Gadis Somplak Penakluk Hati CEO

Gadis Somplak Penakluk Hati CEO
DICKO 70


__ADS_3

Tangan Arman menyetop Dimas untuk melanjutkan pengabsenan itu, Arman menuju ke arah seorang gadis yang memakai Hody biru dengan kacamata hitamnya.


"Kamu mau ngampus atau mau Show di sini hah ?" bentak Arman


"Emangnya kalau Show di sini boleh ?" tanya Gadis yang bernama Liora itu.


"Ha..ha..ternyata kamu berani ya sama saya, kamu gak tau siapa saya ,"


"Tau kak, kakak kan senior di kampus ini dan sekarang menjadi ketua panitia kegiatan Ospek ini kan,"


"Cerdas...kamu tau kan apa kesalahan kamu ?"Liora mengerutkan keningnya.


Mati gue, apa dia tadi melihat kalau gue menjawab saat mereka memanggil nama gadis itu,, batin Liora


"Tau kak..!


"Bagus sekarang kamu berdiri satu kaki sambil memegang telinga,"


"What...Apa gak salah kak ?


"Kalau begitu kamu lari keliling lapangan 100 kali mau ," ujar Arman


"Kagak Kak, aku berdiri satu kaki saja ," ujar Liora lalu melakukan perintah Arman, Arman sudah kembali ke barisannya, namun netranya melihat ada seorang gadis berlari mendekati Liora yang sedang berdiri.


"Lo kenapa, kok berdiri begitu sih ?" tanya Xindy


"Gue kena hukum karena ketahuan menjawab saat mereka memanggil nama lo ," ujar Liora


"Maaf ya, gara-gara gue lo jadi kena hukum sama mereka," ucap Xindy gak enakan.


"Santai aja lagi, gue sudah biasa kok di giniin, di rumah gue sering di hukum malah lebih dari ini ," ujar Liora.


"Gue jadi gak enak hati sama lo, oh ya nama lo siapa ?" tanya Xindy


"Heem...heeem..


"Eh kak..," ucap Xindy sambil tersenyum manis ke arah Arman


"Ngapain kalian bisik-bisik, kamu..nama kamu siapa ??


"Saya Xindy kak ,"


"Ooo jadi kamu yang tadi telat , kamu berdiri satu kaki sama kayak dia," suruh Arman,Xindy tidak Protes karena memang itu kesalahannya, dia tidak enak kalau hanya Liora yang di hukum akibat kesalahannya itu.


"Hi..hi..akhirnya gue di hukum juga, jadi lo ada temannya," ujar Xindy

__ADS_1


Aneh banget sih ni cewek, di hukum malah senang,, Batin Liora


"Hey lo belum jawab pertanyaan gue, nama lo siapa ?


"Gue Liora, lo Xindy kan ?" tanya Liora


"Iya gue Xindy,"


"Ini bisa jadi pelajaran buat yang lain, kalau besok sampai ada yang telat lagi maka hukumannya lebih dari ini, kalian mengerti ??


"Iya kak..!!


"Sekarang yang lain bisa berteduh, dan kalian berdua kalian tetap di sana sampai yang lain semua memulai kegiatan hari ini kalian mengerti ??


"Iya kak ," ucap Liora dan Xindy


Matahari semakin terik, keringat semakin mengucur di seluruh tubuh mereka berdua, sedangkan yang lainnya terlihat asik bercanda satu sama lain.


Bintang sangat kasihan melihat Xindy, dia berinisiatif memberikan minuman kepada Xindy dan Liora.


"Xin..Ini buat lo, kasih satunya lagi buat Dia ," ujar Bintang, adegan itu tidak lepas dari penglihatan Yuki, Yuki segera menghampiri mereka.


"Hai perhatian banget lo sama dia, jangan-jangan dia lagi yang membuat lo tidak bisa menyukai gue, apa itu benar Bintang sayang," ujar Yuki


"Lo ngomong apa sih Yuki, asal lo tau ya, gue lebih duluan mengenal Xindy dari pada lo, dia itu sahabat gue dari kecil tau gak ," ujar Bintang kesal sama ucapan Yuki barusan, Dia takut kalau Xindy tersinggung.


