut "'

__ADS_1


Airin begitu gusar dan juga gelisah. dia terus meremas-remas jari-jari nya sendiri.


" Ma, yuk masuk. " ajak David.


" Bentar, Pa. " jawab Airin yanga matanya terus melihat ke arah gerbang.


" Mama nungguin siapa sih"?


" ada lah, Pa. " jawab Airin semakin tak sabaran.


David terus kekeuh mengajak Airin masuk. udara malam sangat tak baik untuk kesehatan.


Di saat semua sudah hampir masuk begitu juga dengan Airin dan David, Di saat itu juga ada dua gadis bercadar yang datang, yang satunya membawa kue di tangannya dan satunya terus meniup peluit begitu keras membuat semuanya kembali keluar.


" Barokallah Fii Umrik,, Papa David. !!! " teriak Shelvia.


" Barokallah fii umrik,, Om kesayangan Si pipi bakpao.!! " satu Aisyah.


David dan semuanya terhenyak, mereka kembali menoleh menatap kedua gadis yang sudah berdiri di lapangan.


" Suara ini.. Aisyah,, Shelvia,,? " ucap Akhsan seraya berjalan mendekati keduanya.


Semuanya mendekati dua gadis kecil itu dengan bingung dan penuh tanda tanya.


" kenapa semuanya seperti orang bodoh.? " celetuk Aisyah.


" seperti nya kira benar-benar mengejutkan mereka, Syah. waduh....! sepertinya kita akan mendapatkan serangan-serangan maut nih, Syah. kita harus siap jurus andalan ya.. " ucap Shelvia.


" emang apa jurus andalan kita.? " tanya Aisyah bingung.


" apa lagi kalau bukan jurus kaki kuda, "jawab Shelvia menegaskan.


" O. "


Akhsan dan Ikhsan sudah terlebih dahulu sampai di hadapan keduanya, matanya kian menatap tajam ke pada keduanya yang masih menutup wajah mereka dengan cadar.


" kalian siapa? " tanya Ikhsan.


" Sebenarnya siapa kalian.? dan kenapa kalian bikin masalah di sini? " imbuh Akhsan waspada.


" adek pulang bukannya di sambut malah di omelin, pergi lagi yuk kak Via." kesal Aisyah.


" Aisyah,, Shelvia..!! " Akhsan tersentak.


Dengan gerak cepat Aisyah dan Shelvia melepaskan cadarnya, meringis memamerkan gigi mereka ke semua orang.


" hehehe,, Aisyah kembali Abang.. " seru Aisyah girang dengan wajah sok imut.


" Shelvia juga kembali,, " imbuh Shelvia.


" Kalian,,!! " kompak Akhsan dan Ikhsan dan keduanya mengangguk.


" Aisyah, " Keisha berjalan perlahan, dia belum percaya sepenuhnya kalau yang ada dua hadapan nya ini adalah anak gadis nya.


Keisha dan Rayyan berjalan lebih dekat, memastikan bahwa mata mereka tidak salah.


" Aisyah " lirih Keisha dia sudah yakin setelah berhasil memegangi kedua pipi anak gadis nya.


Air mata luruh begitu saja dari mata Keisha dan , dia begitu senang namun dia juga belum percaya seutuhnya " apakah ini mimpi? " tanya Keisha, dan Aisyah menggeleng cepat.

__ADS_1


" Ma,, Aisyah merindukan Mama, " Aisyah terisak dan memeluk Keisha dengan sangat erat.


" Aisyah, "


Kecupan yang bertubi-tubi Aisyah dapatkan dari Keisha dan Rayyan, pelukan hangat pun dia dapatkan dari ketiga abang nya terutama abang kembar yang sudah selesai orang tak waras saat mencari keduanya namun tak dapat menemukan nya.


" dasar pipi bakpao,, abang cemplungin juga ke sumur biar anteng " geram Ikhsan.


"dasar, " sedangkan Akhsan lebih memilih menoyor kening Aisyah hingga mundur beberapa senti dari tempat nya.


" Abang,,!! " protes Aisyah.


Akhsan dan Ikhsan pun kembali memeluk adik bontot nya itu dengan sangat erat seakan-akan tak ingin melepaskan nya.


Sementara David dia sangat ternganga menatap putri tunggal nya tak percaya.


" Shelvia,, " David ternganga.


Sedangkan Airin langsung menarik telinga Shelvia dengan keras. " sudah puas main nya. udah inget pulang sekarang. dasar anak nakal ya. " geram Airin.


Shelvia langsung meringis menahan sakit, Airin sungguh kuat menarik telinganya. " ampun Ma.!! ampun ampun,, Shelvia ngaku salah, shelvia tidak akan ulangi lagi,, Cius Mama, tapi kalau tidak kepepet. " jawab nya.


" mau Mama putusin telinga mu, " ancam Airin.


" jangan Ma. Ma!! , " protes Shelvia.


Tanpa pikir panjang lagi David langsung menubruk Shelvia, David begitu merindukan anak tunggal itu. " dasar anak nakal,, apa kamu mau membuat papa jantungan " seru David yang penuh haru biru hingga tanpa sadar David mengeluarkan Air mata nya.


" maafin Via, Pa." jawab Shelvia menyesal.


" jangan pernah main-main lagi tentang kematian, Via. Papa tidak akan memaafkan mu jika kamu mengulangi nya lagi " ucap David.


" iya, Pa. Via janji tidak akan lagi. " jawab Shelvia.


Shelvia tersadar akan kue yang masih ada di tangan nya, Via melepaskan pelukan nya dari David dan menyerukan selamat ultah untuk David.


" Barokallah fii umrik,, Papa. " ucap Shelvia berhiaskan senyum yang begitu manis.


" makasih sayang " jawab David.


Aisyah dan Shelvia mendekati Tasya yang sudah terisak sedari tadi, keduanya langsung memeluk Oma mereka dengan sangat erat.


" maafin kami Oma, maaf " ucap keduanya menyesal.


" Oma sudah maafin" jawab Tasya sembari melayangkan kecupan-kecupan pada keduanya secara bergantian.


"Ngomong-ngomong kalian dari mana? dan apa yang kalian lakukan? " tanya Tasya yang gak mau berlama-lama dalam keharuan dan merangkul keduanya untuk masuk ke dalam rumah.


" ada deh, Oma. besok Oma pasti akan tau sendiri apa yang kami lakukan. " jawab Shelvia.


" kita lagi belajar menjadi super hero, Oma. jadi lihat saja besok hasilnya dari dua super hero cantik ini. iya kak Kak Via " ucap Aisyah dengan matanya berpindah menatap Shelvia.


" iya Oma, kita sudah sukses jadi super hero. dan kita akan menanti hadiah dari Oma besok" saut Shelvia.


" baik lah.. tinggal besok ya. Oma penasaran keberhasilan apa sih dari super hero nya Oma ini. "'jawab Tasya.


Kebahagiaan telah kembali di keluarga besar. semua nampak bahagia senyum dan tawa kembali hadir di tengah-tengah mereka.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾

__ADS_1


Semoga kebahagiaan selamanya bersama kalian..


😘😘😘😘😘😘


__ADS_2