
Justru itu ma,, untuk sementara waktu dia akan tinggal di mansion, di sana kan ada mama yang menjaganya, Devan tidak mau kejadian itu terulang lagi," Ucap Devan membuat mama dan papanya penasaran.
"Kejadian apa Van," Tanya Bondan yang dari tadi hanya menyimak percakapan ibu dan anak itu.
"Besok Devan ceritain sama mama papa," jawab Devan
"Udah dulu ya pa, ma,, Sudah waktunya Inge minum Obat, sampai ketemu besok ma, pa, Assalamuàlaikum," Devan memutuskan sambungan telponnya.
"Waàlaikumsalam", jawab mereka
" Papa,, Devan perhatian banget ya sama calon mantu kita, Mama jadi iri deh sama dia di perhatiin begitu sama Devan," ujar Nita Cemburu
"Udah,, jangan cemburu begitu dong sayang, kan ada suamimu yang siap kapan pun perhatiin kamu, apa mau papa perhatiin sekarang ?" tanya Bondan dengan tatapan genitnya.
" Jangan mesum siang-siang Pa,, panas tau," ucap Nita membuat suaminya itu tertawa.Nita tau arah ucapan suaminya itu.
Sementara Inge yang dari tadi mendengar ucapan Devan langsung bertanya.
"Honey,, kenapa kamu ngomong seperti itu sama mama kamu ?" tanya Inge
"ngomong apa ?" Devan balik nanya
"kenapa kamu bilang kalau aku akan tinggal di rumah papa kamu itu loh,"
"Memangnya ada yang salah Baby ? tanya Devan
"Honey,, aku gak mau ngerepotin mama kamu, aku takut mama kamu jadi gek respek sama aku," ucap Inge sedih
" Jangan takut sayang,, mama aku gak seperti apa yang kamu bayangkan kok, nanti kalau kamu sudah bertemu dengannya kamu pasti akan tau kalau dia itu sangat penyayang," Jelas Devan
"Tapi,,
"Gak ada tapi-tapian,, aku gak mau kejadian kemarin terulang kembali. Aku gak akan maafin diriku sendiri kalau sampai kamu kenapa-napa dan aku gak bakalan sanggup kehilangan kamu Baby," ucap Devan lalu mengecup kening Inge.
"Uupps ,, kita datang di saat yang gak tepat nih," ujar Andi yang langsung masuk ke ruangan itu tanpa mengetuk pintu. Dia hendak keluar tapi Inge menahannya.
" Kak Andi masuk aja,, gak apa-apa kok ya kan Honey ?" Devan mengangguk
Andi kembali masuk di susul Edo di belakangnya.
"Kak Edo kenapa kok kayak kesal begitu ?" tanya Inge heran
"Lagi cemburu dia," ujar Andi sambil tersenyum melirik kearah Edo
"Cemburu kenapa ?" tanya Inge lagi
__ADS_1
"Pujaan hatinya di gebet Elang", ledek Andi
" Maksudnya ?
Belum Andi menjawab, Elang dan Nia masuk ke ruangan itu, terlihat mereka sangat mesra. Inge baru ngeh akan ucapan andi tadi.
Oh jadi karena ini wajah kak Edo memberengut begitu ,, Batin Inge
"Kayaknya ada yang sudah jadian nih," ucap andi memanas-manasi. Edo yang melihat mereka begitu jadi tambah mendidih hatinya.
"Gue pergi cari minum dulu,, gerah di sini," ujar Edo lalu pergi dari sana.
"Yeay..Berhasil kan,, kita tinggal tunggu reaksinya saja," ujar Elang sambil ber tos ria dengan Nia.
Devan, Inge dan Andi binggung melihat mereka.
"Sebenarnya ada apa sih ?" tanya Inge, Elang kemudian menceritakan rencananya dengan Nia kepada mereka.
"Bukannya lo suka ya sama Nia ?" tanya Andi
"Emang sih gue suka sama Nia, tapi mau gimana lagi Nia gak ada perasaan apa-apa sama gue. Eh dia malah menyukai Edo, walaupun lebih tampan gue sih dari si kunyuk itu," ujar Elang sambil tertawa, Nia merasa bersalah sama Elang.
