
"Do lo di panggil tu," ujar Devan, Edo pun masuk kesana, dan tak lama dia keluar dengan wajah binggung.
Gimana ? kok lo cepat banget sih keluarnya," ujar Andi
"Ini perusahaan memang aneh,Tadi Devan di tanya sudah singel nah gue cuma di tanya mau kerja di bagian apa, sudah gitu aja eh langsung di terima Kerja sama dia," ujar Edo
"Mungkin dia takut kali sama wajah Lo," ujar Andi
"Masak sih, gue ganteng gini. kalau wajah gue seram mana mau yayang Nia sama gue," ujar Edo
"Saudara Andi..!
"Nah sekarang giliran gue ," ujar Andi melangkah masuk ke sana
Andi senyam senyum ketika berada di Depan Ayra, saat Ayra hendak bertanya Andi langsung menyela.
"Tunggu Mbak, gak usah di tanya biar saya langsung menjawabnya saja," ujar Andi, Ayra mengerutkan keningnya
"Emangnya kamu tau apa yang mau saya tanyakan apa ?" tanya Ayra
"Ya iya lah Mbak, Andi gitu loh," ujar Andi
"Nama Saya Andi, saya masih Singel kok, karena saya lulusan ITE terbaik di kampus saya saya ingin melamar di bagian pertahanan Sistem di perusahaan ini," ujar Andi
"Sok tau kamu, bukan itu yang mau saya tanyakan," ujar Ayra
"Terus apa dong, dua teman saya tadi mereka bilang mbak nanya seperti itu, masak saya beda sih mbak," ujar Andi
"Saya mau tanya sama kamu, apa kamu kenal yang namanya Devan itu siapa ?" tanya Ayra
"Ooo Devan ya..emang kenapa mbak ?" tanya Andi
"Saya mau tau aja, emang gak boleh," ujar Ayra
"Ya gak boleh dong mbak, mbak itu sudah kepo sama suami orang, Istrinya galak loh mbak," ujar Andi
"Jadi benar dia gak bohong kalau dia sudah punya Istri ?" ujar Ayra
"Ya iyalah Mbak..dia itu baru dua hari menikah, lagi hangat-hangatnya loh mbak, mending mbak kepoin saya aja, saya masih singel ting-ting mbak," ujar Andi
"Kalau begitu kamu boleh keluar ," ujar Ayra bergidik mendengar ucapan Andi itu
"Loh saya gimana Mbak?" tanya Andi
"Gimana apanya ," ujar Ayra
"Apa saya keterima atau enggak ?" ujar Nya
"Maunya kamu apa ?"
__ADS_1
"Mau saya ya keterima dong mbak," Jawabnya
"Kalau begitu kamu mulai besok sudah boleh masuk kerja," ujar Andi
"Yeay..beneran Mbak, makasih ya Mbak ," ujar Andi lalu memeluk Ayra, Ayra memberontak melepaskan pelukan Andi
" Maaf Mbak Reflek," ujar Andi lalu melepaskan pelukannya Ayra semakin takut sama tingkah Andi. Andi pun keluar dengan wajah berbinarnya.
"Gimana Ndi apa lo keterima juga ?" tanya Edo
"Iya..tapi kok gue malah di tanya siapa itu Devan, gak nyambung banget kan ," ujar Andi
"Tapi itu gak penting, yang penting mulai besok kita sudah boleh kerja." ujarnya
Dari arah pintu masuk terlihat Inge masuk ke sana dengan menenteng makanan di tangannya dan berjalan sambil tersenyum ke arah Mereka.
"Sayang...! kamu ngapain ke sini, kok kamu gak bilang-bilang sih," ujar Devan menghampiri Inge lalu mengecup keningnya.
"Hadeuh..pamer kemesraan lagi nih, hargai kita-kita yang jomblo dong," ujar Andi
"Lo aja kali yang Jomblo, gue kan punya pacar," ucap Andi
"Iya..iya..gue doang yang Jomblo..puas lo ?" ujar Andi cemberut, Edo dan Devan cengengesan.
