Akhsan Dan Ikhsann

Akhsan Dan Ikhsann
07.Salah mengenali


__ADS_3

Pagi-pagi Akhsan dan Ikhsan berangkat bersama dan tentunya Ikhsan menebeng abangnya sampai ke bengkel seperti yang di katakan kemarin.


" Bang makasih ya udah memberikan tumpangan untuk Ikhsan " ucap Ikhsan


" helehh.. sok sama siapa aja dek. yang penting jangan lupa kamu yang isi bensinnya ya. "'jawab Akhsan.


" Lahh.. numpang baru sekali juga udah di mintain uang bensin, parah lu Bang. " sinis Ikhsan tak habis pikir sifat pelit sang abang mulai kumat.


" dua kali Ikhsan, sama kemarin. "


"Iya Ikhsan tau, " Ikhsan mengeluarkan uang kertas dua lembar satu merah dan satu biru dan di berikan pada Akhsan " nih Bang. "


" makasih Adek ku sayang, ingat nanti giliran aku yang traktir makan Siang ok nanti kakak jemput kamu "


" nggak usah Bang, aku bisa datang sendiri "tolak Ikhsan.


Akhsan manggut-manggut " baiklah Abang tunggu di resto sebelah kantor Abang " ucap Akhsan.


" Ok..


Ikhsan turun dari mobil Akhsan setelah sampai di bengkel dan Alhamdulillah mobilnya sudah jadi dan siap untuk di gunakan.


sedangkan mobil Akhsan langsung melaju meninggalkan Ikhsan setelah mendengar bahwa mobil Ikhsan sudah jadi.


" makasih Mas. " ucap Ikhsan sembari memberikan uang untuk membayar biaya pembenahan dari mobilnya.


baru saja mau masuk dalam mobil Ikhsan di kejutkan dengan datangnya seorang gadis yang langsung menyapanya.


" Mobil tuan kenapa.? tanya gadis itu.


mata Ikhsan melihat gadis itu, cantik. dan juga apa yang di bawa oleh gadis itu begitu banyak bunga di tangannya yang sudah siap untuk di kirim ke pemesan.


" apa kita pernah bertemu " tanya Ikhsan bingung.


" astaga apa pria setampan dia dan semuda dia sudah mulai pikun " batin gadis itu bingung.


" apa tuan benar-benar tak mengingat saya, saya yang mengantarkan bunga kemarin di kantor tuan " jawab Gadis itu.


"oh... sekarang aku mengerti jadi gadis ini yang membuat Abang seperti orang gak waras kemarin, cantik juga selera Abang benar-benar tinggi " batin Ikhsan.


" oh maaf saya lupa, " jawab Ikhsan.


" oh. mobil tuan kenapa.?


" ini kemarin mogok. " jawab Ikhsan " kalau boleh tau kamu siapa ya. " tanya Ikhsan.


" saya Kairi Tuan." jawab gadis itu


Ikhsan pun manggut-manggut " ya sudah maaf saya harus pergi ada kerjaan yang harus aku urus " ucap Ikhsan.


gadis itu mengangguk menatap kepergian Ikhsan yang dia kira adalah Akhsan yang dia temui kemarin yang memberikan kesan yang membahagiakan.


" pria yang sangat tampan. " puji Kairi.


dengan mobilnya Ikhsan terus melaju dengan kecepatan tinggi dia harus sampai di sekolah tepat waktu, dia harus menjadi contoh yang terbaik untuk semua murid-murid nya.


mobil berhenti di parkiran khusus guru Ikhsan pun turun dan bergegas untuk ke ruangan nya sebentar sebelum bel berbunyi.


baru saja sampai Bel sudah berbunyi dengan nyaring, semua murid berhamburan masuk ke kelas mereka masing-masing.


Ikhsan melangkah dengan cepat dengan membawa beberapa buku ditanya nya dan juga membawa tas nya ya ia sampirkan di bahu.


