
"Jo kalau gue bilang jangan ya Jangan, bandel amat sih," ucap Zain Lalu bangun dari kursi kebesarannya menuju ke Sofa.
"Katakan alasan yang bisa membuat gue mundur dari usaha gue buat deketin Indah Zain, agar gue bisa mempertimbangkannya.
"Sudah gue bilang kalau Indah sudah di jodohkan sama gue," ucap Zain
"Gue tau, lo harus ngasih gue alasan yang lebih masuk akal gitu, kalau sekedar di Jodohin sih gak kuat, yang sudah nikah saja bisa cerai apalagi ini hanya di jodohin doang, atau jangan-jangan lo sudah jatuh cinta ya sama Indah ?"
Zain terdiam tanpa menjawab ucapa Jo, dia memegang kepalanya yang terasa berat.
"Zain kalau lo gak Jawab, gue akan tetap pada pendirian gue, gue akan berusaha agar bisa mendekatinya." pancing Jo lagi
Kenapa sih susah sekali lo buat mengatakan kalau lo itu suka sama Indah Zain, gue kesel kan jadinya, kalau lo terus begini gue akan kembali mengejar Cinta Indah, Batin Jo yang memang sejak pertama pertemuan mereka sudah jatuh hati sama Indah walaupun pertemuan itu sangat menyebalkan baginya.
"Zain..lo dengar gue gak sih ?"
"Iya gue dengar Jo, gue juga gak tau rasa apa ini sebenarnya, gue marah saat Indah sama lo jalan bareng, gue merasa ada sesuatu yang memenuhi hati gue di saat pertama kali gue bertemu dengannya, gue merasa sudah kenal lama dengannya ,gue tidak bisa mengutarakannya dengan kata-kata Jo, kenapa gue bisa seperti ini padahal sebelumnya gue tidak mengenalnya," ujar Zain
"Itulah Lima huruf yang akan di rasakan oleh semua Insan Bro C~I~N~T~A CINTA, Lo tau Cinta itu tak mengenal waktu, mau lo sebelumnya mengenal dia atau tidak yang namanya hati tidak pernah bisa lo bohongi Bro, berarti mulai sekarang gue akan mengubur sedikit rasa yang hadir dalam hati gue untuk Indah, Lo harus memperjuangkan Cintanya jangan sampai lo menyesal nantinya, Gue pergi Bro, sampaikan salam Terakhir gue sama Indah, gue takut kalau gue bertemu lagi dengannya gue gak akan bisa pergi dari sini," ucap Joe
"Lo gak jadi Kerja di sini Jo ?
"Awalnya gue memutuskan untuk bergabung di sini karena Indah, tapi karena lo suka sama dia, jadi gue ngalah dan gue harus pergi dari sini, atau lo mau merelakan Indah buat gue ?"
"Ya sudah kalau begitu lo pergi saja, kalau lo lama di sini gue bakalan ada saingan terberat nih ," canda Zain
"Lo ngusir gue Bro ?" tanya Jo
"Anggap saja begitu dari pada entar lo suruh milih Lo atau Indah gue jadi binggung milihnya secara lo itu sahabat terbaik gue, udah pergi sana,"
"Lo beneran usir gue ?
"Lah memang lo mau pergi kan ," ujar Zain
"Iya..ya..gue lupa he..he.., semoga lo bahagia Bro ," ucap Jo lalu pergi dari sana.
Jonathan keluar dari ruangan itu namun sesaat dia masuk kembali ke ruangan Zain.
"Loh kok malah balik sih ?" tanya Zain
"Gue berubah pikiran Bro ," ucap Jo
__ADS_1
"Maksud lo apa ?" tanya Zain binggung.
"Kita harus bersaing secara sehat, kalau dia milih lo gue akan terima dengan lapang dada, dan kalau sampai dia milih gue lo harus terima juga, Gimana ?"
Zain kaget mendengar pernyataan sahabatnya itu, namun Zain sedikit merasa lebih unggul dari pada Jo karena sekarang Xindy tinggal di rumahnya.