"Besar sekali pengorbanan lo Bro, kalau gue jadi lo, gak akan gue lepasin orang yang gue sayang," ujar Andi
" Asalkan Bidadari gue bahagia apapun akan gue lakuin. lagi pula rasa cinta gue tidak sebesar rasa cinta Edo ke Nia, lo gak lihat tadi wajahnya udah kayak udang rebus gitu," ujarnya masih tertawa.
Wajah Nia sudah memerah menahan malu, dia hanya menjadi pendengar saja dan tak berani komentar.
" Lo gak tau sifat Edo sih Inge,, gengsinya terlalu gede, kalau udah kehilangan baru dia kebakaran jenggot kayak tadi," ujar Andi
"Udah dong ngomongin kak Edo nya,, nanti dia keselek lagi," ujar Nia menyela
"Cie..cie..yang lagi belain calon pacar nih," ucap Inge, wajah Nia makin memerah menahan malu.
"Udah dong jangan di ledekin lagi Nia nya kasian wajahnya jadi merah gitu," ucap Elang
"Cie...cie...yang lagi belain mantan calon pacar," ucap Devan yang dari tadi hanya diam saja. Semua mata melihat ke arahnya.
"Bro lo bisa ngeledek juga rupanya, gue kira kutup Es gak bisa begituan, kayaknya lo sudah ketularan sama Inge deh," ujar Andi
"Apaan sih kak Andi, ketularan..ketularan, memangnya aku penyakit apa ?" ucap Inge kesal
" Jangan ngambek Inge sayang,, mas Andi hanya bercanda kok," ujar Andi melirik kearah Devan
"Andi !!" panggil Devan datar
__ADS_1
"Peace," ucap Andi sambil membentuk jari tangannya membentuk huruf V dan langsung pergi dari sana sebelum terkena amukan Harimau yang lagi cemburu itu, Elang dan Nia tertawa melihat mereka.
🌹🌹🌹
Mika sekarang lagi berada di depan ruang pemeriksaan di mana Dion di periksa. Dia mondar mandir di depan ruangan itu.
Andi yang tadi melarikan diri dari ruang rawat Inge melihat kalau ada Mika di sana, Dia segera menghampirinya.
"Eh ada gadis galak nih,, ngapain lo di sini ?" tanya Andi, Andi suka sekali mengganggu Mika karena mulut pedasnya itu.
"Eh,, ada tukang Kendi, ngapain lo nanya-nanya, gak ada urusannya sama lo," ujar Mika jutek
"Pedes bener neng, cabenya berapa ?" ujar Andi makin seneng melihat gaya jutek Mika
" Seribu,, puas lo !! ,Lagian lo ngapain sih di sini, lo ngintilin gue ya,"
" Ih... pede gila lo,, ngapain gue ngintilin lo, yang ada lo kali yang ngintilin gue," ujar Andi gak mau ngalah.
"Mau kebo beranak duren pun gak bakalan gue mau ngintilin tukang kendi kayak lo," ujar Mika makin jutek.
"Udah lo pergi sana,, gak usah kepo sama urusan orang," usir Mika sambil mendorong tubuh Andi akan tetapi dia malah terjatuh tepat diatas Andi yang sudah jatuh duluan.
Ceklek...
Suara pintu terbuka, Dion yang baru keluar dari ruangan itu melihat adegan yang tak enak di pandang mata di depannya.
Heemm..
Dehem Dion, Mika segera bangun ketika mendengar suara Dion.
"Om ganteng jangan cemburu ya,, ini gak seperti yang Om bayangkan kok," ujar Mika
"Itu bukan urusan gue," ujar Dion sambil berlalu dari sana.
"Ini semua gara-gara lo, awas aja lo kalau Om ganteng marah sama gue," ujar Mika sambil menunjukkan tinjunya ke arah Andi, Andi hanya cengengesan melihatnya.
"Gadis menarik," gumannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
miss N😘😘😘
Gimana miss N lanjut lagi gak...
sepi amat,, miss N jadi gak semangat nih..
__ADS_1
mana Comentnya...😁😁😁