"Sayang kamu bawa apa ini, kok banyak sekali sayang," tanya Devan
"Aku tadi habis dari Restorant Seafood, aku ingat kamu makanya aku bawain buat kamu juga dan buat Mika dan kak Dion," ujar Inge
"gue gak tau kalau kalian juga di sini, makanya gue hanya beli empat porsi saja," ujar Inge
"Yach..gak Jadi makan siang nih kita Ndi," ujar Edo kecewa.
"Ini buat kita aja Nge..Pak Dion kan banyak Uang nich, dia pasti sanggup lah traktir Mika di Restorant itu, Lah kita hanya bisa bermimpi saja di traktir di sana," ujar Andi
"Ya sudah..ini buat kalian aja," ujar Inge
"Beneran nich Nge..yeay jadi makan juga kita Do," ujar Andi kegirangan
"Iya..sudah yuk kita ke kantin buat makannya ," ajak Inge, Mereka pun akhirnya pergi ke kantin kantor,sampai di sana mereka memesan beberapa minuman buat mereka minum nanti.
Saat mereka hendak mulai makan ada seorang wanita yang tak lain adalah Ayra yang duduk tepat di depan Devan.
"Eh..main duduk aja lo tanpa permisi kayak Jelangkung saja," ujar Inge
"Lo siapa ?" tanya Ayra
"Harusnya gue yang nanya lo itu siapa ?" tanya Inge
"Gue atasan mereka, dan lo siapa sih, sepertinya lo bukan karyawan di sini deh," ujarnya
__ADS_1
"Memang bukan, lagian siapa yang mau jadi bawahan cewek resek kayak lo," ujar Inge, Ayra mendelik kesal, Dia menatap Kearah Devan yang sibuk dengan makanannya.
"Devan..ini siapa sih, kok dia ke sini ya," tanya Ayra dengan nada-nada genitnya
"Kayaknya bibit-bibit pelakor muncul nih, Kenalin gue Istrinya Devan, lo jangan Coba-coba dekatin Devan karena dia gak mungkin suka sama lo," ujar Inge sambil berdiri.
Ayra kaget, ternyata gadis itu adalah Istrinya cowok yang dia kagumi itu.
"Kenapa ? lo kaget dengarnya, lo gak akan bisa dapatin dia karena dia bucin akut sama gue," ujar Inge
"Ya gak sayang," tanyanya
"Iya sayang..aku gak akan pernah berpaling dari kamu kok, apalagi buat perempuan seperti dia," ujar Devan masih melanjutkan makannya, wajah Ayra memerah menahan malu karena di sana banyak orang yang melihat ke arahnya.
Ayra pun akhirnya pergi dari sana sambil menutup wajahnya malu.
"Wiiih..lo keren banget Nge..gue saja sampai gak nyangka loh kalau lo bakalan ngomong kayak gitu tadi," ujar Andi
"Iya..gue juga sampai ternganga melihat gaya lo tadi..keren abis ," ujar Edo sambil meninjukkan dua jempolnua ke arah Inge
"Gue emang keren tau, kalian baru nyadar ya," ujar Inge Narsis lalu melirik tajam kearah Devan
Glekk..
Devan menelan salivanya melihat tatapan Istrinya itu seperti hendak menerkamnya.
"Kak Devan apa tadi kamu bilang sama cewek centil itu kalau kamu itu Singel ya," tanya Inge masih menatap tajam ke arah Devan
"Enggak kok sayang, aku bilang kalau aku sudah punya istri kok," ujar Devan
"Kenapa juga dia masih kecentilan ingin merayu kamu," ujar Inge
"Mungkin karena wajah aku tampan kali sayang," ujar Devan
"Ooo jadi kamu ingin aku membuat wajah ini jelek ya," ujar Inge membelai wajah Devan
Gleeekk..,Devan kembali menelan salivanya.
Ternyata begini ya kalau perempuan lagi cemburu, menakutkan banget sih,, Batin Devan
"Enggak dong sayang, bukan begitu maksud aku," ujar Devan
"Terus maksud kamu apa, aku gak rela kalau cewek gatal itu melirik kamu lagi," ujar Inge, Devan semakin serba salah di buatnya
"Mulai besok kamu kerjanya pakai topeng saja ,"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hayooo siapa yang belum mampir di CS aku..
__ADS_1
Ayo buruan mampir ya dan mohon dukungannya...🙏🙏🙏