"Kenalin gue Yuki, gadis yang di jodohkan sama Bintang," ucap Yuki sambil mengulurkan tangannya ke arah Xindy.


"Hai gue Xindy, gue gak nyangka loh kalau Bintang bisa dekat sama cewek selain gue," ucap Xindy


"Dia masih polos tau gak ," bisik Xindy di telinga Yuki, Yuki tersenyum.


"Gue tau," bisik Yuki ke Xindy


"Hei kalian ngapain sih bisik-bisik, ngomongin gue ya ?" tanya Bintang


"Iya..sahut keduanya," Bintang melihat banyak kesamaan dari Xindy dan Yuki yang ceplas-ceplos dan bar-bar.


"Xindy..senang bisa kenal sama Lo, oh ya..kalian ini pernah pacaran ya ?" tanya Yuki.


"Lo ngaco Yuk, kita ini sudah seperti adek kakak, lagian gue sudah punya orang yang gue cintai kok, asal lo tau sahabat gue bukan hanya dia saja tapi ada Lima cowok tampan lainnya di kampung gue," ujar Xindy


"Beneran sahabat lo cowok semua ??, kapan-kapan kenalin sama gue dong, gue kan juga pengen kenal sama sahabat-sahabatnya calon suami gue ,"


Uhuuk...uhuukkk..

__ADS_1


Bintang tersedak, dia tidak menyangka kalau Yuki akan bicara blak-blakan begitu.


"Heh siapa yang calon suami lo hah, gue kan sudah bilang kalau lo bukan tipe gue," ujar Bintang kesal


"Bintang sayang, jangan menolak adik manis ini ya sayang, semakin lo menolak gue, semakin semangat pula gue mendekati lo," ucap Yuki lalu mencubit hidung Bintang dan pergi dari sana.


"Xindy..see you ," ucap Yuki sambil melambaikan tangannya ke arah Xindy.


"Ha..ha..ha..lucu banget sih pacar lo Tang, dia lebih bar-bar dari gue, sudah terima saja perjodohannya jangan sampai lo menyesal nanti, biasanya orang bar-bar hatinya baik dan pastinya Setia ," ucap Xindy


"Gue kok di cuekin sih, gue berasa anak tiri loh," ucap Liora


"Eh Tang, kenalin ini teman baru gue namanya Liora," ujar Xindy


"Wah beruntung banget lo Liora, Xindy belom pernah punya teman cewek loh, ini sangat langka terjadi sama dia." ucap Bintang


"Benar Xin ?" tanya Liora, Xindy mengangguk


"Wiih keren lo Xin, gue saja yang tomboy masih juga berteman dengan cewek," ujar Liora


"Gue kagak sekeren itu kali Liora, gue gak punya temen Cewek memang karena mereka gak mau berteman sama gue yang miskin ini," ujar Xindy


"Lo suka merendah Xin, gue suka gaya lo..," ucap Liora


"Heem.."


Tiba-tiba Arman datang menghampiri mereka dengan wajah marahnya.


"Siapa yang nyuruh kalian ngobrol, Bintang siapa yang ngizinin lo buat ngasih minuman ke mereka hah !!


"Biasa aja kali Ar, jangan pakek urat ngomongnya napa ," ucap Bintang


"Lo..kalau lo bukan temannya Yuki sudah gue beri lo," ujar Arman


"Heh kak jangan ngancam teman aku ya, kalau kakak berani lawan aku saja," ujar Xindy yang sudah tidak tahan dengan sikap Arman yang sangat arogant itu.


"Apa lo bilang, lawan lo ?? ha..ha..gadis lemah kayak lo bisa apa ?" ejek Arman


"Aku memang gak bisa apa-apa, tapi aku sudah muak melihat kelakuan kakak yang sok berkuasa,"


"Sorry ya..gue gak pernah adu Jotos sama cewek karena kagak selevel,"


"Bilang saja kalau kakak takut ," ucap Xindy dengan senyum menyerigai.


"Gak pernah ada kata takut di kamus gue,"

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2