Ikhsan masuk dengan sangat hati-hati takut akan ada drama lagi seperti kemarin. dan benar saja. baru saja Ikhsan membuka pintu dengan perlahan air satu ember hampir saja membuat nya basah kuyup, untung saja Ikhsan waspada kalau tidak mungkin dia akan menjadi bahan tertawaan dari semua murid nya.


satu langkah Ikhsan berjalan dan drama pun kembali terjadi, ada balon di atas kepala Ikhsan dan meletus saat Ikhsan berjalan di bawahnya. Ikhsan sontak langsung meloncat cepat dan berhasil terhindarkan dari tepung yang akan membedaki dirinya


Ikhsan menoleh ke setiap penjuru mencari sebuah kemungkinan yang mungkin di persiapan untuk dirinya namun ternyata sudah tak ada, Alhamdulillah.


" Assalamu'alaikum.!! sapa Ikhsan


" Wa'alaikumsalam pak.!! jawab semua dengan serentak namun tetap usil tak ada yang duduk diam bahkan masih ada yang tertawa


setelah berdoa, Ikhsan mengambil buku absen dan langsung memanggil satu persatu dari murid nya.


" Santi.!!


" imut imut hadir pak. "


" Astaga imut-imut kayak clurut. " ketus Rico.


" Rico.!!


" tampan hadir kembali.!!


" Mirna.!!


" cantik masih bernafas hadir pak.


" hahahaha cantik..!! muka rata gitu bilang cantik.! hahaha..!! tawa satu kelas


" udah diam jangan berisik.!!


" itu Bapak sendiri yang berisik.!! Jawab Rico asal jeplak.


....


...


...


...

__ADS_1


" Fatma Amelia..!!


Fatma Amelia.!! teriak Ikhsan dua kali.


" pak kalau panggil dia bukan seperti itu pak, kalau seperti itu dia tidak akan pernah datang" ucap Mirna.


", terus.? bingung Ikhsan.


" begini caranya Pak.Teman-teman siap.!! teriak Mirna.


seketika semua berdiri dan menatap pintu masuk.


Ikhsan hanya bisa mengikuti arah pandang dengan apa yang dilihat oleh semua murid nya. entah apa yang akan mereka lakukan apa mungkin panggilan nya akan berhasil, entahlah.


" mari kita sambut Ketua eror kita miss Fatma Amelia.!!! Teriak Mirna


" Miss eror Fatma Amelia.!! panggil semuanya dengan serenpak


dan benar saja gadis yang mereka panggil langsung masuk dengan melambaikan tangannya seperti seorang miss yang sedang fashion show.


senyum yang mengembang tangan yang terus di atas membuat Ikhsan geli. dan yang paling membuat Ikhsan geli adalah siapa yang mereka sebut dengan sebutan miss itu.


Ikhsan menyandarkan tubuhnya di meja guru dengan kedua tangan bersedekap dan juga kaki yang menopang kaki satunya lagi.


" Miss eror ternyata dia, pantesan sifatnya nggak ada sopan sopannya sama sekali, benar-benar eror dia. " gumam Ikhsan.


" pagi semuanya para penggemar setia miss eror.!! teriak Fatma.


" pagi miss..!!


" silahkan duduk dan sisakan satu untuk miss, ok. " ucap Fatma.


" pagi pak Ikh... "


ucapan Fatma terhenti melihat Ikhsan yang tersenyum sinis padanya. Fatma benar-benar terkejut ternyata guru barunya adalah pria yang telah mengambil uang sepuluh ribunya kemarin.


" Pak pak Ikhsan. guru baru di sini " ucap Fatma terbata-bata.


" iya kenapa miss eror.!! sinis Ikhsan." sekarang mau duduk atau mau keluar. " ucap Ikhsan dengan tegas.


