Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
DICKO 126


__ADS_3

"Ada di ruangan Khusus yang sangat indah mbak,"


"Anterin kita ke sana ya," pinta Liora


"Maaf Mbak, tapi kata mas nya mereka tidak mau di ganggu Mbak ," ujar Pelayan itu.


"Justru mereka tadi yang nelpon kita mbak, kalau Mbak tidak mau mengantarkan kita nanti mereka marah dan tidak jadi makan di sini," bohong Liora sambil bangun dari duduknya


"Tapi mbak...


"Ah kebanyakan tapi Lo, ayo cepat anterin kita ," ucap Liora lalu menarik tangan pelayan itu .


"Sayang..kok aku di tinggalin sih," teriak Radit yang masih duduk di kursinya, dia segera bangkit lalu mengikuti mereka.


Pelayan itu membuka pintunya, Liora sangat takjub dengan tempat yang di lihatnya itu begitu pula dengan Radit .


"Hay Xindy..Hay mas Zain, makan di tempat sekeren ini gak ngajak-ngajak sih ," ucap Liora sambil duduk di depan Zain dan Xindy.


Zain melongos kesal melihat pengacau suasana itu.


"Sayang kita pergi aja yuk dari sini, kamu enggak lihat tuh wajah pak Zain seperti mau nerkam gitu.


"Udah kamu duduk aja di samping aku, dia gak bakalan berani kok kalau Xindy ada di dekatnya," bisik Liora


"Xindy kita boleh gabung kan ?" tanya Liora


"Boleh kok, ayo duduk Dit ," ucap Xindy yang membuat tatapan Zain mengarah ke arahnya.


"Sayang, kenapa kamu menyuruh mereka ikut gabung sih, mereka bakalan mengganggu kita loh," ujar Zain


"Memangnya kenapa sih sayang, kan seru kalau makannya rame-rame gini, lagian kan tadi kamu bilang aku gak bakalan habis makan sebanyak ini, boleh dong kita berbagi," ujar Xindy, Zain hanya diam saja tapi tatapan membunuhnya mengarah ke arah dua curut yang datang tak di jemput pulang tak di antar itu.


Liora cuek saja menanggapinya, selama ada Xindy di samping Zain dia tidak khawatir sama sekali dengan kemarahan Zain, lain halnya dengan Radit yang sangat gelisah melihat tatapan Zain itu.


"Sayang ayo dong di makan ," Suruh Xindy


Zain menancapkan Garpunya ke cumi goreng yang ada di hadapannya dengan matanya masih menatap tajam ke arah mereka berdua.


Radit semakin takut, dia tidak berani makan makanan di depannya itu.


"Ayo dong Dit di makan kerangnya, lo kan Doyan kerang ," suruh Xindy, perlahan Radit mengambil kerang itu lalu memasukkan kedalam mulutnya masih dengan melihat ke arah Zain.

__ADS_1


Xindy melihat tatapan takut Radit ketika melihat Zain, Xindy mengarahkan pandangannya ke arah Zain dan mulai tersenyum


"Sayang..kamu betah banget sih lihat Radit, kamu sudah bosan ya lihat aku ," ujar Xindy yang membuat Zain langsung mengarahkan pandangannya ke arah Xindy.


"Dasar Bos Bucin ," guman Radit


"Apa Lo bilang ?" bentak Zain


"Enggak kok, aku hanya bilang kalau Kerang ini kayak cincin, tu lihat kan ," Radit memasang kerang itu di jarinya.


"Sayang jangan marah-marah gitu dong, sepertinya Kolesterol kamu naik deh ," ujar Xindy yang membuat Liora dan Radir tertawa.


"Xindy..Xindy...biasanya kalau orang marah-marah itu darahnya yang naik bukan kolesterolnya," ujar Liora


"Eh jangan salah Lio, orang yang mengidap Kolesterol pun bisa marah-marah loh," ujar Xindy


"Kok malah bahas penyakit sih di sini, ayo makan lagi ," ujar Liora sambil memakan makanan itu dengan lahap, akhirnya setelah bergelut dengan kepiting dan Lobster mereka semua kekenyangan juga.


Mereka berempat berbaring di atas Lantai dengan para gadis di tengahnya dan para pria di samping pasangan masing-masing sambil melihat keindahan Bintang yang berkelap-kelip di Langit.


