
Udah sana mandi dulu, kita kan hari ini mau kerumah Calon mertua kamu," ujar Devan
"Honey.. beneran aku akan tinggal di sana ?"
Iya Baby,, kita kan sudah membahas itu semalam, aku tidak menerima penolakan," ucapan Devan membuat Inge tidak protes lagi dengan keputusan Devan itu.
"Terus Mika gimana ? tanya Inge yang baru menyadari kalau dia tinggal di rumah papanya Devan otomatis Devan akan kembali ke apartementnya dan Mika akan tinggal dimana.
"Ya dia akan ikut tinggal sama kamu di rumah Papa." ucapnya santai.
"Tapi aku merasa gak enak sama papa mama kamu, aku sendiri aja sudah merepotkan apalagi kami berdua yang harus tinggal disana," Ucapnya
"Baby..kamu percaya kan sama aku ?, jadi kamu jangan Khawatir ya," ucapnya sambil membelai rambut Inge yang tergerai panjang.
Inge kemudian masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Devan merebahkan kembali tubuhnya yang terasa penat itu.
Inge sudah selesai mandi akan tetapi dia binggung untuk keluar dari sana karena dia lupa membawa pakaian ganti ke dalam Kamar mandinya.
Aduh.. gimana ini, kenapa gue lupa ambil baju ganti sih,, batin Inge
Devan yang merasa Inge terlalu lama di dalam kamar mandi itupun merasa khawatir.
"Baby...apa kamu sudah selesai ?" tanya Devan
"Sudah, tapi..."
"Ada Apa Baby ?"
" Honey.. tolong ambilin baju ganti aku dong," suruhnya, Devan segera mengambil tas yang ada di lemari lalu mengambilkan baju Inge, saat tangannya mengabil baju itu ada yang menarik perhatiannya.
Dia menelan salivanya ketika melihat penutup benda sensitif wanita berada di sana, dia lalu mengambilnnya, dia sempat membayangkan sebesar apa milik kekasihnya itu. pikirannya menerawang jauh hingga sesuatu yang berada di bawah sana bangun dari tidurnya. Dia segera meletakkan benda itu.
Gawat nih,, kenapa sih si otoy pakek bangun segala,,gumannya
"Honey, kenapa lama amat sih ngambilnya ?" tanya inge.
"Iya bentar Baby," Devan lalu menyambar baju Inge dan segera menyerahkan kepada kekasihnya itu.
Inge sudah keluar dari kamar mandi, Devan segera masuk kesana dan menutup pintunya.
"Kak Devan aneh banget deh, kok masuknya buru-buru sih, mungkin kebelet kali, ya" guman Inge
__ADS_1
Devan yang sudah berada di kamar mandi langsung menguyur kepalanya dan menenangkan si otoy yang sudah berontak itu. setelah berperang sekian lama di sana akhirnya si otoy jinak juga.
Devan sudah rapi, mereka kemudian pergi dari Rumah sakit itu menuju mansionnya Bondan.
Inge sangat takjub melihat Rumah besar nan megah dengan pagar menjulang tinggi itu. Dia sangat terpukau melihatnya, Inge belum pernah melihat Rumah sebesar itu apalagi bermimpi tingga di sana.
"Waaah...Besar banget rumahnya ya Honey," ucap Inge takjub. Devan hanya tersenyum melihat tingkah kekasihnya itu.
Mobil berhenti tepat di pintu masuk mansion itu, dan di depan Pintu sudah menunggu pasangan paruh baya yang tersenyum ke arah mereka.
Devan turun dari mobilnya dan segera membukakan pintu mobil buat Inge. Inge pun kemudian turun juga dari mobil itu.
"Kamu ? kamu kan gadis yang waktu itu," ucap Bondan sumbringah setelah mengetahui pacarnya Devan adalah gadis yang mau dia jodohkan dengan Devan waktu itu.
