
"Terus ini gimana dong ?" Tanya Devan menunjuk ke arah si Jeki yang sebentar lagi mau terbang
"Au ah..urus aja sendiri," ujar Inge lalu keluar dari kamar itu.
"Terpaksa deh gue bersolo karier lagi, nasib..nasib...," ucap Devan kemudian bergegas ke kamar mandi.
Sementara Dion dan Mika sedang menikmati Dinginnya air terjun yang menjadi saksi bisu cinta Devan dan Inge itu.
Mereka sudah setengah jam berenang di sana sehingga Dion menjadi mengigil kedinginan, bagaimana tidak, pagi-pagi buta Mika mengajaknya mandi di sana.
"Sayang...sudah yuk..aku sudah kedinginan nih," ajak Dion
"Gitu aja sudah nyerah, katanya lautan pun akan kamu sebrangi hanya buat aku, ini baru berenang setengah jam saja sudah nyerah, gimana sih ?" ucap Mika
"Ini beda sayang, kalau di Laut kan hangat, tapi di sini dingin banget..mbeerree," ucap Dion kedinginan.
"Gak asik ah kamu Yang, aku aja yang cewek gak apa-apa, kamu yang cowok cemen banget sih," ujar Mika
"Ya udah deh, aku temenin kamu dari atas sana aja ya, aku sudah gak kuat nih," ujar Dion lalu keluar dari air yang sangat dingin itu menuju ke sebuah batu besar dan duduk di sana sambil memeluk lututnya.
Gak asik banget sih om ganteng, gitu aja udah nyerah, Gue kerjain ah..,, Batin Mika
"Om ganteng..lihat nih aku menyelam ya ," ujarnya, Dion melihat ke arah Mika
Mika pun menyelam, sudah lima menit tapi dia belum muncul-muncul juga sehingga membuat Dion khawatir dan Memanggilnya.
"Mika...kamu di mana sayang?" tanya Dion, namun tidak ada tanda-tanda Mika akan muncul ke permukaan, Dion jadi panik akhirnya dia nyebur kembali ke dalam lubuk itu dan mulai menyelam mencari-cari keberadaan Mika tapi setelah beberapa kali menyelam dia tidak menemukan Mika juga.
Dion semakin panik, dia berteriak-teriak histeris memanggil nama Mika sambil sesekali menyelam,Mika yang melihat Dion dari balik batu besar tertawa cekikikan melihat Dion yang seperti kebakaran Jenggot mencarinya.
Tanpa di sadari oleh Mika ternyata Dion sudah melihat kalau Mika bersembunyi di balik batu itu, Dan dia pun pura-pura saja masih panik dan terus mencarinya, Dion mulai memainkan sandiwaranya, Dia Membuat dirinya seakan-akan tenggelam sehingga membuat Mika mulai khawatir.
"To..tolong..Kaki gue keram...tolong...," teriak Dion, Mika jadi panik lalu dia berenang ke arah Dion dan menolongnya.
Dion terlihat tak sadarkan diri, Mika membawanya ke sebuah batu besar lalu membaringkan Dion disana, Mika mulai mengosok-gosok telapak tangan dan kaki Dion agar menghangat.
__ADS_1
"Om ganteng..bangun om..jangan tinggalin aku Om..," ucap Mika sambil menangis,dia mengecek denyut nadi Dion tetnyata masih ada.
"Ternyata Om ganteng hanya Pingsan saja, tapi gimana ini, apa aku kasih nafas buatan aja ya," ujar Mika masih panik
Dion tertawa dalam hati, dia sangat mengharapkan kalau Mika memberi nafas buatan buatnya.
"Om ganteng bangun Om," panggil Mika sambil menampar wajah Dion dengan keras, Dion merasa kesakitan namun dia menahannya, dia tidak mau sandiwaranya terbongkar.
"Terpaksa deh gue kasih om ganteng nafas buatan, lagian juga dia sedang gak sadar jadi gak apa- apa kali ya," ujar Mika
Mika mendekatkan wajahnya ke wajah Dion, tapi ketika bibir mereka hampir bersatu Mika kembali bangun.
