Akhsan Dan Ikhsann

Akhsan Dan Ikhsann
11.Coklat kepingan


__ADS_3

Akhsan begitu semangat masuk rumah akhirnya dia menemukan cara untuk membalas Ikhsan si mulut rombeng layak emak-emak komplek saat berucap, alias pedes banget.


" Du du du du...


Dengan mulut berdendang dan sesekali melantunkan sholawat dia terus berjalan untuk bisa sampai di kamar mereka berdua pasti sasaran Akhsan sedang di sana, pikir nya.


" Assalamu'alaikum Ikhsan..!!! teriak Akhsan begitu menggema.


Akhsan yang selesai mengaji langsung terkejut dan mendengus kesal karena suara Abang nya benar-benar telah mengganggu telinganya, berisik sekali.


" Wa'alaikumsalam Bang.. " jawab Ikhsan malas.


" lemes amat dek, baru PMS ya.? gurau Akhsan.


Ikhsan benar-benar tau akan sifat Akhsan. ini pasti ada udang di balik bakwan , saat Akhsan berperilaku seperti ini pasti ada yang ia rencanakan, Ikhsan pun harus lebih waspada . entah apa yang akan Abang nya lakukan padanya.


" mana ada laki-laki PMS , " jawab Ikhsan.


Ikhsan menaruh kitab suci di meja dan langsung duduk di sofa. sembari melepaskan kopyah yang ia kenakan


" tumben Abang baru pulang.? tanya Ikhsan.


" iya, tadi ada halangan sedikit jadi baru bisa pulang deh. " satu persatu Akhsan melepaskan jas dan juga dasinya dan menaruhnya di tempat baju kotor


" dek kamu kenal sama pak Bambang nggak.? tanya Akhsan dengan Pura-pura menyembunyikan tawa yang hampir saja tak bisa dia tahan.


" pak Bambang.? siapa.?


" mana Abang tau, katanya dia mengajar di sekolah tempat kamu mengajar juga. " ucap Akhsan


" nggak ada.?


" oh nggak ada ya..?, pak Bambang " ucap Akhsan dengan genit dan sengaja mencolek pipi Ikhsan dan menusuk-nusuk nya dengan jari telunjuknya.


Ikhsan menyingkirkan tangan Akhsan dengan kasar. dari mana Akhsan tau sebutan itu, itu hanya satu orang saja yang memanggilnya dengan nama yang sedemikian, pak Bambang.


" kenapa pak Bambang marah, oh ya, pak Bambang kenapa bapak begitu kejam menganiaya gadis kecil Cang ci men. " ucap Akhsan dengan menggoda.


Ikhsan terbelalak tak percaya. abangnya benar-benar telah mengetahui tentang gadis Cang ci men nya tersebut.


" apa yang abang katakan.!!


" aduh Pak Bambang benar-benar lagi pms ya. kenapa terus marah-marah dengan Fatma, bapak juga pernah mengambil uang yang hanya satu-satunya Fatma miliki, ck ck ck...


Pak Bambang sungguh kejam. " ucap Akhsan meniru suara Fatma tadi


" Abang.!!! teriak Ikhsan.


" iya adek ku yang tampan, oh maaf Pak Bambang. " jawab Akhsan.


Astaga Ikhsan benar-benar tak bisa membalas dari keisengan Akhsan. ini adalah balas dendam yang benar-benar membuat nya Ikhsan mati kutu.


🌾🌾🌾🌾🌾


Pagi-pagi Akhsan dan Ikhsan sudah bersiap dan sekarang mereka sedang berada di ruang makan dan menikmati sarapan bersama.


" astaga sudah jam setengah tujuh. " ucap Ikhsan dan buru-buru menghabiskan sarapan nya.


" hati-hati Ikhsan, jangan sampai tersedak. " ucap Rayyan.


" iya Pa." jawab Ikhsan.


" Ikhsan duluan Pa, Bang. " ucap Ikhsan dan menyalami kedua orang tuanya dan juga Akhsan


" kenapa buru-buru sih Ikhsan. " ucap Keisha.


" Ikhsan sudah kesiangan ma. " jawab Ikhsan


" Assalamu'alaikum...


" Wa'alaikumsalam...


" Pak Bambang hati-hati..!! teriak Akhsan.


" pak Bambang.? bingung semuanya


" hehehe.. " meringis Akhsan.


" Bang, kakak ipar datang!! pagi kakak ipar, abang ada di dalam sedang sarapan, masuk saja Kakak ipar " teriak Ikhsan dari luar.


"kakak ipar.?


" dasar kampret sialan.!!

__ADS_1


" Akhsan..!! panggil Rayyan dengan mata yang minta penjelasan


" maaf Pa, Ma, Akhsan juga harus berangkat " ucap Akhsan dan cepat-cepat menyalami tangan kedua orang tuanya dan secepatnya kabur kalau tidak dia harus menjelaskan sejelas-jelas nya .


