Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
eps 94


__ADS_3

Terserah lo mau percaya atau enggak, kalau gue bohong kenapa gue tau kalau lo dulu itu cupu, itu semua Edo yang ceritain sama gue dan kalau lo gak percaya juga gue ada rekamannya kok," ucap Nuri lalu mengambil ponselnya dan memuta rekaman yang pernah di rekamnya saat di rumah sakit waktu itu.


Seketika wajah Nia berubah merah menahan marah, ternyata apa yang di katakan oleh Nuri semuanya benar, Itu memang suaranya Edo.


"Gimana sekarang lo percaya kan sama gue, makanya jangan kegeeran deh lo," ucap Nuri


Nia segera mengambil kuenya yang sudah siap di bungkus, dia segera pergi dari sana dengan wajah marahnya. Senyum terbit di bibir Nuri.


"Ternyata tidak sulit untuk memisahkan mereka berdua, hanya menyiram sedikit bensin maka api akan menyala lebih besar," guman Nuri


Sampai di mobil Nia menghempaskan tubuhnya di jok belakang, Air mata yang dari tadi di tahannya mengalir deras di pipinya. Pak supir yang melihatnya jadi binggung akan tetapi dia tidak berani bertanya kepada majikannya itu.


"Pak ayo jalan," ucap Nia melihat supirnya itu bengong saja dari tadi.


"Baik Non," Pak supir segera melajukan mobilnya menuju Mansionnya Bondan.


Nia sudah sampai di sana, Dia membunyikan bel.


Ting..nong...


Dari dalam mansion Nita membukakan pintunya.


"Eh ada Nia, masuk nak, kamu mau ketemu Inge ya ? kebetulan Inge sudah menunggu kamu di Gazebo taman belakang," ujar Nita


"Makasih tante, aku kesana dulu ya tante,"ucapnya lalu masuk dan dia langsung menuju ke sana. Sampai di sana Nia segera berhambur ke pelukan Inge sambil menangis tanpa memperdulikan Devan yang melihat binggung ke arahnya.


"Lo kenapa nangis Nia ? ada apa cerita sama gue," ucap Inge, Nia melepaskan pelukannya lalu melihat ke arah Devan, Inge yang mengerti kalau Nia sungkan terhadao Devan segera menyuruh Devan pergi dari sana.


"Sayang.. boleh gak kalau kamu masuk kedalam saja, ini urusan perempuan," ucap Inge Manja sambil memperlihatkan pupe eyes nya.


Devan tidak tega menolaknya melihat wajah imut yang di perlihatkan Inge itu.


"Baiklah sayang, kalau urusannya sudah selesai nanti kita selesaiin urusan kita ya," ujarnya mengedipkan matanya ke arah Inge, Inge tersenyum manis ke Devan.


Devan kemudian masuk ke dalam mansionnya, Inge segera menatap Nia dengan lekat.


"Sekarang lo cerita sama gue, siapa yang buat lo nangis kek gini," ujarnya


"Kak Edo jahat," ujar Nia


"Apa...jadi kak Edo yang buat lo kek gini, apa yang dia lakuin ke lo sehingga lo menangis seperti ini," ucap Inge marah

__ADS_1


" Dia gak ngelakuin apa-apa kok, tapi kata-katanya membuat aku jadi sedih,"


"Jadi dia menghina lo, dasar kak Edo belum tau dia rasanya bogem mentah gue," ucap Inge makin marah.


"Bukan seperti itu Nge,"


"Terus kenapa dong, lo kalau cerita jangan setengah-setengah." ujarnya


" Gimana aku mau cerita, kamu belum aku ngomong aja udah nyamber duluan," ujar Nia kesal


"Iya..ya..masak sih ?"


"Ya iyalah Nge, aku ngomong satu kata kamu malah ngomong banyak," ucap Nia


"Iya deh,, ayo lanjutin lagi ceritanya," ucap Inge cengengesan


"Beneran nih, jangan ngomong lagi ya aku mau cerita,"


"Iya Janji," ucap Inge


"Jadi tadi aku ketemu sama temannya kak Edo namanya Nuri, Dia bilang ke aku kalau kak Edo gak beneran suka sama aku, karena aku sudah berubah cantik saja dia dekatin aku dan dia bilang kalau Edo gak mau dekat-dekat apalagi suka sama aku kalau penampilan aku masih culun kayak dulu,"


"Ya enggak lah, Awalnya aku gak percaya sama omongannya itu tapi setelah aku mendengar sendiri rekaman suaranya aku gak ada pilihan lagi untuk tidak percaya," ucapnya dengan air matanya kembali mengalir di pipinya.


