Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
DICKO 50


__ADS_3

Pak Bos sudah selesai makannya ?" yuk aku antar ke ruangan pak Bos," ajak Xindy lalu mengandeng kembali tangan Zain dan membawanya ke Ruangannya sedangkan Jonathan masih asik dengan makanannya walaupun hanya sisa he..he..


Saat sampai di depan pintu ruangannya Zain Xindy sengaja mengankat genggaman tangannya pada Zain agar Leni makin kesal, benar saja Leni sampai meremas kertas yang ada di atas mejanya karena kesal melihat adegan itu, Xindy tertawa senang melihatnya.


"Lo kenapa sih ketawa-ketawa sendiri, kayak orang Strees aja ," tanya Zain


"Itu pak Bos ada nyamuk yang kesal kerena tidak bisa menggigit pak Bos," ujar Xindy kembali melirik ke arah Leni, Leni makin kesal di buatnya.


"Mana ? Kenapa di sini ada nyamuknya, nanti kamu beli penyemprot nyamuk dan basmi semua nyamuk yang ada di sini," suruh Zain


"Baik pak Bos, itu memang sudah tugas aku kok walaupun pak Bos tidak menyuruhnya tetap aku akan membasmi nyamuk yang mendekati pak Bos," ucapnya menekankan ucapannya dan melihat ke arah Leni dengan serigainya.


Leni bergidik melihat senyuman mengancam Xindy, tapi dia tidak mau tau yang ada di kepala nya sekarang adalah bagaimana caranya menyingkirkan Nindy dari Kantor itu.


Xindy dan Zain pun sudah berada di dalam ruangan itu, Zain baru menyadari kalau dari tadi Xindy mengandeng tangannya.


"Lepasin tangan gue, gue bukan anak kecil ataupun kakek-kakek yang mau nyeberang, gak perlu di gandeng seperti ini," ucap Zain sambil menghentakkan tangan Xindy.


"Hadeuh..mulai lagi deh nyebelinnya ," guman Xindy memutar matanya malas.


"Lo keluar sana dan suruh Jo Kembali ke sini, jangan asik makan saja dia taunya," suruh Zain


"Baik pak Bos," sahut Xindy malas.


Xindy keluar dari ruangan itu lalu kembali ke Pantry, sampai di sana dia tidak melihat Jo di kursi yang dia duduki tadi, Xindy mulai mencari-cari Jo dan ternyata Jo sedang berada di dapur. Terlihat dia sedang mencari-cari sesuatu.


"Nyari apa lo ?"


"Astaga...Lo ngagetin aja deh, gue lagi cari sisa masakan lo, siapa tau ada yang lo sembunyiin," ujar Jo


"Ketagihan lo sama masakan gue ?"


"Siapa bilang, gue hanya masih lapar saja," ngeles Jo


"Kalau begitu gue gak mau ngasih masakan gue lagi,"


"Jangan dong...iya deh iya..gue suka masakan lo," ujar Jo


"Tunggu di sini," ucap Xindy lalu mengambil sebuah Kunci dan membuka lemari gantung lalu mengambil sepiring masakannya yang dia simpan buat Radit.


"Yach..pantesan aja gak nemu, ternyata nyimpannya di situ, malah di kunciin lagi lemari nya," ucap Jo


"Buat jaga-jaga siapa tau ada kucing yang doyan lalu main embat saja makanan orang," ledek Xindy


"Siniin makanan nya ," ujar Jo tapi Xindy malah memindahkan tangannya.

__ADS_1


"Bayar dulu ..


"Pelit amat sih ,"


"Biarin..kalau enggak gue makan aja ni makanan," ujar Xindy


"Iya..iya..Berapa ?


"Karena lo pelanggan pertama gue discont 50 %, jadi lo cukup bayar 500 ribu saja," ucap Xindy


"Kurangin dikit lagi deh harganya." pinta Jo


"600 Ribu...


"Iya deh 500 ribu saja gue ambil," ucap Jo sambil memberikan uang merah lima lembar buat Xindy.


"Nah gitu dong dari tadi kek," ucapnya lalu menyambar uang itu dan memberikan makanannya kepada Jo.


