Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
eps 162


__ADS_3

Gawat..ada pak Sapta, gimana ini ?" ujar Gala


"Ngapain kalian bisik-bisik, cepat bereskan semuanya, saya tidak mau kalau kantor berantakan seperti ini,"


"Ini lagi, kalian kan dari Divisi lain, ngapain kalian di sini, bikin ruangan Marketing kotor saja, ayo cepat beresin ,saat saya kesini lagi semua sudah harus beres mengerti .." ujar Sapta lalu keluar dari sana.


"Dasar Bos galak, pasti Meta yang ngomporin deh sayang,"ucap Inge kesal


"Huh kayak dia saja yang punya perusahaan, padahal dia hanya bawahan juga seperti kita, kalau nanti gue jadi manager Marketing gue akan basmi orang-orang seperti dia di Divisi ini dan gue akan buat Divisi ini kembali seperti dulu agar semua nyaman bekerja dan tidak akan ada pengeretan seperti dia," ujar Gala


"Memangnya dia ngelakuin apa sih Gala ?" tanya Devan


"Aku sangat kesal sama dia Van, dia itu yang selalu mengkambing hitamkan kami semua untuk keuntungannya sendiri, kemarin-kemarin gue diam karena gue gak mau di pecat dari perusahaan ini karena gue membutuhkan biaya untuk pengobatan nyokap gue, tapi sekarang Nyokap gue sudah meninggal, gue sudah gak tahan Van dengan sikapnya itu, gue mau resain saja dari kantor ini," ujar Gala


"Jangan Gal, lo tunggu saja nanti sampai Pesta perusahaan tiba, kan sayang sudah lama bekerja di sini tapi saat ada Pesta kita tidak bisa menikmatinya, gue dengar kalau ada promosi jabatan besar-besaran nanti saat Pesta loh ," ujar Devan


"Lo Dengar dari mana Van ?,


"Gue tau dari yang lain, Katanya Mr DP akan hadir saat pesta tersebut dan akan memberikan bonus buat orang-orang yang kinerjanya baik selama ini, Makanya kalian mulai sekarang harus bekerja dengan giat agar kalian bisa juga mendapat promosi Jabatan itu,"jelas Devan


"Wah..ini kesempatan bagus nih, Kinerja gue di bidang Marketing sudah bagus, tapi gue pengen lebih bagus lagi agar bisa membawa divisi marketing lebih baik lagi," ujar Gala


"Kalau gue kerjanya cuma berdua saja sama Tata, gue gak mau yang muluk-muluk, Tata bisa jagi pasangan gue saja saat pesta sudah membuat gue bahagia," ucap Andi


"Yeay itu sih mau lo, usaha sendiri dong, kalau gue kan masih baru di bagian pergudangan, gue dapat bonus uang tunai saja sudah cukup, hitung-hitung buat tambahan modal nikah sama Nia Bidadari gue," ujar Edo


"Kalau kamu sayang, mau apaan ?" tanya Inge pada Devan karena teman- teman suaminya itu sudah menyebutkan semua keinginannya itu.


"Aku sih gak mau apa-apa, aku cuma mau kamu sayang ," ucap Devan menatap genit ke arah Inge.


"Uweek...mau muntah gue Do, dasar Bucin..." ucap Andi


"Udah yuk kita pergi dari sini, gue gak akan kuat melihat kemesraan mereka, itu membuat gue gak tahan pengen cepat-cepat halalin Bidadari gue," ucap Edo beranjak Dari sana di ikuti oleh Andi di belakangnya.


"Loh kok pada pergi, ini siapa yang beresin," tanya Gala


"Lo lah yang harus beresin semua ini, kan lo sudah makan Gratis nih, tinggal sekarang lo beresin semua ini, gue sama Istri gue mau pergi dulu ,"ujar Devan

__ADS_1


"Mau kemana kalian ?" tanya Gala


"Kepo aja lo, kalau pak Sapta tanya gue ke mana, jawab aja gak tau," ujar Devan


"Lo gak takut di pecat Van ?


