Akhsan Dan Ikhsann

Akhsan Dan Ikhsann
46.Pernikahan


__ADS_3

Ruangan yang begitu luas dengan hiasan dekorasi yang begitu sangat indah membuat semoga orang yang masuk ke sana langsung takjub dan juga tak percaya kalau semua itu hanya bocah kecil yang merencanakan sendiri.


Semua berdecak kagum dengan keahlian Aisyah. ternyata kemampuan gadis kecil itu tak bisa di anggap sepele. " sungguh luar biasa. Aisyah sangat pintar melakukan semua ini. " gumam Rayyan memuji anak gadis nya yang sempat dia ragukan.


Keisha dan Rayyan terus melihat sekeliling melihat dekorasi pilihan dari kedua menantunya sungguh luar biasa, meskipun itu tak akan terjadi tanpa Aisyah karena tak mungkin dua menantu nya itu langsung berani meminta dekorasi yang begitu indah untuk pernikahan mereka.


" Pa, gadis kita ternyata sudah lebih dulu dewasa daripada umur nya.


" Mama benar. Bahkan kita sangat beruntung memiliki anak-anak yang sangat membanggakan. " jawab Rayyan mengelus punggung tangan Keisha yang berada di lengannya.


Detik-detik menegangkan untuk Akhsan dan Juga Ikhsan saat ini. Dimana mereka sudah duduk di depan penghulu dan di saksikan oleh semuanya keluarga besarnya dan juga tamu undangan yang terbatas.


Dengan balutan setelan tuxedo berwarna putih keduanya terlihat sangat tampan dan juga terlihat sangat berbeda dari biasanya. Aura pengantin telah keluar saat ini dari wajah mereka berdua.


" astaga kenapa aku begitu gugup begini sih,? apa semua laki-laki yang akan menikah juga merasakan perasaan yang sama dengan ku sekarang. " Batin Akhsan.


Akhsan begitu tegang bahkan tangan nya terlihat sedikit gemetar. Rasa yang tak pernah dia alami selama hidupnya dan ini adalah kali pertama nya dan semoga untuk yang terakhir juga.


Tak kalah dengan Ikhsan dia juga merasakan hal yang sama ketegangan pasti akan selalu di rasakan pada semua laki-laki yang berhadapan dengan penghulu.


" Huffff... tenanglah Ikhsan tenang, ini hanya sebentar setelah kamu selesai mengucapkan ijab qobul maka rasa ini akan hilang dan tergantikan dengan kebahagiaan dengan rasa yang lega. " batin Ikhsan tak kalah tersiksa nya.


Para saksi sudah bersiap di tempat,semua pun juga sudah duduk di tempat masing-masing. Karena Akhsan yang lebih tua maka Akhsan lah yang lebih dahulu mengikrarkan janji suci sehidup semati untuk menjalin hubungan halal pada Kairi.


Dengan berjabat tangan langsung dengan pak Jandi yang sebagai wali nya Kairi membuat Akhsan benar-benar terasa kehilangan nyali tangan nya begitu jelas gemetar bahkan pori-pori wajah nya yang kecil mengeluarkan keringat yang tak bisa di lihat oleh mata saja.


" tenang tenang. "


" tenangkan diri mu, Akhsan. " tegur Rayyan melihat anak nya yang sangat grogi.


Akhsan mengangguk sebelum acara benar-benar di mulai.


*******


*******


********. Syah..!!


" Syah..!! serentak semuanya.


Lega sungguh terasa sudah plong hati Akhsan akhirnya dia sudah syah menyandang sebagai suami nya Kairi gadis pengantar bunga yang telah mencuri hatinya sejak pertama bertemu dan karena Kairi juga lah dia bisa sembuh dari alergi nya hingga sekarang.


Setelah Akhsan selesai giliran Ikhsan lah yang harus mengikrarkan janji suci dan mengikat Fatma menjadi istri nya, menjadikan nya pendamping dunia hingga akhirat nya kelak.


Karena Fatma hanya sebatang kara dan juga tak ada yang menjadi Wali untuk Fatma maka pak penghulu sendirilah yang menuntun Ikhsan. " gimana Mas Ikhsan apa benar-benar sudah siap.? tanya penghulu.


Ikhsan mengangguk pelan dia benar-benar sudah mantap untuk menjadikan Fatma bagian dari hidupnya " saya siap pak. " jawab Ikhsan yakin.


Perlahan-lahan penghulu menuntun Ikhsan hingga akhirnya Ikhsan berhasil mengikrarkan ijab qobul dengan satu tarikan nafas saja.


********


********


********.syah .!!


" Syah..!! Jawab semuanya serentak.