"Gimana ?" tanya Jo Kembali
"Oke..Deal, gue gak akan mengalah dari lo, Ingat itu kita bersaing secara sehat ," ucap Zain membunyikan genderang perang dengan Jo.
"Jadi gue akan tetap menjadi Asisten lo, kita lihat siapa yang menang CEO atau Asisten," ujar Jo
"Sudah Jelas CEO lah, di mana-mana CEO itu paling lebih segalanya dari Asisten," ujar Zain sombong.
"Eh jangan salah, Asisten bisa lebih unggul dari CEO loh, karena CEO tanpa Asisten bukanlah apa-apa ," ucap Jo gak mau kalah
"Buktinya kemarin-kemarin gue gak punya Asisten, lo lihat sendiri kan gimana kinerja gue," ucap Zain
"Itu kan masih ada Om joko yang bantuin lo Zain, kalau enggak lo pasti kelimpungan," ujar Jo
"Kalian ini lagi ngobrolin apa sih, serius banget," ucap Xindy yang baru saja masuk ke sana, karena pintunya sedikit terbuka Xindy main masuk-masuk saja ke sana.
"Kalian kenapa sih, Aneh banget deh," ucap Xindy lalu pergi dari sana setelah mengambil tong sampah yang ada di sana, saat sampai di depan pintu Xindy berbalik
"Oh ya Pak Bos, nanti makan siang mau di masakin apa ?" tanya Xindy
"Apa saja deh yang penting kamu yang masak," jawab Jo
"Pede banget lo Jo, Indah tu nanya sama gue, kok malah lo yang jawab sih,"
"Sama aja kali Bro, kan Indah mau masakin gue juga,"
"Ya gak sama lah, kita beda level," ucap Zain
"Terus pak Bos mau aku masakin apa ? Tanya Xindy lagi
"Terserah dek Indah deh yang penting enak," ucap Zain
"Bhua..ha..ha..itu sih sama aja Bro cuma beda beberapa kata saja ha..ha..," Jo tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Zain itu.
"Biarin yang penting kan ada bedanya," ucap Zain
__ADS_1
Xindy mengeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah mereka yang seperti Tom and Jerry yang memperebutkan makanan.
Xindy kemudian meninggalkan dua pemuda tampan yang sedang berdebat itu.
"Yach..Tu kan Indahnya pergi..," ucap Jo
"Lo sih, dari tadi ngajak berantem mulu," ujar Zain
"Lah kan lo yang ngajak ribut," ucap Jo
Ehemm...
"Apaan sih ganggu aja," ucap Zain
"Iya nih ganggu orang lagi berdebat aja," ucap Jo.
Ehemm...eheemmm...
"Sia~pa sih...Eh Mama..Kapan Mama datang," ujar Zain setelah melihat kearah pintu.
"Sejak kalian kayak kucing dan tikus memperebutkan sesuatu, emang kalian memperebutkan apa sih ?" tanya Inge
"Ini ma, si Jo mau merebut Indah dari aku ," Adu Zain seperti seorang anak kecil yang mengadu pada ibunya.
"Gak apa-apa kan Tante, sebelum Janur kuning melengkung masih ada kesempatan kan ," ujar Jo
"Lihat tuh Ma, dia songgong sekali, dia pikir bisa mengalahkan Zain Ma," ucap Zain
"Kalau kamu yakin dia tidak bisa mengalahkan kamu, kenapa kamu takut Zain ?" ucap Inge
Zain ternganga mendengar ucapan Inge itu, ditambah lagi Jo yang memeletkan lidahnya menbuatnya semakin kesal. dia pikir Inge akan membelanya Karena Dia yakin Mamanya sangat suka sama Xindy dan akan tetap mendukungnya dengan Xindy.
"Mama yang anak Mama sebenarnya siapa sih Ma, kenapa Mama belain Jo," ujar Zain
"Mama gak belain siapa-siapa Zain, tapi Mama pikir kalau Indah bahagia bersama Jo kenapa tidak, Kalau kamu memang menginginkan Indah perjuangin dong ,"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
mpir mampir tak ye...di
DENDAM SANG PEWARIS ya Readers...😊😊
__ADS_1