Akhsan Dan Ikhsann

Akhsan Dan Ikhsann
55.Kebahagiaan


__ADS_3

" Assalamu'alaikum pak Akhsan. Saya mau memberitahu bahwa perwakilan dari perusahaan XX telah tiba dan sekarang sudah menunggu di tempat meeting, pak. " ucap dengan sopan Ardi sesaat memasuki ruangan kerja Akhsan.


Akhsan mengangkat wajahnya seketika melihat Ardi yang sudah berada tepat di depan nya. Akhsan menghentikan kegiatan nya dan mengangguk " Wa'alaikumsalam,, apa pak Ikhsan juga sudah datang,? tanya Akhsan.


" beliau sedang dalam perjalanan pak, mungkin sepuluh menit lagi beliau akan sampai. " terang Ardi.


Lagi-lagi Akhsan mengangguk. Pasti akan selalu seperti ini Ikhsan pasti akan selalu datang paling belakangan ya meskipun belum telat sih. Karena Ikhsan selalu sampai di saat meeting akan langsung di mulai. " baik siapkan semua berkas yang saya inginkan. Dan periksa lagi sebelum meeting di mulai. " tegas Akhsan.


Ardi mengangguk lalu menunduk untuk pamit " baik Pak, saya permisi " ucap Ardi.


" Hmm,, "


Pemimpin ketiga perusahaan yang sangat berpengaruh telah berkumpul di tempat meeting dan di dampingi oleh asisten mereka masing-masing.


Meeting baru saja di mulai namun hawa di dalam ruangan sudah memanas karena ketidak sesuaian proposal untuk kerja sama ketiga perusahaan itu.


Brakk....


" proposal apa-apaan ini. saya kesini tidak untuk menerima proposal abal-abal seperti ini. begitu khusus saya datang kesini hanya mendapatkan kerja sama seperti ini, Cuiihhh.. " hardik Marco dengan perkataan yang menyakitkan untuk Akhsan.


Marco pemuda yang juga terkenal akan kesuksesan nya di bidang industri dan juga terkenal sebagai pengusaha muda yang sukses di usia muda. Marco begitu tegas dan selalu mengatakan apapun yang ada di kepalanya langsung pada orangnya jika dia tak menyukai nya maka dia akan begitu kejam menghardik lawan nya dengan kata-kata kasarnya.


Akhsan dan Ikhsan terhenyak begitu kaget. proposal yang mereka kerjakan bersama-sama dan mereka sudah sangat mempercayai akan semua hal namun nyatanya itu tak bisa di Terima dengan baik oleh Marco.


" kalau memang kalian tak mau bekerja sama dengan perusahaan saya jangan membuat janji. saya tak akan sudi lagi datang ke sini lagi. perusahaan apa ini.? bahkan pemimpin nya saja sangat bodoh. "


Tangan Ikhsan mengepal. Dia tak rela jika Abang nya di hina sedemikian tanpa adanya rasa hormat sedikit pun. Ikhsan mengakui bahwa perusahaan Marco memang berkembang dengan sangat pesat namun tak seharusnya dia mengatakan itu pada orang lain.


Ikhsan berdiri dengan tatapan tajam dan siap untuk membungkam mulut Marco yang tak henti-hentinya menghina mereka. Akhsan menggenggam pergelangan tangan Ikhsan dan memberikan arahan untuk lebih bersabar.


" maaf Pak Marco, saya telah salah. Jika ada kekurangan dalam proposal itu kita bisa bicarakan dengan baik-baik. " ucap Akhsan dengan lembut.


" Baik. Saya akan memperbaiki nya. tapi saya menginginkan keuntungan perusahaan saya adalah empat puluh persen dan masing-masing dari kalian tiga puluh persen, gimana kalian setuju.?"


Seperti nya Marco memang mau mendapatkan keuntungan yang lebih banyak tanpa mengeluarkan dana awal terlebih dahulu. dan menghina Akhsan mungkin itu adalah sebagai taktiknya untuk mendapatkan kesepakatan.


" maaf Pak, saya tidak bisa. jika memang Anda mau bekerja sama dengan kami maka dana pengeluaran dan keuntungan harus sama rata tak ada yang lebih sedikit dan lebih banyak itu akan lebih baik untuk kelangsungan kerja sama kita. " jawab Ikhsan.


" Pak Ikhsan benar Pak. kita harus bisa memikul berat yang sama dan menikmati hasil yang sama juga itu adalah kesepakatan yang terbaik. "'saut Akhsan.


Aura negatif langsung muncul di wajah Marco. dia begitu kesal karena sarannya dan keinginan nya tak di terima dengan baik oleh Akhsan dan Ikhsan.


" bedebah,,!! apa ini persengkokolan untuk menghina saya.! saya tak bisa menerima ini saya mundur dari kerja sama ini. kecam Marco kesal.


Marco pergi dari ruangan itu dengan penuh benci dan membanting kursi hingga terjatuh jauh dari tempat nya. " kalian akan menyesal. " ucap nya untuk yang terakhir kalinya sembari mengarahkan tangan yang terkepal pada Akhsan dan Ikhsan.


