Akhsan Dan Ikhsann

Akhsan Dan Ikhsann
193.Tom And Jerry


__ADS_3

___


Happy Reading..


__________________


Semua barang-barang sudah di tata dengan rapi, semuanya sudah di kemas dalam beberapa wadah. Akhsan dan Kairi sudah siap untuk pindah rumah sekarang, semua nampak sibuk membantu membereskan barang-barang mereka berdua.


Rumah akan semakin sepi dengan tidak adanya semua anak-anak dari Rayyan, semuanya pergi, Si kembar yang pindah ke rumah mereka masing-masing, dan juga Faisal dan juga Aisyah yang pergi karena di kirim langsung oleh Rayyan sendiri untuk menimba ilmu di Negeri orang.


Semua nampak bersedih, meskipun jaraknya tak terlalu jauh tapi tetap saja mereka tak bisa merasakan kebersamaan di bawah satu atap yang sama.


Lebih-lebih Keisha dan juga Tasya, mereka akan sangat kesepian tak akan ada yang selalu mengganggunya ataupun menemani di setiap kegiatan mereka.


Jauh dari anak-anak memang sangatlah berat tapi mau bagaimana lagi, semuanya sudah menjadi jalannya.


" Kairi, Mama minta kamu jaga baik-baik kandungan kamu, jangan sampai kenapa-napa, dan jangan terlalu banyak bekerja sama ada di rumahmu. " ucap Keisha menasehati.


Keduanya tengah sibuk memasukkan pakaian Kairi di dalam koper sedangkan yang lain milik Akhsan sudah di angkut lebih dulu dan sudah masuk ke dalam bagasi mobil.


" Iya, Ma. Itu pasti, Kairi pasti akan menjaganya dengan baik. " Jawab Kairi, seketika memberikan ketenangan di hati Keisha.


Keisha hanya terlalu khawatir, biasanya akan ada dirinya di setiap hari saat Kairi mengalami sesuatu, tapi sebentar lagi mereka tak akan selalu ada di saat mereka saling membutuhkan.


Memang Akhsan telah memperkerjakan beberapa asisten rumah tangga dan juga para penjaga untuk mengatasi rumah tapi Kairi yang selalu tak bisa diam itulah yang membuat Keisha sangat khawatir.


" Mama tenang saja, aku pasti akan baik-baik saja. "'Ucapnya lagi.


Kairi meraih tangan Keisha dan menciumnya dengan begitu takzim. " Mama adalah Mama kedua bagi Kairi, kalau Mama ada sesuatu hubungi Kairi, maka Kairi akan datang. " Ucapnya.


" Itu pasti Kairi. " Jawab Keisha.


Keisha merengkuh tubuh Kairi memberikan pelukan hangat untuknya. Hubungan mereka memang sudah seperti anak dan juga ibu kandung, tak ada jarak dan tak ada rasa canggung untuk saling mencurahkan apa yang ada dua hati mereka.


" Sering-seringlah jenguk Mama, Mama pasti akan sangat merindukan kalian berdua. " Ucap Keisha sedih.

__ADS_1


" Pasti, Ma. " Jawab Kairi seraya mengelus punggung Keisha dengan lembut.


Keduanya saling melepaskan pelukan, memberikan senyum yang begitu manis. Apalagi setelah kedatangan Akhsan, melow-melow nya mereka hapus dan berubah menjadi senyuman penuh bahagia.


______


Fatma dan juga Ikhsan begitu senang membantu bebenah di rumah baru Akhsan dab juga Kairi, meskipun sang Tuan rumah belum datang namun beberapa barang sudah datang terlebih dahulu.


Fatma membantu para asisten rumah tangga untuk memasak di dapur untuk menyambut kedatangan Akhsan dan juga Kairi, berbeda dengan Ikhsan yang kini memilih mengangkat satu persatu barang yang masih ada di atas mobil.


Matahari yang begitu terik membuat Ikhsan mengeluarkan begitu banyak keringat, namun itu tak mematahkan semangatnya untuk terus membantu.