" Akhsan.. papa belum selesai.!! teriak Rayyan


" Assalamu'alaikum pa. ma.!! teriak Akhsan dan melambaikan tangan.


"Pa ada apa dengan si kembar.? bingung Keisha dan Rayyan hanya kenaikan bahunya


" tau. "


" pa kita sudah telat " ucap Faisal dingin


" papa buruan, kalau tidak Aisyah akan mendapatkan hukuman.!! saut Aisyah heboh.


" iya iya, yuk berangkat " jawab Rayyan


🌾🌾🌾🌾🌾


Dor... dor... dor...


tiga balon di atas kepala Ikhsan meletus dan mengeluarkan guntingan-guntingan kertas kecil-kecil.


Ikhsan menutup matanya rapat apa yang di lakukan oleh para murid-murid luar biasa nya kali ini, apa mungkin dia kembali mengerjai nya dan tepung berhasil mendarat membedaki seluruh tubuhnya.


" yeee..!! teriak semua murid-murid girang dan bertepuk tangan menyambut kedatangan Ikhsan kali ini.


perlahan-lahan Ikhsan membuka matanya dan mulai memeriksa apa yang di lakukan untuk nya saat ini.


" ada acara apa ini.? tumben mereka tidak mengerjai ku lagi. "batin Ikhsan.


wajah yang bingung dan begitu penuh dengan kecurigaan memunculkan gelak tawa dari para murid-murid Ikhsan, mereka semua tertawa terbahak-bahak melihat betapa anehnya expresi wajah Ikhsan.


" hahaha, bapak kenapa.? tanya Mirna heran


di usili Ikhsan hanya diam tidak marah-marah apa lagi membalas dengan perbuatan yang sama. dan sekarang di beri kejutan pun juga demikian terus diam tanpa kata-kata yang keluar dari mulut nya padahal semuanya sangat menantikan expresi yang tak biasa dari guru mereka tersebut.


" ada acara apa ini.? tanya Ikhsan


" jangan kayak orang linglung gitu napa Pak, jelek banget. " jawab Santi " lagian sebentar lagi bapak akan tau ada acara apa. " sambung Santi


mata semua murid saling bertatap-tatapan satu sama lain, sepertinya mereka tengah merencanakan sesuatu Ikhsan harus lebih waspada lagi.


semua menggeleng. " Tidak.! ucap mereka serentak


" terus.?


di saat semuanya terdiam Fatma yang kebiasaan datang telat dan selalu menjadi yang terakhir , masuk sembari membawa kotak kecil yang di atas nya di ikat dengan sebuah pita.


mata Ikhsan mengernyit. dia benar-benar bingung dengan sikap mereka semua,


" ini buat Bapak.! ucap Fatma sembari menyerahkan Kotak hadiah tersebut pada Ikhsan


" apa ini.? Dengan ragu Ikhsan menerimanya,


" itu sebagai tanda Terima kasih karena bapak telah membantu ku kemarin. dengan uang yang bapak berikan Fatma bisa mengembalikan modal yang selama ini hanya menjadi impian Fatma saja, sekali lagi Terima kasih pak. " ucap Fatma tulus.


" uang.? uang apa.? apa Abang kemarin yang memberikan uang pada Fatma dan dia mengira adalah aku. ya Tuhan kenapa semua orang begitu sulit membedakan aku dan Abang " batin Ikhsan.


" apa boleh Saya buka.? tanya Ikhsan


Fatma mengangguk malu. mungkin setelah Ikhsan membuka nya dia akan menertawai nya atau bahkan membuang nya begitu saja.


Fatma sangat tegang saat tangan Ikhsan perlahan-lahan melepaskan pita dari kotak itu. nyalinya langsung menciut begitu saja entah apa yang akan Ikhsan katakan saat dia mengetahui isi dari kotak tersebut.


mata Ikhsan melirik Fatma sebentar. rasanya ingin dia tertawa melihat wajah tegang dari Fatma. "imut sekali. ".


" Hmm... maaf Pak nggak jadi. " Fatma merebut kembali kotak itu dari tangan Ikhsan dia benar-benar tidak sanggup mendengarkan kata-kata makian yang mungkin akan Ikhsan keluar kan dari mulut nya setelah itu.


" Fatma sini kotak nya. bukannya kamu sudah memberikan nya padaku, pamali kalau di minta lagi Fatma " tutur Ikhsan


Fatma benar-benar tak mau memberikan kotak itu pada Ikhsan dia pasti akan malu dan kehilangan muka di hadapan Ikhsan kalau sampai Ikhsan membukanya.


" tidak Pak. i-ini bukan untuk bapak " gugup Fatma dan menyembunyikan kotak itu di belakang punggung nya.


" Fatma.. "


" tidak Pak..


" Fatma... "


" i-ya Pak " dengan sangat ragu dan pelan Fatma kembali memberikan kotak itu pada Ikhsan dan sekarang dia harus siap menerima apapun yang akan Ikhsan katakan nanti padanya.