Akhsan dan Ikhsan kembali duduk sembari mengeluarkan nafas panjang nya. baru kali ini mereka menghadapi klien yang sangat tempramen.


" Abang tenang saja. kita pasti akan mendapatkan partner yang lebih baik dari pada Pak Marco. baru pertama bertemu saja aku sudah sangat kesal bagaimana jika kerja sama ini benar-benar terjadi pasti aku akan pusing bang. " ucap Ikhsan.


" kamu benar dek. mungkin kita harus bersyukur tidak jadi mendapatkan partner yang seperti dia. kita tidak tau apa yang akan dia lakukan di masa mendatang jika awalnya saja sudah seperti ini. " jawab Akhsan.


" sudah yuk Bang kita pulang saja. hari sudah sore juga. " ucap Ikhsan. " Anton. kamu pulang saja dan tolong ini periksa kembali di mana letak kesalahannya. "


" Hmm." jawab singkat Akhsan." Ardi kamu juga pulang. tapi ini tolong taruh di ruangan saya. "'


" baik Pak. " jawab Anton.


" baik Pak " jawab Ardi.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾


" Arrrggghhh...!!!

__ADS_1


Brakkk..!!


beberapa berkas dan juga kursi kebesaran nya duduk berhamburan di segala arah karena perbuatan Marco sendiri. dia begitu kesal tak bisa mendapatkan apa yang dia inginkan. keinginan nya untuk mendapatkan keuntungan yang berkali-kali lipat tak bisa dia dapatkan hari ini.


" Arrrggghhh....!! kalian akan membayar penghinaan ini. aku pastikan perusahaan kalian akan hancur dan akan jatuh ke tangan ku. Jangan panggil aku Marco jika tak bisa menjatuhkan perusahaan kalian sejatuh-jatuhnya. " Marco menyeringai dengan begitu bengis.


Marco menjatuhkan tubuh nya di sofa dengan kasar mengambil ponsel nya untuk menghubungi seseorang yang akan membantu jalannya untuk mendapatkan semua keinginan nya.


" halo bos. ada yang bisa saya bantu. "


" Hmm. apa kamu tau apa yang aku katakan kemarin.?


" iya bos saya tau. "


" mulai jalankan semuanya sekarang. saya mau semua itu secepatnya. dan cari suami dan istri penghianat itu. apapun yang terjadi kamu harus membawa anak itu dengan keadaan hidup dan saya tak mau ada luka sedikitpun padanya, kamu ngerti. "


" Baik bos. saya akan jalan kan sekarang juga. "


tut tut tut...


Marco kembali menyeringai bahagia. sebentar lagi dia akan mendapatkan semuanya yang dia ingin kan.


" cepatlah datang padaku gadis kecil. kau akan menjadi ratu di rumah ku, kau akan mendapatkan limpahan kebahagiaan bersamaku. cepatlah datang jangan buat aku marah karena terlalu lama menunggu mu. "'gumam Marco.


" permisi Pak. " masuk seorang gadis cantik dengan pakaian yang sangat seksi dan berjalan mendekati Marco yang masih berada di sofa. gadis itu berjalan dengan melenggak-lenggok hingga semakin dekat pada Marco dan mengibaskan rambutnya kebelakang dengan genit.


" Pak,, Lena sudah datang sesuai panggilan Bapak. "


Gadis itu duduk di paha Marco membungkuk dan mengelus wajah Marco dan turun hingga ke leher Marco untuk terus menggoda nya.


Dalam sekejap Marco langsung tergoda dengan gadis cantik itu. laki-laki mana yang tidak akan tergoda dengan Lena. gadis cantik bertubuh seksi bak gitar Spanyol. dan belaian yang langsung membuat siapapun terbuai akan kenikmatan.


Marco akan selalu puas dengan pelayanan yang di berikan oleh Lena. Setiap dia menginginkan hal itu dia juga akan selalu memanggil Lena ataupun wanita lain yang ia ingin kan.


" puaskan aku sayang. " ucap Marco lirih.


" baik Pak. " jawab Lena senang hati.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Akhsan dan Ikhsan sampai di rumah dengan begitu lelah. seharian mereka bekerja demi sebuah proyek baru namun tak ada hasilnya sama sekali.


" Assalamu'alaikum. " sapa keduanya serentak memasuki rumah yang tengah berkumpul para keluarga besar nya.


" Wa'alaikumsalam. " jawab serentak.


Kairi dan Fatma langsung berdiri mencium punggung tangan suami mereka dan mengambil tas mereka dari tangannya.


setelah menyalami semuanya mereka berdua langsung masuk ke kamar masing-masing dan di ikuti Fatma juga Kairi.


" Pak Ikhsan kenapa.? tanya Fatma yang membuntuti Ikhsan.


Ikhsan berbalik memperlihatkan wajah lelah nya pada Fatma yang dia buat berlebihan " aku sangat lelah Fatma. " ucap nya.


Fatma hendak kembali keluar namun di tarik oleh Ikhsan " mau kemana,? suamimu sangat lelah apa kamu tega meninggalkan nya " sambung Ikhsan.


