
Di sebuah restoran yang megah dan ternama dua pasangan muda-mudi tengah duduk di tempat yang berbeda meskipun tak jauh namun mereka tak saling melihat karena tersekat dengan tembok.
Di sebelah kanan ada Akhsan dan Kairi dan di sebelah kiri ada Ikhsan dan juga Fatma. Mereka tengah dinner dan tentunya ada tujuan tertentu untuk acara malam ini.
Tak ada yang lain di sana kecuali mereka berempat dan juga para pelayan restoran tersebut karena tempat itu sudah di booking oleh Akhsan dan Ikhsan, tapi sebenarnya ini bukan mereka sih melainkan adik bontot yang memberikan saran dan mengatur semuanya. entah apalagi yang akan dia rencanakan.
Suasana sangat romantis lampu-lampu kecil warna-warni berkelap-kelip, bunga ada di mana-mana, dan ada juga lagu romantis yang secara khusus di putar saat itu. " berguna juga tuh bocah, kirain bisanya hanya mengacau saja." batin Ikhsan.
" nggak sia-sia aku beri dia ATM ternyata kerja dia sangat bagus. tapi awas aja kalau sampai foya-foya aku blokir tuh ATM. " batin Ikhsan lagi.
Sebenarnya bukan hanya Ikhsan saja lah yang di mintai ATM melainkan Akhsan juga entah buat apa namun setiap hari pasti aja ada notifikasi di hp mereka berdua bahwa ada pengeluaran yang kadang tak sedikit. tapi tak masalah karena masih wajar untuk pelajaran jadi mereka berdua tak mempermasalahkan itu. tapi jika mereka tau bahwa Aisyah membawa dua ATM sekaligus nggak tau deh apa yang akan mereka lakukan.
Fatma begitu bingung sebenarnya ada acara apa ini. tak seperti biasa Ikhsan yang selalu sedikit bicara bahkan terasa kaku tapi malam ini dia sangat hangat dan juga romantis. " pak kita mau ngapain kesini.? tanya Fatma bingung.
Ikhsan tersenyum begitu senang setiap kali melihat wajah Fatma yang sedang kebingungan begitu lucu dan menggemaskan. " kita.? kita mau makan malam." jawab Ikhsan enteng.
" makan malam.? kalau hanya itu kan kita bisa makan di rumah pak atau di pinggir jalan juga nggak masalah lagian di sana makanan nya juga enak-enak." terang Fatma.
pelayan yang membawa bermacam-macam makanan menghentikan pembicaraan mereka berdua. dan kembali bicara lagi setelah mereka semuanya pergi.
" Fatma, Sebenarnya.? Ikhsan begitu bingung dia bukanlah pria yang romantis jadi darimana dia akan memulai nya. " Fatma, sebenarnya aku.? ...... maukah kamu menikah dengan ku. " ucap Ikhsan dengan jelas.
Fatma begitu terkejut bukankah Ikhsan tau kalau Fatma masih sekolah kenapa melamar nya sekarang kenapa tidak menunggu setelah lulus ya meskipun masih satu setengah tahun sih. " Bapak bercanda kan.?
Ikhsan menggeleng dengan cepat. " Tidak.! aku tidak bercanda Fatma, aku benar-benar melamar mu dan jika kamu menerima ku kita akan menikah secepatnya. " terang Ikhsan.
" What.!! Fatma terkejut. " bukanya bapak tau Fatma masih sekolah. terus bagaimana bisa kita menikah secepatnya apa kata teman-teman Fatma nanti Pak. "
" kita bisa merahasiakan nya Fatma, dan kamu bisa menentukan kapan kamu akan memberi tau semua temen-temen mu. Aku nggak keberatan jika kita harus pura-pura di sekolah asalkan aku bisa menikah dengan mu aku sudah sangat bahagia. " terang Ikhsan.
"menikah muda dan masih sekolah. Bagaimana kalau aku hamil semua pasti akan terbongkar kan. atau jangan-jangan aku akan di anggap wanita murahan nanti. Bagaimana ini. ? tapi sebenarnya aku juga suka sih sama pak Ikhsan tapi nggak secepat ini juga kan. " batin Fatma.