"Sayang sepertinya aku mengantuk deh, aku tidur sebentar ya di sini, nanti kalau kamu mau pulang kamu bisa bangunin aku ," ucap Xindy.


"Kamu ngantuk ya sayang ? ya sudah kalau begitu kamu tidur saja nanti aku bangunin kalau kita mau pulang," ujar Zain.


"Hallo Ma, ada apa ?" tanya Zian


"Ada apa-ada apa , kalian kemana saja sih, kenapa jam segini belum balik juga?" tanya Inge.


"Kita lagi tidur bareng Ma ," ujar Zain menggoda Mamanya.


"Apa...!! Zain pulang sekarang, kalian jangan melakukan apapun yang di larang agama sayang, mama enggak mau tahu Pokoknya kalian pulang sekarang juga, jangan membantah ," bentak Inge


"Siapa sayang ?" tanya Xindy yang terbangun mendengar teriakan Inge yang membahana.


"Mama sayang ," ujar Zain sambil menampakkan ponselnya ke wajah Xindy


"Sayang kamu enggak di apa-apain kan sama Zain ?" tanya Inge, Inge mengerutkan keningnya lalu melihat ke arah Zain, Zain tertawa senang karena berhasil mengerjai Mamanya.


"Enggak kok Ma, mas Zain hanya menggoda mama saja, kita di sini bareng Liora dan Radit juga kok, nih mama Lihat sendiri ," ujar Xindy


"Hay Tante, tante kok belum tidur sih, ini sudah larut loh Tante ," ucap Liora

__ADS_1


"Huff..Syukurlah kalau begitu, hampir saja Mama menyusul kalian tadi, kasih ponselnya ke Zain Sayang ," Suruh Inge, Xindy kembali memberikan Ponselnya ke Zain.


"Zain kamu nakal ya, Awas nanti kalau kamu pulang akan mama jewer telinga kamu itu, bisa-bisanya kamu ngerjain orang tua ," ujar Inge


"Maaf deh Ma, Zain hanya bercanda aja tadi, tapi kita sepertinya gak bakalan pulang deh Ma, kita mau nginap di sini ," ucap Zain


"Zain...!!!


"Iya Mama sayang," jawab Zain Lembut.


"Pokoknya Mama gak mau tahu kamu bawa pulang Xindy sekarang juga dan tidak boleh kurang satu apapun, kamu mengerti ?"


"Gimana sayang, apa kita pulang sekarang ?" tanya Zain


"Boleh deh Mas, lagian ini sudah sangat larut. Kan Mas besok harus masuk kantor ," ucap Xindy


"Oke deh Ma, karena Xindy sudah setuju kita pulang sekarang ya ," ujar Zain


"Cepat ya Mama Tunggu ," ujar Inge lalu memutuskan sambungan telponnya.


"Lio kita balik dulu ya, kalian nikmati saja malam ini," ujar Xindy


"Kalian juga pulang sana, jangan berdua-duaan nanti ada setan Lewat ," ujar Zain


"Iya..iya..kita juga mau pulang kok, Tapi bungkusin dua ya makanannya ," ujar Liora


"Terserah kalian saja, Ayo kita pulang ," ucap Zain lalu beranjak di ikuti oleh Xindy, Liora dan Radit.


Mereka pun kemudian pulang ke rumah masing-masing.


*


*


Yuki mengintip ke luar kamar mandi di dalam kamar hotel yang sudah di hias sedemikian rupa. Dia tadi duluan pamit ke kamar karena sudak tidak tahan ingin ke toilet .


Yuki sudah selesai membersihkan tubuhnya lalu segera memakai pakaiannya.


"Huff untung saja Bintang belum kembali, jadi aku bisa langsung tidur saja, enggak mungkin kan kalau dia mengganggu aku kalau aku sudah tidur, tapi lebih baik aku Sholat dulu deh sebelum tidur," ucap Yuki , Yuki melupakan kalau dia tadi siang sudah membohongi Bintang kalau dia lagi datang bulan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Aku aktifin Group Chat ya....Volume terbatas hanya menampung 500 anggota saja, cepetan gabung sebelum penuh kuotanya😂😂😂 kalau ada yang ingin jadi Adminnya juga Boleh...


Di Buka untuk Author yang mau sharing tentang seputar Entun ya 😁


__ADS_2