" Ya Tuhan kenapa harus orang ini yang menjadi guru baru di sini dan paling mengesalkan kenapa harus dia yang menjadi wali kelas ku sekarang. tapi tak apa lah tunggu saja apa yang bisa miss eror lakukan, pak tukang morotin orang miskin. " batin Fatma dengan sejuta rencana.


" maaf Pak Bambang " ucap Fatma dan berjalan ke bangkunya untuk segera duduk.


" hallo teman-teman.!! lama nggak jumpa maafin miss ya, tapi mulai sekarang miss tidak akan bolos lagi oke..!! ucap Fatma dengan suara keras.


" Baik miss..!!


" miss gimana dengan urusan keluarga nya.? bagaimana dengan usaha nya lancar kan.? tanya Rico


" urusan semuanya lancar, alias beres. " jawab Fatma menyeringai bahagia.


" wah berarti bisa traktir dong.!! saut Mirna.


" lah ,permen.?


" iya kali bakso, kalian kan tau sendiri apa usaha miss eror, mana mungkin bisa traktir kalian, besok ya kalau miss udah jadi istri bos besar , hahaha..!! ucap Fatma penuh harap


" astaga miss, kalau mimpi jangan ketinggian berharap jadi istri bos, ujung-ujungnya jadi istri seorang laki-laki cang ci men juga. " Jawab Santi.


" hahahaha...!! ibu cang ci men dengan bapak Cang ci men juga, hahahaha.. " tawa Rico.


" hahahaha..!! tawa semuanya serentak


Ikhsan hanya bisa geleng-geleng kepala semakin kelas itu penuh semakin susah dia mengajar karena mereka selalu saja bercanda dan terus berkoar-koar dengan kesenangan mereka.


" kalian mau belajar atau mau ngobrol sih.! heran Ikhsan.


" mau ngobrol Pak.! jawab Fatma dengan tegas


" Fatma.!!


" iya Pak."


" ajari teman-teman mu untuk diam, jangan banyak bicara dan sekarang kerjakan matematika halaman 112 , sekarang.!! tegas Ikhsan.


" tapi Pak, kita kan sedang kangen-kangenan udah lama kita tidak bertemu. " jawab Fatma mencari alasan.


" sekarang kalian semua nurut atau mau keluar.!


" baik Pak kita akan keluar " jawab Fatma dan langsung berdiri untuk keluar


melihat miss mereka keluar semua pun ikut keluar. Fatma adalah contoh bagi mereka jadi jika Fatma keluar semua pun juga akan ikut.


Ikhsan benar-benar hampir hilang kesabaran sekarang, dia benar-benar telah di permainkan oleh murid-murid nya sendiri.


"sabar sabar...


" tunggu..!! teriak Ikhsan


semuanya pun berhenti dan menoleh kearah Ikhsan begitu juga dengan Fatma " ada apa Pak.? tanya Fatma mewakili semuanya.


" kalian mau keluar kan, maka keluar lah dan ambil alat kebersihan, kalian harus bersihkan semua tempat yang ada di sekolah ini termasuk toilet pria dan wanita, cepat.!! ucap Ikhsan.


" tapi Pak.? hari ini kan panas.?


" tidak ada tapi-tapian sekarang lakukan apa yang saya minta, cepat.!! kalau tidak mau maka orang tua kalian akan menerima surat pengeluaran kalian hari ini juga. " ancam Ikhsan.


" tapi Pak.?


" cepat.!!

__ADS_1


" i-iya Pak.. " jawab Mirna " Fatma yuk kita kerjakan aku tidak mau keluar dari sekolah, " ajak Mirna dan menarik Fatma.


" iihhh..!! dasar pria nggak punya belas kasih tidak ada rasa empati dan simpati, dasar pria sialan. " gerutu Fatma, dia adalah murid yang paling kesal di antara yang lain


" buktikan saja siapa yang lebih kuat dari siapa. " gumam Ikhsan dengan senyuman sinis mengiringi kepergian semua murid nya untuk menjalankan tugas dari Ikhsan.


