
Mungkin jaman sekarang sudah tidak asing lagi bagi kita ketika mendengar istilah hamil diluar nikah, karena kebanyakan hal itu sudah dianggap biasa oleh semua orang, meskipun lelaki mengatakan bahwa dirinya akan bertanggung jawab lantas apa yang dipertanggungkan jawabkan? Merawat anak yang lahir dari hubungan diluar nikah? Bertanggung jawab kepada gadis untuk menafkahi gadis yang telah hamil diluar nikah itu? Atau bertanggung jawab dihadapan Allah nantinya?
Diibaratkan seperti sebuah balon, nafsu adalah air yang dimasukkan ke dalam balon tersebut, apabila balon diisi air secara terus menerus, maka akan tiba waktunya ia akan meletus pada akhirnya jua, begitu juga dengan pacaran, apabila dilakukan secara terus menerus, tidak menutup kemungkinan akan mengundang sebuah perzinaan.
Menurut agama Islam, pacaran saja hukumnya haram. Namun, bagaimana jika pacaran sudah dizinkan oleh kedua orang tuanya. Pasalnya, menurut agama Islam, bagi orang tua yang memberi izin atau pun membiarkan anaknya untuk berpacaran, maka orang tua tersebut akan mendapatkan siksaan di akhirat kelak.
Berbuat zina akan terasa begitu indah ketika tanpa adanya hubungan suami istri diantaranya karena memang diperindah oleh rayuan setan yang terkutuk, akan tetapi dosa yang mereka dapatkan layaknya air yang terus mengalir.
Jika tidak pacaran bagaimana bisa saling mengenal? Kan ada ta'aruf, Arti taaruf dapat ditelusuri dari asal bahasa Arab, yakni ta'arafa - yata'arafu yang berarti saling mengenal sebelum menuju jenjang pernikahan. Sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti taaruf adalah perkenalan.
Pada praktiknya, taaruf dilakukan sebelum khitbah. Arti khitbah adalah meminang, melamar, atau menawarkan diri untuk menikah. Taaruf bisa disebut salah satu dari rangkaian proses yang penting untuk menuju sebuah pernikahan.
Dalam pertemuan dua calon mempelai dalam taaruf pun harus ditemani oleh orang lain, seperti orang tua atau saudara. Oleh karena itu, taaruf dianjurkan bahkan merupakan perintah Rasulullah SAW untuk calon mempelai saling mengenal untuk menuju ikatan suci pernikahan.
Bertanggung jawab menikahi wanita yang telah hamil diluar nikah itu adalah hal yang wajib dilakukan oleh seorang laki laki tapi bagaimana bisa pernikahan yang dilakukan saat hamil itu terlihat sah dimata Allah? Sedangkan Allah sendiri melarang hambanya bahwa wanita yang sedang hamil haram untuk dinikahi ataupun untuk ditalak, meskipun menikah ataupun cerai sah dimata agama tapi bagaimana jika dihadapan Allah?
Bertanggung jawab dihadapan Allah seperti apakah harus mereka lakukan itu? Apakah harus mengatakan bahwa aku bertanggung jawab dihadapan Allah? Tidak, karena pertanggung jawaban terjadi ketika kita sudah berada di jembatan shiratal mustaqim yang tidak mampu dengan mudah untuk dilewati oleh orang orang pezina ataupun pendosa.
Memang terlihat begitu sepele untuk diucapkan, tapi apakah mereka sadar bahwa dosa yang mereka tanggung begitu besar dibadapan Illahi rabbi? Bukan hanya dimata manusia mereka terlihat hina, akan tetapi dimata Allah juga.
"Kalian tau? Perempuan yang melakukan hubungan seksual secara aktif pada usia di bawah 20 tahun, memiliki risiko lebih tinggi untuk terjangkit infeksi Human Papilloma Virus (HPV) penyebab kanker serviks. Selain itu mereka yang sering berhubungan seksual di umur remaja juga rentan terkena penyakit kelamin, seperti sifilis yang bisa mengakibatkan kebutaan pada bayi, atau kematian ibu serta janin". Ucap Susi kepada semuanya yang seakan akan seperti dokter sungguhan.
"Iya Bu dokter". Jawab mereka serempak.
