Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
eps 57


__ADS_3

"Kenapa Om ganteng balik lagi, kan tadi sudah ninggalin aku, Om ganteng gak bisa jauh-jauh dari aku ya ??" goda Mika


"Siapa yang gak bisa jauh-jauh dari lo sih, gue cuma mau balikin tas lo yang ketinggalan di mobil gue," ujarnya ngeles


"Terus kenapa tadi Om ganteng meluk-meluk aku ??" selidik Mika


"Itu gak sengaja" ujar Dion Dingin


"Gak sengaja atau kangen ??" godanya lagi


"Kayaknya Om ganteng sudah ada hati sama aku deh, buktinya tangan Om masih pegang- pegang tangan aku kayak takut kehilangan aja," ujar Mika sambil melirik tangan mereka.


Dion tak menyadari kalau tangannya dari tadi masih memegang tangan Mika, seketika dia melepaskannya dan langsung masuk ke mobilnya tanpa mengatakan sepatah katapun lagi.


Mika masih saja berdiri di sana, Sampai kaca mobil itu turun.


"Lo mau ikut masuk atau masih mau berdiri di situ ??" tanyanya


Mika langsung masuk kedalam mobil dan Dion segera melajukan mobilnya.


🌹🌹🌹


Luna sudah menunggu Bisma di depan ruang kelasnya, sudah sepuluh menit dia menunggu di sana akan tetapi Bisma belum muncul juga. Luna berinisiatif untuk menelponnya, tetapi sebelum Luna menelpon Bisma , dia melihat Bisma sedang menuju ke arahnya dan senyum pun muncul di bibir Luna.


"Kenapa lama ?? aku sudah menunggumu lama di sini", tanya Luna


"Maaf,, tadi ada kuis dadakan jadi telat deh ke sininya," ujarnya


"Ooo..kalau begitu ayo kita ke kantin," ajak Luna sambil menggandeng tangan Bisma.


Merekapun melangkahkan kakinya menuju kantin kampus, disana sudah menunggu Elang dan Andi, mereka terlihat bersama dengan Inge dan Nia yang sedang makan.


"Hai gaess,, udah lama nunggunya," ujar Luna


Mendengar sapaan Luna Inge dan Mika menoleh kearahnya.


Deggg...


Inge menggenggam tangan Nia, dia baru menyadari kalau tadi Nia menangis rupanya karena ini.


" Belum kok, baru aja," ucap Elang


"Devan mana ?? kon gak ada" tanya Luna


"Tadi Dia pergi , katanya ada yang mau dia kerjakan," jawab Andi

__ADS_1


"Kak Elang siapa ni,, kok gak di kenalin sama kita," ujar Inge memecahkan suasana


"Kenalin gue Luna, sahabatnya Elang, Andi dan pacar lo," ujarnya sambil tersenyum


Kak Devan kok ngasih tau ke Dia sih tentang hubungan kami, Kayaknya Luna mungkin salah satu orang spesial bagi Kak Devan,, batin Inge


"Jangan kaget kalau gue tau lo pacaran sama Devan, jangan kan gue satu kampus juga pada tau kok," ujar Luna yang melihat Inge bengong.


"Apa sudah seheboh itu ya, kok bisa sih," ujar Inge gak percaya


" Jadi lo gak tau,,


"Ya iya lah heboh, secara lo pacaran sama The King Of campus,, Berita pasti cepat nyebar lah," ujar Elang


"Laura,, jadi ini orang yang lo bilang sama kita ??" tanya Andi kepada Luna, Luna mengangguk


"Kenalin dia Bisma Pacar gue," ujar Luna


Uhuuukk...uhuuk...


Nia tersedak,, Elang segera mengambilkan air minum buat Nia.


"Cie..cie..Elang sigap banget ya," goda Luna


Elang hanya tersenyum tapi tidak dengan Nia, raut wajahnya seketika berubah. Melihat gelagat Nia, Inge segera memegang tangannya.