" Tapi pak. bagaimana kalau nanti Fatma.....???
" nanti apa.?
" kalau Fatma hamil. " Lirih.
Apa itu yang membuat Fatma takut kah.? " kamu tenang Fatma, aku janji nggak akan menyentuhmu selama bukan kamu sendiri yang memberikannya jadi kamu bisa tenang kan. " jawab Ikhsan.
" yeee.. siapa tau nanti situ khilaf. "
" Hmm.. kalau khilaf juga nggak dosa kan, kan sudah halal. "
" tuh kan. "
" nggak Fatma hanya bercanda. gimana kamu mau kan. please.. " ucap Ikhsan dengan wajah memelas.
" tapi janji ya jangan hamilin Fatma dulu. nanti di kira Fatma wanita murahan lagi. "
" iya Fatma, Aku janji. " jawab Ikhsan. " jadi di terima nih."
Fatma tersenyum sembari mengangguk. Astaga iman Ikhsan benar-benar diuji sekarang melihat senyum Fatma saja tubuhnya langsung panas dingin bagaimana jika sudah tinggal bersama namun tak boleh melakukan apapun apa Ikhsan akan tahan, entahlah.
Ikhsan memakaikan cincin di jari-jari Fatma. cincin yang sangat indah dan tentunya bukan cincin murahan kan. cincin yang di beli khusus oleh Ikhsan untuk Fatma cincin yang spesial.
" Terima kasih Fatma telah datang di kehidupan ku. tetaplah selalu di sisiku mendampingi ku dalam situasi apapun.I Love You Fatma Amelia." ucap Ikhsan.
" I love you to pak Ikhsan. " jawab Fatma malu.
Mimpi apa Fatma semalam mendapatkan kejutan lamaran dari Ikhsan yang begitu indah dan romantis menurut nya padahal tidak untuk Ikhsan, itu adalah cara yang paling kuno, karena Ikhsan sendiri tak tau bagaimana caranya romantis.
Ingin rasanya Fatma berteriak sekencangnya namun itu tak mungkin kan, bisa seperti orang gila baru jika itu beneran Fatma lakukan. " pak, Fatma pamit ke toilet sebentar. " pamit Fatma.
__ADS_1
sebenarnya bukan kebelet melainkan ingin Loncat-loncat di sana meluapkan semua kebahagiaan nya yang baru saja dia dapatkan.
" Hm.. " jawab Ikhsan. yes.
πΎπΎπΎπΎπΎπΎ
" Pak kita mau ngapain kesini.? tanya kairi bingung. siapa juga yang nggak bingung nggak di beri kabar apapun dan langsung di jemput di rumah dan diajak keluar untuk dinner siapapun pasti akan bingung.
" kamu tenang dulu aku pasti akan mengatakan nya nanti. " jawab Akhsan. Bagaimana mungkin Akhsan akan mengatakan semua tujuannya di saat para pelayan berada di sana dan sedang menaruh makanan dan minuman yang sudah Akhsan pesan.
" silahkan di nikmati Pak, bu. " ucap pelayan.
Akhsan dan Kairi mengangguk secara bersamaan. dan melihat makanan yang sudah berjajar dengan indah di depan mereka berdua. " ayo makan. " ajak Akhsan.
" Pak. sebenarnya kita main ngapain sih.? Kairi masih kekeh untuk mengetahui tujuan Akhsan sebenarnya.
" makan lah dulu."
Kairi pasrah. Mungkin memang belum saatnya untuk dia tau apa tujuan Akhsan tapi yang pasti ada rencana serius yang tidak di ketahui oleh Kairi.
Akhsan mengambil tisu dan mengusap sisa makanan yang tertempel di bibir Kairi. " makan kok belepotan sih, pelan-pelan. " ucapnya.
Deg.
Tegang, gugup, gemetar, terkejut. Semua rasa menjadi satu pada Kairi perlakuan Akhsan benar-benar membuatnya tak bisa berkutik sedikit pun. " Terima kasih pak. " jawab Kairi kemudian menunduk malu.