"Aamiin, doakan ya teman teman semoga aku bisa menjadi dokter sungguhan". Ucap Susi sambil meringis kepada mereka semua.
"Pastilah, kau kan teman kami semua, kami akan selalu berdoa yang terbaik untuk kau dan semuanya". Ucap Nadhira.
Hubungan mereka jauh lebih dekat daripada saudara, memang mereka bukanlah saudara kandung dan lain sebagainya akan tetapi kasih sayang mereka begitu besar untuk sesama mereka, tidak ada kata membeda bedakan kedudukan diantara mereka, meskipun Rifki adalah atasan mereka akan tetapi sikap dan sifat Rifki sama sekali tidak membeda bedakan hal itulah yang membuat anak buahnya begitu menghormati dan menyeganinya.
"Dengarkan ya, aku akan menjelaskan tentang bahayanya **** bebas yang sering beredar dimasyarakat sekitar".
"Dokter Susi mulai merangkak menjadi guru". Ucap Bayu sambil terkekeh pelan.
"Daripada kau Bay, bodyguard merangkak jadi pengejar cinta buta". Ejek Vano.
"Berhubungan **** bebas juga dapat terkena penyakit HIV, yang mana jika tidak diketahui sejak awal kehamilan dapat menyebabkan masalah pada bayi, perempuan yang hamil di usia remaja beresiko tinggi melahirkan bayi prematur". Ucap Susi sambil menjelaskan kepada teman temannya tentang bahayanya hamil diusia remaja.
Hal ini terjadi karena rahim masih belum sepenuhnya siap mengalami proses kehamilan. Selain itu kurangnya pengetahuan Mama tentang gizi saat hamil juga dapat menyebabkan berat badan bayi yang baru lahir rendah.
Dan karena usia remaja, masih merupakan usia pertumbuhan, rebutan nutrisi dengan janin pun biasanya terjadi sehingga bayi atau Mama cenderung akan kekurangan nutrisi.
"Ish... Ngeri banget sih, tapi kenapa ya dizaman sekarang tuh banyak banget anak perempuan yang hamil diluar nikah seperti itu, kan usia mereka masih jauh lebih kecil dari usia minimal untuk menikah dan bahkan lebih kecil daripada kita". Gerutu Nadhira.
"Iya kau benar Dhira, karena disaat usia remaja itu biasanya puncaknya rasa penasaran, mungkin itu juga bisa menjadi penyebab utama dari banyaknya anak remaja yang melakukan itu". Ucap Rifki.
"Mungkin bisa jadi".
__ADS_1
"Mungkin pikir mereka enak kali ya setelah nikah hehehe, padahal tuh setelah nikah pikiran dan beban hidup bertambah banyak, tentang bagaimana menghidupi keluarga, perincihan keluar masuknya uang, dan bahkan belum masalah masalah lainnya". Ucap Bayu.
"Tumben kau bijak Bay, aku suka gaya mu itu". Jawab Rifki.
"Nye nye nye".
Rifki sama sekali tidak tersinggung dengan apa yang dilakukan oleh Bayu, bagi Rifki saat ini adalah saatnya untuk berlibur sehingga tidak ada istilah Tuan Muda dan anak buah, Bayu adalah anak buah Rifki tapi disaat ini Bayu juga adalah sahabatnya.
"Lanjut Si, biar mereka tau seberapa bahayanya hamil diusia dini".
"Wokeh Tuan Muda Rifki, Ibu hamil yang hamil diusia dini memang rentan terkena darah tinggi atau preeklampsia, bahkan jika sebelumnya ia tidak memiliki riwayat darah tinggi sekalipun perubahan hormon yang terjadi pada ibu hamil lah yang memicu tekanan darah menjadi lebih tinggi, menurut penelitian ahli kesehatan, perempuan yang hamil di bawah umur 20 tahun, kecenderungan terkena preeklampsia jauh lebih tinggi dibanding perempuan yang hamil di usia ideal 21-35 tahun". Lanjut Susi.
Hamil pada usia muda sangatlah berisiko karena pada dasarnya tubuh perempuan di bawah umur 20 tahun masih belum sepenuhnya siap untuk bereproduksi dan melewati proses persalinan.