Matahari begitu senang menertawakan semua murid yang tengah menjalankan perintah dari Ikhsan. matahari begitu mendukung Ikhsan dalam hal menyiksa para murid-murid nya Ikhsan dengan cara tersenyum dengan begitu terang dan memunculkan hawa panas yang sangat luar biasa.


semua mengeluh haus,lelah, panas, dan juga ada yang mengeluh kelaparan namun mereka semua tak berani berkata pada Ikhsan yang sedang menjadi pengawas mereka yang berdiri dengan begitu angkuh di bawah pohon sembari memberikan arahan yang tak pernah ada habis-habis nya.


" itu di sana masih kotor..


" itu daun-daun nya harus di sapu bersih..


" itu sampah nya di buang..


" bla.. bla... bla,..


dan masih banyak lagi.


biasa nya Fatma memang selalu bekerja di bawah terik matahari. namun rasa tersiksa nya tak seperti sekarang ini benar-benar telah menyiksa nya dan membuat dia benar-benar kehilangan tenaga.


keringat begitu deras keluar dari wajah Fatma, sesekali dia mengusapnya dengan tangan dan melihat matahari dan merutukinya bagaimana bisa matahari bersekongkol dengan guru sialan nya itu.


" seneng banget ya kamu, tertawa terus tertawa,!! ketus Fatma dengan terus menatap matahari.


" Fatma..!! teriak Ikhsan.


" iya iya. !! kesal Fatma dan kembali sibuk dengan sapu nya.


semua terduduk lesu si lantai kelas nya akhirnya Ikhsan memiliki rasa kasian juga mengizinkan semuanya untuk istirahat.


" kenapa.?capek, iya. " ucap Ikhsan.


" bapak benar-benar keterlaluan, ini penyiksaan Pak " ucap Fatma dengan lemas


" Hhmm.., kalian sendiri yang memilih untuk keluar kan, aku hanya menuruti semua keinginan kalian " jawab Ikhsan.


" bapak benar-benar Psikopat yang mau membunuh kita perlahan-lahan " ucap Fatma dengan asal.


" kalau saya psikopat saya akan langsung membunuh kalian tanpa ampun dan memberikan mayat kalian kepada harimau atau buaya " jawab Ikhsan.


" sadis amat Pak. " saut Rico.


tok.. tok.. tok...


" permisi Pak. " ucap salah satu kurir


" iya. " Ikhsan melangkah menghampiri.


" ini semua pesanan bapak " ucap Kurir.


" bawa masuk " jawab Ikhsan.


begitu banyak box nasi yang dibawa oleh kurir tersebut dan semua adalah Ikhsan yang memesannya untuk semua murid-murid nya. meskipun dia tegas namun tak akan dia biarkan murid-murid mati kelaparan dan kehausan.


" Rico..!


" iya Pak..!!


" bagikan ke teman-teman mu dan makan lah untuk memperbaiki tenaga kalian, setelah istirahat kalian harus belajar, atau mungkin masih mau membersihkan lapangan.? ucap Ikhsan


" tidak tidak..!! kita akan belajar Pak, " ucap Fatma dengan cepat


" bagus.. "


Ikhsan berjalan keluar meninggalkan semua murid-murid nya yang tengah menikmati makanan yang telah dia berikan.


" bapak nggak ikut makan juga. " ucap Rico.


" tidak, saya belum lapar. " jawab Ikhsan.


" iya kali lapar, dari tadi kan hanya jadi mandor" celetuk Fatma.


" miss Fatma.. " serentak semuanya


" dasar bawel kalian pada. " judes Fatma.


"ternyata punya hati juga tuh orang, kirain hatinya udah mati kecebur kali " batin Fatma.


🌺🌺🌺🌺🌺


Vote...


Like....


Rate....


And Comment.😘😘😘😘😘



Ikhsan



Akhsan.



Kairi.

__ADS_1



Fatma.


__ADS_2