" Hmm..
Perut terasa sudah sangat kenyang dan terakhir dengan minuman dan beberapa makanan penutup untuk Kairi dan Akhsan.
" Kairi... sebenarnya.?
" Hmm.. " Kairi menunggu dengan seksama kata apa yang akan muncul dari bibir Akhsan sekarang , kata yang membuatnya penasaran sedari tadi.
" pak. "
" apakah kamu bersedia Kairi. aku hanya mencintai mu seorang dan hanya akan mencintai mu. bersediakah kamu menerima ku dan menikah dengan ku, Kairi. "
" Kairi..? Kairi bersedia pak. " jawab Kairi pelan.
" Alhamdulillah.. " Akhsan mengeluarkan kotak cincin dan memakaikannya pada Kairi sebagai tanda bahwa dia telah menerima dirinya dan sekarang tak akan ada yang berani mendekati Kairi karena sudah ada bukti bahwa Kairi sudah dia miliki.
Air mata bercucuran di mata gadis yang bersembunyi di sudut ruangan. Sakit, bagaimana tidak sakit barusan dia mengatakan mencintainya dan akan menikahi nya memberikan semua janji padanya dan sekarang di depan matanya dia sendiri dia melihat dia juga mengatakan cinta dan berjanji untuk bahagia bersama wanita lain. Apa tidak salah mengungkapkan cinta dan melamar pada dua gadis dalam satu malam.
Fatma tersedu-sedu hatinya sangat sakit barusan dia terbang tinggi ke atas langit dan di banting hingga tak berdaya di bumi, hancur.
" kamu bohong pak. kamu bohong kau sungguh kejam bagaimana bisa kau mau menikahi dua gadis sekaligus. aku membencimu pak aku membencimu. " lirih Fatma dengan derai air mata.
Fatma berlari keluar meninggalkan Akhsan dan Kairi tanpa di ketahui. Ikhsan yang melihat Fatma keluar dalam keadaan menangis pun panik dan langsung mengejar Fatma. " Fatma..!! teriak Ikhsan dan secepatnya berlari.
" Fatma.!! Ikhsan menangkap tangan Fatma dan menghentikan Fatma saat sampai di parkiran.
Fatma melepaskan tangan Ikhsan dengan kasar. Ikhsan sudah tak lagi pantas menyentuhnya. " Aku benci sama Bapak, aku sangat sangat membenci pak Ikhsan.!! teriak Fatma lantang.
" apa maksudnya Fatma. Apa yang kamu katakan. " Ikhsan mencoba menenangkan Fatma namun Fatma menolak nya.
" pergi dari Fatma. Fatma tak mau lagi melihat Pak Ikhsan, pergi.!! teriak Fatma.
" tidak Fatma, bagaimana bisa aku pergi dari mu aku mencintaimu aku sayang padamu aku akan menikahimu, Fatma aku mohon jangan seperti ini Fatma, aku mohon. " Ikhsan semakin panik.
"'bapak bohong. ucapkan saja semua itu pada wanita itu, jangan dekati Fatma lagi, pergi.!! " Fatma kembali berlari dan Ikhsan kembali menangkap dan dengan terpaksa memeluk Fatma dari belakang.
" Jangan pergi Fatma, aku mohon jangan pergi, kau adalah kebahagiaan ku kau adalah tujuan ku " ucap Ikhsan
__ADS_1
" lepas.!! aku nggak mau lihat bapak lagi, sebaiknya bapak datangi wanita itu dan nikahi dia saja, dia yang lebih pantas buat bapak, pergi.!! Fatma kembali berlari dengan mengusap air matanya yang tak mau berhenti.
Ikhsan begitu bingung sebenarnya apa yang terjadi bagaimana bisa Fatma langsung berubah begitu membencinya. saking pusingnya Ikhsan tak sadar kalau acara Akhsan dan Kairi juga ada di sana.