"Ah enggak-enggak..nanti kalau dia sadar sebelum gue ngasih nafas buatan ke dia gimana, pasti dia mikir macam-macam lagi ke gue," ucap Mika masih binggung
"Tapi kalau gue gak ngelakuin itu gimana kalau Om ganteng gak bangun-bangun lagi, gue gak mau jadi janda sebelum menikah," ujarnya, Dion mati-matian menahan tawanya mendengar ucapan Mika itu.
Ayo dong Mika cepat lakukan saja jangan banyak mikir, aku sudah gak sabar di cium sama kamu,, Batin Dion
" Fiks..Sudah gue putuskan, gue akan tetap memberikan nafas buatan buat Om ganteng, persetan dengan anggapannya nanti, lagian dia juga pernah nyium gue kan, sekarang giliran gue yang ngelakuinnya," ucap Mika mantap
"Om ganteng ngerjain aku ya.. ?Ucap Mika kesal
"Ha..ha..abisnya kamu lama sih, aku langsung nyosor duluan saja sebelum kamu berubah pikiran lagi," ucap Dion sambil tertawa
"Becandanya gak lucu tau," ucap Mika ngambek
"Kamu duluan sih, kamu tau gak gimana perasaanku saat tau kamu hilang di sana tadi, aku gak bisa mikir jernih tau gak, Aku takut kehilangan kamu Mika," ujar Dion
"Aku juga takut kehilangan Om ganteng, jangan begitu lagi ya," ucap Mika sambil memeluk Dion, Dion membalas pelukannya.
"Jadi sekarang sudah berani ya meluk-meluk duluan," goda Dion, Mika melepaskan pelukannya dan menatap tajam ke arah Dion.
"Jangankan meluk, cium pun aku berani," ujar Mika
"Coba..aku mau lihat ," tantang Dion
__ADS_1
Mika menatap tajam ke arah Dion sehingga membuat Dion sedikit ngeri dengan tatapannya itu, Mika mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Dion saat bibirnya sudah semakin dekat Mika mencium pipi Dion sehingga membuat Dion tersenyum karenanya.
"Itu juga cium kan he..he..," ujar Mika lalu berlari menjauhi Dion.
"Mika..tunggu, sekarang giliran aku, aku juga pengen..," ujar Dion
"Gak mau..nanti kamu kebablasan..," ujar Mika masih berlari menjauhi Dion, Dion mengejar Mika sehingga adegan kejar-kejaran pun terjadi.
Mika semakin menjauh dari Dion, dia melihat kebelakang, namun Dion sudah tidak ada dan disaat dia berbalik dia menabrak tubug kekar Dion di depannya, ternyata Dion mengambil jalan memutar agar bisa mendahului Mika.
Dion memeluk Mika dengan Erat agar Mika tidak kabur lagi.
"Kamu gak bisa kabur lagi dari aku sayang, saatnya pembalasan," ucap Dion, Mika bergidik mendengarnya.
"Eh ada Kak Devan, mau kemana kak ?" ucap Mika, Dion sontak melepaskan pelukannya itu dan menoleh kebelakang, Saat itu lah Mika kembali kabur darinya menuju ke Rumah Besar.
" Mika...kamu bohongin aku lagi..awas kamu ya." ucap Dion lalu mengejarnya.
Saat Dion sudah sampai di Rumah besar terlihat Devan sedang duduk di teras rumah itu dengan wajah di tekuk.
"Kenapa Van, wajah lo kusut amat kayak baju belom di setrika gitu," tanya Dion
"Sepertinya Hari ini kita harus balik ke Jakarta,: uvap Devan
"Apa gak terlalu cepat ?" tanya Dion
"Dari pada di sini gak bisa ngapa-ngapain juga kan,lebih baik kita pulang dan bisa bekerja di kantor,"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai Readers setiaku, mohon dukungannya di CS pertamaku ya judulnya :
CINTA BEDA DUNIA
Makasih 🙏🙏😍
__ADS_1