Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
DICKO 94


__ADS_3

Pagi ini suasana di kediaman Perdana penuh dengan senyum dan tawa serta Cinta yang bertebaran, bagaimana tidak dua pasangan yang sedang melepas kangen setelah dua hari tidak bertemu saling bercanda di meja makan.


"Eh mas Jo semalam kok mas Jo bisa salah masuk kamar sih, apa mas Jo gak lihat kalau Kinara sedang tidur di sana." tanya Xindy


"Ini semua gara-gara Zain, dia hanya nyetir sebentar saja terus gue deh yang di suruh nyetir sampai Jakarta, karena capek dan mengantuk jadi mata gue ini gak bisa di ajak Kompromi, ketemu bantal langsung molor aja,"


"Alah alasan aja Lo Jo, bilang aja Lo mau tidur sama Kinara kan?" ujar Zain


"Mana ada jangan percaya sama omongan nya Kinara sayang, kalau percaya sama dia sesat namanya, kalau aku tahu itu kamu bukan hanya peluk sudah aku cium saja sekalian he..he..," canda Jo, Kinara memelototkan matanya ke arah Jo.


"Enggak Kok sayang, aku hanya bercanda kok. lagian aku gak akan pernah menyentuh kamu sebelum sah kok," ujar Jo


"Jangan percaya sama Jo Kinara, dia itu luarnya aja kucing yang manis tapi dalamnya macan hitam ha..ha..," Zain terus mengompori mereka.


"Dari pada Lo luarnya Kucing dalamnya buaya ," ucap Jo gak mau ngalah


"Sudah..sudah sesama kucing di larang berantem, sarapan dulu yuk, nanti telat loh kuliahnya," ujar Xindy


"Sayang si Jangkung itu masih gangguin kamu lagi gak ?" tanya Zain


"Jangkung yang mana ?"


"Itu tuh si Jangkung ketua panitia Ospek kamu itu ?"


"Ooo kak Ar...Sayang dari mana kamu tahu kalau kak Arman gangguin aku ??" tanya Xindy menyelidik.


Aduh mati gue, pakek lupa lagi kalau Xindy enggak tahu kalau gue pergi kuliah juga,, batin Zain


"Ya jelas dia tahu lah Xin dia kan uummmpppp.....,"


Zain membekap mulut Jo yang hendak membocorkan semuanya ke Xindy.


"Enggak Kok sayang, ada yang ngasih tau ke aku kalau ada yang gangguin kamu di Kampus."


"Bener yang kamu bilang itu, atau...jangan-jangan..


"Gak mungkin lah Sayang, mana mungkin aku kuliah Lagi, kalau pun iya kamu pasti akan mengenali aku kan ?" ujar Zain


"Memangnya kamu pikir tadi aku mau ngomong itu, aku tadi mau ngomong jangan-jangan kamu menyewa detektif buat Ngintilin aku ," uiar Xindy masih menatap tajam ke arah Zain

__ADS_1


Zain gugup dengan peluh mengalir di keningnya, ini lebih mendebarkan dari pada di marahi guru sewaktu sekolah dulu.


"Kamu mau ngaku atau aku gak mau ngomong lagi sama kamu," ancam Xindy


"Iya..ya aku Kuliah lagi untuk menjaga kamu dari Cowok-cowok yang menganggumu, dan terbukti kan kalau banyak Cowok yang suka sama kamu bahkan terang-terangan bilang suka sama kamu ,kalau kamu mau marah ya marahi saja aku, tapi jangan pernah menghindar dari aku ya sayang, aku mohon," ucap Zain masih saja menunduk.


"Bhua..ha..ha..," Tawa Xindy pecah ketika mendengar pengakuan Zain itu. Zain menoleh ke arahnya dengan kening berkerut heran.


"Jadia kamu adalah Pria Ber Hody Abu-abu itu, berarti aku gak salah Dong mengira kalau itu kamu ha..ha..," ujar Xindy


"Jadi kamu gak marah sama aku sayang ?