Fatma keluar dari dapur dengan membawa satu gelas jus Oranye yang dingin dan terlihat sangat menyegarkan, Fatma berjalan mendekati Ikhsan dan memberikan jus itu.


" Mas, minum dulu. " Fatma menyodorkan gelas itu namun Ikhsan tidak mau menerimanya " Kenapa? Mas nggak haus?. " Tanya Fatma.


" Bukan nggak haus, tapi pengennya kamu yang pegangin gelasnya. " ucap Ikhsan dengan cengengesan.


Mulut Fatma ternganga, Ikhsan sudah besar dan tak lagi bocah lagi, tapi kelakuan Ikhsan ini sungguh ter-la-lu.


" Mas kan udah besar, lagian tangan Mas juga nggak ngapa-ngapain. "


" Mas! Banyak orang. Jangan malu-maluin deh. " Kesal Fatma.


" Sejak kapan aku malu-maluin, aku kan orangnya suka malu-malu. " Mata Ikhsan mengedip genit membuat Fatma semakin tak habis pikir. " Fatma, pengen mimik. " Ucap Ikhsan dengan memasang wajah imut.


" Mimik aja sendiri. Aku sibuk kerjaan di belakang belum selesai.! " Fatma beranjak dan berlalu setelah memberikan gelas jus ke tangan Ikhsan dengan paksa.


" Ck.. Fatma, " Ikhsan berdecak, istrinya benar-benar nggak peka. Diakan pengen mesra-mesraan dan romatis gitu tapi sepertinya Fatma belum berpengalaman akan hal itu. Atau mungkin kode Ikhsan yang kurang jelas.


Ikhsan duduk, meneguk jus itu hingga tuntas. Kemudian dia kembali beranjak dan kini pergi ke dapur untuk menaruh gelas kotor di sana.


Di lihat nya Fatma yang terus sibuk dengan berbagai hidangan di atas meja, semuanya sudah siap saji di sana, tinggal menunggu tuan rumah dan merupakan bisa makan besar bersama untuk pertama kalinya di rumah itu.


Ikhsan mendekat, memeluk Fatma dari belakang yang pasti itu membuatnya terkejut " Mas!. " Pekik Fatma.

__ADS_1


" Aku sudah lapar. " ucap Ikhsan memelas.


" Bentar lagi, kan kak Akhsan dan kak Kairi belum datang. " Jawab Fatma.


" Tapi udah lapar, kalau nggak boleh makan itu, makan kamu boleh nggak?. " Tanya Ikhsan dengan wajah yang menyeringai manis.


" Jangan ngadi-ngadi deh, Mas. Ini rumah orang bukan rumah sendiri. "


" Ya sudah, sekarang pulang yuk. Udah beberapa hari juga kamu nggak ngasih jatah, kayaknya hampir satu bulan aku puasa. "


" Masak. "


" Beneran neng geulis. " Ikhsan menoel dagu Fatma membuat Fatma geli.


Uhuk.. Uhuk..


Suara batuk langsung menghentikan kemesraan dua sejoli yang dimabuk cinta itu, Ikhsan langsung melepaskan Fatma dan mundur beberapa langkah. Keduanya langsung canggung, setelah mengetahui siapa yang datang.


" Ini rumah ku, jangan berbuat sembarangan, apalagi di tempat terbuka seperti ini. " Ucap Akhsan yang berhasil memergoki mereka berdua.


" Hehehe.. " Meringis Ikhsan.


" Gigimu kuning, jangan lebar-lebar. " Ketus Akhsan.


" Hah! Mana ada. "


" Ada. "


" Dasar pembohong. " Sungut Ikhsan.


" Itu tuh kalau kucing dan tikus udah kembali bersama lagi, debat terus. " Celetuk Fatma.


" Tom and Jerry dong kita, hahaha! " Tawa Ikhsan dan Akhsan bersamaan.


_____

__ADS_1


Bersambung..


________________


__ADS_2