
Devan duduk di samping brankar dimana Inge terbaring,dia memegang tangan Inge dan menciumnya dengan lembut
Bu Nita yg tadi ikut masuk seketika berhenti dan tidak jadi mendekat ketika melihat putranya yg sedang mencium tangan gadis yg terbaring itu
"Ternyata diam - diam Devan sudah memiliki tambatan hati, pantesan aja dia begitu sedih saat gadis itu terluka", Batinnya
Bu Nita segera keluar dari ruangan itu, melihat istrinya keluar Pak Bondan segera mendekatinya
"Mama udah lihat bagaimana keadaannya sekarang?" tanya Pak Bondan
Bukannya menjawab pertanyaan suaminya,,Bu Nita malah menarik tangan suaminya itu menjauh dari teman-teman Devan
"Mama mau bawa Papa kemana sih?" tanya Pak Bondan heran
"Mama cuma gak mau mereka mendengar pembicaraan kita" ucapnya sambil melirik ke arah teman-teman Devan
"Emang ada apa sih ma?" tanya Pak Bondan penasaran
"Sebentar lagi kita akan punya menantu pa", ucapnya sambil berbinar
"Jadi yg kecelakaan itu pacarnya devan?" tanya Pak Bondan
"Mama kurang tau juga sih, tapi melihat dari sikap Devan kayaknya benar gadis itu adalah pacarnya", ucap Bu Nita sedikit ragu
"Bukankah itu hal yg biasa ma,,Devan menolong orang yg sedang kesausahan", ucap Pak Bondan
"Papa ini gimana sih, Papa gak liat tadi bagaimana Devan menangis, mana pernah dia menangis di depan orang kayak gitu dan tadi di dalam Mama juga liat Devan mencium tangan gadis itu", ucapnya kesal
"Jadi bener gadis itu yg Devan bilang waktu di mansion", tanya Pak Bondan
Bu Nita mengangguk
"Yach,,gagal deh punya menantu gadis yg menolong Papa waktu itu", ucap Pak Bondan kecewa
"Ah Papa masih saja mau jodohin Devan sama gadis itu, Mama sih kalau Devan bahagia sama siapa saja Mama akan merestui", ucap Bu Nita
"Papa juga, tapi klw Devan sama gadis yg nolong Papa, Papa akan sangat bahagia dan Papa yakin hidup Devan akan lebih berwarna", ujar Pak Bondan
"Serah Papa deh,yg penting buat Mama Devan bahagia", harap Bu Nita
"Udah yuk kita pulang", ajak Bu Nita
"Tapi Papa kan belum lihat gadis itu", ujar Pak Bondan
"Ntar aja kalau dia udah sembuh,,kita suruh Devan bawa ke mansion", ucap Bu Nita
Bu Nita pun pamit kepada teman-teman Devan
"Edo,andi ,elang ...tante sama om pulang dulu ya,,nanti klw devan nanya bilang aja tante sama om sudah pulang...tante mau istirahat karna masih sedikit pusing.."
__ADS_1
"Baik tante..om...hati2 ya..."jawab mereka
"andi...elang...gimana nih dengan kita...masak kita disini terus sih.."ucap edo
"iya juga sih,,lang...lo masuk gih bilang sama devan klw kita pulang dulu.."suruh andi
"yeay...enak aja lo nyuruh2 gue..ntar klw gue masuk dan di suguhkan pemandangan yg gak gak mengenakan gimana..?? kan mata polos gue jadi ternoda..."ujar Elang
"yah...dasar lo lang..kayak lo gak pernah aja.."ucap Edo
"udah...udah...gue chat devan aja kalau gitu.."icap andi
"Devan...kami pergi dulu ya..nanti klw lo butuh sesuatu kabari kita aja.."begitu isi chat andi
Devan yg mendengar klw ada chat masuk di hpnya langsung melihat dan membalasnya
"oke..thanks ya gaes.."balaznya
merekapun pulang...kini tinggallah inge dan devan dalam ruangan itu
Devan mengambil kembali hpnya dan men deal nomor dion..