Hal ini ditambah dengan perubahan hormon yang terjadi saat hamil, dapat membuat remaja usia di bawah 20 tahun rentan mengalami depresi pasca melahirkan.
"Dengar tuh Van, jangan asal nyuruh nyuruh orang menikah aja, kau sendiri pun belum menikah malah nyuruh orang lain menikah". Sindir Bayu.
"Aku kan berbeda darimu, kau sudah ketemu dengan jodohmu tapi aku belum". Jawab Vano sinis.
"Mangkanya nyari dong, jangan jomblo terus terusan ngak baik juga untuk kesehatanmu karena melihat yang lainnya sudah punya pasangan, hahaha". Tawa Bayu mengejek Vano.
Rifki dan Nadhira hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya saja mendengar percakapan dari Bayu dan Vano, karena sejak awal Bayu masuk ke Gengcobra Bayu terlihat lebih dekat dengan Vano dan Reno sehingga meskipun saling sindir menyindir ketiganya begitu kompak jika mendapatkan tugas dari Rifki.
Rifki menganggap anak buahnya sebagai temannya sendiri dikala sedang berlibur, akan tetepi jika sedang melakukan tugas Rifki menganggap mereka sebagai anak buahnya, dengan siap siaga mereka melaksanakan tugas yang telah diberikan oleh Rifki kepadanya tanpa adanya bantahan dan keluhan.
"Hahaha... Kau benar Bay, dengar tuh Van". Tawa Reno yang tengah menertawakan Vano.
"Mending aku jomblo banyak yang sayang, daripada lu udah jomblo ngenes lagi". Ejek Vano pada Reno.
"Siapa yang sayang sama kau? Tikus dengan semut kah? Atau cacing dengan ulat? Bisa jadi kumbang dengan cicak, Haha". Tawa Reno.
"Ada dong, anak Surya Jayantara". Jawab Vano dengan bangganya.
"Eihh siapa? Vita? Saqila? Sarah? Aditi? Atau Ratih? Emang mereka mau dengan kamu Van?". Tanya Bayu sambil menghitung nama nama itu menggunakan jari jarinya.
"Heyyyyy.... Di Surya Jayantara tidak hanya itu saja Bay, disana luas kali, banyak juga cewek didalamnya".
"Lah iya siapa Van? Orang disana ceweknya cantik cantik, emang peletmu manjur kepada mereka? Sehingga membuatmu begitu yakin untuk menggapai mereka?".
"Boro boro ngasih pelet, pergi kedukun aja Tuan Muda sudah marah marah ngak jelas".
"Emang kau mau ngapain kedukun ha? Mau berbuat musyrik? Mau menyekutukan Allah begitu? Aku sama sekali tidak melarangmu melakukan itu, tapi ingat setelah itu jangan masuk lagi ke Gengcobra atau menginjakkan kaki disana!". Ucap Rifki dengan santainya kepada Vano.
"Ngak ngak Tuan Muda, saya tidak berani melakukan itu". Ucap Vano dengan gelagapan.
"Dasar lemah". Sindir Bayu.
__ADS_1
Nadhira dan Susi hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya, begitulah laki laki meskipun ucapannya terlihat kasar akan tetapi tiada kata permusuhan diantara mereka.
"Lanjutkan Si". Ucap Nadhira
"Apanya yang dilanjutkan?". Tanya Susi yang kebingungan tentang ucapan Nadhira.
"Iya tenang hamil diluar nikah, biar mereka paham lah bahayanya itu seperti apa".
"Oh yang itu, boleh lah".
"Dengarkan teman teman".
"Selain itu psikologis dari anak umur di bawah 20 tahun, juga masih cenderung labil sehingga tingkat stres dan depresi jauh lebih besar, apalagi jika kehamilan tidak didukung oleh keluarga, besar kemungkinan mereka akan terkena baby blues atau post partum deppression.
Pada usia remaja, rahim dan organ panggul belum sepenuhnya kuat menampung janin. Hal ini dapat menyebabkan masalah pada kehamilan dan kesulitan saat persalinan.