Do'a di lantunkan oleh penghulu untuk kelanggengan rumah tangga mereka yang baru saja di mulai. Ini bukan lah akhir dari sebuah perjuangan cinta bagi mereka berdua karena sebenarnya ini adalah awal untuk perjuangan cinta mereka hingga menjadi cinta yang kekal.

__ADS_1


Syukur Alhamdulillah terucap dari semua mulut orang yang berada di sana. akhirnya semuanya berjalan dengan lancar dan semua pun bahagia.


Tak seperti adat pada biasanya sang mempelai pria menyambut mempelai wanita namun sekarang mempelai wanita lah yang datang dengan di gandeng Aisyah yang berada di tengah-tengah mereka.


Semua mata tertuju pada mereka berdua. gadis yang sangat cantik dengan balutan gaun berwarna putih dan hijab yang berhiaskan mahkota silver dengan model yang senada.


Pandangan Akhsan dan Ikhsan tak bisa lepas dari istri mereka masing-masing. seorang bidadari cantik yang sedang berjalan mendekati mereka membuat mereka terpana.


Namun berbeda dengan Kairi dan Fatma mereka terus berjalan namun dengan kebingungan yang sangat besar. Mereka masih belum tau dengan baik siapa Akhsan dan siapa Ikhsan mereka berdua sangat mirip tak mungkin mudah untuk di bedakan.


Semua ini adalah perbuatan Aisyah juga, yang tak memperbolehkan mereka bertemu sebelum mereka benar-benar telah syah menjadi suami istri. Kata Aisyah itu adalah masa Pingitan kalau orang Jawa jadi Aisyah tak mengizinkan mereka saling bertemu.


" kakak ipar, sekarang cinta kalian lah yang harus di uji. " lirih Aisyah namun tetap terdengar oleh kedua kakak ipar nya.


" Aisyah. aku mohon beri tahu kami, jika tidak kami pasti akan di permalukan. " lirih Kairi.


" iya Aisyah, tolong. " susul Fatma.


" tidak. kalian juga harus di uji untuk ini sekarang kalian tentukan dengan baik dan kenali mereka dengan cinta kalian. lihatlah mereka sudah menunggu kalian. " ucap Aisyah girang.


Aisyah meninggalkan mereka berdua setelah mereka sudah berhadapan dengan Akhsan dan Ikhsan. Semuanya nampak serius melihat hal yang terasa menggelikan dan juga menegangkan.


Kairi dan Fatma begitu gugup dan takut, bagaimana kalau sampai mereka salah mengenali suami mereka pasti semua akan tertawa hingga memenuhi ruangan itu.


Semua nampak antusias menunggu hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dimana mempelai wanita harus mengenali suami sendiri karena sebelumnya tak mengira bahwa mereka adalah anak kembar.


" Ya Tuhan ini bagaimana .? bingung Kairi.


Fatma tersenyum seperti nya dia memiliki cara untuk mengenali suaminya. namun jika masih salah maka dia akan pasrah dan mengaku mengalah dari tantangan Aisyah.


" pak Bambang. " panggil Fatma.


" pak Bambang.? semuanya nampak bingung dengan panggilan Fatma pada Ikhsan.


Semuanya nampak tertawa dan bersorak-sorai saat Fatma mengambil tangan Ikhsan dan mencium punggung tangan Ikhsan untuk yang pertama kalinya.


" woii.. salah itu..!!


" itu bukan Ikhsan...!!


semuanya nampak berusaha membuat Fatma ragu. namun tidak, Fatma sangat yakin jika yang telah di cium tangan nya adalah Ikhsan bukan Akhsan.


Kairi pun melakukan hal yang sama dia mengambil tangan Akhsan dan langsung mencium nya. " meskipun saya tak bisa membedakan kalian dengan benar tapi saya yakin anda adalah pak Akhsan. " ucap Kairi.


Cinta yang begitu besar dari Fatma dan Kairi lah yang mampu menemukan suami mereka dengan benar. Semua bertepuk tangan dengan sangat gembira akhirnya semua berjalan lancar dan acara ini yang terakhir pertemuan sejoli yang harus membedakan siapa pasangan mereka pun juga berjalan dengan lancar, bahkan mereka bisa langsung mengenali.


Ucapan selamat menempuh hidup baru keluar dari semua tamu dan semua keluarga. hari yang begitu membahagiakan untuk Akhsan dan Ikhsan akhirnya telah datang dan berjalan dengan baik.


Senyum merekah keluar begitu manis dari Akhsan dan Ikhsan beserta istri mereka. Dengan duduk di altar menunggu acara demi acara berlanjut hingga nanti akhirnya akan selesai.


Fatma tersipu malu setiap kali Ikhsan menatap nya. Meskipun setelah menikah mereka belum benar-benar menyatu namun tak menjadi masalah bagi mereka seenggaknya mereka sekarang sudah halal dan bisa kemana-mana pun berdua dan berdiam diri di satu ruangan tanpa takut adanya fitnah.


