Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
DICKO 3


__ADS_3

"Besok pagi-pagi sekali Zain harus ke Surabaya, tadi Om Joko telpon Zain katanya ada masalah sama kantor cabang di sana," jelas Zain


"Berapa Hari kamu di sana nak, jangan lama-lama nanti mama kesepian sendirian?" tanya Inge


"Sampai masalahnya selesai Ma, mama jangan Khawatir Zain akan selalu VC sama mama ya," ujar Zain, terlihat wajah Inge hampir menangis.


Ayolah ma, siapa tau nanti di sana Zain dapat jodoh, kan mama juga yang senang," ucap Zain yang membuat Inge kembali ke mode cantiknya.


"Serius Zain ?" ucap Inge antusias


"Siapa tau Ma, belum pasti juga," ujar Zain


"Pokoknya kamu harus bawa dia ke sini, kalau enggak kamu gak usah pulang," ujar Inge


"Kumat deh penyakitnya," guman Zain


"Zain kamu dengar mama kan ?"


"Iya ma, Zain akan usahakan, Ya sudah mama tidur gih, biar Zain nemenin mama sampai mama mimpi indah," suruh Zain


Zain sering melakukan itu,Inge sangat bahagia mempunyai putra seperti Zain, dia bisa mengantikan sosok Devan di hatinya.


Tak lama kemudian terdengar dengkuran halus dari Inge, Zain pun beranjak lalu kembali ke kamarnya.


"Sebaiknya aku menyiapkan pakaian yang akan aku bawa besok, siapa tau aku akan lama berada di sana," guman Zain lalu menuju ke lemari dan mengeluarkan koper lalu mulai mengepak bajunya. Setelah semuanya selesai Zain segera tidur.


*


*


Tin...tin...


Suara Klakson sebuah mobil mewah menggema di Jalanan Kampung Mulyorejo. Seorang gadis cantik berseragam sekolah SMA dengan santainya menyeberang jalan tanpa melihat kanan kirinya.


Mobil mewah itu hampir saja menabrak gadis itu kalau supirnya tidak mengerem mendadak pasti gadis itu akan tertabrak.

__ADS_1


"Hei kau budeg ya .." ucap Supir itu marah-marah akan tetapi si gadis masih saja tidak menoleh sedikit pun ke arah mobil itu bahkan dia dengan santainya melenggang ke arah Kang Ojek yang berada di seberang Jalan.


"Di tanyain malah pergi, cari masalah ni anak," ucap Supir itu lalu turun dan menghampiri gadis cantik itu.


Karena masih tidak mengubris supir mobil mewah itu memegang bahu si gadis akan tetapi...


Bug..bug....


Sebuah pukulan dan tendangan mendarat di pipi dan perutnya sehingga membuat si supir jatuh terjengkang di tanah.


"Aduuuhh...


"Bapak gak apa-apa ?" tanya Xindy merasa bersalah karena sudah memukul dan menendang pria berusia 30 an itu. Ya..Gadis cantik itu bernama Xindy Permata Indah. Gadis imut yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA itu melepas Handset yang terpasang di telinganya, pantesan saja dia tidak mendengar panggilan si supir itu.


"Gak apa-apa gimana ?, saya sampai terjengkang gini, alamat encok lagi nih," ucap Leo si pengawal pribadi Zain. Leo memegang pinggangnya yang terasa sakit.


Zain tersenyum melihat adegan itu di dalam mobilnya, dia sangat takjub dengan kekuatan gadis kecil itu yang bisa membuat Leo kesakitan seperti itu, padahal Leo sangat tangguh dan tak terkalahkan. Makanya Zain mampercayakannya untuk menjadi Body guard nya.


Zain tidak jadi pergi dengan Om Joko karena Om Joko harus menghandle Perusahaan makanya dia berangkatnya bersama Leo.


"Gadis menarik," sebuah kata spontan keluar dari bibir sexy Zain, Tanpa di sadarinya Zain sudah mengidolakan gadis itu saat pertama kali melihat ketangguhannya.