Jari Fatma menunjuk arah luar. " mau ambilkan bapak minum, katanya lelah. " jawab Fatma polos.


" aku nggak mau minum apapun, aku mau kamu Fatma. "


" hehh..! maksudnya.?


" jangan berpikir macam-macam aku mau kamu temenin aku di sini dan aku juga mau kamu pijitin kepalaku aku sangat pusing. "

__ADS_1


" oh, sini. " Fatma menarik tangan Ikhsan dan menyuruhnya duduk di kasur sedangkan Fatma naik dan mulai memijat kepala Ikhsan dengan pelan. " gimana, enak.? tanya Fatma.


Ikhsan begitu menikmati pijatan Fatma hingga dia sampai memejamkan matanya karena merasa enak. " kamu pintar sekali memanjakan suami mu, Fatma. aku sungguh sangat beruntung. "


" emang begini termasuk memanjakan suami ya,? Fatma kira memanjakan suami hanya di atas kasur doang" . jawab Fatma sok imut.


" emang kamu mau manjain suami mu sekarang. " ucap Ikhsan dan berbalik menatap Fatma yang langsung menggeleng dengan cepat. " kenapa.? katanya mau manjain.?


" eh tidak tidak,,!! belun saat pak. "


" emang kapan saatnya.?


" Hmm..? tau. "


" sini duduk. " Ikhsan menarik Fatma kedalam pangkuan nya dan mulai mengatakan apapun yang ia ketahui. " Fatma, memanjakan suami itu bukan hanya di atas kasur saja. kamu memijit ku, membantu ku dalam hal apapun, memasakkan sesuatu untuk ku dan masih banyak lagi itu juga termasuk memanjakan suami. jadi kamu harus bisa mulai memanjakan suami mu dengan baik Oke."


" kalau seorang suami memanjakan istri nya dengan apa.?


" ya bisa dengan membelikan apapun keperluan dan keinginan istri, mengajak istri jalan-jalan atau mungkin membantu pekerjaan istri itu juga bisa di sebut memanjakan Istri. apa kamu mau aku manjakan.? tanya Ikhsan.


Fatma mengangguk dengan cepat, siapa yang tak mau di manjakan oleh suami. " mau mau.. ""


" besok hari minggu kita jalan-jalan oke. "


" hari minggu.?


" iya, hari minggu.. "


" yeee.. itu mah jalan-jalan gratis hadiah dari Rico, bukan dari bapak. ishh bapak ini nggak modal.," ketus Fatma.


" Hahaha..!!


Sementara di lain sisi Akhsan dan Kairi juga tengah duduk bersama di satu sofa di kamar mereka berdua. Kairi tengah menyediakan minuman hangat untuk Akhsan.


" Mas, minum nya. " Kairi menyodorkan segelas teh panas untuk suaminya dengan pelan. dan langsung di terima Akhsan lalu di minumnya.


" gimana manis.? tanya Kairi.


Akhsan tersenyum sembari mengangguk. " ya ini sangat manis tapi lebih manis yang menyajikan nya. " jawab Akhsan.


wajah Kairi langsung memerah dia malu hanya dengan kata-kata sederhana yang selalu di lontarkan oleh Akhsan. " apa sih, biasa aja kali " ucapnya dengan tersipu.


Akhsan menaruh gelas di mejanya menarik Kairi ke dalam pangkuannya dan memeluk perut Kairi dari belakang. " gimana dengan harimu, menyenangkan. " tanya Akhsan.


Kairi mengangguk menoleh kebelakang meski tak dapat melihat dengan jelas wajah Akhsan. " menyenangkan. Aku juga sempat belajar memasak juga dengan Mama. ya meskipun hanya ngerecokin aja sih,?? " jawab Kairi. " makanan yang di masak Mama semuanya makanan yang tak pernah Kairi masak jadi Kairi sangat bingung. tapi Mama dengan telaten ngajarin aku dan Fatma tadi. "


" benarkah. "


" Hm. " Kairi mengangguk " bahkan aku dan Fatma juga sangat kebingungan mengenali bermacam-macam bumbu. "


" tidak usah terlalu di paksakan untuk belajar. pelan-pelan saja aku juga tidak keberatan jika harus makan masakan mu yang sederhana, bagiku masakan apapun yang kamu masak itu akan sangat enak di lidahku. " ucap Akhsan.


" aku hanya ingin yang terbaik Mas, dan ingin menyajikan untuk mu yang lebih baik lagi. " jawab Kairi.


Lelah seharian bekerja namun akan hilang lelah itu saat berhadapan dengan istri mereka. seberapa besarnya lelah akan terobati begitu juga setelah sampai di rumah. wajah berbinar sang istri saat menyambut nya meluruhkan semua rasa lelah dan kepenatan karena pekerjaan di luar.


Akhsan dan Ikhsan begitu bahagia bisa memiliki istri yang membuat mereka senang. benar-benar kebahagiaan yang nyata.


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Maaf telat Up nya.

__ADS_1


jangan bosan menunggu ya. πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2