__ADS_1


mata Ikhsan mengernyit melihat isi dari kotak pemberian Fatma tersebut sebuah kepingan kepingan kuning keemasan yang berjumlah sangat banyak dan benda itu sangat asing bagi Ikhsan.


" kalau bapak nggak suka lebih baik kembalikan saja kepada saya " ucap Fatma takut.


Ikhsan mengambil dua keping dan mengangkat nya keatas " ini apa.? tanya Ikhsan bingung


" i- itu...???


" iya ini apa.? tanya Ikhsan.


"itu coklat pak,maaf hanya itu yang bisa Fatma berikan, Fatma tak bisa memberikan hal yang layak untuk bapak " ucap Fatma pasrah.


" Coklat.?


" iya coklat.! itu coklat yang biasa Fatma makan dan itu juga coklat kesukaan Fatma. Fatma kan orang miskin jadi hanya bisa beli coklat lima ratusan. " terang Fatma


ada kasihan di hati Ikhsan meskipun itu terdengar biasa tapi itu menyimpan begitu banyak arti di dalamnya. " segitukah nasib anak ini, hingga coklat seperti ini menjadi kesukaan nya. " Ikhsan memicingkan mata ke arah Fatma yang menunduk malu.


Ikhsan membuka satu dari kepingin itu dan ternyata benar di dalamnya sebuah coklat yang berbentuk lingkaran. Ikhsan mencicipi nya sama seperti coklat pada umumnya rasanya pun sama. " tidak buruk. " ucap Ikhsan


" Pak bagi dong..!! teriak Santi


Ikhsan pun menyodorkan nya pada semua murid nya dan pagi ini mereka mengadakan pesta coklat kepingan lima ratusan dari Fatma.


karena Fatma membawa begitu banyak jadi semuanya pun kebagian meskipun hanya satu-satu.


" Makasih pak..!!


" Hmm. berterima kasih lah pada Fatma dia yang memberikan ini pada kita. " jawab Ikhsan


" makasih Fatma.


" makasih miss Fatma..!!! serentak semuanya


melihat semuanya bergerombol memakan coklat dan Fatma terasa di tirikan Fatma pun kesal dan akhirnya berusaha untuk membubarkan semua teman-teman nya


" Brakkk.. brakkk... brakkk...


Fatma sengaja memukul papan tulis dengan batang sapu dan mulai teriak dengan sangat keras


" Woiii..!!! kalian mau sekolah atau mau arisan.!! teriak nya


semuanya terkejut tak terkecuali Ikhsan. sembari memicingkan mata melihat Fatma Ikhsan tersenyum geli melihat Fatma yang kesal karena rencana nya sendiri yang telah membuat dirinya terabaikan.


" bubar bubar bubar..!! jaga jarak aman. ada virus yang akan membuat kalian mati membeku kalau bergerombol, bubar bubar..!!


" yeee..!! syirik aja loh miss bilang aja loh iri nggak di kasih coklat sama pak Ikhsan. " sinis Mirna.


" bisa diem nggak tuh mulut, miss berikan hukuman traktir satu kelas loh, ingat ya siapapun yang menentang miss eror akan berakhir di kantin mentraktir kita semua termasuk, anda. "sapu yang di pegang oleh Fatma berhasil menunjuk ke arah Ikhsan


" Aku.? Ikhsan mengernyit


hukuman apa ini.? dan ya.! sejak kapan seorang murid memberikan hukuman pada gurunya, bisa-bisa hancur reputasi Ikhsan jika itu benar-benar terjadi. pasti para guru lain akan menganggap Ikhsan pun sama seperti guru-guru yang gugur mengajar di kelas eror itu. itu terasa guru takut sama murid, atau guru yang di kendalikan oleh murid, astaga benar-benar luar biasa di luar kelas ini.


" iya.! siapapun yang tak patuh akan aku tendang dari kelas ini, kalian semua mengerti.!! ;


teriak Fatma memberikan ulasan.


" mengerti miss. " jawab semuanya menunduk takut.


" astaga besar sekali pengaruh buruk gadis Cang Ci men ini, kekuatan super apa yang dia miliki sehingga semuanya takut padanya. gumam Ikhsan lirih


" jangan merutuki ku. kalau keberatan bilang saja.!! ketus Fatma


Astaghfirullah. hanya dengan melihat wajah Ikhsan saja Fatma bisa langsung membuat Ikhsan tak bisa berkata lagi. apa dia juga seorang paranormal yang bisa membaca wajah seseorang, Astaga Fatma kau sangat luar biasa.


🌺🌺🌺🌺🌺


jangan lupa


Vote..


likes...


Rate...


And comment....


yang banyak ya..


😭😭😭😭author sedih tidak mendapat semuanya dari kalian 😭😭😭😭


please dukung Author ya... πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2