Hal yang biasanya terjadi pada kehamilan di usia muda adalah keguguran, perdarahan, persalinan prematur, dan terjadinya masalah pada plasenta. Karena hal tersebut, perempuan dengan usia muda terancam luka serius saat melahirkan, dan dapat menyebabkan kematian pada ibu atau calon janinnya.
Lelaki baik seperti apakah yang mampu merusak seorang wanita, seberapapun cintanya seorang lelaki yang baik dia tidak akan pernah mau merusak seorang wanita hanya karena nafsunya karena ia akan datang untuk meminta restu kepada orang tua demi menghalalkan hubungan itu.
Sementara adakah wanita yang baik yang mau direbut hartanya dengan begitu mudahnya? Tidak, wanita yang baik hanya akan menjaga hartanya untuk lelaki yang memang sudah menjadi mahramnya, ingat dan janganlah kamu mendekati sebuah zina sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.
Lelaki yang baik hanya untuk wanita yang baik begitupun dengan lelaki yang buruk hanya untuk wanita yang buruk juga, maka perbaikilah dirimu maka pasanganmu akan ikut baik berserta dirimu, karena jodoh adalah cerminan dari diri kita sendiri.
Tidak ada lelaki baik yang mampu merusak ataupun merenggut harta paling berharga milik seorang wanita dengan mudahnya karena tergoda oleh nafsunya sendiri, dan tidak ada wanita yang baik yang mampu memberikan harta berharga miliknya dengan begitu mudahnya.
Mungkin jika dilihat lihat hal itu nampaknya begitu sepele dijaman sekarang ini karena banyaknya pemuda pemudi yang kerap kali melakukan hal itu sehingga membuat hal tersebut terlihat begitu sepele dimata para remaja, akan tetapi itu adalah sebuah dosa yang tidak akan pernah mampu untuk dimaafkan.
Kebanyakan pemuda pemudi melakukan itu hanya karena hubungannya tidak direstui oleh kedua orang tua mereka masing masing karena umur mereka yang masih dibawah rata rata, sehingga mereka melakukan itu agar segera dinikahkan dengan orang yang terlihat begitu berarti bagi dirinya.
"Emang kau lelaki seperti apa Bay?". Tanya Rifki.
"Aku itu lelaki yang bertanggung jawab, sholeh, baik, jujur, tidak suka bermain dengan wanita, penyayang, dan masih banyak lagi lah". Ucap Bayu dengan sombongnya dihadapan semua orang.
"Tapi kenapa bisa jomblo sampai sekarang Bay? Ngak laku ya?". Ejek Vano.
"Kau sendiri sudah sebesar ini masih saja ngejomblo emang ngak bosan ya jomblo terus, atau jangan jangan ngak ada yang naksir dirimu ya Van". Tanya balik Susi kepada Vano.
Vano memang jauh lebih tua dari mereka berempat, karena sebelum Rifki lahir, Vano sudah mampu untuk berlari larian dengan teman temannya dikala dirinya masih berusia balita, mungkin sekarang ini usianya sudah mencapai 22 tahun sementara Rifki masih berusia 18 tahun.
"Kalau aku ketemu sama jodohku nanti, kamu jangan kaget ya". Ucap Vano dengan rasa bangganya.
"Kita ngak kaget kok, pasti itu cuma hayalan kan, jadi kau tidak perlu khawatir kalau kami akan kaget". Ucap Bayu yang menanggapi ucapan Vano.
Semuanya tertawa bersama mendengar ucapan kocak mereka, sementara Vano terlihat begitu geram karena ucapan itu yang telah menyudutkan dirinya seperti itu.
Setelah itu mereka bergegas menuju ketepi pantai disiang hari ini dengan bahagianya, para anak buah Rifki juga ikut bermain dipantai akan tetapi beberapa dari mereka tetap berdiri ditepi pantai untuk mengawasi Tuan Muda mereka atas perintah dari Rifki sendiri.
__ADS_1
Nadhira, Rifki, Bayu dan Susi bermain air ditepi pantai, ke empatnya terlihat begitu bahagia dan tertawa bersama, Nadhira belum pernah bermain kepantai sebelumnya sehingga kali ini dirinya terlihat begitu bersemangat apalagi ketika melihat ombak yang saling menyambung menuju ketepian.
...Jangan lupa like dan dukungannya 🥰...