"Aku tetap marah, kalau kamu Kuliah lagi hanya untuk menjaga aku berarti kamu gak percaya dong sama aku sayang ," ujar Xindy masih saja tertawa.


"Aku percaya kok sama kamu, tapi aku enggak percaya sama mereka karena kejahatan terjadi bukan karena ada niat tapi karena ada kesempatan," ujar Zain menirukan kata-kata Xindy ketika di telpon.


"Sayang kamu kok ngutip kata-kata aku sih, gak kreatif tau gak," ucap Xindy cemberut


"Hei..hei..hei..sepertinya kita di anggap obat nyamuk nih Kinara, kita pergi duluan ya ," ujar Jo lalu mengajak Kinara pergi


"Hey Tokek, Mobil Lo kan di Kantor, lo mau nganterin Kinara pakai apa hah ," ujar Zain


Zain hanya menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar ucapan Jo itu.


"Sayang...Kamu gak marah lagi kan ?, Please jangan begini dong, aku gak bisa kalau kamu marah sama aku ," Zain masih saja merayu Xindy, Xindy menatap lekat ke arah Zain.


"Tapi janji ya jangan begini lagi, kamu Fokus saja sama menghafal AlQurannya, kalau Soal Kak Arman biar aku sendiri yang mengatasinya ," ujar Xindy


"Tapi sayang,"


"Tidak ada tapi-tapian, kalau kamu gak melakukannya aku marah lagi nih ," ancam Xindy


"Iya..iya..tapi kamu Janji ya jangan mau dekat-dekat sama dia , bila perlu jauh-jauh Lima meter jarak sama dia ."


"Iya sayang aku Janji," ucap Xindy


"Tapi kalau kamu tidak bisa mengatasinya kamu hubungi aku ya ," ucap Zain masih khawatir.


"Iya sayangku, kamu kalau lagi cemburu gini makin tampan deh ," ujar Xindy sambil mencubit pipi Zain dua-duanya.

__ADS_1


"Kalau begitu Yok kita Berangkat," Ajak Xindy, Zain Pun akhirnya mengantarkan Xindy ke kampusnya lalu berangkat ke kantor.


Di Kampus, Liora yang melihat Xindy sudah datang ke Kampus langsung menghampirinya.


"Wiih di anterin Lo hari ini sama pangeran tampan Lo ," ujar Liora


"Iya..Lo jangan melihat pengeran gue seperti itu Lio ," ujar Xindy


"Wiih Cemburu nih ceritanya, kayak bukan Xindy aja Lo ," ucap Liora


"Kemaren sih gue gak cemburu ya, tapi setelah gue tahu yang Lo puji-puji kemaren itu adalah Mas Zain, gue jadi cemburuan ," ujar Xindy


"Jadi Lo sudah Tahu kalau Pria yang ber Hody abu-abu itu adalah Pacar Lo ," tanya Liora


"Yap pinter, jadi jangan pernah Lo berharap lebih darinya karena gue gak akan mengampuni gadis yang mendekati Dia ," ujar Zindy dengan tatapan serius.


"Wiih santai dong Xin, sejak gue tahu Mas Zain itu pacar Lo gue udah mundur alon-alon kok, gue gak mau kehilangan sahabat terbaik kayak Lo hanya karena Cowok ," ujar Liora


"Bagus...ayo kita masuk," ajak Xindy


Sampai di kelas ternyata Kinara belum juga sampai di Kampus.


"Kinara mana Lio ?" tanya Xindy


"Loh bukanya dia nginap di rumah Lo ya semalam, kenapa malah nanya ke gue," ujar Liora binggung.


"Tadi dia sudah duluan berangkat sama calon Suaminya ," ujar Xindy


"Kagak tahu gue, sewaktu Lo datang gue juga baru nyampek,"


"Kemana Mas Jo membawanya ya ," ujar Xindy lalu mengambil Ponselnya kemudian menghubungi Kinara.


Drrrt...drrrtt...


Kinara yang sedang berada di mobil melihat kalau Xindy menelponnya.


"Siapa yang menelpon ?" tanya Jo ?


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Comentnya mana ...?????😁😁


__ADS_2