
Zain dan Jo sudah memulai aktifitasnya menghafal AlQuran, apa yang Zain bayang kan tidak seperti kenyataannya, ternyata menghafal AlQuran itu tidak semudah menghafalkan materi meeting di kantor, butuh perjuangan keras untuk bisa menguasai semua itu dalam waktu singkat.
"Jo..gue nyerah Jo, gue gak sanggup menghafal semua ini, gue gak yakin bisa menghafalkan semua ini, malah kitab nya tebal banget lagi," ujar Zain
"Kalau Lo menyerah berarti Lo sudah siap untuk melupakan Xindy, atau Xindy buat Gue saja," ujar Jo
"Enak saja Lo, enggak mungkin gue pergi, gue sudah bertekad untuk menghafal AlQuran untuk Xindy," ujar Zain
"Nah begitu dong, Lo itu harus berjuang mendapatkan sesuatu, kalau kita menginginkan sesuatu dan kita berjuang keras mendapatkannya maka kita akan lebih menghargai apa yang kita dapatkan itu begitu juga sebaliknya," ujar Jo
"Tumben lo bener, kutip dari mana Lo itu kata-kata, maknanya dalem banget ," tanya Zain
"Dari calon Istri gue dong ," ujar Jo
"Pentesan aja lo tau, bentar lagi kayaknya Lo bakalan pensiun jadi Asisten gue deh dan meniti karier sebagai seorang Ustadz ," ujar Zain
"Itu bisa di pertimbangkan sih,"
"Bagus lah, nanti setelah pulang dari sini gue akan mencari pengganti Lo yang lebih Kompeten dari Lo," ucap Zain
"Jangan dong...gue kan masih butuh modal buat nikah, zaman sekarang Resepsi gak murah Bro, please ya jangan cari dulu Asisten lain," ujar Jo sambil merapatkan kedua tangannya di depan dada.
"Santai aja kali Jo, gak semudah itu mendapatkan teman berantem kayak Lo ,"
"Jadi selama ini Lo mau gue jadi Asisten Lo hanya buat teman berantem Lo ?
"Yach bisa di bilang begitu, dengan adanya Lo hidup gue jadi lebih berwarna ha..ha..,"
"Dasar Bos Lucnut Lo Zain...!!
"Heem...sudah sampai mana kalian menghafalnya ," tanya Pak Ustadz yang baru saja kembali ke sana.
"Eh pak Ustadz, ini nih si Jo ngajakin berantem mulu dari tadi, jadi kagak di hafal deh ," ujar Zain
"Kalau begitu kalian berdua cepat bersihkan kamar mandi ," suruh pak Ustadz.
"Tapi pak Ustadz..
"Setiap kesalahan pasti ada konsekuensinya, karena kalian sudah lalai maka kalian harus dapat hukuman, ayo cepat lakukan!" suruh pak Ustadz
"Baik pak Ustadz," ucap mereka lalu bergegas menuju ke kamar mandi.
__ADS_1
"Ini semua gara-gara Lo Jo, mau di taruh di mana muka gue kalau semua orang tahu Seorang CEO perusahaan ternama membersihkan Kamar mandi, bisa jatuh martabat gue di mata orang-orang," omel Zain
"Udah..jangan Bawel Lo di sini gak ada yang kenal sama Lo, tenang saja," ujar Jo
"Tapi gak gini juga kali Jo, masak kita di suruh bersihin kamar mandi sih ," ujar Zain
"Udah lakuin aja napa, hitung-hitung merasakan apa yang di rasakan OB agar kita bisa menghargai pekerjaan mereka," ujar Jo
"Tapi...
"Kalau Lo ngomel terus gak akan membantu Zain, kamar mandi ini gak akan bersih sendiri tau gak," ucap Jo
Zain berpikir kalau apa yang di katakan oleh Jo ada benarnya juga, Dia kemudian mengerjakannya juga apa yang di suruh Pak ustadz itu.
"Huff...akhirnya selesai juga ya Jo, capek banget gue, jadi begini rasanya membersihkan Toilet, mulai besok aku akan bilang sama Om Joko agar menaikkan gaji OB di kantor kita, kasian Xindy saat dia menjadi OG dulu, pasti dia capek banget ," ucap Zain Melow sambil mengambil Ponselnya.