"Kenapa ya mereka ?? Aneh banget," guman Luna


Luna dan Bisma segera duduk di kursi yang masih kosong berhadapan dengan Elang dan Andi


"Kalau dia sih kita udah kenal ,, ya kan Ndi," ujar Elang


"Dia kan sahabatnya Inge sama Nia," ucap Andi


"Oh ya..!! Gue baru tau, bener gak Bisma ??" tanya Luna ke Bisma


Bisma mengangguk sambil tersenyum kearah mereka, Bisma memang tidak banyak bicara saat itu, dia masih binggung melihat tingkah dua sahabatnya tadi.


Ada apa dengan mereka ?? kenapa wajah mereka berubah setelah mengetahui gue pacaran sama Laura, apalagi wajah Nia yang berubah drastis begitu,, batin Bisma


Sementara di toilet Cewek, Air mata Nia yang dari tadi dia tahan langsung mengalir di pipinya, Inge segera memeluk Nia.


"Menangislah ,, kalau itu membuatmu lebih lega", ucapnya sambil membelai Rambut sahabatnya itu


Nia mulai mengeluarkan suara tangisnya, Inge semakin mengeratkan pelukannya. Sudah lima menit Nia menangis di pelukan Inge sampai sebagian baju Inge basah karena air matanya.Setelah merasa tangis Nia sudah agak mereda walaupun masih menyisakan isakan saja, pelan-pelan Inge melepaskan pelukannya.

__ADS_1


"Jadi lo tadi nangis di ruangan karena Ini ??" tanya Inge lembut, Nia mengannguk.


"Kenapa lo gak cerita sama gue, lo gak percaya sama gue ??" ujar Inge


"Bukan begitu Nge, aku gak cerita sama kamu karena aku khawatir dengan keadaan kamu, kamu kan belum sembuh sepenuhnya", ucap Nia masih dengan isaknya, Inge memikirkan perkataan Nia ada benarnya juga.


"Ya sudah,, jadi lo sekarang maunya gimana ?? Bisma sudah punya pacar, gue tau lo mencintainya, tapi cinta itu gak harus memiliki kan, kalau kita mencintai seseorang kita akan bahagia kalau orang yang kita cintai bahagia," ucapnya Bijak.


"Lo harus ikhlaskan Bisma, mungkin dia bukan jodoh lo dan mungkin tuhan sudah menyiapkan jodoh yang terbaik buat lo nantinya," nasehat Inge


Nia sudah agak lebih tenang sekarang setelah mendengar nasehat dari Sahabatnya itu.


Ucapan Inge ada benarnya juga, lagian Bisma gak tau juga perasaan aku ke dia. mungkin kami gak jodoh,, batin Nia


Nia segera membasuh wajahnya dengan Air agar tidak kelihatan matanya yang sudah sembab. wajah Nia sekarang lebih fresh.


"Lo udah siap kembali kesana, kalau gak siap jangan di paksakan," ucap Inge


Nia mengangguk mantap, mereka pun kembali ke kantin. Nia sudah terlihat biasa saja ketika melihat Luna bergelayut manja di tangan Bisma.


"Eh Inge sama Nia udah kembali," ujar Laura


Nia dan Inge segera duduk di tempatnya dan mulai menghabiskan makanannya lagi.


"Kak Elang,, kak Devan kemana sih lama amat," tanya Inge


"Loh kok tanya gue sih,, Lo kan pacarnya," ujar Elang


"Itu dia masalahnya ,,Dia gak ngomong ke gue dia mau kemana, Gue pikir kalian tau makanya gue tanya kalian," jelasnya


" Kita juga gak tau dia kemana,, tadi dia hanya bilang ada seseuatu yang perlu di urusnya," ujar Andi menimpali


"Jangan-jangan dia jalan sama cewek lain lagi," ceplos Elang


"Hus..dasar tu moncong,, gak mungkin lah Devan kek gitu, kita kan kenal Gimana Devan," ujar Luna


"Iya,,iya,, gue hanya bercanda, jangan di ambil hati ya Inge," ucap Elang. Inge jadi kepikiran dengan ucapannya Elang,


Kemana ya dia,, gak biasanya dia kayak gini,, batin Inge


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


miss N😘😘😘


Jangan lupa tinggalkan jejak ya Readers...

__ADS_1


Like dan comentnya ya...


makasih🙏🙏🙏love U❤❤❤


__ADS_2