"Bapak-bapak..emangnya saya bapak kau apa, lagian kau nyebrang jalan gak lihat kiri kanan, untung saja rem mobilnya pakam, kalau tidak Kau sudah tertabrak tadi.


"Ni.."ucap Leo sambil mengulurkan tangannya mengharap Xindy membantunya untuk bangun, akan tetapi Xindy malan menyalami tangan Leo dan yang lebih mengagetkan lagi Xindy mencium tangan Leo seperti layaknya seorang anak yang salim pada orang tuanya ketika si anak mau berangkat sekolah.


"Ha..ha..," Zain tidak dapat lagi menahan tawanya, tawanya pecah seketika sampai-sampai dia sakit perut melihat tingkah Xindy itu, sedangkan Leo tambah kesal di buatnya.


"Bah..kenapa Kau mencium tangan saya ?


"Loh..bukannya tadi bapak mengulurkan tangan ya, aku pikir bapak menyuruh saya salim untuk permintaan maaf saya," ucap Xindy


"Eh si Eneng ini gimana sih, maksud mas itu bukan begitu neng ," ucap Kang Ojol yang dari tadi juga tertawa melihat tingkah Xindy


"Terus apa dong, Saya jadi binggung deh," ucap Xindy

__ADS_1


"Maksud mas itu mengulurkan tangannya agar neng membatunya buat bangun, ya kan Mas ?" ujar Kang Ojol itu


"Au ah..." Leo akhirnya bangun sendiri lalu kembali ke mobilnya.


"Lah malah pergi, gimana sih tu bapak-bapak," ucap Xindy seakan tak berdosa


"Neng kenapa bengong, ayo kita berangkat nanti telat loh neng," Ajak kang Rohman tukang Ojol langganan Xindy, dia yang setiap hari mengantar dan menjemput Xindy ke sekolah.


"Ayo kang Rohman..lest Go.." ucap Xindy semangat sampai-sampai dia melompat ke motor kang Rohman.


"Neng hati-hati..kasian motor kang Rohman di timpa sama neng," canda kang Rohman, mereka sudah biasa seperti itu sudah seperti keluarga.


Di mobilnya Zain masih saja tertawa, apa lagi melihat wajah Leo yang masam kayak Jeruk nipis itu.


"Senang ya Bos melihat saya di tindas seperti ini sama gadis bau kencur itu ?


"Ha..ha..ha.. Lagian kamu kok bisa kalah sih sama anak SMA, cewek lagi. Mana garangnya seorang Leo , sepertinya nama kamu mesti di ganti deh menjadi Pussy ha..ha..," Zain masih saja tertawa.


"Awas kamu gadis kecil, kalau ketemu aku bejek-bejek wajah kamu," repet Leo


"Leo.. Leo..kalau seperti itu kamu kayak Istri sah mau labrak pelakor saja, memang pantas kalau nama kamu segera di ubah," ucap Zain masih belum berhenti tertawa.


"Serah Bos deh," Leo sudah terbiasa seperti itu sama Zain karena semenjak Zain Pulang dari luar Negeri dia yang selalu bersama Zain.


Leo Salah satu dari orang yang di percaya oleh Zain Karena dia begitu setia pada keluarga Perdana, Dulu dia adalah Body Guardnya Papa ya dan setelah Papanya Zain meninggal Leo menjadi Body Guardnya.


Leo mulai melajukan mobilnya menuju lokasi Proyek yang terhambat itu.


*


*


Beralih Ke Xindy ya...


Xindy Permata Indah, nama yang sangat indah tapi tak seindah sifatnya yang jutek dan cuek, bisa di bilang dia seorang gadis tomboy, bagaimana tidak teman-temannya saja laki-laki semua dan tidak ada perempuan satupun. Mungkin karena para gadis-gadis sebayanya yang tidak mau berteman dengan nya karena dia anak seorang buruh pabrik yang di katagorikan miskin oleh mereka.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Masih penasaran sama Xindy..pantengin terus ya dan jangan lupa tinggalkan jejakmu 👌👌


__ADS_2