"Mungkin itu bukan kak Edo kali yang ngomong, bisa saja kan itu suara orang lain," ujar Inge


"Itu memang suara kak Edo kok Nge, aku hafal banget suaranya dan juga ada suara kak Andi sama kak Elang juga," ucap Nia masih terisak.


"Sudah-sudah, gimana kalau kita ngetes dia saja, kalau dia masih suka sama lo ketika kamu kembali culun berarti dia memang tulus sama lo, tapi kalau dia kembali ilfiel sama lo saat itu kamu siap-siap buat tinggalin dia, gimana setuju gak ?" saran Inge


"Iya...aku ikut apa kata kamu saja, aku gak bisa mikir," ujar Nia lemah


"Nah mulai besok lo harus berpenampilan kembali seperti dulu, kita lihat reaksi Kak Edo gimana saat melihat lo besok," ucapnya dengan serigainya, Nia hanya menganggukkan kepalanya.


"Eh copot-copot..mama ngagetin Inge deh," ucap Inge kaget karena tiba-tiba Nita sudah berada di sana ambil membawa minuman buat mereka.


"Kalian terlihat serius banget ngobrolnya, sampai-sampai mama datang aja gak kerasa," acap Nita


"Iya Ma, kami lagi membahas soal kuliah ma, kok mama bawain kami minum sih, kan kami bisa ambil sendiri ma," ujar Inge bohong


"Iya Tante, jadi gak enak nih ngerepotin," ucap Nia menimpali

__ADS_1


"Kalau gak enak kasih kucing aja, lagian tadi Devan Bilang kalian lagi mau ngobrol serius soal wanita, sampai-sampai wajah Devan di tekuk begitu kamu suruh masuk," ucap Nita, mereka tertawa mendengar ucapan Nita.


"Mama pikir dengan membawa minuman kalian tambah semangat ngobrolnya dan mama bisa ikut ngobrol sama Inge, biarkan saja Devan seperti itu biar tau rasa dia," ucap Mama Nita kesal


"Kok tante kesal gitu sih sama kak Devan, kan dia anak Tante," ujar Nia


"Abisnya hari ini mama gak bisa ngobrol sama Inge karena Inge di kuasai oleh anak nakal itu, kan tante juga pengen manja-manja sama Inge," ujar Nita sambil memeluk Inge


"Jadi ceritanya mama cemburu nih sama kak Devan ?" tanya Inge


"Ya iyalah, mama kan pengen ngobrol banyak tentang pertunanganmu sama Devan nanti, Ups..kok aku keceplosan ya," ucap Nita sambil menangkup mulutnya.


"Mama ngomong apa tadi ?" tanya Inge yang sekilas mendengar ucapan Nita


"Gak kok, mama hanya mau tau tentang kenangan kamu semasa di kempung dulu," ucapnya


Semoga saja Inge percaya, kalau gak Devan pasti marah sama aku,, Batin Nita.


"Ooo kirain...Nanti aja ya ma, kalau kak Devan gak ada soalnya nanti kak Devan pasti ganguin kita saat aku ceritanya, pasti gak asik kan lagi asik-asik cerita malah di gangguin sama dia," ucap Inge, Nita menghela nafas kasar.


Untung Inge percaya sama aku, kalau gak bakal ketahuan nih rencana Devan,, Batin Nita


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


miss N 😘😘😘


Marhaban ya Ramadhan🙏🙏🙏


Berkah bulan Ramadhan,, Alhamdulillah miss N naik satu tingkat dari Author Bronze menjadi Author Silver...


Awalnya cuma miss N cuma nyalurin Hobby, Eh taunya jadi ladang Money 😁😁


jadi bagi author yang masih pemula, semangat terus berkarya dan jangan pantang menyerah agar yang kamu inginkan tercapai.


miss N juga masih pemula kok, hari ini tepat 70 hari miss N jadi Author loh, tapi miss N selalu semangat Up nya. dan inilah hasilnya.


Dan jangan lupa Like...Coment..dan Vote karya miss N ya


Selamat manunaikan ibadah puasa ya Readers...🙏🤲 Love U❤❤❤


Thank's 🙏🙏🙏 Love U All❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2