Sementara di sisi lain satu gadis lagi juga tengah menangis tersedu-sedu melihat adegan ini. benar kata Fatma bagaimana bisa satu pria melamar dan ingin menikahi dua wanita sekaligus. meskipun itu berdasar tapi tak sebaiknya seperti itu kan.
" Pak Akhsan kau keterlaluan. pak Akhsan benar-benar tega. kenapa sesaat kau membahagiakan kami dan setelah itu kau menggores hati kami hingga begitu perih. aku membencimu pak Akhsan, kau tak akan pantas mendapatkan kami kau tak pantas. " Kairi berlari pergi menghadang taksi dan pulang seorang diri dengan air mata pula.
Akhsan yang baru keluar dari dalam karena kunci mobilnya sempat ketinggalan kebingungan mencari-cari Kairi namun tak kunjung dia temukan.
" Kairi.. Kairi..!! teriak Akhsan dengan mata menoleh kemana-mana.
" dimana sih Kairi.? kan aku sudah meminta untuk menunggu ku di sini. Kairi Kairi..!! Akhsan terus berjalan mondar-mandir mencari keberadaan Kairi yang entah berantah.
langkah Akhsan terhenti saat melihat Ikhsan yang sudah seperti orang yang kehilangan arah wajah nya sangat kacau bahkan jas yang semula dia pakai sudah di buang di tong sampah. " Ikhsan.! apa kamu melihat Kairi.? tanya Akhsan.
" Bang Akhsan.! Ikhsan terhenyak dan tersadar, mungkinkah Fatma melihat Akhsan dengan Kairi. " emangnya Kairi di mana bang.? tanya balik Ikhsan.
" tadi aku minta dia untuk menungguku di sini tapi sekarang dia tidak ada. " jawab Akhsan.
" Astaga Bang. ini masalah yang sangat besar."
" maksudnya.?
" Bang tadi Fatma marah-marah padaku setelah dia dari toilet bahkan dia mengatakan kalau aku harus membahagiakan wanita di dalam. Itu berarti Fatma melihat Abang dan Kairi kan. dan setelah itu sekarang Kairi juga hilang berarti dia melihat aku dan Fatma kan Bang. " terang Ikhsan.
" Jadi mereka salah faham.!! terhenyak keduanya bersamaan.
" ini masalah yang sangat besar Bang dan harus segera di luruskan. ", ucap Ikhsan.
" kamu benar dek."
" Abang kembar.!! kenapa.!! teriak Aisyah si biang kerok yang ternyata ada di seberang jalan dengan meringis tanpa dosa. " Bang kembar.!! semangat.!! ledek Aisyah.
Astaga perbuatan Aisyah benar-benar di luar kemampuan orang dewasa dia merencanakan semua ini sendiri. sebenarnya Aisyah sempet ragu tapi ternyata semua berjalan sesuai dengan yang di ingin kan.
" Astaghfirullah.. Aisyah...!!! awas kau ya. perbuatan mu sungguh di luar batas, Aisyah kau harus mendapatkan hukuman..! teriak Akhsan kesal.
"Pasung beneran kau Aisyah. sudah puas sekarang, hahh.!! Saut Ikhsan dengan kesal juga.
" coba aja kalau bisa, Wekkk.. " Aisyah menjulurkan lidahnya lalu mobil itu melaju dengan cepat. " maaf bang, keusilan Aisyah memang keterlaluan. Abang tenang saja Aisyah akan menyelesaikan nya sekarang dan tunggu kejutan Aisyah selanjutnya, tra tata... " gumam Aisyah.
" kakak ipar I'm coming...!!! teriak Aisyah " pak Jon cepat. " pinta Aisyah dan mobil melaju semakin cepat.
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Apa lagi yang kau rencanakan Aisyah. tak kasian kau membuat kedua Abang mu seperti orang yang stres sekarang.. ishh ishh...
" Aisyah.. ihhh..!! aku cubit kau ya.!!
" Ampun Thor. ""
πΎπΎπΎπΎπΎπΎ
mana fans Aisyah..,.
mana fans Akhsan Ikhsan..
mana fans mis eror dan Kairi...
tunjukkan jarimu. ππππ€£π€£π€£
__ADS_1