Dion :Hallo bro...ada apa nih..
Devan : Dion coba lo selidiki ,kejadian kecelakaan tadi siang di depan kampus XX..dan cek semua CCTV yg ada di sekitar sana..."
Dion : emang siapa yg kecelakaan..??
Dion kaget...
Dion :yg sabar ya bro...gue akan menyuruh anak buah gue segera menyelidikinya...
sambungan telponpun terputus..
Devan merasa ada yg aneh dg kejadian kecelakaan itu...bukankah disana adalah area dilarang ngebut...tapi melihat keadaan inge yg terluka sangat parah tidak mungkin hanya tertabrak motor biasa...kayaknya ada yg sengaja menabraknya..
"kamu harus cepat sadar sayang...bukankah hari ini kita resmi pacaran..aku janji kedepannya aku akan selalu melindungi mu dan tidak akan membuatmu terluka..."guman lirih devan
🌹🌹🌹
mika yg sudah makan siang ,, segera shalat...
dari tadi perasaannya mulai gak enak...entah apa yg membuatnya seperti itu..makannya pun tak sebanyak biasanya...
setelah shalat...mika segera melanjutkan pekerjaannya...saat dia sedang membersihkan meja yg berada di depan cafe..netranya melihat ada orang berkerumun di depan kampus...dia fikir ada kegiatan kampus...mika terus saja membersihkan meja tersebut
sampai ada beberapa mahasiswa yg hendak makan di cafe itu,,mereka lagi membahas tentang kejadian yg terjadi di sana..
"eh..kasian sekali ya cewek itu...kayaknya lukanya parah banget..."ucap salah satu dari mereka kepada teman2nya
__ADS_1
"iya....darahnya banyak banget..gue sampai gak tega liatnya..."ujar temannya
mika yg mendengarnya jadi kepo..dia menghampiri meja tersebut
"maaf mbak2...tadi ada kejadian apa ya di sana..??mika memberanikan diri untuk bertanya
"itu..ada kecelakaan...seorang cwek di tabrak motor...lukanya parah banget..."jawab salah satu dari mereka
perasaan mika makin tidak enak
"memangnya siapa yg ketabrak ya..??tanya mika lagi
"mahasiswi baru...klw gak salah...namanya Inge...ya inge..."ucap temannya
jedaaarrrr...
lutut mika lemas sehingga membuatnya terduduk di lantai
"eh...mbak kenapa...??tanya mereka...
mika langsung mengambil hp nya dan segera menelpon Inge...tapi telponnya gak di angkat,sudah beberapa kali mika menelpon tapi tetap gak di angkat..
mika semakin bertambah khawatir
dia lalu menelpon nia...,pada panggilan ke dua nia mengangkatnya
"Halo mik...ada apa..??tanya nia
"lo sama Inge gak...??tanya balik mika
"gak...aku hari ini gak masuk kuliah..aku lagi ada acara...tadi pagi sih inge ada chat aku..dan karena aku gak bawa hp jd gak aku balas,,ni aku baru aja balas chatnya..."jelas nia
"inge ada balas lagi gak chat lo..??tanya mika
"jangankan di balaz...di read aja gak..,,memang ada apa sih mika.."tanya nia penasaran
"inge...."ucapnya sambil menangis...
"kamu kenapa nangis..."tanya nia
"tadi ada yg bilang klw inge kecelakaan...tp gue gak percaya...mungkin ada nama yg sama di kampus itu...tp gue sudah telpon dia berkali2 tp tidak diangkat..."jelasnya sambil terisak
"apa...inge kecelakaan..."kaget nia dan sambungan telpon terputus
nia langsung menghubungi seseorang...
"Hallo...kamu cari tau keberadaan Inge..dan segera kasih kabarnya..."ucap nia pada seseorang di seberang sana
beberapa menit kemudian masuk chat di hp nia
__ADS_1
Bersambung...