"Oh ya Jo tadi pak Bos nyuruh lo ke ruangannya ," ucap Xindy lalu pergi dari sana.


"Biarin aja Zain nunggu sebentar, yang penting gue makan dulu. Sayang kan makanan semahal ini gue sia-siain," guman Jo kembali memakan makanannya.


Xindy berjalan menuju Kantin kantor dan di sana dia melihat Radit yang sedang menunggunya.


"Bos Cantik Sini...!


"Mana makanannya ?, tadi pagi Bos Cantik sudah Janji mau masakin aku, mana ?" tanya Radit.


"Sory deh Dit, makanannya di embat kucing, sebagai gantinya lo makan di kantin saja gue yang traktir," ucap Xindy


"Beneran nih Bos Cantik," Xindy menganguk


"Gak bohong kan ?" tanya Radit


"Iya pesan sana..kalau kelamaan batal nih ,"


"Jangan dong..iya aku pesanin dulu ya, Bos cantik mau makan apa ?


"Gak usah deh, lo pesanin Jus jeruk saja buat gue ," ucap Xindy , Radit kemudian memesankan makanan buat mereka .


*


*


Bintang melajukan mobilnya menuju ke sebuah Perusahaan. Dia ke Jakarta sebenarnya bukan karena sedang Liburan, Dia kesana karena di suruh Ibunya menemui Gadis yang mau di Jodohkan dengannya .

__ADS_1


Awalnya Bintang tidak mau, namun mengingat itu kesempatannya bertemu dengan Xindy Bintang akhirnya mau berangkat Ke Jakarta.


Dengan rasa Malas Bintang sekarang pergi kesana, Mamanya sudah Ngomel-ngomel karena dia belum juga pergi ke Perusahaan teman Ibunya Itu.


Lagi Asik mengemudi tiba- tiba..


Bruuukkk...


Sebuah Motor Gede menabrak mobilnya dari belakang, Sontak Bintang kaget dan langsung menghentikan mobilnya.


Bintang turun lalu segera melihat ke belakang, Sepeda motor yang menabraknya masih tergeletak di sana, namun pengemudinya hilang entah kemana. Bintang mencari-cari pengendara motor itu tapi dia tidak menemukannya juga.


Bintang membangunkan Motor itu dan di saat netranya melihat Spion dia tersenyum karena terdakwa sedang asik nangkring di atas pohon yang tak jauh dari sana dan juga masih lengkap dengan Helm nya.


"Kena lo, lo harus mempertanggung jawabkan perbuatan lo," ucap Bintang dengan serigainya


Sosok di atas Pohon tidak menyadari kalau Bintang sudah mengetahui keberadaannya, Dia masih anteng saja di sana tanpa melihat ke arah Bintang.


Dengan perlahan Bintang mulai berjalan ke arah Pengendara itu.


"Bagus ya setelah menabrak mobil gue lo enak-enakan duduk santai di atas pohon ya ," ucap Bintang .


Sosok itu kaget sehingga membuatnya terjatuh ke bawah.


"Awww...


"Bisa gak sih lo kalau mau ngagetin bilang-bilang dulu, jadi kaget kan gue ," ujar sosok itu


"Bhua...ha..ha..kalau gue bilang-bilang yang ada lo kabur duluan," ucap Bintang


Sosok itu lalu melepas Helm nya dan tetnyata dia adalah seorang gadis yang berambut pendek dan bermata coklat.


Wajah Cantik dan imutnya membuat Bintang terpesona sesaat namun dia kembali sadar akan hal yang sudah terjadi. Bintang segera memegang lengan gadis itu.


"Lepasin gue...! " teriak gadis itu


"Enggak..lo harus membayar kerugian mobil gue yang sudah lo tabrak ," ujar Bintang


"Gak mau ," ujar Gadis itu


"Kalau enggak lo akan gue bawa ke kantor polisi ," ujar Bintang


"Iya..iya..tapi lepasin lengan gue dulu biar gue Ambil Dompet di tas gue," ujar si Gadis.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Siapa hayoo yang belum mampir di DENDAM SANG PEWARIS ????


__ADS_2