" Kamu sangat cantik, Fatma. " puji Ikhsan membuat Fatma semakin malu dan tak mampu untuk menjawab apapun dan hanya tersenyum kecil setelah itu menunduk.


" pak Bambang, eh pak Ikhsan juga tampan. " jawab Fatma tak berani menatap Ikhsan yang tengah tersenyum dan terpesona dengan kecantikan Fatma.


Wajah Fatma berubah menjadi lesu mengingat tak ada satupun keluarga nya yang mendampingi nya tak ada satupun dari mereka yang ikut merayakan kebahagiaan nya sekarang


" seandainya kalian semua ada di sini pasti Fatma akan sangat bahagia. " tak terasa air mata Fatma menetes dan terlihat oleh Ikhsan.

__ADS_1


Ikhsan mengusap air mata Fatma dengan lembut. dan tersenyum saat Fatma melihat nya " jangan bersedih sekarang ada aku yang menjadi keluarga mu. jangan pernah merasa sendiri lagi, aku akan selalu ada bersamamu aku akan berusaha keras untuk membuat mu bahagia. " ucap Ikhsan.


" terimakasih pak. " jawab Fatma. Seandainya tidak di depan banyak orang mungkin Fatma sudah langsung memeluk Ikhsan yang sekarang adalah satu-satunya orang yang dia miliki.


" sudah jangan sedih lagi. tak enak di lihat banyak orang, senyum. " ucap Ikhsan.


Fatma tersenyum bahagia menatap Ikhsan yang begitu tulus ingin membahagiakan nya.


"terimakasih pak Ikhsan, terimakasih. "


Akhsan dan Kairi menatap pilu pada Fatma. meskipun Kairi juga orang susah tapi dia masih beruntung karena ada pak Jandi dan Hasan yang menemani nya selalu dan datang ikut merasakan kebahagiaan Kairi saat ini.


" kasihan Fatma ya pak. dia benar-benar tidak beruntung, dia tak bisa merasakan kebahagiaan yang di rasakan oleh setiap wanita lain saat menikah dan di dampingi keluarga nya. " ucap Kairi. " kuatkan lah dirimu Fatma. kami semua adalah keluarga mu sekarang dan kita akan selalu bersamamu. "


" dia juga akan bahagia seperti yang lainnya Kairi. sekarang dia tidak sendiri lagi kan ada Ikhsan yang akan selalu bersamanya dan ada kita semua yang akan terus mendukung nya. " jawab Akhsan.


" Kairi. kenapa aku merasa ada yang berbeda dari kamu ya sekarang.? tanya Akhsan.


" Hmm. apa.?


" Hmm apa ya.? Hmm kamu terlihat lebih cantik sekarang jadi kamu sangat berbeda dari biasanya. " ucap Akhsan dengan tersenyum. " astaga sejak kapan aku jadi tukang gombal begini. astaga Akhsan. "


" apa sih pak. bukankah Kairi biasanya seperti ini.? atau jangan-jangan pak Akhsan matanya mulai minus ya. " jawab Kairi yang sebenarnya tengah tersipu malu namun dia berusaha untuk tak terlihat oleh Akhsan.


" masak sih mataku minus. tapi kenapa aku bisa melihat pipimu yang memerah, tuh lihat merah banget loh. " goda Akhsan membuat Kairi semakin malu.


Aisyah menatap senang kedua Abang nya akhirnya kebahagiaan mereka sekarang lengkap dan hasil kerja keras nya membuahkan hasil yang sangat memuaskan.


" kenapa kamu menatap mereka seperti itu. kamu mau naik pelaminan juga? mang Diman ada di luar tuh. " " bisik Faisal di telinga Aisyah..


Aisyah menoleh dengan cepat menatap tajam Faisal yang meringis mengejek Aisyah dengan begitu tenang. " ishhh Abang.!! Aisyah nikahin juga loh sekarang.!! kesal Aisyah.


" nikahin aja kalau bisa " tantang Faisal.


" Ihhh. " Aisyah mengepalkan tangan nya menghentakkan kakinya dengan kasar. "mulut butuh di rukyah nih milik Abang. " kesal Aisyah


" hayukkk kita rukyah sama-sama. tapi sepertinya kamu deh yang butuh di rukyah, kan otak situ yang eror. " ejek Faisal.


" Abang.!! aku bekap ya mulutnya. "


" hahaha....


Doorrrr.!


Abang..!!!


Brukkk


" Aisyah..!!!!


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


😡😡😡😡😡😡😡😡😡😡


😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭


Aisyah....


. 😭😭😭😭

__ADS_1


untuk kedua Abang kembar selamat ya, sekarang udah syah.., πŸ™πŸ™πŸ™maaf author nggak bisa kondangan. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


__ADS_2