"Om...kok Om disini ?" tanya Inge heran
"Papa kenal sama Inge ?" tanya Nita
"Ini ma,,dia ini yang nolongin Papa waktu itu, kalau Papa tau dari dulu langsung Papa nikahin aja si Devan sama Dia," ujar Bondan semangat
"Om bisa aja bercandanya,"ucap Inge malu.
"Iya Van,, kamu sih gak mau di kenalin sama dia," ucap Bondan yang membuat Inge melihat ke arah Devan.
"Apa benar honey ?" tanya Inge
"Jangan salah faham Baby, aku gak mau di kenalin waktu itu karena aku gak ingin mengenal wanita selain kamu Baby," jelas Devan
"Alasan saja kamu Honey," ucap Inge dengan ekspresi kecewa.
"Baby..come on, jangan marah dong. Kalau waktu itu aku tau yang mau di kenalin sama Papa itu kamu, aku pasti mau kok," ucapnya dengan nada memohon.
"Papa sih ngomongnya asal ceplos aja, jadi marah kan Inge sama Devan," Nita menyalahkan suaminya
"Loh,, kok papa sih ?" ucap Bondan binggung
Wajah Devan makin memelas menatap ke arah Inge, Inge tidak sanggup lagi menahan tawanya .
"Ha..ha..ha.., Kamu kena prank," ucap Inge sambil tertawa dan segera lari menjauhi Devan.
"Baby..! kamu nakal ya," ujarnya sambil mengejar Inge, mereka pun saling kejar-kejaran.
__ADS_1
Bondan dan Nita menarik nafas lega, ternyata Inge hanya bercanda.
"Tuh kan ma, anak itu memang unik sama kayak mama waktu muda dulu," ujar Bondan
"Iya..ya Pa, mama merasa melihat diri mama dalam dirinya," ucapnya terharu
"Devan terlihat bahagia banget ya Pa, Semoga Devan dan Inge berjodoh sampai ke pelaminan dan sampai maut memisahkan," tambahnya.
"Amien.." ucap Bondan
Devan sudah berhasil menangkap Inge, dia mengelitiki Inge sehingga membuat Inge tertawa terbahak-bahak karena kegelian.
"Ampun...ampun..gak lagi Honey..," ucapnya masih tertawa.
Devan menghentikan aksinya, mereka sekarang dalam posisi saling berpelukan, Devan perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah Inge dan ketika bibirnya hampir menyentuh bibir Inge sebuah suara mengejutkan mereka.
"Devan ! Kamu nakal ya," ucap Nita sambil menjewer telinga Devan
" Aduh Ma sakit..! ucapnya kesakitan .Bondan dan Inge tertawa melihat Ibu dan anak itu, Akhirnya Nita melepaskan jewerannya dan menuju ke arah Inge.
"Ayo Inge kita masuk," Nita dan Bondan mengandeng tangan Inge di sisi kiri dan kanannya dan meninggalkan Devan di sana sendirian.
"Yang anaknya siapa sih ? kok aku malah di tinggal," ucap Devan kemudian segera mengikuti mereka.
Inge sangat terharu merasakan kehangatan keluarga itu. Dia merasa kalau Devan sangat beruntung karena mempunyai keluarga seperti itu dan dia juga bahagia karena dia bisa berada di tengah-tengah mereka sekarang.
Mereka sekarang sudah berada di dalam Mansion, Nita membawa inge melihat kamar yang di siapkan untuknya.sedangkan Devan dan papanya langsung menuju ruang keluarga.
Nita membukakan pintu kamar itu, mereka pun masuk ke sana.
"Inge ini kamar buat kamu, semoga kamu suka ya," ucap Nita
"Waah bagus banget tante kamarnya, suasananya tenang, aku suka," ucap Inge heboh, Nita tersenyum melihat tingkah inge. Inge segera menuju ke arah balkon. Dari sana terlihat pemandangan yang sangat indah, taman bunga terhampar di pinggir kolam renang yang besar. Inge merentangkan tangannya dan menghirup udara segar dari sana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
miss N😘😘😘
Jangan lupa Like..Coment dan Vote ya Readers..
Makasih🙏🙏🙏Love U All❤❤❤
__ADS_1