"Itu urusan gue, lo bilang seperti itu saja sama dia ,gue jamin dia gak bakalan marah kok," ujar Devan lalu merangkul Inge lalu pergi dari kantor itu.


"Kita mau kemana sih sayang ?" tanya Inge


"Kita ke Hotel yuk sayang, aku sudah gak nahan lagi nih," bisik Devan


"iiih sayang, genit deh,"


"Abisnya kamu menggoda aku sih sayang, jadi si Jeki sudah gak kuat mau masuk ke sarang," ucap Devan manja.


"Iya deh terserah kamu aja, yuk" ucap Inge semangat


"Gitu dong, kan suamimu ini jadi seneng kalau kamu kek gitu," ucap Devan dan akhirnya mereka melewatkan hari itu di salah satu Hotel yang berada tidak jauh dari kantornya.


Sementara Dion masih memantau sudah sampai mana persiapan Pesta yang akan di adakan oleh Perusahaan Perdana Corperation tepatnya di sebuah Hotel mewah yang ada di Jakarta.


"Om ganteng ini minuman buat kamu," ucap Mika


"Makasih sayang,"


"Apa masih banyak yang harus di persiapkan sayang, aku lihat ini sudah sangat mewah," ujar Mika


"Dekornya memang sudah selesai, tinggal pengamanannya saja, dan sepertinya kita akan memakai pasukan Ninja dan Pasukan Herois Busters sebagai pengamanannya karena aku tidak percaya kepada selain mereka yang setia pada pemimpinnya,"


"Jadi Om Ganteng akan mendatangkan mereka langsung dari Bandung ?" Dion mengangguk


"Wah seru Dong, Inge pasti senang bisa bertemu dengan mereka lagi," ujar Mika


"Sekalian agar mereka tau siapa pemimpin mereka yang sesungguhnya,"


"Om ganteng, Emangnya Mr DP itu gimana sih orangnya, apa dia tampan ?

__ADS_1


"Kenapa kamu tanya tentang dia sih sayang, aku kan juga tampan,"


"Yeay..itu sih sudah jrlas kalau Om ganteng memang yang paling tampan di hati aku, Tapi aku penasaran siapa Mr DP itu,"


"Sudah...nanti saat pesta juga kamu pasti mengenalnya, sekarang kita pulang yuk, kamu ikut aku ke rumah, Nia sudah kangen banget sama kamu,"


"Boleh, tapi aku akan menghubungi Inge dulu dan bilang kalau aku akan menginap di Rumah Om Ganteng," ujarnya kemudian mengambil ponselnya lalu menghubungi Inge.


Sudah beberapa kali Mika menelpon Inge tapi tidak di angkatnya. Karena melihat raut kebingungan Mika Dion menghampirinya.


"Ada apa sayang, kenapa wajahmu cemas seperti itu ?


"Inge tidak menjawab telpon aku," ucap Mika semakin cemas karena tidak biasanya Inge tidak menjawab telponnya


"Coba aku telpon Devan ," ucap Dion lalu mencoba menghubungi Devan


Sudah dua kali Dion menelpon Devan tapi tidak di angkatnya, sampai yang ketiga kalinya baru Devan mengangkatnya.


"Halo ada apa ?


"Van lo lagi di mana ?


"Di Hotel," jawab Devan Singkat


"Ngapain lo di Hotel, bukankah ini jam kerja ya,"


"Memangnya kenapa kalau jam kerja, apa ada yang ngelarang kalau gue ke hotel ?


"Bukan begitu Van, kak nanti lo akan kena marah sama manager Divisi marketing yang galak itu kalau lo gak kerja,"


"Siapa bilang gue gak kerja, ini gue baru selesai kerja ," ucap Devan yang membuat Dion semakin Binggung.


Lah tadi dia bilang di hotel, nah sekarang dia bilang lagi kerja, yang bener yang mana sih,, Batin Dion


"Van kan lo tadi bilang kalau lo di Hotel, tapi kok lo bilang lagi kerja, emangnya lo kerja apa di hotel ?"


"Kerja sama Inge ,"

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2