"Hadeuh...pasti mau telpon Xindy deh," ucap Jo sambil memutar matanya malas.
"Sibuk aja Lo Jo ," ujar Zain lalu mulai VC kekasih hatinya itu.
Drrrt...drrrt...
"Assalamuàlaikum Sayang...!
"Waàlaikum salam Mas,"
"Sayang aku capek banget nih ," ujar Zain manja
"Capek kenapa sih sayang ?" tanya Xindy tak kalah manja
"Aku habis membersihkan kamar mandi sayang, ini semua gara-gara Jo pak Ustadz sampai menghukum kita," adu Zain
"Duuh kacian banget sih Calon suamiku ini, berarti kamu bisa bayangin kan bagaimana capeknya aku ketika menjadi OG di kantormu dulu ,"
"Justru itu aku nelpon kamu sayang, aku mau minta maaf ya Dulu aku sering marah-marah sama kamu, tapi kan itu aku lakukan karena aku lupa sama kamu, kalau aku tau kamu itu pacarku mana mungkin aku ngelakuin itu," ujar Zain
"Iya aku tau sayang, kamu sudah makan belom sih ," Tanya Xindy
"Mas Zain dan Mas Jo di suruh Abi ke Rumah untuk makan Siang ," ucap Lina anaknya Pak Ustadz, dia juga semalam mengantarkan obat nyamuk ke Bilik mereka.
"Sayang itu suara siapa ?" tanya Xindy yang membuat Zain kaget mendengarnya, dia langsung melihat ke arah Lina dan Layar ponsel pun mengarah ke arah Lina juga sehingga Xindy bisa melihat wajah manis Gadis itu.
__ADS_1
"Sayang..siapa dia ?" tanya Xindy
"Dia itu Fans nya Zain Xindy ," Ujar Jo menyela
Plakkk
Zain memukul Lengan Jo sehingga Jo meringis kesakitan.
"Apa Benar yang di katakan oleh Jo sayang?" tanya Xindy yang tidak menamfikan kalau semua gadis akan terpesona dengan ketampanan Zain.
"Dia bukan siapa-siapa kok sayang dia itu anaknya pak Ustadz yang ngajarin kita kok, kamu percaya kan sama aku ," ujar Zain yang membuat raut wajah Lina berubah kesal karena Zain tidak menganggapnya.
"Aku percaya kok sama kamu, tapi aku tidak percaya sama dia , kasih ponsel kamu sama dia Sekarang ," suruh Xindy
"Buat apa sayang, dia itu gak penting tau," ujar Zain
"Iya aku tau, dia itu gak penting buat kamu tapi kamu penting baginya, cepat kasih sekarang ," suruh Xindy
"Baik sayang," ujar Zain .
"Heh siapa nama kamu ?" tanya Zain
"Lina Mas," ujar Lina sambil tersenyum manis ke arah Zain.
"Iya kamu Lina, Ini calon Istri saya mau ngomong sama kamu ," ujar Zain blak-blakan tanpa menjaga perasaan Lina
"Memangnya ada perlu apa ya dia mau bicara sama saya ," tanya Lina
"Kamu tanya aja sendiri, kamu ambil ni ponsel," suruh Zain, Lina mengambil Ponsel itu lalu mengarahkan layar ke wajahnya.
"Assalamualaikum kak," ucap Lina , Lina kaget melihat gadis yang sangat cantik di layar ponsel itu, seketika dia merasa minder dengan kecantikan Calon Istri Zain itu.
"Waàlaikum salam, nama kamu Lina kan ?"
"Iya kak ," sahut Lina mulai gamang
"Maaf ya Lina, seharusnya aku tidak mengatakan ini sama kamu, tapi aku tadi sempat melihat tatapan mata kamu ke calon suamiku, aku tahu mas Zain itu sangat tampan dan aku yakin semua wanita yang melihatnya pasti akan terpesona padanya, tapi satu hal yang harus kamu ketahui kalau mas Zain itu sudah Punya orang yang sangat dia Cintai yaitu aku, Jadi saya harap jaga mata kamu dan carilah pemuda Lain yang bisa membuat kamu nyaman, hanya itu yang bisa saya sampaikan," ujar Xindy panjang kali lebar.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Masih sedikit yang Coment 😭😭
__ADS_1